Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Oleh: Bambang Wiryanto, S.Si. Plt. Kepala Bidang Pencegahan BNNP DIY.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Oleh: Bambang Wiryanto, S.Si. Plt. Kepala Bidang Pencegahan BNNP DIY."— Transcript presentasi:

1 Oleh: Bambang Wiryanto, S.Si. Plt. Kepala Bidang Pencegahan BNNP DIY

2 Tugas & Tanggung Jawab Mahasiswa  Mahasiswa sebagai masyarakat intelektual dan sekaligus sebagai warganegara tentu saja memiliki tugas dan tanggung jawab yang tidak ringan.  Sebab mahasiswa dituntut bukan hanya untuk cerdas dalam belajar, tetapi lebih dari pada itu juga harus kritis terhadap permasalahan sosial yang ada. Termasuk didalamnya masalah-masalah yang terkait dengan NARKOBA

3 PERMASALAHAN SOSIAL TERKAIT NARKOBA 1. PENYALAHGUNA/KORBAN NARKOBA 2. PENGEDAR 3. DAMPAK DI MASYARAKAT

4

5 NGELEM

6 PENGGUNAAN JARUM SUNTIK

7 LESU / TAK BERGAIRAH

8 SAKAU

9 OVER DOSIS

10

11 Kasus NPP KPPBC TMP Yogyakarta Ekstasi 9976 butir dan 42 gram bentuk serbuk Nama : MEIXIU ZHOU Warga Negara : China Modus : Diselipkan di bagian belakang koper Penerbangan : Air Asia AK-594 Kul-Jog Tgl Kejadian : 26 Pebruari 2010 Putusan Pengadilan : Penjara 3 thn dan denda RP. 500 juta 1

12 Sabhu-Sabhu gram 2 Nama : RA. SRIE MOETARINI EVIANTI alias RINI Warga Negara : Indonesia Modus : Diselipkan di dalam dinding koper Penerbangan : Air Asia AK-594 Kul-Jog Tgl Kejadian : 13 April 2010 Putusan Pengadilan : Pidana MATI  banding kep. MA : Penjara18 thn dan denda 1,25 Milyar Kasus NPP KPPBC TMP Yogyakarta

13 HEROIN gram Nama : MARY JANE FIESTA VELOSO Warga Negara : FILIPINA Modus : Diselipkan di dalam dinding koper Penerbangan : Air Asia AK-594 Kul-Jog Tgl Kejadian : 25 April 2010 Putusan Pengadilan : Pidana MATI 3 Kasus NPP KPPBC TMP Yogyakarta

14 Shabu-shabu gram Nama : NGUYEN THI MY HANH Warga Negara : VIETNAM Modus : Disembunyikan dalam sol sepatu sandal Penerbangan : Air Asia AK-594 Kul-Jog Tgl Kejadian : 3 Desember 2010 Putusan Pengadilan : Penjara 12 thn dan Denda 1 Milyar 4 Kasus NPP KPPBC TMP Yogyakarta

15 20 kg Kokain dalam Papan Selancar

16 66 BTR 18 GRM HEROIN DITELAN KEDALAM LAMBUNG/SWALLEN

17 Menyelundupkan Narkoba di Perut Bayi

18

19 ANAK GEPENG TANPA PERHATIAN ORANG TUA (BEBAS BERBUAT SESUKA HATI)

20 PENJAMBRETAN

21 PENCURIAN

22 AMUK MASSA

23 KEBUT-KEBUTAN

24 TAWURAN

25 Kasus: Kecelakaan Tugu Tani

26

27 Definisi Kader: (1) perwira atau bintara dalam ketentaraan; (2) orang yg diharapkan akan memegang peran yg penting dalam organisasi : pemerintahan, partai, dsb

