Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

11/23/2014Tim Standar Proses1 PANDUAN IMPLEMENTASI STANDAR PROSES UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH TIM NASIONAL IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "11/23/2014Tim Standar Proses1 PANDUAN IMPLEMENTASI STANDAR PROSES UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH TIM NASIONAL IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT."— Transcript presentasi:

1 11/23/2014Tim Standar Proses1 PANDUAN IMPLEMENTASI STANDAR PROSES UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH TIM NASIONAL IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT SATUAN PENDIDIKAN DEPARTEMEN PENDIDIKAN NASIONAL 2009

2 Tim Standar Proses211/23/2014 I. PENDAHULUAN VISI PENDIDIKAN Terwujudnya sistem pendidikan sebagai pranata sosial yang kuat dan berwibawa untuk memberdayakan semua WNI berkembang menjadi manusia yang berkualitas.

3 Tim Standar Proses311/23/2014 PRINSIP PENDIDIKAN Proses pembudayaan dan pemberdayaan peserta didik yang berlangsung sepanjang hayat, di dalamnya harus ada pendidik yang memberikan: keteladanan mampu membangun kemauan mengembangkan potensi dan karakteristik peserta didik.

4 Tim Standar Proses411/23/2014 Paradigma Baru Pengajaran Pembelajaran Memberikan peran lebih banyak kepada peserta didik untuk mengembangkan potensi dan kreativitas dirinya.

5 Tim Standar Proses511/23/2014 TUJUAN Menjamin mutu proses pembelajaran pada setiap satuan pendidikan dasar dan menengah agar terlaksana proses pembelajaran yang efektif dan efisien untuk mencapai sstandar kompetensi lulusan.

6 Tim Standar Proses611/23/2014 MANFAAT Sebagai pedoman umum bagi para pendidik dlm menyelenggarakan kegiatan pembelajaran di setiap satuan pendidikan dasar dan menengah. Dasar bagi Pemerintah dan Pemerintah Daerah dlm mengarahkan, membimbing, membantu, dan mengawasi penyelenggaraan pembelajaran di setiap satuan pendidikan dasar dan menengah. Petunjuk bagi masyarakat atas peran sertanya dalam perencanaan, pelaksanaan, evaluasi, dan pengawasan program pembelajaran di setiap satuan pendidikan dasar dan menengah.

7 Tim Standar Proses711/23/2014 II. LANDASAN PENGEMBANGAN STANDAR PROSES Landasan Yuridis 1.UU No. 20 Th tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2.PP RI No. 19 Th Standar Nasional Pendidikan.

8 Tim Standar Proses811/23/2014 Landasan Konseptual Ki Hadjar Dewantara, pendidikan pada prinsipnya adalah memanusiakan manusia. Socrates ( SM) menekankan perlunya metode dialogis dengan memberikan pertanyaan yang tajam, agar peserta didik mampu membangun konsep.

9 Tim Standar Proses911/23/2014 Landasan Konseptual… Aristoteles ( SM) mengutamakan metode induktif berdasarkan pengalaman agar semua peserta didik mampu membangun pengetahuan sendiri. Jan Komensky atau Johann Amos Comenius ( ) program belajar harus bertolak dari alam sekitar.

10 Tim Standar Proses1011/23/2014 Landasan Konseptual … Johann Heinrich Pestalozzi ( ) pembelajaran harus mengikuti perkembangan alamiah: dari konkrit ke abstrak, dari lingkungan dekat ke yang jauh, dari yang mudah ke yang sukar, dan dari gradual ke kumulatif. Friedrich Froebel ( ) perlunya metode ekspresi motorik dan aktivitas diri pada anak-anak.

11 Tim Standar Proses1111/23/2014 Landasan Konseptual … John Dewey ( ) tujuan pendidikan: memberikan kontribusi dalam perkembangan pribadi dan sosial seseorang, melalui pengalaman dan pemecahan masalah yang berlangsung secara reflektif. Reigeluth: agar hasil pembelajaran dapat dikuasai seperti yang diharapkan dan dgn mempertimbangkan kondisi pembelajaran yang ada, maka perlu perlakuan pembelajaran tertentu.

