Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh: I Gede Labdhayasa M.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh: I Gede Labdhayasa M."— Transcript presentasi:

1 Oleh: I Gede Labdhayasa M.
HAL-HAL YANG PERLU DIKETAHUI OLEH PENYEDIA BARANG/JASA TERKAIT PENGADAAN BARANG/JASA DI KEI Oleh: I Gede Labdhayasa M. KEI Vendors Day 2014 Jakarta, 19 November 2014

2 AGENDA : Prinsip-prinsip dasar Pengadaan Barang/Jasa sesuai PTK 007 revisi 2 dan Kebijakan Pengadaan di KEI Siklus proses pengadaan Informasi Pengadaan Ketentuan umum proses pengadaan terkait jumlah peserta, jumlah penawaran yang masuk dan yang memenuhi syarat Upaya KEI untuk menjamin Pengadaan dilakukan secara kompetitif, transparan dan adil Pengelolaan Kinerja Penyedia Barang/Jasa Ketentuan PTK-007 Revisi 2 Mengenai “Mendukung dan Menumbuh-kembangkan Kemampuan Nasional Normalisasi harga penawaran terkait VAT Impor

3 Sasaran Pengadaan: Pengadaan Barang/Jasa dilaksanakan secara tepat waktu, efektif dan efisien, patuh pada ketentuan hukum dan perundang-undangan yang berlaku, serta didasarkan pada kebutuhan operasional Perusahaan Proses Pengadaan di KEI dilaksanakan sesuai filosofi tepat mutu, jumlah, waktu, harga, lokasi dan sumber. Terlaksananya penyempurnaan yang berkesinambungan atas sistem dan prosedur pengadaan dan peningkatan profesionalitas personil Pengadaan .

4 Prinsip-prinsip dasar Pengelolaan Rantai Suplai
sesuai PTK-007 Revisi II : Efektif : sesuai kebutuhan yang ditetapkan dan memberikan manfaat sesuai sasaran Efisien : penggunaan sumberdaya minimum dalam untuk kontribusi maksimum bagi keuntungan negara dalam waktu sesingkat-singkatnya dan dengan cara yang dapat dipertanggung-jawabkan Kompetitif : melalui kompetisi yang sehat di antara Penyedia Barang/Jasa berdasarkan ketentuan pengadaan yang jelas dan transparan Transparan : Semua ketentuan dan informasi harus bersifat terbuka bagi Penyedia Barang/Jasa yang berminat. Adil : tidak diskriminatif dalam memberikan perlakuan bagi semua Penyedia Barang/Jasa, dan tidak mengarah untuk memberi keuntungan kepada pihak tertentu, dengan cara dan alasan apapun. Bertanggung-jawab : harus mencapai sasaran (fisik, keuangan, manfaat) bagi kelancaran pelaksanaan usaha sesuai dengan prinsip-prinsip dan kebijakan serta ketentuan yang berlaku dalam pengelolaan rantai suplai Mendukung dan menumbuh-kembangkan kemampuan nasional Berwawasan lingkungan

5 Semua aktifitas pengadaan dilakukan sesuai Acuan Perilaku Perusahaan.
KEBIJAKAN DIVISI PENGADAAN KEI Semua proses pengadaan secara tegas dan konsisten patuh kepada ketentuan PTK-007 revisi terakhir dan peraturan perusahaan yang terkait, serta dapat dipertanggung-jawabkan dan layak audit. Semua aktifitas pengadaan dilakukan sesuai Acuan Perilaku Perusahaan. Semua kegiatan Pengadaan didokumentasikan secara memadai untuk keperluan pengendalian internal dan audit.

6 SIKLUS PENGADAAN

7 INFORMASI PENGADAAN BARANG/JASA

8 KETENTUAN UMUM PROSES PENGADAAN TERKAIT JUMLAH PESERTA ,
JUMLAH PENAWARAN YANG MASUK, DAN MEMENUHI SYARAT

9 Metode Pemilihan Penyedia Barang/Jasa Metode Pengadaan
Penunjukan Langsung Pemilihan langsung Pelelangan Umum Nilai Pengadaan <US$ 5K US$ 5K –US$ 50K >US$ 50K Jumlah minimal perusahaan yang diundang 1 3 , atau 2 (dengan kondisi tertentu) Tidak dibatasi Jumlah minimal penawaran yang masuk 2 3 Jumlah minimal penawaran yang memenuhi syarat (eligible) Pelelangan terbatas adalah pelelangan dengan mengundang pabrikan yang sudah terdaftar dalam Buku APDN

