Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SAMPLING Salamun FMIPA Universitas Airlangga DIAGRAM PENELITIAN teori masalah masalah rumusan masalah hipotesis variabelrumusan masalah hipotesis variabel.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SAMPLING Salamun FMIPA Universitas Airlangga DIAGRAM PENELITIAN teori masalah masalah rumusan masalah hipotesis variabelrumusan masalah hipotesis variabel."— Transcript presentasi:

1

2 SAMPLING Salamun FMIPA Universitas Airlangga

3 DIAGRAM PENELITIAN teori masalah masalah rumusan masalah hipotesis variabelrumusan masalah hipotesis variabel fakta rancangan intru- penelitian menpenelitian laporan sampelsampel temuan hasil data komputasi statistik Muhammad Cholil Munif Bagian Ilmu Faal FK Unair AKHIR CONTOH

4 POPULASIPOPULASI DATA SAMPEL CARA MEMPEROLEH DATA

5 SAMPLING Suatu prosedur dimana sejumlah anggota dari populasi dipilih sebagai perwakilan dari seluruh populasi

6 UNIT SAMPLING (Unit data dikumpulkan) SAMPLING FRAME (Daftar semua unit dlm populasi) SAMPLING FRAME (Daftar semua unit dlm populasi) FRAKSI SAMPLING (Rasio sampel dg populasi) TERMINOLOGI

7 COST & TIME SAMPLING PRECISION PERTIMBANGAN UTAMA SAMPLING

8 Tentukan target populasi Pilih metode pengumpulan data Identifikasi sampling frame yang dibutuhkan Identifikasi metode sampling yang tepat PERENCANAAN SAMPLING Tentukan besarnya sampel Buat rencana operasional unt memilih sampling unit LAKSANAKAN !!!!

9 POPULASI DAN SAMPEL PENELITIAN ADALAH UPAYA PENGUM- PULAN, PENGOLAHAN, PENYAJIAN DAN ANALISIS DATA DATA DIPEROLEH DARI POPULSI PENELI- TIAN SESUAI DENGAN MASALAH DAN TUJUAN PENELITIAN PERLU PENENTUAN KRITERIA SAMPEL

10 SAMPEL JIKA KEMAMPUAN PENELITI TERBATAS YANG PERLU DILAKUKAN IALAH ME- NGAMBIL SEBAGIAN POPULASI UNTUK DITELITI. SEBAGIAN POPULASI INI DISEBUT SAM- PEL PENELITIAN

11 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING SAMPEL –SEBAGIAN DARI POPULASI YANG DIPILIH DAN DIJADIKAN OBYEK DAN SUBYEK PENELITIAN –DALAM PENELITIAN TIDAK MUNGKIN MENE- LITI POPULASI KECUALI POPULASINYA KECIL KARENA PERLU BIAYA BESAR, TENAGA BANYAK DAN WAKTU LAMA –SEBELUM SAMPEL DIPILIH TENTUKAN POPU- LASI YANG SESUAI DENGAN TUJUAN PENELITIAN

12 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING SYARAT SAMPEL –MEWAKILI POPULASINYA DALAM HAL : –JUMLAHNYA –DAERAHNYA –DEMOGRAFINYA –DIPILIH SECARA RAMBANG MEMENUHI KAIDAH RAMBANG SEMUA SUBYEK DIBERI KESEMPATAN UNTUK DIPILIH

13 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING MANFAAT SAMPEL 1. PENGHEMATAN BIAYA, TENAGA, WAKTU 2. MEMPERTIMBANGKAN SAMPLING ERROR YANG TERBAWA PADA KESIMPULAN 3. MENINGKATKAN KETEPATAN INFORMASI PENELITIAN 4. HARUS DILAKUKAN BILA OBSERVASI ATAU EKSPERIMEN PADA POPULASI BER-SIFAT PENGRUSAKAN

14 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING BESAR SAMPEL –BERBEDA DARI JUMLAH SAMPEL DIPENGARUHI OLEH –KEMAMPUAN PENELITI –SIFAT POPULASINYA –JENIS PENELITIAN –RANCANGAN PENELITIAN –ANALISIS STATISTIK YANG AKAN DIGUNAKAN –MEAN DAN SIMPANG BAKU VARIABEL OUTCOME

