Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Bramma Aji Putra (Yogyakarta) - Alumnus Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Lahir di Yogyakarta, 8 Maret 1986. Saat ini mengabdi menjadi PNS.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Bramma Aji Putra (Yogyakarta) - Alumnus Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Lahir di Yogyakarta, 8 Maret 1986. Saat ini mengabdi menjadi PNS."— Transcript presentasi:

1

2 Bramma Aji Putra (Yogyakarta) - Alumnus Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Lahir di Yogyakarta, 8 Maret Saat ini mengabdi menjadi PNS di Kanwil Kementerian Agama DIY pada Subbag Informasi dan Humas. Alamat Rumah: Jalan Imogiri Barat Km 5,5 Ngoto RT 01 Bangunharjo, Sewon Bantul. Alamat Kantor: Jalan Sukonandi No. 8 Yogyakarta. Juga sebagai Staf Pengajar di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah dan Komunikasi UIN Sunan Kalijaga. Sampai saat ini sudah ratusan artikelnya dimuat di surat kabar ternama seperti Kompas, Jawa Pos, Kedaulatan Rakyat, Koran Jakarta, Bernas, Harian Jogja, KR Bisnis, Merapi, Minggu Pagi, dan sebagainya. Selain itu juga telah menulis paling tidak 4 buah buku dan beberapa buku lainnya sebagai kontributor tulisan. Penulis dapat dihubungi melalui HP: [bap] Sebuah Pengantar: Kelas Penulisan Artikel Sebuah Pengantar: Kelas Penulisan Artikel THE WORLD’S FAVOURITE BOOK - Since May 2005

3 Petugas Media Center Haji

4

5

6 INSERT YOUR HEADLINE HERE Lorem ipsum In libris graecis appetere mea. At vim odio lorem omnes, pri id iuvaret partiendo. Vivendo menandri et sed. Lorem volumus blandit cu has.Sit cu alia porro fuisset. Ea pro natum invidunt repudiandae, his et facilisis vituperatoribus. Mei eu ubique altera senserit, consul eripuit accusata has ne. Ignota verterem te nam, eu cibo causae menandri vim. Sit rebum erant dolorem et, sed odio error ad.Vel molestie corrumpit deterruisset ad, mollis ceteros ad sea. In libris graecis appetere mea. At vim odio lorem omnes, pri id iuvaret partiendo. Vivendo menandri et sed. Lorem volumus blandit cu has.Sit cu alia porro fuisset. Ea pro natum invidunt repudiandae, his et facilisis vituperatoribus. Mei eu ubique altera senserit, consul eripuit accusata has ne. Ignota verterem te nam, eu cibo causae menandri vim. Sit rebum erant dolorem et, sed odio error ad.Vel molestie corrumpit deterruisset ad, mollis ceteros ad sea. YOUR CATCH PHRASE HERE - Since 1802 Training Jurnalistik UNY

7 Share of Experience

8 Sekadar Tanda Cinta…

9

10 Penulis ber-HR tertinggi ( ) James Patterson (USD 70 juta = Rp 644 miliar, USD 1 = Rp 9.200)  Stephanie Meyer  Stephen King  Daniele Steel  Ken Follett  Dean Koonts  Janet Evanovich  John Grisham  Nicholas Sparks  JK Rowling

11 Pramoedya Ananta Toer

12 Emha Ainun Nadjib (Cak Nun)

13 Andrea “Laskar Pelangi” Hirata

14 Langsung Gempar, Terjual Eksemplar Tak dapat dipungkiri, bagi mereka yang mulai masuk dalam dunia kepenulisan, buku yang hanya menyodorkan ‘how to’ menulis, selalu terasa ‘kurang nendang’. Bagi para penulis pemula, proses kreatif seorang penulis yang sudah berhasil menembus media massa atau penerbitan menjadi semacam kebutuhan. Seperti seorang chef yang blak- blakan membeberkan rahasia dapurnya, lewat buku ini, Bramma Aji Putra—penulis muda yang telah melahirkan ratusan artikel di media massa dan sembilan buku—ini mencoba berbagi secara personal nan intim tentang apa dan bagaimana suka duka di balik tulisan-tulisannya. Ia juga mengungkap beberapa fakta unik yang perlu dibaca oleh para penulis. Bacalah! -Slamat P. Sinambela, penulis, penerjemah, dan editor lepas. CELEBRITY NEWS AND GOSSIPWORLD EXCLUSIVES THE Kesan Para Pembaca

