Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

JIWA LEBIH TENANG DENGAN BANYAK MELAKUKAN SUJUD JIWA LEBIH TENANG DENGAN BANYAK MELAKUKAN SUJUD.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "JIWA LEBIH TENANG DENGAN BANYAK MELAKUKAN SUJUD JIWA LEBIH TENANG DENGAN BANYAK MELAKUKAN SUJUD."— Transcript presentasi:

1 JIWA LEBIH TENANG DENGAN BANYAK MELAKUKAN SUJUD JIWA LEBIH TENANG DENGAN BANYAK MELAKUKAN SUJUD

2 SUJUD SUJUD SYUKUR SUJUD TILAWAH KETENTUAN DAN DALIL TATA CARA SUJUD SAHWI DILAKSANAKAN DAN DIBIASAKAN SEMAKIN DEKAT DENGAN ALLAH MENINGKATKAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH MEMBIASAKAN DIRI UNTUK RENDAH HATI MENJAUHKAN DIRI DARI PRILAKU SOMBONG MENUMBUHKAN PERASAAN TENANG DAN PD SEMAKIN DEKAT DENGAN ALLAH MENINGKATKAN RASA SYUKUR KEPADA ALLAH MEMBIASAKAN DIRI UNTUK RENDAH HATI MENJAUHKAN DIRI DARI PRILAKU SOMBONG MENUMBUHKAN PERASAAN TENANG DAN PD SIKAP MULIA HIKMAH SEBAB

3 DIALOG ISLAMI Suatu malam, saat pengajian remaja. Farid : “Assalamu’alaikum, Ustāż. Saya mau tanya.” Ustāż : “Wa’alaikum salam. Silakan, Farid.” Farid : “Saya pernah lupa jumlah rakaat di tengah-tengah śalat. Lalu saya batalkan dan saya ulangi lagi śalat saya dari awal, Ustāż. Apakah yang saya lakukan itu sudah benar, Ustāż ?” Ustāż : “Ya, nggak apa-apa, itu sudah terlanjur kamu lakukan. Lain kali kalau lupa atau ragu jumlah rakaat di tengah-tengah śalat, jangan begitu caranya.” Farid : “Astagfirullah, lalu bagaimana caranya, Ustāż?” Ustāż : “Begini caranya, misalnya kamu ragu sudah dapat dua rakaat atau satu rakaat, maka kamu putuskan yang lebih sedikit, yakni satu rakaat.” Farid : “Wah, mudah sekali caranya, Ustāż.” Ustāż : “Sebentar, tunggu dulu... Ustāż belum selesai menjelaskan. Teruslah kamu lanjutkan Śalat sampai tahiyat akhir. Nah, sebelum salam kamu lakukan sujud sahwi, baru kemudian salam” Farid : “O.. begitu. Terus caranya sujud sahwi bagaimana, Ustāż?” Ustāż : “Caranya juga mudah, mari kita pelajari materi dibawah ini! Suatu malam, saat pengajian remaja. Farid : “Assalamu’alaikum, Ustāż. Saya mau tanya.” Ustāż : “Wa’alaikum salam. Silakan, Farid.” Farid : “Saya pernah lupa jumlah rakaat di tengah-tengah śalat. Lalu saya batalkan dan saya ulangi lagi śalat saya dari awal, Ustāż. Apakah yang saya lakukan itu sudah benar, Ustāż ?” Ustāż : “Ya, nggak apa-apa, itu sudah terlanjur kamu lakukan. Lain kali kalau lupa atau ragu jumlah rakaat di tengah-tengah śalat, jangan begitu caranya.” Farid : “Astagfirullah, lalu bagaimana caranya, Ustāż?” Ustāż : “Begini caranya, misalnya kamu ragu sudah dapat dua rakaat atau satu rakaat, maka kamu putuskan yang lebih sedikit, yakni satu rakaat.” Farid : “Wah, mudah sekali caranya, Ustāż.” Ustāż : “Sebentar, tunggu dulu... Ustāż belum selesai menjelaskan. Teruslah kamu lanjutkan Śalat sampai tahiyat akhir. Nah, sebelum salam kamu lakukan sujud sahwi, baru kemudian salam” Farid : “O.. begitu. Terus caranya sujud sahwi bagaimana, Ustāż?” Ustāż : “Caranya juga mudah, mari kita pelajari materi dibawah ini!

4 Sujud sahwi adalah sujud yang dilakukan karena LUPA atau RAGU-RAGU di dalam shalat. ADA YANG TAU TENTANG SUJUD SAHWI ? ADA YANG TAU TENTANG SUJUD SAHWI ? Sujudnya dua kali dan dilakukan setelah membaca tahiyat akhir sebelum salam.

5 DASAR HUKUM SUJUD SAHWI Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi saw bersabda,“Apabila salah seorang di antara kamu ragu dalam śalat, apakah ia sudah mengerjakan tiga atau empat rakaat, maka hendaklah dihilangkan keraguan itu, dan diteruskan śalatnya menurut yang diyakini, kemudian hendaklah sujud dua kali sebelum salam.” (HR. Ahmad dan Muslim) Dari Abu Sa’id Al Khudri, Nabi saw bersabda,“Apabila salah seorang di antara kamu ragu dalam śalat, apakah ia sudah mengerjakan tiga atau empat rakaat, maka hendaklah dihilangkan keraguan itu, dan diteruskan śalatnya menurut yang diyakini, kemudian hendaklah sujud dua kali sebelum salam.” (HR. Ahmad dan Muslim)

6 SEBAB-SEBAB MELAKUKAN SUJUD SAHWI Lupa meninggalkan salah satu rukun Shalat. Lupa atau ragu jumlah rakaat. Lupa membaca do’a qunut (bagi yang membiasakan qunut). Lupa melakukan tasyahud awal. Kelebihan atau kekurangan dalam jumlah rakaat.

7 Tata Cara Melakukan Sujud Sahwi Setelah selesai membaca tahiyat akhir, langsung sujud Bangun dari sujud disertai dengan mengucapkan takbir Duduk kembali salam Kemudian duduk sebentar lalu takbir dan dilanjutkan sujud lagi dengan

8 HIKMAH SUJUD SAHWI Manusia tidak boleh berperilaku sombong dan angkuh karena manusia adalah tempat salah dan lupa. Yang tidak pernah lupa hanyalah Allah Swt Orang yang berbuat salah, khilaf, dan lupa harus segera memohon ampun kepada Allah dengan membaca istighfar. Demikian halnya ketika kita bersalah dengan orang tua, guru maupun teman harus segera meminta maaf kepada mereka. Hikmah berikutnya adalah kita diajarkan untuk bisa memahami bahwa orang lain juga bisa salah. Jika orang tersebut mengakui kesalahannya dan minta maaf, maka sebagai umat Islam diajarkan untuk segera memberi maaf

9 FINISH THE END


Download ppt "JIWA LEBIH TENANG DENGAN BANYAK MELAKUKAN SUJUD JIWA LEBIH TENANG DENGAN BANYAK MELAKUKAN SUJUD."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google