12 Tim Standar Proses1211/23/2014 Lingkungan Peserta Didik Standar Proses Pembelajaran Standar Kompetensi Lulusan Dampak Standar Isi Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan Standar Sarana dan Prasarana Standar Pembiayaan Standar Pengelolan Standar Penilaian Sistem Pembelajaran Ditinjau dari Standar Proses Pembelajaran

13 Tim Standar Proses1311/23/2014 Landasan Konseptual … the Center for Reseach on Educational Policy dari University of Memphis membuat indikator kualitas pembelajaran: 1.lingkungan fisik yang kaya dan merangsang, 2.iklim kelas yang kondusif untuk belajar, 3.harapan jelas dan tinggi para peserta didik, 4.pembelajaran yang koheren dan berfokus,

14 Tim Standar Proses1411/23/2014 Landasan Konseptual … 5. wacana ilmiah yang merangsang pikiran, 6. belajar otentik, 7. asesmen diagnostik belajar yang teratur, 8. membaca dan menulis sebagai kegiatan regular, 9. pemikiran matematis, dan 10.penggunaan teknologi secara efektif.

15 Tim Standar Proses1511/23/2014 Landasan Konseptual … National Education Association (Amerika Serikat) merumuskan enam kunci untuk keunggulan: 1.pemahaman bersama dan komitmen terhadap tujuan yang tinggi, 2.komunikasi terbuka dan kolaborasi dalam memecahkan masalah, 3.penilaian belajar dan pembelajaran secara terus menerus, 4.belajar pribadi dan profesional, 5.sumber-sumber untuk menunjang belajar dan pembelajaran, serta 6.kurikulum dan pembelajaran.

16 Tim Standar Proses1611/23/2014 Landasan Konseptual … European Commission merumuskan kualitas pendidikan sekolah: 1.pencapaian belajar, 2.keberhasilan dan transisi, 3.monitoring pendidikan, serta 4.sumber dan struktur.

17 Tim Standar Proses1711/23/2014 Landasan Empiris Pada awal PELITA I pemerintah telah mengambil kebijakan untuk digunakannya siaran radio dan televisi – sebagai upaya jalan pintas dalam meningkatkan mutu pendidikan secara meluas dan cepat tidak terwujud karena kurang komitmen.

18 Tim Standar Proses1811/23/2014 Landasan Empiris … Proses pembelajaran belum efektif karena paradigma yang digunakan lebih menekankan peran pendidik dan belum banyak memberikan peran yang lebih besar pada peserta didik. Kurikulum yg digunakan sarat isi sehingga berorientasi pada hafalan dan menghalangi terbentuknya kemampuan memecahkan masalah dan mencipta. Lebih banyak merangsang belahan otak kiri.

19 Tim Standar Proses1911/23/2014 Landasan Empiris Usaha mengembangkan model praktik pembelajaran dan berbagai pendekatan pembelajaran belum dapatdiwujudkan karena tidak disertai dukungan legalitas, masih bersifat poradis, dan kurang dapat dukungan yang meluas. Adanya pembaharuan proses pembelajaran dan pengembangan sekolah unggulan yang perlu terus dikembangkan.

20 Tim Standar Proses2011/23/2014 III. IMPLEMENTASI STANDAR PROSES UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH 1.Perencanaan Proses Pembelajaran 2.Pelaksanaan Proses Pembelajaran 3.Penilaian Hasil Pembelajaran 4.Pengawasan Proses Pembelajaran

21 Tim Standar Proses2111/23/2014 PERMENDIKNAS NO 41 TH 2007 STANDAR PROSES II. Perencanaan Proses Pembelajaran III. Pelaksanaan Proses Pembelajaran IV. Penilaian Hasil Pembelajaran V. Pengawasan Proses Pembelajaran A. S i l a b u s STANDAR PENILAIAN PENDIDIKAN DAN PANDUAN PENILAIAN KELOMPOK MATA PELAJARAN I. Pendahuluan B.R P P C.Prinsip-prinsip penyusunan RPP A.Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran B. PelaksanaanPembelajaran 1. Pendahuluan2. Kegiatan Inti3. Penutup EksplorasiElaborasiKonfirmasi Tindak Lanjut PemantauanSupervisiEvaluasiPelaporan

22 Tim Standar Proses2211/23/2014 PERENCANAAN PROSES PEMBELAJARAN Perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang memuat identitas mata pelajaran, standar kompetensi (SK), kompetensi dasar (KD), indikator pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu, metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan sumber belajar.

23 Tim Standar Proses2311/23/2014 Silabus Silabus sebagai acuan pengembangan RPP memuat : Identitas mata pelajaran atau tema pelajaran, SK, KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, alokasi waktu, dan sumber belajar.

