Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA GUBERNUR LEMHANNAS RI Budi Susilo Soepandji Jakarta, 9 September 2013 LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA GUBERNUR LEMHANNAS RI Budi Susilo Soepandji Jakarta, 9 September 2013 LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK."— Transcript presentasi:

1 LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA GUBERNUR LEMHANNAS RI Budi Susilo Soepandji Jakarta, 9 September 2013 LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

2 LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA 1.Mencampur adukkan istilah Wajib Militer dengan Komcad. 2.Mengapa tidak mengutamakan Kesejahteraan dan Alutsista TNI serta peran Knowledge based defence?. 3.Musuh Kita Siapa?, mengapa ada RUU Komcad. 4.Seleksi Komcad, sehingga tidak mendidik calon teroris. 5.Sanksi ancaman hukuman bagi yang tidak ikut dalam Komcad 1.Mencampur adukkan istilah Wajib Militer dengan Komcad. 2.Mengapa tidak mengutamakan Kesejahteraan dan Alutsista TNI serta peran Knowledge based defence?. 3.Musuh Kita Siapa?, mengapa ada RUU Komcad. 4.Seleksi Komcad, sehingga tidak mendidik calon teroris. 5.Sanksi ancaman hukuman bagi yang tidak ikut dalam Komcad PERTANYAAN YANG SERING TIMBUL

3 LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA 6.Biaya yang terlalu besar untuk melatih warga negara menjadi Komcad 7.Pelanggaran hak Azasi Manusia 8.Menimbulkan militerisme karena mental belum siap untuk dilatih dasar kemiliteran 9.RUU ini sudah masuk Prolegnas? Kapan diundangkan ? 10.Buku putih, Jakum Hanneg, Postur Pertahanan TNI dan Hanneg?. Komcad? 11.Sentralisme anggaran. 12.Penggunaan SDN 6.Biaya yang terlalu besar untuk melatih warga negara menjadi Komcad 7.Pelanggaran hak Azasi Manusia 8.Menimbulkan militerisme karena mental belum siap untuk dilatih dasar kemiliteran 9.RUU ini sudah masuk Prolegnas? Kapan diundangkan ? 10.Buku putih, Jakum Hanneg, Postur Pertahanan TNI dan Hanneg?. Komcad? 11.Sentralisme anggaran. 12.Penggunaan SDN PERTANYAAN YANG SERING TIMBUL

4 4 ANCAMAN KOMPONEN YG MENGHADAPI FUNGSI DEPARTEMEN PENJURU MILITER TNIMILITER (PENJURU) DEPHAN KOMP CADANGAN KOMP PENDUKUNG NIR MILITER (PENDUKUNG) NIR MILITER CIVIL DEFENCE (IPOLEKSOSBUD) NIR MILTER (PENJURU) MULTI DEPT DIDUKUNG DEPHAN TNI, KOMCAD +KOMDUK (Apabila diminta sesuai politik negara) MILITER & HANNEG NIR MILITER (PENDUKUNG) MATRIK FUNGSI DALAM MENGHADAPI ANCAMAN MILITER & NIRMILITER LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA Sumber: Paparan Dirjen Pothan, 2008

5 LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA SPEKTRUM BELA NEGARA SOFT (LUNAK)HARD (KERAS) PHSYCOLOGICAL - Pemahaman konsensus dasar Nilai-nilai Kebangsaan - Nilai-nilai luhur bangsa - Persatuan & kesatuan bangsa - Kesadaran bela negara PHYSICAL - Perjuangan mengisi kemerdekaan - Pengabdian sesuai profesi - Menjunjung tinggi nama indonesia di dunia internasional (mll kesenian, or,dll) - Penanganan bencana & menghadapi ancaman non militer lainnya ( ekonomi, politik, sosial, budaya, dsb ) Menghadapi ancaman militer. Komponen Utama Komponen Cadangan (kombatan) Komponen Pendukung (non kombatan)

6 LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA Latsarmil (kombatan) TNI KOMP. CADANGAN KOMP. PENDUKUNG Latsarmil (kombatan) Latsar (non kombatan) SDA/B & Sarprasnas Industri strategis TA / profesi Paramiliter: A.M e n w a B. Brimob Polisi PP Linmas S a t p a m Org Kepemudaan Org bela diri Satgas Partai, dll Semua warga negara :. individu. organisasi masy. (LSM dsb.) KOMPONEN PERTAHANAN NEGARA

7 7 JAJAK PENDAPAT “ KOMPAS”,14-15 NOV 2007 WIRASWASTA/ PENGUSAHA 69,8 24,9 5,3 85,7 14,3 69,8 24,8 5,4 SETUJU TIDAK SETUJU TIDAK TAHU TIDAK BEKERJA IBU RMH TANGGA PENSIUNAN PELAJAR MAHASISWA PNS/BUMN KARYAWAN SWASTA TNI/POLRI 77,4 19,9 3,7 66,4 26,2 7,4 63,8 29,8 6,4 70,4 23,6 6 64,4 31,1 4,5

8 LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA JAJAK PENDAPAT PELATIHAN DAN PENDIDIKAN BELA NEGARA PUSAT KAJIAN STRATEGIK DAN PERTAHANAN CENTER FOR STRATEGIC DAN DEFENSE STUDIES (CSDS), PROGRAM PASCASARJANA UNIVERSITAS INDONESIA 22 JULI 2009 S.D 21 AGUSTUS 2009 N = KOTA