10 3 1 2 - QUORUM : Jumlah perusahaan : Mendaftar Lolos PQ
Mengambil Dokumen Lelang Jumlah Penawaran yang masuk Jumlah Penawaran yang memenuhi syarat 1 amplop, 2 amplop 3 1 2 tahap tahap 1 (administratif dan teknis) 2 tahap 2 (komersial) -

11 PENGADAAN DILAKUKAN SECARA KOMPETITIF, TRANSPARAN DAN ADIL
UPAYA PENGADAAN KEI UNTUK MENJAMIN BAHWA PENGADAAN DILAKUKAN SECARA KOMPETITIF, TRANSPARAN DAN ADIL

12 Registrasi Penyediaan Barang/Jasa
Project completion date Material delivery date PO issue/ contract award date RFS/RFM receive date Vendor registration evaluation of suppliers performance qualification tender processing yearly material/service requirement planning evaluation of contractors performance Yearly procurement planning Update List of Qualified Suppliers/Contractors

13 PENGELOMPOKAN PENYEDIA BARANG/JASA DALAM DATABASE PENGADAAN KEI :
Berdasarkan klasifikasi usaha : Usaha Besar Usaha Menengah Usaha Kecil Berdasarkan jenis barang/jasa yang ditawarkan Klasifikasi K M B Jenis Produk/Jasa 1 K,1 M,1 B,1 2 K,2 M,2 B,2 3 K,3 M,3 B,3 4 K,4 M,4 B,4

14 KLASIFIKASI PENYEDIA BARANG /JASA Hasil Penjualan Tahun Sebelumnya
Kekayaan Bersih Hasil Penjualan Tahun Sebelumnya Batas Nilai Pekerjaan Barang Jasa Usaha Kecil Maksimum Rp. 500 juta Rp. 2,5 Milyar Rp. 1 Milyar Rp. 1 Milyar, kecuali jasa Konsultansi (Rp. 500 juta) Usaha Menengah Di atas Rp. 500 juta sampai Rp 10 Milyar Di atas Rp. 2,5 Milyar sampai Rp. 50 Milyar Di atas Rp. 1 Milyar sampai Rp. 2,5 Milyar (barang) Diatas Rp 1 Milyar sampai Rp 5 Milyar, kecuali Jasa Konsultansi ( Rp. 2,5 Milyar) Usaha Besar Di atas Rp. 10 Milyar Di atas Rp. 50 Milyar Di atas Rp. 2,5 Milyar Di atas Rp. 5 Milyar, kecuali Jasa Konsultansi (di atas Rp. 2,5 Milyar)

15

16

17

18 Pengelolaan Kinerja Penyedian Barang/Jasa
Project completion date Material delivery date PO issue/ contract award date RFS/RFM receive date Vendor registration evaluation of suppliers performance qualification tender processing yearly material/service requirement planning evaluation of contractors performance Yearly procurement planning Update List of Qualified Suppliers/Contractors

19

20 Sistim Skoring dalam Penilaian Kinerja Penyedia Barang/Jasa
PROSES UTAMA BOBOT (%) KINERJA UTAMA RINCIAN KINERJA UTAMA BOBOT (%) Proses Pengadaan 30 Kegiatan Pengadaan 12.00 Keaktifan 4.80 Hasil 7.20 Kesesuaian Dokumen 9.00 Pelayanan Pelanggan/ Profesionalisme Komunikasi 2.70 Koordinasi dan Kerjasama 6.30 Pelaksanaan Kontrak (Jasa) 70 Penyerahan 14.00 Persiapan Kerja 4.20 Waktu Penyerahan 9.80 9.10 3.64 Koordinasi dan Kerjasama 5.46 Kepatuhan SHE 10.50 Pelaksanaan Prosedur SHE Kualitas Jasa 28.00 Pelaporan 5.60 Sumber Daya yang Disediakan 8.40 Hasil Pekerjaan Dokumen Penagihan 3.36 Kepatuhan Komponen Lokal 5.04 Pelaksanaan Kontrak (Barang) Kualitas Produk