24 Tim Standar Proses2411/23/2014 Silabus dikembangkan oleh: Satuan Pendidikan berdasarkan: Standar Isi (SI) Standar Kompetensi Lulusan (SKL) Panduan Penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

25 Tim Standar Proses2511/23/2014 Dalam pelaksanaannya, Pengembangan Silabus dapat dilakukan oleh: para guru secara mandiri atau berkelompok dalam sebuah Sekolah /madrasah, atau beberapa sekolah Kelompok Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), atau Pusat Kegiatan Guru (PKG), dan Dinas Pendidikan

26 Tim Standar Proses2611/23/2014 Pengembangan silabus Disusun di bawah supervisi dinas kabupaten/kota yang bertanggung jawab di bidang pendidikan untuk SD dan SMP, dan Dinas provinsi yang bertanggung jawab di bidang pendidikan untuk SMA dan SMK, serta Departemen yang menangani urusan pemerintahan di bidang agama untuk MI

27 Tim Standar Proses2711/23/2014 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) RPP dijabarkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan belajar peserta didik dalam upaya mencapai KD.

28 Tim Standar Proses2811/23/2014 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) Setiap guru pada satuan pendidikan berkewajiban menyusun RPP secara lengkap dan sistematis agar pembelajaran berlangsung secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat, dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

29 Tim Standar Proses2911/23/2014 Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) RPP disusun untuk setiap KD yang dapat dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih. Guru merancang penggalan RPP untuk setiap pertemuan yang disesuaikan dengan penjadwalan di satuan pendidikan.

30 Tim Standar Proses3011/23/2014 Komponen RPP adalah  Identitas mata pelajaran  Standar kompetensi  Kompetensi dasar  Tujuan Pembelajaran  Materi ajar  Alokasi waktu  Metode pembelajaran  Kegiatan pembelajaran (Pendahuluan, Inti, Penutup)  Indikator pencapaian kompetensi  Penilaian hasil belajar  Sumber belajar

31 Tim Standar Proses3111/23/2014 Prinsip-prinsip Penyusunan RPP 1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik 2.Mendorong partisipasi aktif peserta didik 3.Mengembangkan budaya membaca dan menulis 4.Memberikan umpan balik dan tindak lanjut 5.Keterkaitan dan keterpaduan 6.Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi RPP disusun dengan

32 Tim Standar Proses3211/23/2014 Prinsip-prinsip Penyusunan RPP 1. Memperhatikan perbedaan individu peserta didik RPP disusun dengan memperhatikan perbedaan jenis kelamin, kemampuan awal, tingkat intelektual, minat, motivasi belajar, bakat, potensi, kemampuan sosial, emosi, gaya belajar, kebutuhan khusus, kecepatan belajar, latar belakang budaya, norma, nilai, dan/atau lingkungan peserta didik.

33 Tim Standar Proses3311/23/2014 Prinsip-prinsip Penyusunan RPP 2. Mendorong partisipasi aktif peserta didik Proses pembelajaran dirancang denganberpusat pada peserta didik untuk mendorong motivasi, minat, kreativitas, inisiatif, inspirasi, kemandirian, dan semangat belajar.

34 Tim Standar Proses3411/23/2014 Prinsip-prinsip Penyusunan RPP 3. Mengembangkan budaya membaca dan menulis Proses pembelajaran dirancang untuk mengembangkan kegemaran membaca, pemahaman beragam bacaan, dan berekspresi dalam berbagai bentuk tulisan.

35 Tim Standar Proses3511/23/2014 Prinsip-prinsip Penyusunan RPP 4.Memberikan umpan balik dan tindak lanjut RPP memuat rancangan program pemberian umpan balik positif, penguatan, pengayaan, dan remedi.

36 Tim Standar Proses3611/23/2014 Prinsip-prinsip Penyusunan RPP 5. Keterkaitan dan keterpaduan RPP disusun dengan memperhatikan keterkaitan dan keterpaduan antara SK, KD, materi pembelajaran, kegiatan pembelajaran, indikator pencapaian kompetensi, penilaian, dan sumber belajar dalam satu keutuhan pengalaman belajar.

37 Tim Standar Proses3711/23/2014 Prinsip-prinsip Penyusunan RPP 5.Keterkaitan dan keterpaduan RPP disusun dengan mengakomodasikan pembelajaran tematik, keterpaduan lintas mata pelajaran, lintas aspek belajar, dan keragaman budaya.