9 9 Penyusunan RUU Komponen Cadangan merupakan bagian dari pembangunan sistem “pertahanan semesta” (system building). Pada tahap pembentukannya (power building) akan dilaksanakan secara bertahap dengan memperhatikan dan menyesuaikan kemampuan dukungan anggaran yang ada (capability based defense). Komponen cadangan bukan “wajib militer”. - sishanneg tidak mengenal “wajib militer”. - memerlukan biaya yang sangat besar. - tidak efektif dihadapkan dengan populasi penduduk. RUU KOMPONEN CADANGAN LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

10 10 Komcad pada intinya adalah wajib bagi warga negara yang telah mempunyai pekerjaan tetap (pegawai negeri/swasta) yang memenuhi kriteria dan persyaratan tertentu untuk mengikuti “latihan dasar kemiliteran” selama 30 hari, kemudian kembali ke profesinya semula sebagai masyarakat sipil. Undang-undang Komponen Cadangan juga membuka kesempatan bagi warga negara diluar kriteria wajib namun secara sukarela mereka ingin mengabdikan diri masuk menjadi anggota komponen cadangan. Penggunaan komponen cadangan hanya untuk menghadapi ancaman militer melalui keputusan “mobilisasi” yang ditetapkan Presiden dengan persetujuan DPR dengan memperhitungkan eskalasi tingkat ancaman yang dihadapi. Pada saat mobilisasi komponen cadangan bersifat “kombatan” bergerak bersama-sama TNI dalam operasi militer perang. LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

11 LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA Alinea 4 Pembukaan UUD 1945 Alinea 4 Pembukaan UUD 1945 Negara Indonesia, yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur.  Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia;  Memajukan kesejahteraan umum;  Mencerdaskan kehidupan bangsa;  Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial.  Melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia;  Memajukan kesejahteraan umum;  Mencerdaskan kehidupan bangsa;  Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi dan keadilan sosial. KEAMANAN NASIONAL KEAMANAN NASIONAL KESEJAHTERAAN NASIONAL KESEJAHTERAAN NASIONAL KEPENT. NAS KEPENT. NAS TUJUAN NAS TUJUAN NAS CITA2 NAS CITA2 NAS LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

12 12 Landasan Juridis UUD’1945 Pasal 27 (3) Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta upaya pembelaan negara. Pasal 30 (1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta usaha pertahanan dan keamanan negara. (2)Usaha pertahanan dan keamanan negara dilaksanakan melalui sistem pertahanan dan keamanan rakyat semesta oleh Tentara Nasional Indonesia dan Kepolisian Negara Republik Indonesia, sebagai kekuatan utama dan rakyat sebagai kekuatan pendukung. LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

13 13 UU NO. 3/2002 (HANNEG) Pasal 1 titik 2 Sistem pertahanan negara adalah sistem pertahanan bersifat semesta yang melibatkan :. seluruh warga negara. wilayah. sumber daya nasional lainnya. disiapkan secara dini oleh pemerintah dan diselenggarakan secara total, terpadu, terarah dan berlanjut, untuk menegakan kedaulatan negara, keutuhan wilayah dan keselamatan segenap bangsa dari segala ancaman. Pasal 7 (2) Sistem pertahanan negara dalam menghadapi ancaman militer menempatkan TNI sebagai komponen utama dengan didukung oleh komponen cadangan dan komponen pendukung LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

14 14 Pasal 8 (1) Komponen Cadangan terdiri atas : Komponen Cadangan terdiri atas : Warga negara Warga negara SDA / SDB SDA / SDB Sarana / Prasarana Nasional Sarana / Prasarana Nasional Yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui Yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui Mobilisasiguna memperbesar dan memperkuat Mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat Komponen Utama Komponen Utama LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

15 TOTAL DEFENCE (national defence). public security. disaster mng.. human ops. Social & culture. economic. psychological def. Technology. NON MILITARY DEF. ( national resources ) MILITARY DEF. (TNI) NM. DEF. FORCE CIVIL DEF. O T W WAR. komp. cad. komp. duk 1. atasi separatis 2. atasi pemberontak 3. atasi terorisme 4. pam perbatasan 5. pam obvitstrat 6. pam penerb/pelayaran 7. pam pres/wapres 8. bantu pem. binpotnas 9. bantu pemda 10. bantu polri 11. bantu pam tamu neg. 12. disaster relief 13. SAR ops. 14. peace keeping LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

16 UU NO.20 / 1982 (lama) UU NO.3 / 2002 (baru) a. Kom.Utama (TNI) b. Kom Dasar (RATIH) c. Kom Khusus (LINMAS) d. Kom Pendukung Keberadaannya selama ini tidak jelas bagaimana :  Perekrutannya  Pembinaannya  Penggunaannya a. Komponen Utama (TNI) b. Komponen Cadangan c. Komponen Pendukung Masing’s komponen akan diatur dalam undang-undang tersendiri  UU TNI  UU Komponen Cadangan  UU Komponen Pendukung LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

17 PRODUK STRATEGIS HANNEG LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA

18


Download ppt "LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK INDONESIA GUBERNUR LEMHANNAS RI Budi Susilo Soepandji Jakarta, 9 September 2013 LEMBAGA KETAHANAN NASIONAL REPUBLIK."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google