Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Review Pertemuan Ke-1 Di dalam literatur hubungan internasional, perbedaan istilah kebijakan luar negeri dan politik luar negeri tidak dikenal (Walter.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Review Pertemuan Ke-1 Di dalam literatur hubungan internasional, perbedaan istilah kebijakan luar negeri dan politik luar negeri tidak dikenal (Walter."— Transcript presentasi:

1

2 Review Pertemuan Ke-1 Di dalam literatur hubungan internasional, perbedaan istilah kebijakan luar negeri dan politik luar negeri tidak dikenal (Walter Carlness, 1999), namun dalam konteks Indonesia dapat dibedakan, yakni: Di dalam literatur hubungan internasional, perbedaan istilah kebijakan luar negeri dan politik luar negeri tidak dikenal (Walter Carlness, 1999), namun dalam konteks Indonesia dapat dibedakan, yakni: Politik luar negeri adalah identitas, karakteristik dan posisi pembeda negara Indonesia dengan negara-negara lain di dunia. Politik luar negeri merupakan paradigma besar yang dianut sebuah negara dalam memandang dunia internasional. Karenanya, politik luar negeri cenderung bersifat tetap. Politik luar negeri adalah identitas, karakteristik dan posisi pembeda negara Indonesia dengan negara-negara lain di dunia. Politik luar negeri merupakan paradigma besar yang dianut sebuah negara dalam memandang dunia internasional. Karenanya, politik luar negeri cenderung bersifat tetap. Kebijakan luar negeri adalah strategi implementasi yang diterapkan dengan variasi yang bergantung pada pendekatan, gaya, dan keinginan pemerintahan terpilih. Dalam wilayah ini pilihan-pilihan diambil dengan mempertimbangkan berbagai keterbatasan (finansial dan sumber daya) yang dimiliki. Kebijakan luar negeri, dengan demikian, akan bergantung pada politik luar negeri. Kebijakan luar negeri adalah strategi implementasi yang diterapkan dengan variasi yang bergantung pada pendekatan, gaya, dan keinginan pemerintahan terpilih. Dalam wilayah ini pilihan-pilihan diambil dengan mempertimbangkan berbagai keterbatasan (finansial dan sumber daya) yang dimiliki. Kebijakan luar negeri, dengan demikian, akan bergantung pada politik luar negeri.

3 Review Pertemuan Ke-2 Politik adalah?: Politik adalah?: “Who gets what, when and how.” (Harold Lasswell) Politik luar negeri adalah?: Politik luar negeri adalah?: “Suatu kebijaksanaan yang diambil oleh pemerintah dalam rangka hubungannya dengan dunia internasional dalam usaha untuk mencapai tujuan nasional.” (Buku Rencana Strategi Pelaksanaan Politik Luar Negeri Republik Indonesia ( ))

4 Diskusi Kelompok 1 Analisa foreign policy berikut! Mengapa Pemerintahan BJ. Habibie memberikan opsi referendum yang membuka jalan bagi lepasnya Timor Timur?

5 Konsep 1: Rasionalitas Decision maker have some purposes in mind and make choices designed to achieve those predetermined ends. (Marijke Breuning, 2007: 3-4) Artinya, keputusan yang diambil pasti berdasarkan akal budi/logis/masuk akal.

6 Konsep 2: Nilai/Value Foreign policy desicions are judged to be good or bad in hindsight (led a desirable or disastrous outcome). (Marijke Breuning, 2007: 4) Artinya, keputusan yang diambil bisa bernilai baik atau buruk (menurut pengambil keputusan atau masyarakat).

7 Konsep 3: Hasil/Outcome Outcomes are a further abstraction. (Marijke Breuning, 2007: 8) Artinya, bagaimana lingkungan berperilaku sesuai dengan keinginan/tujuan akhir pembuat keputusan.

8 Perbandingan Pilihan Foreign Policy RasionalitasNilaiHasil RasionalistisBaikTercapai Tidak rasionalistisBurukTidak tercapai Perbandingan horizontal Perbandingan vertikal

9 Diskusi Kelompok 2 Analisa foreign policy kasus yang telah lalu dengan menggunakan analisa perbandingan konsep rationality, value dan outcome!


Download ppt "Review Pertemuan Ke-1 Di dalam literatur hubungan internasional, perbedaan istilah kebijakan luar negeri dan politik luar negeri tidak dikenal (Walter."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google