Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENYAKIT DALAM SEJARAH.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENYAKIT DALAM SEJARAH."— Transcript presentasi:

1 PENYAKIT DALAM SEJARAH

2 Gambar Penyakit mati meranggas pada duku

3 Kabupaten Muaro Jambi Kumpeh Ulu

4 PENYAKIT DALAM SEJARAH
Penyakit Tanaman Indonesia Mancanegara Menthek padi pra 1950an - Kresek padi pra 1950an - Sereh tebu pra 1950an - Karat kopi 1890an Sri Lanka 1880an Hawar kentang Eropa Barat 1840an Karat gandum Eropa sejak z. purba, USA 1910an Hawar jagung USA 1970an

5 1. AMA MENTHEK Pada tanaman padi
Kerdil, daun kemerahan, bulir tidak muncul Masyarakat kuna: dikaitkan dengan gangguan makhluk halus Menthek (kerdil, bugil, gundul, suka bermain) Cara menghadapi: dengan sesaji Masyarakat modern = Tungro (bhs. Tagalog) Virus tungro ditularkan wereng hijau Pengendalian dengan varietas tahan

6 MENTHEK / TUNGRO

7 2. AMA KRESEK Pada tanaman padi Masyarakat kuna Masyarakat modern
Daun-daun tua mengering Berisik bila tertiup angin Masyarakat kuna Penyebab tidak diketahui Masyarakat modern Penyakit Hawar daun Padi (Bacterial Leaf Blight = BLB) disebabkan bakteri Pengendalian dengan varietas tahan

8

9 3. AMA SEREH Pada tanaman tebu (awal abad 20) Pengendalian
Batang tebu kecil kecil seperti tan. Sereh Penyebab tidak diketahui Pengendalian Seleksi jenis-jenis dari Priangan Memacu penelitan tebu Mendirikan Balai Penelitian Tebu di Pasuruan (P3GI) Jenis-jenis tebu tahan (jenis POJ …..)

10 4. KARAT DAUN KOPI Pada kopi Arabika
Penyebab: jamur Hemileia vastatrix Di Srilangka (1880-an) Menghancurkan kebun kopi Kolonialis Inggris mengganti dengan tanaman teh Dampak Mengubah kebiasaan orang Inggris dari peminum kopi menjadi peminum teh

11 KARAT DAUN KOPI Indonesia
Tahun 1890-an: Mulai dari Sumatera Utara - Sumatera Barat - Bengkulu - Jawa Penyebaran dari Sri Langka Penggendalian Kopi Liberika: tidak dilanjutkan karena produksi sangat rendah Kopi Robusta di dataran rendah Kopi Arabika di dataran tinggi

12

13 6. KARAT GANDUM

14 KARAT GANDUM Pada tanaman gandum Timur Tengah Kuna (gagal panen)
Romawi: Dewa Robigus Pesta Robigalia Tanah Suci: dosa manusia Bertaubat Amerika Serikat (epidemi 1915) Program penelitian yang intensif

15 DAMPAK KARAT GANDUM Penelitian intensif Pengembangan varietas tahan
Pengungkapan daur hidup patogen & daur penyakit 5 stadium pertumbuhan jamur patogen 2 inang penyeling (alternate hosts)

16 7. HAWAR KENTANG

17 HAWAR KENTANG Di Eropa Barat (1842 - 1845) Kematian tanaman kentang
Late blight Kematian tanaman kentang Tanaman busuk Umbi busuk Gagal panen umbi kentang 3 musim berturut-turut

18 DAMPAK HAWAR KENTANG Kelaparan di Irlandia krn. kentang makanan utama
2 juta emigrasi ke A.S. 1 juta meninggal dunia Penelitian penyebabnya Semula dipercaya karena iklim yang dingin & lembab (konsep/teori generasi spontan) Antonius de Bary menemukan jamur Phytophthora infestans Penolakan teori generasi spontan (= abiogenesis)

19 AKIBAT EPIDEMI DI IRLANDIA

20 8. HAWAR JAGUNG

21 HAWAR DAUN JAGUNG Di Amerika Serikat (1972-1973)
Southern Corn Leaf Blight (= SCLB) Penyebab jamur Drechslera (= Helminthosporium) maydis ras T Sebagai akibat penanaman jagung jenis Tms (Texas male sterile) pada areal sangat luas Hikmah Bahaya keseragaman sifat genetik tanaman

22 PENYAKIT BARU

23 PENYAKIT BARU A. Penyakit baru yang ‘semu’
B. Penyakit yang benar-benar baru

24 A. PENYAKIT BARU YANG ‘SEMU’
Sebenarnya sudah ada Tetapi dianggap baru Penyebab Bertambahnya pengetahuan Bertambahnya perhatian Ras patogen baru

25 B. PENYAKIT BENAR-BENAR BARU
Patogen sekunder menjadi patogen primer Bertambahnya tanaman rentan Matinya musuh alami (antagonis) Masuknya patogen baru Bersama produk impor Penyebaran alami

26 A. 1. PERTAMBAHAN PENGETAHUAN
Hasil pendidikan Pendidikan formal : sekolah, kursus Pendidikan non-formal : penyuluhan Hasil informasi tambahan/baru Media massa Contoh Menguningnya daun kacang Bercak-bercak pada kulit pisang