15 Inspirasi hari ini… “Nun. Demi pena dan apa yang mereka tuliskan.” (QS. Al-Qalam [68]: 1) “Ternyata, pengertian opini dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) Edisi Ketiga terbitan Balai Pustaka Tahun 2002 sangat singkat, yakni pendapat, pikiran, pendirian. Setelah membaca pengertian itu saya berpikir. Kalau pengertian opini sesederhana itu, mengapa banyak di antara kita kesulitan ketika akan menulis sebuah opini?” (Yopi Nopriansyah, Pemimpin Redaksi Lampung Post)

16 Mengapa Kita Harus Menembus Koran?

17 Mengapa Harus MENEMBUS KORAN?  GAGASAN PRODUKTIF Ide, pikiran, pendapat, dan gagasan kita tak hanya berada di kepala, namun tersebar luas kepada khalayak. Bahkan lebih masif daripada hanya berpidato dalam ruangan.

18 KEPUASAN BATIN Saat Anda membaca koran dan melihat nama Anda tertera sebagai penulis opini maka ada sebuah kenikmatan panjang berupa kepuasan batin yang Anda rasakan.

19  NAMA DIKENAL Dengan menulis di media massa, niscaya akan banyak orang mengenal Anda. Atau setidaknya cukup familiar dengan nama Anda.

20  BEKERJA UNTUK KEABADIAN Umur tulisan kita justru lebih panjang ketimbang umur kita sendiri. Banyak tokoh yang telah lama wafat, namun namanya tetap abadi dikenang berkat beragam tulisannya

21 MEMBERIKAN INFORMASI BARU KEPADA MASYARAKAT artikel opini justru memberikan pemahaman atau perspektif baru bagi masyarakat atas sebuah wacana yang sedang berkembang

22  BONUS BERUPA HONOR Menulis opini di KR, misalnya, kita akan memperoleh Rp 250 ribu. Menulis di Kompas, sebagai contoh, kita dapat mengantongi Rp 750 ribu-Rp 1 juta; Republika Rp 500 ribu; Suara Pembaruan Rp 1 juta; Jawa Pos (Surabaya) Rp 700 ribu Dengan menulis di koran berarti Anda telah memasarkan diri Anda.

23 FAKTA UNIK SEPUTAR MENULIS Menulis dapat dijadikan terapi penyembuhan Hal ini dipraktikkan oleh Dahlan Iskan yang kini Dirut PLN, saat ia melakukan operasi ganti hati pada 2007 dan malah terus menulis di Jawa Pos pada masa recovery

24 Menulis sebagai pencegah kepikunan “Pruduktif Menulis, Daya Ingat Tajam” (Berita Kompas, 11 Mei 2010 tentang ulang tahun 11 windu wartawan senior Rosihan Anwar)

25 Memiliki ‘bargaining position’ lebih dibanding yang lain TKW di Hongkong menulis buku “TKW Menulis” Tasroh (pejabat Kabupaten Banyumas, alumnus S2 Jepang) Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD Profesor Ki Supriyoko; sampai tukang becak yang rajin menulis rubrik Sungguh-Sungguh Terjadi (SST) Kedaulatan Rakyat.

26 Bramma Aji Putra (Yogyakarta) - Alumnus Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Lahir di Yogyakarta, 8 Maret Saat ini mengabdi menjadi PNS di Kanwil Kementerian Agama DIY pada Subbag Hukmas dan Kerukunan Umat Beragama. Alamat Rumah: Jalan Nagan Kulon No. 84 Yogyakarta Alamat Kantor: Jalan Sukonandi No. 8 Yogyakarta. Pernah menjadi Dosen Tamu di Jurusan Komunikasi Penyiaran Islam Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga ( ). Sampai saat ini sudah ratusan artikelnya dimuat di surat kabar ternama seperti Kompas, Jawa Pos, Kedaulatan Rakyat, Koran Jakarta, Bernas, Harian Jogja, KR Bisnis, Merapi, Minggu Pagi, dan sebagainya. Selain itu juga telah menulis paling tidak 4 buah buku dan beberapa buku lainnya sebagai kontributor tulisan. Penulis dapat dihubungi melalui HP: [bap] Formula Jitu Menembus KOran! THE WORLD’S FAVOURITE BOOK - Since May 2005

