Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PAPARAN HASIL AUDIT KINERJA PDAM TAHUN BUKU 2011 PADA WORKSHOP SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM Bandung, 20 September 2012 1 PENINGKATAN KINERJA PDAM MELALUI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PAPARAN HASIL AUDIT KINERJA PDAM TAHUN BUKU 2011 PADA WORKSHOP SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM Bandung, 20 September 2012 1 PENINGKATAN KINERJA PDAM MELALUI."— Transcript presentasi:

1 PAPARAN HASIL AUDIT KINERJA PDAM TAHUN BUKU 2011 PADA WORKSHOP SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM Bandung, 20 September PENINGKATAN KINERJA PDAM MELALUI PENERAPAN TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK (GOOD CORPORATE GOVERNANCE/GCG ) DIREKTORAT PENGAWASAN BADAN USAHA MILIK DAERAH (BUMD) DEPUTI BIDANG AKUNTAN NEGARA BPKP

2 2 TINGKAT KESEHATAN PDAM

3 CAKUPAN PELAYANAN 3

4 AIR TANPA REKENING 4

5 HARGA JUAL DAN BIAYA DASAR AIR 5

6 3K (KUALITAS, KUANTITAS DAN KONTINUITAS) 6 PDAM YANG TELAH MEMENUHI ASPEK KUALITAS, KUANTITAS DAN KONTINUITAS SEBANYAK 11 PDAM PDAM YANG TELAH MEMENUHI ASPEK KUALITAS DAN KUANTITAS SEBANYAK 25 PDAM PDAM YANG TELAH MEMENUHI ASPEK KUALITAS DAN KONTINUITAS SEBANYAK 11 PDAM PDAM YANG TELAH MEMENUHI ASPEK KUANTITAS DAN KONTINUITAS SEBANYAK 32 PDAM PDAM YANG HANYA DAPAT MEMENUHI SALAH SATU ASPEK SEBANYAK 196 PDAM PDAM YANG TIDAK MAMPU MEMENUHI KETIGA ASPEK SEBANYAK 32 PDAM

7 7 Kondisi Umum dan Permasalahan Tata Kelola (Governance) di PDAM MASALAH MANAGEMENT  Kurangnya terobosan yang lebih terukur dalam upaya penyehatan PDAM melalui penataan Regulasi maupun penerapan Tata Kelola Perusahaan yang baik  Profesionalisme SDM yang masih perlu ditingkatkan  Masih terbatasnya kapasitas pemerintah daerah untuk menangani penyertaan modal Pemerintah Daerah  Campur tangan Pemda/Intervensi yang relatif besar dalam pengelolaan perusahaan Kinerja PDAM yang belum optimal yang antara lain disebabkan oleh:

8 8 Kondisi Umum dan Permasalahan Tata Kelola (Governance) di PDAM MASALAH KEUANGAN  Belum Full Cost Recovery (FCR) sehingga perusahaan Rugi terus menerus  Hutang yang masih tinggi, beban PDAM semakin berat  Masih adanya desakan untuk memberi kontribusi keuangan terhadap Penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD)  Lemahnya Sistem Akuntansi, belum dapat menyusun laporan keuangan yang benar Kinerja PDAM yang belum optimal yang antara lain disebabkan oleh:

9 9 Kondisi Umum dan Permasalahan Tata Kelola (Governance) di PDAM MASALAH TEKNIS  Tingkat Kebocoran yang masih tinggi (masih di atas 20 %)  Cakupan pelayanan yang masih rendah (masih dibawah 60 %)  Belum memenuhi 3K (Kualitas, Kuantitas dan Kontinuitas)  Keterbatasan Sumber air baku  Belum optimalnya pemanfaatan Kapasitas Produksi Kinerja PDAM yang belum optimal yang antara lain disebabkan oleh:

10 MENUJU TATA KELOLA PERUSAHAAN YANG BAIK UNTUK PDAM 10

11 AGENDA SEKILAS TENTANG GOOD CORPORATE GOVERNANCE

12 12 PERMASALAHAN PDAM MENYANGKUT GCG  Regulasi GCG di PDAM belum diatur  Beberapa regulasi tentang PDAM tidak sejalan dengan GCG  Kepala Daerah selaku Pemilik umumnya belum aware sepenuhnya atas penerapan GCG  Masalah manajemen, keuangan & teknis PDAM

13 13 MASALAH AGENSI DI PDAM Kepentingan Pemodal/ Pemilik Laba tinggi tetapi tarif rendah PAD tinggi Kepentingan Pengelola/Manajemen Gaji, tunjangan, fasilitas terbaik Reputasi, job security, dsb Corporate Governance : segala sistem & upaya untuk mengatasi konflik-konflik kepentingan yang terjadi di dalam perusahaan

