Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1. KEPPRES NO.86 tahun 1999 jo KEPJA 115/JA/10/1999 TENTANG STRUKTUR ORGANISASI KEJAKSAAN RI TENTANG STRUKTUR ORGANISASI KEJAKSAAN RI 2.KEPJA NO. : KEP-552/A/JA/10/2002.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1. KEPPRES NO.86 tahun 1999 jo KEPJA 115/JA/10/1999 TENTANG STRUKTUR ORGANISASI KEJAKSAAN RI TENTANG STRUKTUR ORGANISASI KEJAKSAAN RI 2.KEPJA NO. : KEP-552/A/JA/10/2002."— Transcript presentasi:

1

2 1. KEPPRES NO.86 tahun 1999 jo KEPJA 115/JA/10/1999 TENTANG STRUKTUR ORGANISASI KEJAKSAAN RI TENTANG STRUKTUR ORGANISASI KEJAKSAAN RI 2.KEPJA NO. : KEP-552/A/JA/10/2002 TGL 23 OKT 2 TTG ADMINTEL YUSTISIAL KEJAKSAAN. TTG ADMINTEL YUSTISIAL KEJAKSAAN. 3. SUPLEMEN KEPJA NO : KEP-552/A/JA/10/2002 TGL 24 OKT 2002 TGL 24 OKT 2002 MATERI REFRESHING COURSE PENGERTIAN INTELIJEN SEBAGAI ORGANISASI DAN INTELIJEN SEBAGAI KEGIATAN. (Seson I). Produk Intelijen ditinjau dari kegunaan dan kepentingannya, serta dukungan Intelijen terhadap unit-unit kerja pada Kejaksaan (Season II)

3 Secara harfiah atau dalam arti yang sempit (kata) bahwa pengertian Intelijen itu dapat dilihat sebagai kemampuan intelijensia, intelektual atau daya nalar manusia untuk mencari solusi terbaik dan akurat dalam memecahkan masalah yang dihadapi

4 Secara anatomis/ Luas, intelijen itu mencakup tiga dimensi pengertian pengertian pertama intelijen itu dapat dilihat sebagai organisasi, badan, dinas atau satuan kerja yang secara fungsional khusus menangani masalah-masalah intelijen Pengertian kedua intelijen dapat dilihat sebagai kegiatan yang mencakup tiga fungsi, yaitu pertama : fungsi penyelidikan, kedua : fungsi pengamanan atau sekuriti dan ketiga : fungsi penggalangan Pengertian ketiga intelijen sebagai produk yang berisikan informasi siap pakai, sebagai output dari organisasi intelijen

5 INTELIJEN SEBAGAI ORGANISASI HARUS MEMPUNYAI : 1.VISI : Pandangan jauh kedepan; Visi intelijen Kejaksaan tegaknya supremasi hukum 2. MISI : Mission Sacree adalah tugas mulai yang diemban; Misi Kejaksaan penegakan, pelayanan & Luhkum 3. DOKTRIN: Prinsip dasar yang perlu dipegang teguh Doktrin Tri Krama Adhyaksa yang merupakan “Indra Adhyaksa” 5. STRUKTUR ORGANISASI : Unsur Pimpinan unsur Staf, dan pendukung. 4. TUPOKSI : Tugas Pokok dan Fungsi dalam kegiatan LID, PAM, GAL.

6 INTELIJEN SEBAGAI KEGIATAN : 1.PENYELIDIKAN (LID):GIAT INTEL YANG MERUPAKAN SERANGKAIAN KEGIATAN/UPAYA, LANGKAH/TINDAKAN YANG TERENCANA DAN BERTAHAP & BERKELANJUTAN DALAM SUATU SIKLUS RODA PERPUTARAN INTELIJEN. 2. PENGAMANAN (PAM):SERANGKAIAN KEGIATAN, LANGKAH DAN UPAYA YANG DILAKUKAN SECARA BERENCANA DAN BERTAHAP DALAM MENGANTISIPASI AGHT. 3. PENGGALANGAN (GAL):PRA KONDISI, SERANGKAIAN KEGIATAN ATAU UPAYA, LANGKAH ATAU TINDAKAN YANG DILAKSANAKAN SECARA TERENCANA BERTAHAP DAN BERKELANJUTAN DENGAN TUJUAN MENCIPTAKAN KONDISI YANG KONDUSIF.