27 B-aca aneka buku, surat kabar, majalah, dsb R-ajin berlatih menulis tiap hari A-nalisis tiap ada ide yang datang hampiri M-enulis tandas tiada henti M-engirim ke media massa A-sah terus pikiran anda A-sli, bukan plagiat J-iplak boleh, asal tidak persis plek! I-ringi dengan doa P-intar2 pilih target media U-raikan dengan lugas dan sederhana T-emukan ide menarik di dalamnya R-utin diskusi dengan kawan A-yo terus berkarya!!! Resep Khusus ala BRAMMA AJI PUTRA

28 HONOR  KOMPAS Rp 700 ribu – 1,3 juta  SUARA PEMBARUAN, INVESTOR DAILY Rp 1 juta  JAWA POS, REPUBLIKA, TEMPO, BISNIS INDONESIA, KONTAN Rp ribu  MEDIA INDONESIA Rp 700 ribu  SEPUTAR INDONSIA Rp 475 ribu  KORAN JAKARTA Rp 450 ribu  SUARA MERDEKA Rp 350 ribu  KEDAULATAN RAKYAT Rp ribu  PIKIRAN RAKYAT Rp 280 ribu  WAWASAN Rp ribu  JOGLOSEMAR Rp 200 ribu  SUARA KARYA, HARIAN JOGJA, RADAR JOGJA, LAMPUNG POST, SOLOPOS Rp 150 ribu  PELITA Rp 145 ribu  BERNAS JOGJA Rp 125 ribu  MERAPI Rp 100 ribu  Majalah BAKTI Kanwil Kemenag DIY: Rp ribu….

29 10 KORAN DGN PEMBACA TERBANYAK DI YOGYAKARTA Greater Jogjakarta (Pop : 2,202,000 PEMBACA (‘000) 1KEDAULATAN RAKYAT606 2KORAN MERAPI196 3MINGGU PAGI181 4KOMPAS93 5JAWA POS68 6BERNAS61 7METEOR42 8SEPUTAR INDONESIA21 9REPUBLIKA10 MEDIA INDONESIA10 Sumber: Nielsen Readership Insights Q3 2007

30 Kok Ngga’ Dimuat, Kenapa Yeah? Ciyusss….  Topik atau tema TAK AKTUAL  Argumen dan pandangan BUKAN HAL BARU  Cara penyajian BERTELE-TELE  Cakupan TERLALU MIKRO atau lokal  Pengungkapan dan REDAKSIONAL KURANG mendukung  Konteks KURANG JELA$  Bahasa TERLALU ILMIAH/akademis, kurang populer  Uraian terlalu $UMIR  Tulisan ber-GAYA PIDATO/makalah/kuliah  $umber KUTIPAN kurang jelas  Terlalu BANYAK MENGUTIP  Diskusi KURANG BERIMBANG  Alur uraian TAK RUNTUT  Uraian tidak membuka PENCERAHAN baru  Uraian ditujukan kepada PER$ONAL  Uraian terlalu DATAR  Alenia pengetikan OVER BERKEPANJANGAN  Hasil PLAGIAT

31 NEWS PENUTUP REMEMBER THIS Tugas seorang penulis sebenarnya adalah menggabung-gabungkan hal yang sepertinya tak ada hubungannya menjadi saling terkait. Ini adalah seni menulis kreatif yang merupakan sikap dasar penulis. Kreatif menggabung- gabungkan, seperti menjahit kain perca hingga menjadi lembaran warna- warni yang cantik dan unik berirama. RUMUS SAHIH Tak ada resep lebih baik dalam menulis kecuali….menulis sekarang juga. SELAMAT MENCOBA UNTUK TETAP MENULIS Lebih Baik MENULIS ketimbang Tidak MENULIS sama sekali


Download ppt "Bramma Aji Putra (Yogyakarta) - Alumnus Fakultas Dakwah UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta. Lahir di Yogyakarta, 8 Maret 1986. Saat ini mengabdi menjadi PNS."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google