14 14 PENGERTIAN GCG Suatu proses dan struktur yang digunakan oleh organ BUMN untuk meningkatkan keberhasilan usaha dan akuntabilitas perusahaan guna mewujudkan nilai pemegang saham dalam jangka panjang dengan tetap memperhatikan kepentingan stakeholders lainnya, berlandaskan peraturan perundangan dan nilai-nilai etika (SK 01/2011 Menteri BUMN) Komitmen, aturan main, serta praktik penyelenggaraan bisnis secara sehat dan beretika

15 15 RUANG LINGKUP GCG ManajerManajerManajerManajerManajerManajerManajerManajer PEKERJA Pemerintah (Regulator) Pemerintah (Regulator) Pemasok Masyarakat Kreditur Kelompok Lainnya Kelompok Lainnya Pemilik Direksi Dewan Pengawas Dewan Pengawas Corporate Management Corporate Management TRANSPARANSI AKUNTABILITAS RESPONSIBILITAS KEMANDIRIAN FAIRNESS KOMITMENKOMITMEN

16 16 Good Corporate Governance Infrastuktur GCG Pedoman GCG, Pedoman Perilaku Piagam SPI dll Pedoman GCG, Pedoman Perilaku Piagam SPI dll Shareholder Value Dewan Direksi Dewan Direksi Dewan Pengawas Manajemen Pemilik Organ Pendukung: & & Organ Utama “Aturan main” Keseimbangan Kepentingan Stakeholders + Internal Auditor (SPI) Eksternal Auditor Internal Auditor (SPI) Eksternal Auditor

17 17 PRINSIP-PRINSIP GCG  Transparansi (Transparency)  Akuntabilitas (Accountability)  Pertanggungjawaban (Responsibility)  Kemandirian (Independence)  Kewajaran (Fairness)

18 18 TRANSPARANSI  Keterbukaan dalam melaksanakan proses pengambilan keputusan  Keterbukaan dalam mengemukakan informasi materiil dan relevan mengenai perusahaan kepada publik, Dewan Pengawas, pemilik dan atau stakeholders lainnya Perlu ada penyamaan persepsi tentang:  Hal-hal apa yang perlu diinformasikan kepada masing-masing stakeholder  Cara mempublikasikannya (media)

19 19 AKUNTABILITAS  Kejelasan fungsi, pelaksanaan dan pertanggungjawaban Organ PDAM sehingga pengelolaan terlaksana secara efektif  Pelaporan pelaksanaan wewenang dan tanggung jawab yang dimiliki Organ PDAM  Pengawasan dan pengendalian guna mencegah penyalahgunaan wewenang

20 20 RESPONSIBILITAS Kesesuaian pengelolaan perusahaan dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan yang sehat

21 21 KEMANDIRIAN Suatu keadaan dimana perusahaan dikelola secara profesional tanpa benturan kepentingan dan tanpa pengaruh/tekanan dari pihak manapun yang tidak sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan prinsip-prinsip pengelolaan perusahaan yang sehat

22 22 KEWAJARAN  Keadilan dan kesetaraan dalam pemenuhan hak- hak stakeholder yang timbul berdasarkan perjanjian dan peraturan perundang-undangan yang berlaku  Adanya aturan tertulis tentang: 1) Hak dan kewajiban setiap pihak, 2) Bagaimana mekanisme hubungan antar mereka, 3) Mekanisme penyelesaian konflik  Ikut menciptakan iklim persaingan yang sehat

23 23 KOMITMEN TRANSPARANSITRANSPARANSI AKUNTABILITASAKUNTABILITAS RESPONSIBILITASRESPONSIBILITAS INDEPENDENSIINDEPENDENSI FAIRNESSFAIRNESS Sistem, Struktur dan Proses Aturan main, praktik bisnis yang sehat dan beretika Good Governed Company

24 AGENDA PENERAPAN GCG PADA ORGAN UTAMA

25 KEPALA DAERAH 25 PENGERTIAN Organ tertinggi PDAM dan memiliki segala wewenang yang tidak diserahkan kepada Direksi atau Dewan Pengawas dalam batas yang ditentukan dalam peraturan daerah pendirian PDAM dan peraturan perundangan yang berlaku HAK Menyelenggarakan RPB, mengambil keputusan tertinggi, memperoleh segala keterangan yang berkaitan dengan kepentigan perusahaan dari Direksi atau Dewan Pengawas WEWENANG  Memilih anggota Dewan Pengawas dan Direksi  Mengesahkan laporan tahunan PDAM

26 DEWAN PENGAWAS 26 Mendapat tugas dari Pemilik untuk mengawasi dan memberi nasihat kepada Direksi dalam mengelola perusahaan KARAKTERISTIK  Pengawas perusahaan (conformance role)  Cerminan keahlian (performance role)  Orang yang berpengaruh (pantheonisme role) TUGAS & FUNGSI  Memberikan pendapat dan saran pada pemilik  Mengawasi pelaksanaan rencana perusahaan  Mengikuti perkembangan kegiatan perusahaan