38 Tim Standar Proses3811/23/2014 Prinsip-prinsip Penyusunan RPP 6.Menerapkan teknologi informasi dan komunikasi RPP disusun dengan memper- timbangkan penerapan teknologi informasi dan komunikasi secara terintegrasi, sistematis, dan efektif sesuai dengan situasi dan kondisi.

39 Tim Standar Proses3911/23/2014 PELAKSANAAN PROSES PEMBELAJARAN Persyaratan Pelaksanaan pembelajaran

40 Tim Standar Proses4011/23/2014 Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran Rombongan belajar Jumlah maksimal peserta didik setiap rombongan belajar adalah: a.SD/MI : 28 peserta didik b.SMP/MT : 32 peserta didik c. SMA/MA : 32 peserta didik d.SMK/MAK : 32 peserta didik

41 Tim Standar Proses4111/23/2014 Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran Beban kerja minimal guru a.Beban kerja guru mencakup kegiatan pokok yaitu merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, serta melaksanakan tugas tambahan; b.Beban kerja guru sebagaimana dimaksud pada ­huruf a di atas adalah sekurang- kurangnya 24 jam tatap muka dalam 1 (satu) minggu.

42 Tim Standar Proses4211/23/2014 BEBAN GURU Sekurang-kurangnya 24 jam tatap muka dalam satu minggu, mencakup kegiatan pokok : merencanakan pembelajaran, melaksanakan pembelajaran, menilai hasil pembelajaran, membimbing dan melatih peserta didik, serta melaksanakan tugas tambahan (UU No. 14 Tahun 2005 Pasal 35 ayat 1 dan 2).

43 Tim Standar Proses4311/23/2014 BEBAN GURU Beban maksimal dalam mengorganisasikan proses belajar dan pembelajaran yang bermutu : SD/MI/SDLB menit, SMP/­MTs/SMPLB menit, SMA/MA/SMK/MAK/SMALB 18 menit.

44 Tim Standar Proses4411/23/2014 Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran Buku teks pelajaran a.buku teks pelajaran yang akan digunakan oleh sekolah/madrasah dipilih melalui rapat guru dengan pertimbangan komite sekolah/madrasah dari buku-buku teks pelajaran yang ditetapkan oleh Menteri; b.rasio buku teks pelajaran untuk peserta didik adalah 1 : 1 per mata pelajaran;

45 Tim Standar Proses4511/23/2014 Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran Buku teks pelajaran c. selain buku teks pelajaran, guru menggunakan buku panduan guru, buku pengayaan, buku referensi dan sumber belajar lainnya; d.guru membiasakan peserta didik menggunakan buku-buku dan sumber belajar lain yang ada di perpustakaan sekolah/madrasah.

46 Tim Standar Proses4611/23/2014 Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran Pengelolaan kelas a.guru mengatur tempat duduk sesuai dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran, serta aktivitas pembelajaran yang akan dilakukan; b.volume dan intonasi suara guru dalam proses pembelajaran harus dapat didengar dengan baik oleh peserta didik; c.tutur kata guru santun dan dapat dimengerti oleh peserta didik;

47 Tim Standar Proses4711/23/2014 Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran Pengelolaan kelas d.guru menyesuaikan materi pelajaran dengan kecepatan dan kemampuan belajar peserta didik; e.guru menciptakan ketertiban, kedisiplinan, kenyamanan, keselamatan, dan kepatuhan pada peraturan dalam menyelenggarakan proses pembelajaran;

48 Tim Standar Proses4811/23/2014 Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran Pengelolaan kelas f.guru memberikan penguatan dan umpan balik terhadap respons dan hasil belajar peserta didik selama proses pembelajaran berlangsung; g.guru menghargai peserta didik tanpa memandang latar belakang agama, suku, jenis kelamin, dan status sosial ekonomi; h.guru menghargai pendapat peserta didik;

49 Tim Standar Proses4911/23/2014 Persyaratan Pelaksanaan Proses Pembelajaran Pengelolaan kelas i.guru memakai pakaian yang sopan, bersih, dan rapi; j.pada tiap awal semester, guru menyampaikan sila­ bus mata pelajaran yang diampunya; dan k.guru memulai dan mengakhiri proses pembelajaran sesuai dengan waktu yang dijadwalkan.