15 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING RUMUS BESAR SAMPEL : –OUTCOME DIKHOTOM, POPULASI INFINIT –OUTCOME DIKHOTOM, POPULASI FINIT Z  = 1.96, p= proporsi yes, q = 1-p, n = besar sampel, N = populasi d P = beda antara sampel dan populasi 0.05

16 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING RUMUS BESAR SAMPEL UNTUK UJI HIPOTESIS –OUTCOME KONTINU, EKSPERIMEN MURNI n = BESAR SAMPEL TIAP KELOMPOK Z  = DEVIASI STANDART UNTUK  = Z  = DEVIASI STANDART UNTUK  = X t = MEAN KEL EKSPERIMEN X c = MEAN KEL KONTROL S c = SIMPANG BAKU KONTROL f = PROPORSI KEGAGALAN

17 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING RUMUS BESAR SAMPEL : –OUTCOME KONTINUE, POPULASI INFINIT –OUTCOME KONTINUE, POPULASI FINIT –Z  = 1.96,  = simpang baku populasi,  m = beda mean dan , –N = populasi, n = besar sampel

18 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING RUMUS BESAR SAMPEL UNTUK UJI HIPOTESIS –OUTCOME KONTINUE, RANCANGAN EKSPERIMEN MURNI n = besar sampel Z  = deviasi standart untuk  = Z  = deviasi standart untuk  = X t = mean kelompok perlakuan X c = mean kelompok kontrol S c = simpang baku kelompok kontrol f = proporsi kegagalan

19 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING RUMUS BESAR SAMPEL UNTUK UJI HIPOTESIS –OUTCOME KONTINUE, RANCANGAN EKSPERIMEN MURNI n = besar sampel Z  = deviasi standart untuk  = Z  = deviasi standart untuk  = X t1 = mean kelompok perlakuan 1 X t2 = mean kelompok perlakuan 2 S p 2 = varian baku gabungan= (S S 2 2 ) / 2 f = proporsi kegagalan

20 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING RUMUS BESAR SAMPEL UNTUK UJI HIPOTESIS –OUTCOME DIKHOTOM, RANCANGAN EKSPERIMEN MURNI n = besar sampel Z  = deviasi standart untuk  = Z  = deviasi standart untuk  = p t = proporsi Yes kelompok perlakuan p c = proporsi Yes kelompok kontrol p = (p t + p c ) / 2 f = proporsi kegagalan

21 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING Untuk penelitian pre-post test besar sampel dihitung menggunakan : QD 2 /  2 = 1 Hingga n = (Z  +Z  ) 2 = ( ) 2 = 10,49 = 11 Z  = 1.96 bila  = 0.05 dua arah Z  = 1.28 bila  = 0.10

22 JENIS SAMPLING Probability Sampling –Teknik sampling dimana setiap unit sampling diketahui dengan jelas, memiliki kesempatan yang sama besar untuk menjadi subjek penelitian Nonprobability Sampling –Teknik sampling dimana probabilitas pemilihan masing- masing sampling tidak diketahui

23 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING TEKNIK SAMPLING PROBABILITY SAMPLING –SIMPLE RANDOM SAMPLING POPULASI HOMOGEN –SYSTEMATIC RANDOM SAMPLING POPULASI HOMOGEN –STRATIFIED RANDOM SAMPLING POPULASI HETEROGEN –CLUSTER SAMPLING POPULASI TERPENCAR > DAERAH –MULTISTAGE SAMPLING BERTAHAP, STRATA DULU BARU RAMBANG

24 SAMPEL, BESAR SAMPEL DAN SAMPLING NON PROBABILITY SAMPLING –ACCIDENTAL SAMPLING –PURPOSIVE SAMPLING (JUDGMENT SAM- PLING) –QUOTA SAMPLING –SNOWBALL SAMPLING –CIRI-CIRI LEMAH UNTUK KEPUTUSAN STATISTIK AKAN MEMPERBESAR RANDOM ERROR VALIDITAS EKSTERNA KURANG BAIK

25 TERIMAKASIH ATAS PERHATIANNYA.


Download ppt "SAMPLING Salamun FMIPA Universitas Airlangga DIAGRAM PENELITIAN teori masalah masalah rumusan masalah hipotesis variabelrumusan masalah hipotesis variabel."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google