7 PROSES ANALISA INFORMASI INTELIJEN KEJAKSAAN + INFORMASI ANALISA SIADIBIBAM PERATURAN PERUNDANG- UNDANGAN OUTPUT SARAN YURIDIS KIRKA

8 POSISI INTELIJEN KEJAKSAAN DALAM ANALISA SUATU PERISTIWA INTELIJEN KEJAKSAAN FUNGSI PENYELIDIKAN PENGAMANAN PENGGALANGAN RUBRIK SUB RUBRIK INFORMASI IDEOLOGI POLITIK EKONOMI SOSIAL BUDAYA PERTAHANAN KEAMANAN & Hukum - Investasi, - Keuangan, - Perbankan, - Sumber Daya Alam dan Pertanahan, - Penanggulangan Tindak Pidana Ekonomi, - Korupsi, - Pelanggaran Zona Ekonomi Eksklusif, - Ideologi, - Politik, - Media Massa, - Barang Cetakan, - Orang Asing, - Cegah Tangkal, - Sumber Daya Manusia, - Pertahanan Keamanan, - Tindak Pidana Perbatasan, dan Pelanggaran Wilayah Perairan, - Aliran Kepercayaan, - Penyalahgunaan dan/atau Penodaan Agama, ersatuan dan Kesatuan Bangsa, - Lingkungan Hidup, - Serta Penanggulangan Tindak Pidana Umum, - Produksi, - Distribusi,

9 Intelijen adalah upaya dan kemampuan kita untuk mencari, menggali, mengumpulkan dan mencatat data atau bahan keterangan (baket) sebanyak dan selengkap mungkin dari berbagai sumber, baik dari sumber terbuka maupun sumber tertutup melalui kegiatan terbuka maupun kegiatan tertutup, kemudian data tersebut diolah dan dianalisis menjadi informasi siap pakai dalam rangka mengantisipasi, mengidentifikasi, mendeteksi dan mengatasi masalah atau AGHT.

10 TUGAS UUK ANSAS ANTUG TO REN DUK WAS GIAT -SUMBER INFO -METHODE/ CARA PUL INFO PENAFSIRAN PENILAIAN PENCATAAN LAPINHAR, LAPOPSIN BENTUK PENYAMPAIAN/ PENGGUNAAN : -SAT ATAS -SAT SAMPING - SAT BAWAH

11 RPI pada dasarnya berpegang pd prinsip fungsi manajemen POAC, yaitu planning, organizing, actuating dan controling dgn memberdayakan unsur manajemen 4M, yaitu Man, Money, Materill dan Method. Dasar dr RPI atau Intel siklus adalah merupakan 4 rangkaian, rentetan atau tahap kegiatan ttt, yaitu A.Petunjuk bagi usaha pengumpulan B.pengumpulanC.Pengolahan data D.pemakaian

12 Terlebih dahulu harus ada penentuan "elemen- elemen apa yang sangat diperlukan", yaitu EEI (Essential Elements of Information) atau ISI, yaitu Inti Sari Informasi ataupun UUK (unsur- unsur utama keterangan). UUK, EEI atau ISI ini merupakan data atau informasi yang benar-benar sangat diperlukan sebagai data/informasi yang relevan dan kontektual dengan masalah yang dihadapi. Dengan demikian langkah pertama, kita harus mampu menentukan UUK, EEI atau ISI 1.UNSUR UTAMA KETERANGAN (UUK)

13 2.KEBUTUHAN INTELIJEN LAINNYA (KIL) Disamping EEI perlu pula ditentukan KIL, yaitu kebutuhan informasi lain sebagai pendukung EEI atau sbg petunjuk atau pun alibi, indikasi utk melengkapi EEI, UUK atau ISI.

14 Kemudian sesudah itu, hendaklah dibuat suatu rencana pengumpulan data (collection plan data) atau renpul data, yang biasa disebut pula sebagai renpul baket (rencana pengumpulan bahan keterangan) atas dasar analisis kebutuhan. 3. RENPUL DATA

15 Dan akhirnya dalam tahap pertama ini dikeluarkanlah perintah, instruksi atau permintaan dari komandan/ pimpinan untuk melaksanakan rencana tersebut diatas atau ditentukannya target operasi/TO. 4. PERINTAH

16 Disamping adanya perintah atau permintaan dari komandan (USER), sebaiknya setiap petugas intelijen mempunyai inisiatif atau bersifat proaktif tidak semata-mata hanya menunggu perintah komandan saja. 5. INISIATIF PETUGAS

17 TERIMA KASIH


Download ppt "1. KEPPRES NO.86 tahun 1999 jo KEPJA 115/JA/10/1999 TENTANG STRUKTUR ORGANISASI KEJAKSAAN RI TENTANG STRUKTUR ORGANISASI KEJAKSAAN RI 2.KEPJA NO. : KEP-552/A/JA/10/2002."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google