27 DIREKSI 27 Organ yang bertindak, memimpin, dan mengurus perusahaan sesuai dengan tujuan dan kepentingan perusahaan serta mewakili perseroan baik di dalam maupun di luar perusahaan TUGAS DAN FUNGSI a.Berdasarkan kepercayaan (pemegang amanah/agency role) (fiduciary duties, trust and confidence) b.Berdasarkan kecakapan, kehati-hatian dan ketekunan (duties of skill, care and diligence) c.Berdasarkan ketentuan undang-undang (statutory duties)

28 PROSES GOVERNANCE 28 Kepala Daerah Selaku Pemilik DIREKSI DEWAN PENGAWAS Mengawasi & memberi nasehat termasuk menilai kinerja Amanat untuk mengawasi Direksi Amanat untuk mengelola perusahaan (Kontrak Manajemen, Corporate plan, RBAT) Laporan Pertanggungjawaban & Kinerja Laporan POAC & Menetapkan Kinerja Strategi

29 AGENDA PENERAPAN GCG PADA ORGAN PENDUKUNG

30 SATUAN PENGAWASAN INTERN 30 Auditor Internal berfungsi membantu pimpinan perusahaan untuk mengevaluasi terus-menerus operasi perusahaan agar efisien dan efektif serta berfungsi sebagai early warning system bagi manajemen

31 SATUAN PENGAWASAN INTERN 31 Paradigma Baru: Audit Internal adalah kegiatan yang dilakukan secara independen untuk mendapatkan jaminan dan konsultasi yang obyektif serta dirancang untuk memberi nilai tambah dan meningkatkan operasi perusahaan Kegiatan tersebut akan membantu organisasi mencapai tujuannya dengan memberikan pendekatan-pendekatan yang sistematis dalam rangka melakukan evaluasi dan peningkatan efektivitas pengelolaan risiko, pengendalian serta proses tata kelola (governance)

32 AUDITOR EKSTERNAL 32 LATAR BELAKANG Kebutuhan stakeholders akan penilaian kewajaran laporan keuangan yang disajikan manajemen

33 POLA PENGEMBANGAN GCG 33 Pengembangan terus menerus WORKSHOP Reviu tindak Lanjut Areas of improvement SOSIALISASI Evaluasi Tahap Awal/ Diagnostic Assessment Areas of improvement Asistensi/ Konsultansi implementasi EVALUASI PENERAPAN Areas of improvement

34 USAHA PENINGKATAN GOVERNANCE 34 1.PDAM harus didaya gunakan sebagai lembaga bisnis yang mempunyai kewajiban publik dan menjadi sumber pendapatan asli daerah (PAD) 2.Pemerintah daerah tidak mencampuri operasional PDAM. 3.Keberhasilan Direksi PDAM diukur berdasarkan kinerja dan memakai ukuran/prinsip manajemen keuangan yang sehat. 4.Sebelum diangkat menjadi direksi, masing-masing direksi membuat kontrak manajemen sesuai prinsip GCG

35 HASIL TANGIBLE 35 a. Rencana strategis korporasi (corporate plan); kejelasan visi, misi,tujuan dan strategi perusahaan. b. Pemberdayaan fungsi pengawasan baik oleh Dewan Pengawas maupun oleh internal auditor (SPI) c. Pedoman-pedoman mengenai penyelenggaraan bisnis perusahaan d. Kinerja perusahaan yang membaik dan peningkatan nilai perusahaan

36 HASIL INTANGIBLE 36 a. Mendorong pengelolaan perusahaan secara bersih b. Sistem manajemen risiko perusahaan yang handal c. Terbukanya akses kepada berbagai sumber modal yang murah. d. Pengembangan budaya perusahaan e. Meningkatkan kepercayaan para stakeholders guna mendukung daya tahan perusahaan yang berkelanjutan (sustainability) f. Mendorong mewujudkan citra perusahaan yang baik

37 KAPAN GCG DITERAPKAN Sekarang juga, jangan ditunda 2. Proses penerapan GCG akan sangat tergantung pada kondisi Corporate Governance di perusahaan pada saat ini, serta komitmen semua pihak terkait untuk melakukan perubahan 3. Penerapan GCG ini merupakan upaya terus menerus (continuous process), terutama mengingat selalu berubahnya kondisi lingkungan internal dan eksternal korporasi

38 TERIMA KASIH 38 CONTACK PERSON : I NYOMAN SARDIANA – DIREKTUR PENGAWASAN BUMD BPKP ALBERTUS YUDHA POERWADI – KEPALA SUB DIREKTORAT JASA AIR MINUM BPKP HP :


Download ppt "PAPARAN HASIL AUDIT KINERJA PDAM TAHUN BUKU 2011 PADA WORKSHOP SISTEM PENYEDIAAN AIR MINUM Bandung, 20 September 2012 1 PENINGKATAN KINERJA PDAM MELALUI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google