Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB – 6 Membuat & Mengatur Jaringan Bisnis 25/11/20141Mulyati.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB – 6 Membuat & Mengatur Jaringan Bisnis 25/11/20141Mulyati."— Transcript presentasi:

1 BAB – 6 Membuat & Mengatur Jaringan Bisnis 25/11/20141Mulyati

2 Pendahuluan 25/11/2014Mulyati2  Sebuah perusahaan dalam menjalankan bisnisnya tidak berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari sebuah network.  Pencapaian tujuan CRM dapat dicapai jika perusahaan mengelola dan mengembangkan jaringan bisnisnya yg terdiri dari suplier, partner, investor, dan karyawan.  Contoh : sebuah toko retail mengembangkan hubungan dengan sebuah bank MDP mengembangkan hubungan dengan SMA-SMA yang ada di wilayah sumsel.

3 Pendahuluan 25/11/2014Mulyati3  Kompetisi antar perusahaan telah berubah Saat ini kompetisi bukan lagi perusahaan berhadapan dg perusahaan, tapi kompetisi antar network bisnis  Contoh Perusahaan mobil Ford hanya menghasilkan 50% nilai dari produknya.  Oleh karena itu, jaringan bisnis ikut menentukan dalam penciptaan nilai (value) bagi pelanggan)

4 Apakah Jaringan itu? 25/11/20144Mulyati Jaringan adalah suatu gabungan organisasi yang bekerja secara kolektif dan terkadang secara kolaboratif untuk menciptakan nilai bagi pelanggan organisasi inti jaringan tersebut. Perusahaan inti adalah perusahaan yang memiliki jaringan terpercaya.

5 25/11/20145Mulyati Kebanyakan perusahaan beroperasi dalam dan melalui dua bentuk utama jaringan, yakni jaringan pemasok (supplier) dan jaringan distribusi. Prinsip Manajemen Jaringan 1.Jaringan pemasok (supplier) Perusahaan ini hanya menjalin hubungan dengan pemasok tingkat satu, yang memasok barang dari pemasok tingkat dua untuk memenuhi kebutuhan perusahaan.

6 25/11/2014Mulyati6

7 25/11/2014Mulyati7 Prinsip Manajemen Jaringan 2.Jaringan Distribusi Setiap perusahaan pasti memiliki rantai permintaan. Ranati permintaan terdiri atas pelanggan perusahaan inti, pelanggan pemasok, dan langganan dari pelanggan pemasok hingga sampai pada pelanggan akhir. Jaringan terdiri atas berbagai macam organisasi yang memiliki peran berbeda-beda dalam kinerja jaringan. Tiap perusahaan memiliki kompetensi, sumber daya, gaya manajemen, dan sejarah yang berbeda-beda bagi jaringan.

8 25/11/2014Mulyati8

9 1. Saluran distribusi langsung 2. Saluran distribusi tidak langsung Saluran Distribusi dapat dibedakan: 25/11/2014Mulyati9

10 1. Mengidentifikasi kebutuhan network 2. Kebutuhan untuk memperluas network 3. Kelola kinerja network Manajemen network dan CRM 25/11/2014Mulyati10

11  Tidak Semua Hubungan Itu Sama Dalam mengamati sifat berbagai hubungan antara bisnis yang terjadi secara dua-arah maupun berbentuk jaringan, tampak jelas bahwa terdapat banyak keanekaragaman. Berbagai hubungan berbeda dari segi kepentingan, kepekatan, kedekatan, kekuatan, penyesuaian, dan perjanjian. 25/11/2014Mulyati11 Prinsip Manajemen Jaringan

12 25/11/2014Mulyati12 Prinsip Manajemen Jaringan  Hubungan Kegiatan, Pertalian Sumber Daya, dan Ikatan Pelaku Para peneliti telah menentukan tiga ciri yang membantu mereka dalam membuat berbagai hubungan bisnis-ke-bisnis (B2B) agar masuk akal, yakni hubungan kegiatan, pertalian sumber daya, dan ikatan pelaku, baik pada tingkat hubungan dua-arah maupun jaringan. Berbagai ciri ini dapat diingat menggunakan jembatan keledai KIS, dimana K=kegiatan, I=ikatan, S=Sumber daya. Hubungan terjadi karena setidaknya ada satu pihak yang melaksanakan kegiatan untuk pihak lainnya.

13 Mengidentifikasi Alternatif Saluran Utama 25/11/201413Mulyati 1. Jenis Perantara 2. Jumlah Perantara a. Distribusi eksklusif b. Distribusi selektif c. Distribusi intensif 3. Syarat dan tanggungjawab anggota saluran a. Kebijakan harga b. syarat penjualan c. Hak teritorial distributor d. Jasa dan tanggungjawab timbal balik.