50 Tim Standar Proses5011/23/2014 Pelaksanaan Pembelajaran Pelaksanaan pembelajaran merupakan implementasi dari RPP. Pelaksanaan pembelajaran meliputi kegiatan pendahuluan, kegiatan inti dan kegiatan penutup.

51 Tim Standar Proses5111/23/2014 Pelaksanaan Pembelajaran 1. Kegiatan Pendahuluan Dalam kegiatan pendahuluan, guru: a.menyiapkan peserta didik secara psikis dan fisik untuk mengikuti proses pembelajaran; b.mengajukan pertanyaan-pertanyaan yang mengait­kan pengetahuan sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari; c. menjelaskan tujuan pembelajaran atau kompetensi dasar yang akan dicapai; d.menyampaikan cakupan materi dan penjelasan uraian kegiatan sesuai silabus.

52 Tim Standar Proses5211/23/2014 Pelaksanaan Pembelajaran 2.Kegiatan Inti Proses pembelajaran untuk mencapai KD yang dilakukan secara interaktif, inspiratif, menyenangkan, menantang, memotivasi peserta didik untuk berpartisipasi aktif, serta memberikan ruang yang cukup bagi prakarsa, kreativitas, dan kemandirian sesuai dengan bakat, minat dan perkembangan fisik serta psikologis peserta didik.

53 Tim Standar Proses5311/23/2014 Pelaksanaan Pembelajaran Kegiatan Inti Menggunakan metode yang disesuaikan dengan karakteristik peserta didik dan mata pelajaran, yang dapat meliputi proses eksplorasi, elaborasi, dan konfirmasi.

54 Tim Standar Proses5411/23/2014 Pembelajaran interaktif adalah pembelajaran yang memberikan kesempatan kepada peserta didik untuk menjalin kerjasama yang bermakna dengan teman dan guru.

55 Tim Standar Proses5511/23/2014 Pembelajaran inspiratif adalah pembelajaran yang mendorong dan memicu peserta didik untuk mencaritemukan hal-hal yang baru dan inovatif.

56 Tim Standar Proses5611/23/2014 Pembelajaran yang menyenangkan adalah pembelajaran yang memungkinkan siswa belajar dalam suasana tanpa tekanan, bebas, terlibat secara psikis dan fisik.

57 Tim Standar Proses5711/23/2014 Pembelajaran yang menantang adalah pembelajaran dimana peserta didik diperhadapkan pada masalah, kemungkinan-kemungkinan baru, persoalan-persoalan dilematis, dan paradoks sesuai dengan tingkat usianya.

58 Tim Standar Proses5811/23/2014 Pembelajaran yang memotivasi adalah pembelajaran yang mendorong dan memberi semangat pada peserta didik untuk mencapai prestasi, teknik, berani mengekspresikan dan mengaktualisasikan diri, dan berkompetisi.

59 Tim Standar Proses5911/23/2014 Kegiatan Inti Eksplorasi Serangkaian kegiatan pembelajaran yang memberi kesempatan kepada peserta didik untuk mencaritemukan berbagai informasi, pemecahan masalah, dan inovasi.

60 Tim Standar Proses6011/23/2014 Kegiatan Inti Elaborasi Serangkaian kegiatan pembelajaran yang memungkinkan peserta didik mengekspresikan dan mengaktualisasikan diri melalui berbagai kegiatan dan karya yang bermakna.

61 Tim Standar Proses6111/23/2014 Kegiatan Inti Konfirmasi Serangkaian kegiatan pembelajaran yang memberi kesempatan bagi peserta didik untuk dinilai, diberi penguatan dan diperbaiki secara terus-menerus.

62 Tim Standar Proses6211/23/ Kegiatan Penutup Bersama-sama dengan peserta didik dan/atau sendiri membuat rangkuman/simpulan pelajaran

63 Tim Standar Proses6311/23/2014 Kegiatan Penutup Melakukan penilaian dan/atau refleksi terhadap kegiatan yang sudah dilaksanakan secara konsisten dan terprogram

64 Tim Standar Proses6411/23/2014 Kegiatan Penutup Memberikan umpan balik terhadap proses dan hasil pembelajaran

65 Tim Standar Proses6511/23/2014 Kegiatan Penutup Merencanakan kegiatan tindak lanjut dalam bentuk pembelajaran remedi, program pengayaan, layanan konseling dan/atau memberikan tugas baik tugas individual maupun kelompok sesuai dengan hasil belajar peserta didik;

66 Tim Standar Proses6611/23/2014 Kegiatan Penutup Menyampaikan rencana pembelajaran pada pertemuan berikutnya.

67 Tim Standar Proses6711/23/2014 PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN Penilaian dilakukan oleh guru terhadap hasil pembelajaran untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik, serta digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar, dan memperbaiki proses pembelajaran.