27 A. 2. PERTAMBAHAN PERHATIAN
Sejak lama dianggap sebagai sesuatu yang biasa Perhatian lebih karena pelaksanaan pekerjaan lebih cermat Contoh Mengecilnya ukuran buah atau umbi

28 A. 3. RAS BARU PATOGEN Variabilitas patogen
Karena tekanan seleksi (selection pressure) Penanaman tanaman yang seragam genetik Penanaman satu jenis varietas tahan secara terus menerus Penggunaan satu jenis fungisida secara terus menerus Perubahan lingkungan Lubang ozon Pemanasan global

29 (1) KESERAGAMAN GENETIK
Epidemi hawar daun jagung (Southern Corn Leaf Blight= SCLB) di AS tahun 1970 : Penanaman jagung Tms (Texas Male Sterile) mencapai 80% areal pertanaman Perkembangan ras T Drechslera maydis Jagung Tms sangat rentan terhadap ras T Bahaya besar bila Microcyclus ulei masuk ke Asia Tenggara Genetika karet seragam (klon-klon karet)

30 (2) FUNGISIDA YANG SELALU SAMA
Terutama fungisida sistemik Apabila satu jenis digunakan terus menerus Munculnya strain/ras yang tahan terhadap fungisida itu Konsentrasi yang mematikan lebih tinggi Contoh Benomil - Cercospora, Phytophthora Metalaksil - Perenosclerospora PCNB - Rhizoctonia solani

31 (3) PERUBAHAN LINGKUNGAN
Pembentukan strain patogen baru karena Pemanasan global Efek Rumah Kaca (ERK) Radiasi sinar uv matahari Lubang ozon

32 KENAIKAN SUHU KARENA EFEK RUMAH KACA
Greenhouse effect Peningkatan suhu lingkungan Karena terperangkapnya sinar inframerah radiasi matahari oleh penutup yang bening Kaca : di dalam rumah kaca Plastik bening : di bawah sungkup plastik Gas rumah kaca : di muka bumi

33 EFEK RUMAH KACA (ERK) Sinar matahari Sinar lain Atmosfir
Lapisan bening Sinar inframerah Sinar inframerah terperangkap SUHU UDARA NAIK Permukaan

34 EFEK RUMAH KACA(ERK) GAS ERK (CO2, NOX, SO2, metan, dll.) di atmosfir
. Membentuk lapisan bening . Sinar matahari menembus atmosfir + lap. bening . SINAR INFRA MERAH terperangkap . Suhu atmosfir meningkat => PEMANASAN GLOBAL Sinar matahari Sinar lain Gas ERK Atmosfir Sinar inframerah terperangkap Tanah

35 LUBANG OZON Lapisan atmosfir atas
Ozon berfungsi sbg penapis sinar UV Aman utk kehidupan jasad hidup di muka bumi Penipisan lapisan ozon di atmosfir atas Lebih banyak UV dpt mencapai bumi Karena penggunaan klorofluorokarbon (KFK) Penggunaan KFK Pendingin (freon), bahan karet busa, aerosols

36 LUBANG OZON OZON . LAPISAN OZON DI ATMOSFIR ATAS
==> Penghalang/penapis sinar U.V. (melindungi jasad hidup di bumi) Cl2 KLOROFLUOROKARBON (KFK) Cl2 Membentuk Cl2 pemecah ozon Cl ==> LAPISAN OZON MENIPIS (= LUBANG OZON) . Sinar U.V. lebih banyak sampai di permukaan bumi ==> MUTASI JASAD RENIK (termasuk PATOGEN)

37 KLOROFLUOROKARBON (= KFK)
UNTUK KENYAMANAN Freon A.C. Bahan dasar karet busa Bahan dasar styrefoam Propelan bahan dalam kaleng Pestisida, kosmetik

38 B.1. PATOGEN SEKUNDER MENJADI PRIMER
Penanaman varietas baru Perubahan teknik budidaya Perubahan lingkungan mikro (abiotik) pengolahan tanah pengairan pemupukan naungan jarak tanam Perubahan lingkungan mikro (biotik) tumpangsari Perubahan lingkungan makro

39 B.2. MASUKNYA PATOGEN BARU
Terbawa/bersama produk impor Benih Bibit Buah Sayuran Makin penting Perdagangan internasional yg. lebih terbuka Penanggulangan Peraturan perundangan Karantina tumbuhan - sebelum masuk Sertifikasi - sebelum masuk Eradikasi - sesudah masuk

40 PENYAKIT BARU DI INDONESIA
Kerdil pisang (= bunchy top) Tahun 1980-an masuk ke Indonesia Dari daerah Pasifik Barat Bersama tanaman hias (Heliconia sp.) Sekarang sudah tersebar luas Serangga vektor Pentalonia nigronervosa

41 KERDIL PISANG (BUNCHY TOP)

42 AWAS PENYAKIT BARU SALB (= South American Leaf Blight)
Penyakit Hawar Daun Amerika Selatan pada Karet Penyebab: jamur Microcyclus ulei Menghancurkan kebun karet di Amerika Selatan & Amerika Tengah Belum masuk di Asia Tenggara Karantina yang ketat

43 SALB

44 POSTER SALB


Download ppt "PENYAKIT DALAM SEJARAH."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google