Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI BAB 4. PEMIKIRAN EKONOMI KAUM KAUM KLASIK.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI BAB 4. PEMIKIRAN EKONOMI KAUM KAUM KLASIK."— Transcript presentasi:

1 SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI BAB 4. PEMIKIRAN EKONOMI KAUM KAUM KLASIK

2 Sejarah Pemikiran Ekonomi Kaum Klasik 1. Filsafat kaum klasik mengenai masyarakat, prinsipil tidak berbeda dengan filsafat mazhab pisiokrat, kaum klasik mendasarkan diri pada tindakan-tindakan rasional, dan bertolak dari suatu metode alamiah. Kaum klasik juga memandang ilmu ekonomi dalam arti luas, dengan perkataan lain secara normatif.

3 2. Politik ekonomi kaum klasik merupakan politik ekonomi “Laisser Faire Laisser passer, le monde va alers de luimem” (biarkan membuat, biarkan lewat, dunia toh akan tetap berputar). Harmoni akan tercapai apabila tidak ada campur tangan penguasa. Politik ini menunjukkan diri dalam tindakan-tindakan yang dilakukan oleh mazhab klasik, dan dengan keseimbangan yang bersifat otomatis, di mana masyarakat senantiasa secara otomatis akan mencapai keseimbangan pada tingkat full employment.

4 3. Asas pengaturan kehidupan perekonomian didasarkan pada mekanisme pasar. Teori harga merupakan bagian sentral dari mazhab klasik, dan mengajarkan bahwa proses produksi dan pembagian pendapatan ditentukan oleh mekanisme pasar. Dan dengan melalui mekanisme permintaan dan penawaran itu akan menuju kepada suatu keseimbangan (equilibrium). Jadi dalam susunan kehidupan ekonomi yang didasarkan atas milik perseorangan, inisiatif dan perusahaan orang-perorangan.

5 4. Ruang lingkup pemikiran ekonomi klasik meliputi kemerdekaan alamiah, pemikiran pesimistik dan individu serta negara. Landasan kepentingan pribadi dan kemerdekaan alamiah, mengritik pemikiran ekonomi sebelumnya, dan kebebasan individulah yang menjadi inti pengembangan kekayaan bangsa, dengan demikian politik ekonomi klasik pada prinsip laissez faire.

6 Tokoh-tokoh Kaum Klasik

7 1. Adam Smith ( ) 1. Adam Smith adalah seorang pemikir besar dan ilmuwan kelahiran Kirkaldy Skotlandia tahun 1723, guru besar dalam ilmu falsafah di Universitas Edinburgh, perhatiannya bidang logika dan etika, yang kemudian semakin diarahkan kepada masalah-masalah ekonomi. Ia sering bertukar pikiran dengan Quesnay dan Turgot dan Voltaire.

8 2. Adam Smith adalah pakar utama dan pelopor dalam mazhab Klasik. Karya besar lazim dianggap sebagai buku standar yang pertama di bidang pemikiran ekonomi Gagasannya adalah sistem ekonomi yang mengoperasionalkan dasar-dasar ekonomi persaingan bebas yang diatur oleh invisible hand, pemerintah bertugas melindungi rakyat, menegakkan keadilan dan menyiapkan sarana dan prasarana kelembagaan umum.

9 Teori 3. Teori nilai yang digunakan Adam Smith adalah teori biaya produksi, walaupun semula menggunakan teori nilai tenaga kerja. Barang mempunyai nilai guna dan nilai tukar. Ongkos produksi menentukan harga relatif barang, sehingga tercipta dua macam harga, yakni harga alamiah dan harga pasar dalam jangka panjang harga pasar akan cenderung menyamai harga alamiah, dan dengan teori tersebut timbul konsep paradoks tentang nilai.

10 4. Sumber kekayaan bangsa adalah lahan, tenaga kerja, keterampilan dan modal. Dengan demikian, timbul persoalan pembagian pendapatan yakni upah untuk pekerja, laba bagi pemilik modal dan sewa untuk tuan tanah. Tingkat sewa tanah akan meningkat, sedangkan tingkat upah menurun, dengan asumsi berlaku dana upah, dan lahan lama-kelamaan menjadi kurang subur, sedangkan persaingan tingkat laba menurun yang akhirnya mencapai kegiatan ekonomi yang stationer.

11 Smith berpendapat bahwa pembagian kerja sangat berguna dalam usaha meningkatkan produktivitas. Pembagian kerja akan mengembangkan spesialisasi. Pertambahan penduduk berarti meningkatkan tenaga kerja, dalam hal ini meningkatkan permintaan dan perluasan pasar.