68 Tim Standar Proses6811/23/2014 PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN Penilaian dilakukan secara konsisten, sistematik, dan terprogram dengan menggunakan tes dan nontes dalam bentuk tertulis atau lisan, pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas, proyek dan/atau produk, portofolio, dan penilaian diri.

69 Tim Standar Proses6911/23/2014 PENILAIAN HASIL PEMBELAJARAN Penilaian hasil pembelajaran menggunakan Standar Penilaian Pendidikan dan Panduan Penilaian Kelompok Mata Pelajaran.

70 Tim Standar Proses7011/23/2014 PENGAWASAN PROSES PEMBELAJARAN Pemantauan Supervisi Evaluasi Pelaporan Tindak Lanjut

71 Tim Standar Proses7111/23/2014 PENGAWASAN PROSES PEMBELAJARAN Pemantauan Pemantauan proses pembelajaran dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran.

72 Tim Standar Proses7211/23/2014 PENGAWASAN PROSES PEMBELAJARAN Pemantauan Pemantauan dilakukan dengan cara diskusi kelompok terfokus, pengamatan, pencatatan, perekaman, wawancara, dan dokumentasi.

73 Tim Standar Proses7311/23/2014 PENGAWASAN PROSES PEMBELAJARAN Pemantauan Pemantauan proses pembelajaran dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran.

74 Tim Standar Proses7411/23/2014 PENGAWASAN PROSES PEMBELAJARAN Pemantauan Kegiatan pemantauan dilaksanakan oleh kepala dan pengawas satuan pendidikan

75 Tim Standar Proses7511/23/2014 PENGAWASAN PROSES PEMBELAJARAN SUPERVISI Supervisi proses pembelajaran dilakukan pada tahap perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian hasil pembelajaran.

76 Tim Standar Proses7611/23/2014 PENGAWASAN PROSES PEMBELAJARAN SUPERVISI Supervisi pembelajaran diselenggarakan dengan cara pemberian contoh, diskusi, pelatihan, dan konsultasi.

77 Tim Standar Proses7711/23/2014 PENGAWASAN PROSES PEMBELAJARAN SUPERVISI Kegiatan supervisi dilakukan oleh kepala dan pengawas satuan pendidikan

78 Tim Standar Proses7811/23/2014 PENGAWASAN PROSES PEMBELAJARAN EVALUASI Evaluasi proses pembelajaran dilakukan untuk menentukan kualitas pembelajaran secara keseluruhan, mencakup tahap perencanaan proses pembelajaran, pelaksanaan proses pembelajaran, dan penilaian hasil pembelajaran.

79 Tim Standar Proses7911/23/2014 PENGAWASAN PROSES PEMBELAJARAN EVALUASI Evaluasi proses pembelajaran diselenggarakan dengan cara: a.membandingkan proses pembelajaran yang dilaksanakan guru dengan standar proses, b.mengidentifikasi kinerja guru dalam proses pembelajaran sesuai dengan kompetensi guru.

80 Tim Standar Proses8011/23/2014 PENGAWASAN PROSES PEMBELAJARAN EVALUASI Evaluasi proses pembelajaran memusatkan pada keseluruhan kinerja guru dalam proses pembelajaran.

81 Tim Standar Proses8111/23/2014 PENGAWASAN PROSES PEMBELAJARAN PELAPORAN Hasil kegiatan pemantauan, supervisi, dan evaluasi­proses pembelajaran dilaporkan kepada pemangku kepentingan.

82 Tim Standar Proses8211/23/2014 Tindak lanjut 1.Penguatan dan penghargaan diberikan kepada guru yang telah memenuhi standar. 2.Teguran yang bersifat mendidik diberikan kepada guru yang belum memenuhi standar. 3.Guru diberi kesempatan untuk mengikuti pelatihan/pe­nataran lebih lanjut.

83 Tim Standar Proses8311/23/2014


Download ppt "11/23/2014Tim Standar Proses1 PANDUAN IMPLEMENTASI STANDAR PROSES UNTUK SATUAN PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH TIM NASIONAL IMPLEMENTASI KURIKULUM TINGKAT."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google