14 Manajemen Jaringan dan CRM 25/11/201414Mulyati 1. Mengidentifikasi kebutuhan network 2. Kebutuhan untuk memperluas network 3. Kelola kinerja network

15 MP3K dariCRM 25/11/201415Mulyati  MP3K Singkatan dari : M = Mitra, P1 = Pemasok, P2 =Pelanggan, P3 = Pemilik/investor dan K = Karyawan Empat kelompok utama dari sebuah jaringan organisasi. Tiga dari kelompok di atas adalh bagian luar perusahaan sedangkan satu sebagai bagian internal yaitu karyawan.

16 Hubungan Pemasok 25/11/201416Mulyati Manajemen Hubungan Pemasok adalah berbeda dengan Manajemen Hubungan Pelanggan.  Manaj Hubungan Pemasok adalah pekerjaan back office sedangkan CRM adalah pekerjaan front office.  Para pemasok perlu diberikan penjelasan dan diatur agar mereka menyediakan bahan yg tepat, pada waktu yang tepat, dan dengan harga yang tepat sehingga memungkinkan perusahaan inti melayani para pelanggannya dengan baik.

17 25/11/2014Mulyati17 Hubungan Pemasok (lanjutan..) Saat ini banyak perusahaan bekerjasama dengan para pemasok mereka dalam sejumlah kegiatan secara erat, seperti : 1. pengembangan produk : pemasok mungkin memiliki beragam ide untuk perbaikan produk atau produk baru 2. Program pengakuan resmi pemasok : dengan menggunakan standar internasional seperti ISO

18 25/11/2014Mulyati18 ISO 9000 merupakan sekelompok standar manajemen kualitas umum di mana kualitas diartikan sebagai “semua ciri produk “ (barang atau jasa) yang dibutuhkan konsumen. Perusahaan inti dapat memastikan bahwa para pemasok mereka diakui sesuai standar ISO 9000.

19 Berbagai Tren dalam Hubungan Pelanggan - Pemasok 25/11/201419Mulyati 1. Program pengurangan Penjual Terjadi perubahan pada manajemen pemasok yang dikenal sebagai kemitraan pemasok. Penyebab utama perubahan ini adalah kesadaran akan biaya tetap yang tinggi dari manajemen pemasok. 2. Manajemen Golongan 3. Persekutuan Pengembangan Produk Baru

20 25/11/2014Mulyati20 4. Pembelian Elektronik (E- Purchasing) 5. Perdagangan elektronik Bisnis ke konsumen (B2B e-commerce) 6. Perdagangan elektronik Bisnis ke konsumen (B2C – e-commerce) Berbagai Tren dalam Hubungan Pelanggan - Pemasok

21 Aliansi antara perusahaan Nonkompetisi 25/11/2014Mulyati21 1. Ekspansi Internasional, Example ; P&G, Unilever 2. Integrasi Vertikal ; Rekanan vertikal mempertemukan mereka yg berada di sekitar rantai penawaran dan permintaan. Example : Pepsi menjadi bagian dari Pizza Hut 3. Diversifikasi : Aliansi yang ditujukan untuk diversifikasi berciri perjanjian lintas industri. Example : Philips dan DuPont telah bekerjasama dalam pengembangan sebuah sistem piringan optik untuk penyimpanan data.

22 25/11/2014Mulyati22 Aliansi antar perusahaan yang sedang berkompetisi.  Waralaba  Regulator  Kontraktor manajemen  Lisensi  Agen  Para pekerja

23 Internal Marketing 25/11/2014Mulyati23  Sebuah usaha yang terencana untuk emngatasi ketahanan perushaaan terhadap perubahan dan untuk meluruskan,memotivasi dan mengintegrasikan pegawai terhadap penerapan strategi fungsional dan strategi perusahaan yang efektif.

24 Pemberdayaan 25/11/2014Mulyati24 Sejumlah perusahaan sedang memberikan tingkat otoritas yang lebih tinggi pada staf penghubung pelanggan mereka untuk bertemu dan bahkan memberikan layanan yang melebihi kebutuhan pelanggan.

25 Rangkaian Layanan-Laba.. 25/11/2014Mulyati25  Perusahaan percaya bahwa pegawai yang bhagia membuat pelanggan bahagia dan membuat pemegang saham bahagia juga.  Hubungan antara performa bisnis, kepuasan pelanggan dan kepuasan pegawai tertuang pada rangkaian layanan laba, suatu model yang dikembangkan oleh sekelompok Profesor Harvard (Gambar di bawah ini) :

26 25/11/2014Mulyati26 Gambar rangkaian Layanan - laba (sumber : Heskett et al)

27 25/11/2014Mulyati27


Download ppt "BAB – 6 Membuat & Mengatur Jaringan Bisnis 25/11/20141Mulyati."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google