12 Bukunya yang termashur “An Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations” dianggap sebagai buku standar yang pertama di bidang pemikiran ekonomi gagasannya yaitu sistem ekonomi yang mengoperasionalkan dasar-dasar ekonomi persaingan bebas yang diatur oleh invisible hand, pemerintah bertugas melindungi rakyat, menegakkan keadilan dan menyiapkan sarana dan prasarana kelembagaan umum.

13 2. Jean Batiste Say Jean Batiste Say adalah seorang pakar ekonomi kelahiran Perancis yang berasal dari keluarga saudagar dan menjadi pendukung pemikiran Adam Smith. Say memperbaiki sistem Adam Smith dengan cara yang lebih sistematis serta logis. Karya Say yaitu theorie des debouchees (teori tentang pasar dan pemasaran) dan dikenal sebagai Hukum Say (Say’s Law) yaitu supply creats its oven demand, tiap penawaran akan menciptakan permintaanya sendiri.

14 Teori Menurut Say dalam perekonomian bebas atau liberal tidak akan terjadi “produksi berlebihan” (over production) yang sifatnya menyeluruh, begitu juga pengangguran total tidak akan terjadi. Yang mungkin terjadi menurut Say ialah kelebihan produksi yang sifatnya sektoral dan juga pengangguran yang sifatnya terbatas (pengangguran friksi).

15 3. Thomas Robert Malthus (1766 – 1834) Thomas Robert Malthus dilahirkan tahun 1766 di Inggris, dan meninggal tahun Malthus adalah seorang ilmuwan di bidang teologi yang kemudian memusatkan perhatiannya kepada masalah-masalah ekonomi dalam perkembangan masyarakat. Malthus adalah alumnus dari University of Cambridge, Inggris, tempat ia menyelesaikan pelajaran dalam ilmu matematika dan ilmu sejarah klasik. Malthus diangkat menjadi Profesor of History and Political Economy di East India College.

16 Latar Belakang Ide Malthus : Situasi Inggris akhir abad 18 dimana pertumbuhan penduduk sudah tidak dapat didukung oleh tanah yang ada untuk menyediakan bahan makanan Banyaknya pengangguran, kemiskinan, penyakit dan pemogokan

17 Teori Bagian yang paling penting dalam pola dasar pemikiran Malthus dan kerangka analisisnya ialah menyangkut teori tentang sewa tanah dan teori tentang penduduk dengan bukunya yang berjudul An Essay on the Principle of Population. Teori Malthus pada dasarnya sederhana saja. Kelahiran yang tidak terkontrol menyebabkan penduduk bertambah menurut deret ukur padahal persediaan bahan makanan bertambah secara deret hitung.

18 4. David Ricardo (1772 – 1823) Ricardo adalah seorang Pemikir yang paling menonjol di antara segenap pakar Mazhab Klasik. Ia sangat terkenal karena kecermatan berpikir, metode pendekatannya hampir seluruhnya deduktif. David Ricardo telah mengembangkan pemikiran- pemikiran Adam Smith secara lebih terjabar dan juga lebih sistematis. Dan pendekatannya teoretis deduktif, pemikirannya didasarkan atas hipotesis yang dijadikan kerangka acuannya untuk mengkaji berbagai permasalahan menurut pendekatan logika.

19 Teorinya dikembangkan menyangkut 4 kelompok permasalahan yaitu: – teori tentang distribusi pendapatan sebagai pembagian hasil dari seluruh produksi dan disajikan sebagai teori upah, sewa tanah, bunga dan laba, – teori tentang nilai dan harga, – teori perdagangan internasional dan, – teori tentang akumulasi dan perkembangan ekonomi.

20 Teori-teorinya : 1. Teori sewa tanah, mengatakan bahwa “sewa tanah timbul dari keterbatasan kesuburan tanah dimana penggunaan tanah memberikan tingakt kesuburan yang semakin menurun ketimbang yang pertama sementara biaya yang dipergunakan untuk menggarap tanah berikutnya lebih besar sehingga menimbulkan sewa tanah differensial”

21 2. Teori upah, mengatakan bahwa : “bekerjanya hukum penawaran dan permintaan tenaga kerja menyebabkan terjadinya upah alami” Upah alamiah = terjadi menurut nilai sosiokultural yang berlaku (berada diatas upah sub sistem)

22 3. Teori nilai tenaga kerja (the principles of political and taxation) “adanya hubungan antara nilai dan waktu yang dibutuhkan para pekerja untuk memproduksi suatu barang adalah sebanding, dimana kenaikan jumlah tenaga kerja menambah nilai dari barang yang dihasilkan” Modal berputar adalah barang yang sering membutuhkan reproduksi, sedangkan modal tetap adalah barang tahan lama

