Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

MENGIDENTIFIKASI STRUKTUR HIRARKI BASIS DATA

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "MENGIDENTIFIKASI STRUKTUR HIRARKI BASIS DATA"— Transcript presentasi:

1 MENGIDENTIFIKASI STRUKTUR HIRARKI BASIS DATA
MATERI BASIS DATA KELAS XI-RPL SMK

2 BASIS DATA KONSEP DASAR BASIS DATA HIRARKI BASIS DATA
Pengertian Basis Data Basis Data Manfaat Operasi Persyaratan Sistem Komponen Sistem BD HIRARKI BASIS DATA Bit Byte Field Record File Database

3 PENDAHULUAN Basis data (database) dapat dibayangkan sebagai lemari arsip Hal yang dilakukan jika memiliki lemari arsip : memberi sampul, memberi nomor, menempatkan arsip tsb menurut urutan tertentu. Basis data : seluruh data disimpan dlm basis data pada masing-masing tabel sesuai dgn fungsinya, sehingga dgn mudah dapat melakukan penelusuran data yang diinginkan. Masalah pada lemari arsip : kelambatan dlm menelusuri data Basis data : penelusuran data mudah, sehingga mempercepat dalam mendapatkan informasi.

4 Basis Data di sebuah Lemari Arsip
Data Nilai Data Guru Data Karyawan Data Keuangan Data MatPel Data Siswa Basis Data di sebuah Lemari Arsip

5 KONSEP DASAR BASIS DATA
Basis : Markas / gudang, tempat bersarang / berkumpul. Data : Merupakan representasi fakta dunia nyata yang mewakili suatu objek. Contoh : manusia (pegawai, siswa, pelanggan), barang, hewan, peristiwa, konsep, keadaan, dsb yg direkam dlm bentuk angka, huruf, simbol, teks, gambar, bunyi, atau kombinasinya.

6 PENGERTIAN BASIS DATA (DATABASE)
Merupakan kumpulan data yang saling berhubungan (punya relasi). Relasi ditunjukan dengan kunci (key) dari tiap file yang ada. Adanya Relasi

7 Gambaran Basis Data dalam sebuah Hard disk
Guru Kelas Siswa NIP Nm_Guru ……… Kd_Kelas Kelas Gedung …….. NIS Nm_Siswa Alamat Telp …….

8 Prinsip Utama Basis Data
Pengaturan Data dengan tujuan utama fleksibilitas dan kecepatan dalam pengambilan data kembali

9 Tujuan Basis Data Sebagai efisiensi yang meliputi speed, space, dan accuracy, menangani data dalam jumlah besar, kebersamaan pemakaian (sharebility), dan meniadakan duplikasi dan inkonsistensi data Contoh : Nama yang tertulis di file SISWA : Moch. Toha Nama yang tertulis di file Nilai : Moh. Toha

10 Pengolahan Data Tradisional
Terjadi duplikasi data (data redudancy) File SISWA File NILAI Tidak terjadi hubungan data (relatability), karena tiap aplikasi membuat file tersendiri nis Nm_Siswa Alamat Jenkel Agama nis Nm_Siswa Kd_Pel Nm_Pel Nilai

11 Pendekatan Basis Data Duplikasi data dikurangi
Hubungan data ditingkatkan

12 Manfaat Basis Data Kecepatan dan kemudahan (speed),
Efisiensi ruang penyimpanan (space), Keakuratan(accuracy) Ketersediaan (availability), Kelengkapan (completeness), Keamanan (security), Kebersamaan pemakai (sharebility).

13 Operasi Basis Data Pembuatan basis data baru (CREATE DATABASE)
Penghapusan basis data (DROP DATABASE) Pembuatan file / tabel baru ke suatu basis data (CREATE TABLE) Penghapusan file/tabel dari suatu basis data (DROP TABLE) Penambahan/pengisian data baru di sebuah basis data (INSERT) Pengambilan data dari sebuah file / tabel (RETRIEVE / SEARCH) Penghapusan data dari sebuah file/tabel (DELETE)

14 Operasi Basis Data

15 Persyaratan Basis Data
Redudansi & Inkonsistensi Data Pengaksesan Data Data Terisolasi untuk Standarisasi Masalah Kemanan (Security) Multiple User

16 SISTEM BASIS DATA Merupakan sistem yang terdiri dari kumpulan file atau tabel yang saling berhubungan dan memungkinkan beberapa pemakai mengakses dan memanipulasinya Istilah sistem basis data : merupakan lingkup yang lebih luas daripada basis data.

17 KOMPONEN SISTEM BASIS DATA
Perangkat Keras (hardware) Sistem Operasi (operating system) Basis Data (database) Program aplikasi (application program) D B M S (Data Base Management System) Administrator Basis Data

18 KOMPONEN SISTEM BASIS DATA
Pemakai (User) : Programmer Aplikasi (Application Programmer) : pemakai yang berinteraksi dengan basis data melalui DML yang disertakan dlm program yang ditulis dlm bahasa pemrograman User Mahir (Casual User) : Pemakai menggunakan query untuk akses data User Umum (Naïve User) : pemakai yang berinteraksi dengan sistem basis data melalui pemanggilan satu program aplikasi permanen User Khusus (Specialized User) : pemakai yang menulis aplikasi basis data non konvensional untuk keperluan khusus, seperti untuk aplikasi sistem pakar, pengolahan citra dll.

19 Rekaman/Record/Baris/Tuple
Hirarki Data Database (Kumpulan dari file yang memiliki karakteristik yang sama, sehingga file-file yang ada memiliki relasi antar file tersebut) File/Berkas/Tabel (Kumpulan dari record sejenis, yang berbeda hanya pada valuenya) Rekaman/Record/Baris/Tuple (Kumpulan field, yang memiliki tipe dan panjang dari masing-masing field) Field/Atribut/Kolom (Kumpulan karakter yang mempunyai arti) Byte/Karakter (Semua simbol yang digunakan oleh computer yang dapat dibentuk agar mempunyai arti) BIT /Binary Digit (Satuan terkecil dari data, yang terdiri dari “0” dan “1”)

20 Hubungan tabel/file/relation, row/record/tuple dan column/field/attribute.

21 REFERENSI Yakub. 2008. Sistem Basis Data. Yogyakarta : Graha Ilmu
Fathansyah Basis Data. Bandung : Informatika Mulyanto, Aunur R Rekayasa Perangkat Lunak 2. Jakarta : Dirjen PSMK, Depdiknas

22 End of This Session


Download ppt "MENGIDENTIFIKASI STRUKTUR HIRARKI BASIS DATA"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google