21 NORMALISASI TERHADAP SKOR
Apabila terdapat lebih dari1 data point dengan nilai yang berbeda dalam 1 tahun maka dilakukan normalisasi terhadap skor kinerja spesifik (pelaksanaankontrak) dengan memberikan bobot yang sebanding dengan proporsi nilainya. Contoh: Kontrak1, nilaiUSD 1000, skorkinerja9 Kontrak2, nilaiUSD 2000, korkinerja 6 Maka skor kinerja pelaksanaan tahun itu adalah: = {(1/3) x 9} + {(2/3) x 6} = 7 Jika skor umum (pelaksanaanpengadaan) tahun itu adalah 8, maka skor agregat tahun itu= (0.3 x 8) + (0.7 x 7) = 7.3

22 (% PENGURANGAN TERHADAP SCORE)
KETENTUAN MENGENAI PENALTY PENYEBAB PENALTY JENIS PENYEBAB PENALTY (% PENGURANGAN TERHADAP SCORE) Kecelakaan Kecelakaan Fatal 70% Sanksi Sanksi Kuning 30% Sanksi Merah 50% Sanksi Hitam Penipuan Terbukti melakukan penipuan/manipulasi

23

24 MENDUKUNG DAN MENUMBUH-KEMBANGKAN
KETENTUAN PTK-007 REVISI 2 MENGENAI MENDUKUNG DAN MENUMBUH-KEMBANGKAN KEMAMPUAN NASIONAL

25 KATEGORI PRODUK DALAM NEGERI
BARANG WAJIB BARANG DIMAKSIMALKAN BARANG DIBERDAYAKAN Apabila terdapat paling sedikit 1 (satu) pabrikan dalam negeri yang tercantum dalam Buku APDN mempunyai kemampuan memproduksi barang tersebut dengan kandungan lokal > 40% Apabila terdapat paling sedikit 1 (satu) pabrikan dalam negeri yang tercantum dalam Buku APDN mempunyai kemampuan memproduksi barang tersebut dengan kandungan lokal > 25% Apabila terdapat paling sedikit 1 (satu) pabrikan dalam negeri mempunyai kemampuan memproduksi barang tersebut dengan kandungan lokal < 25%

26 Terdaftar dalam Buku APDN
PENERAPAN KETENTUAN KANDUNGAN LOKAL DALAM PROSES PENGADAAN Barang Wajib Barang Dimaksimalkan Barang Diberdayakan Metode Pengadaan Lelang Terbatas Lelang Umum (untuk pengadaan jenis barang bukan kebutuhan utama kegiatan eksplorasi dan produksi) Lelang Terbatas (khusus untuk pengadaan jenis barang kebutuhan utama kegiatan eksplorasi dan produksi) Peserta Pengadaan Pabrikan dalam negeri dengan kandungan lokal > 15% Agen Tunggal dari pabrikan dalam negeri (jika pabrikan dalam negeri tidak memasarkan sendiri produknya) Lelang Umum : Produk dalam negeri dengan kandungan lokal > 10% Lelang Terbatas : Pabrikan dalam negeri dengan kandungan lokal > 10% Agen Tunggal Lelang Umum : Produk dalam negeri dengan kandungan lokal > 5% Lelang Terbatas : Pabrikan dalam negeri dengan kandungan lokal > 5% Terdaftar dalam Buku APDN Nilai Pengadaan Semua nilai > USD 100, atau > Rp 1 Miliar Evaluasi harga Preferensi harga diberikan kepada produk dengan kandungan lokal > 25% Tidak menerapkan preferensi harga

27 Harus dikerjakan di Indonesia > 50% dari Nilai Pekerjaan
PENERAPAN KETENTUAN KANDUNGAN LOKAL DALAM PROSES PENGADAAN (JASA KONSTRUKSI/EPC/EPCI) ONSHORE OFFSHORE Peserta Pengadaan Domestic Company (Perusahaan Dalam Negeri) and National Company ( Perusahaan Nasional) Ketentuan Kandungan Lokal > 35% Harus dikerjakan di Indonesia > 50% dari Nilai Pekerjaan Harus dikerjakan oleh Perusahaan Domestik > 30% dari Nilai Kontrak Perusahaan Domestik dapat berkonsorsium dengan Perusahaan Nasional Tanpa batasan nilai Perusahaan Asing > USD 200,000,000.00 > USD 5,000,000.00 Pimpinan Konsorsium harus Perusahaan Domestik < USD 200,000,000.00

28 TERIMAKASIH


Download ppt "Oleh: I Gede Labdhayasa M."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google