23 4. The Law Of Deminishing Return “apabila input variable ditambah penggunaannya sedangkan input lain tetap, maka tambahan output yang dihasilkan dari setiap tambahan 1 unit input mula-mula naik tetapi kemudian akan menurun”

24 5. Teori pertumbuhan ekonomi, membagi masyarakat menjadi 3 golongan : - golongan kapitalis, adalah golongan yangmemimpin produksi dan selalu menginvestasikan kembali keuntungannya sehingga dapt meningkatkan pendapatan nasional - golongan buruh, bergantung pada kapitalis - golongan tuan tanah, penerima sewa dari golongan kapitalis

25 Perekonomian akan berhenti tumbuh (stationary) apabila tingkat output konstan, jumlah penduduk konstan, pendapatan prkapita konstan, tingakat upah pada aras alamiah, keuntungan pada aras alamiah, akumulasi modal berhenti, sewa tanah maksimal

26 6. Teori moneter dalam bukunya “teative on the prince of bullion” “bahwa kenaikan maupun penurunan tingkat harga dipengaruhi oleh jumlah uang yang beredar (the quantity theory of money)”

27 7. Teori Perdagangan Internasional perdagangan dalam negeri : “bila suatu tempat harga barang berada diatas ongkos tenaga kerja yang dibutuhkan maka pengusaha memperoleh laba yang besar yang mengakibatkan persaingan dan mendorong mengalirnya factor produksi ke tempat tersebut “ (prinsip keuntungan absolute) perdagangan luar negeri : “suatu Negara akan menukar barangnya dengan barang lain dari Negara lain walaupun ongkos produksinya lebih tinggi tetapi memiliki keuntungan komparatif” (comparative advantage)

28 5. Etienne Bonnot de Condillac ( ) adalah orang yang membela Turgot di saat-saat sulit tahun 1775 ketika dia menghadapi kerusuhan pangan saat menjabat sebagai menteri keuangan. Codillac juga merupakan seorang pendukung perdagangan bebas. Karyanya Commerce and Government (terbit sebulan sebelum The Wealth of Nation, 1776) mencakup gagasan ekonomi yang sangat maju. Dia mengakui manufaktur sebagai sektor produktif, perdagangan sebagai representasi nilai yang tak seimbang dimana kedua belah pihak bisa mendapat keuntungan, dan mengakui bahwa harga ditentukan oelh nilai guna, bukan nilai kerja

29 6. Anders Chydenius (1729–1803)Anders Chydenius menulis buku The National Gain pada 1765 yang menerangkan ide tentang kemerdekaan dalam perdagangan dan industri dan menyelidiki hubungan antara ekonomi dan masyarakat dan meletakkan dasar liberalism, sebelas tahun sebelum Adam Smith menulis hal yang sama namun lebih komprehensif dalamThe Wealth of Nations. Menurut Chydenius, democracy, kesetaraan dan penghormatan pada hak asasi manusia adalah jalan satu-satunya untuk kemajuan dan kebahagiaan bagi seluruh anggota masyarakat

30 7. John Stuart MillJohn Stuart Mill John Stuart Mill and David Ricardo. John Stuart Mill, pada awal hingga pertengahan abad 19th, berfokus pada "wealth" yang didefinisikannya secara khusus dalam kaitannya dengan nilai tukar obyek atau yang sekarang disebut dengan price. John Stuart MillDavid Ricardo

31 Teori-teorinya : 1. The new real capital berupa dana upah yang dibayarkan pada pekerja yang akhirnya upah tersebut dibelanjakan kembali oleh para pekerja untuk kebutuhan konsumsi 2. pertumbuhan ekonomi keadaan stationary merupakan keadaan yang diinginkan karena memungkinkan diadakannya,social reformis, pemerataan dsb 3. supply- demand harga pasar ditentukan oleh kekuatan antara penawaran dan permintaan

32 4. laisser faire fungsi pemerintah yang diperlukan ; menarik pajak, perlindungan hak milik, proteksi konsumen, pendidikan umum, perlindungan dsb 5. teori dana dan upah tinggi rendahnya upah tergantung pada dana yang ada dan juga jumlah pekerja yang dipekerjakan. Agar upah naik, pemilik modal harus menurunkan standart hidupnya sehingga kelebihan uang akan mengalir ke pekerja (dengan asumsi jumlah pekerja tetap)

33 6. Perdagangan internasional memberikan manfaat : - tehnologi lebih baik - masuknya modal dari Negara lain - mengembangkan ide-ide baru

34 thanx


Download ppt "SEJARAH PEMIKIRAN EKONOMI BAB 4. PEMIKIRAN EKONOMI KAUM KAUM KLASIK."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google