28 4 Kriteria Kader Anti Narkoba 1. Memiliki komitmen kepedulian terhadap permasalahan penyalahgunaan narkoba 2. Mempunyai pengetahuan tentang narkoba dan permasalahannya 3. Mempunyai ketrampilan dalam berkomunikasi dan bekerjasama dengan pihak-pihak terkait dalam melaksanakan kegiatan 4. Mempunyai kemampuan untuk memotivasi dan menggerakan pencegahan penyalahgunaan narkoba

29 Peran Kader P4GN  Sebagai penggerak/pengelola atau pelaksana program P4GN di wilayah/lingkungan setempat yang dioperasionalkan melalui fungsi dan tugasnya

30 Fungsi Kader P4GN  Merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, mengembangkan, melaporkan dan mengevaluasi kegiatan P4GN yang dilaksanakan di wilayah/lingkungan setempat

31 TUGAS KADER 1. PERENCANAAN  Pengumpulan data, pengelolaan, analisis,penentuan sasaran, penyusunan rencana dan jadwal kegiatan pencegahan bahaya narkoba yang akan dilaksanakan 2. PENGORGANISASIAN  Menciptakan jejaring untuk saling bersinergi dan berperan aktif dalam memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba

32 TUGAS KADER 3.PELAKSANAAN  Melaksanakan berbagai kegiatan baik bersifat informasi, advokasi dan edukasi terkait p4gn 4.PENGEMBANGAN  Mengajak seluruh komponen masyarakat/lingkungan untuk mengembangkan kapabilitasnya dalam memahami, menerapkan, menata kemampuannya dan menggali potensi yang ada untuk diperdayakan sebagai sarana memerangi penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.

33 PRINSIP 2 KADER P4GN  SEBAGAI SEBUAH PROSES PENYEBARLUASAN INFORMASI, maka kegiatan kader hendaknya dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat/kelompok / individu agar memiliki pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba  SEBAGAI SEBUAH PROSES PENERANGAN, maka kegiatan kader hendaknya dapat memberikan penjelasan tentang sesuatu yang belum tahu menjadi jelas

34 PRINSIP 2 KADER P4GN  SEBAGAI SEBUAH PROSES PERUBAHAN PERILAKU, maka kegiatan kader hendaknya dapat menjadikan perubahan perilaku yang didasarkan pengetahuan,sikap dan ketrampilan untuk menolak dan menghindari penyalahgunaan narkoba

35 PRINSIP 2 KADER P4GN  SEBAGAI SEBUAH PROSES PENDIDIKAN, maka kegiatan kader hendaknya mengandung maksud:  Menyampaikan pemahaman/pengetahuan tentang bahaya penyalahgunaan narkoba dan perilaku hidup sehat tanpa narkoba  Dilakukan tanpa adanya paksaan dari pihak manapun  Adanya kemauan dan kemampuan untuk memberdayakan potensi yang ada dalam upaya P4GN

36

37  Menurut hasil survei di BNN, diperoleh data bahwa rata-rata usia pertama kali penyalahgunaan narkoba pada usia sangat muda, yaitu tahun  Angka penyalahgunaan narkoba di kalangan pelajar dan mahasiswa untuk kategori PERNAH PAKAI sebesar 7,5 %  Lingkungan kampus sebagai tempat berkumpul kalangan mahasiswa, merupakan lembaga yang potensial dlm mempengaruhi dan mewarnai kehidupan mahasiswa

38 Alasan mahasiswa menjadi ‘target’ bandar narkoba  Masa remaja, keinginan untuk mencoba-coba, mengikuti trend gaya hidup, serta bersenang- senang cukup tinggi.  Hal tersebut memudahkan mahasiswa untuk terdorong menyalahgunakan narkotika, sehingga pengedar menjadikan mahasiswa sebagai target pemasaran.  Pada umumnya, kelompok mahasiswa lebih rentan menjadi korban narkoba. Namun mereka juga memegang KUNCI dalam penciptaan masyarakat Bebas Narkoba.

39 Peran Mahasiswa: Peer Counseling  Beberapa penelitian lapangan menemukan bahwa banyak remaja segan menemui konselor atau orangtua jika memiliki masalah, mereka lebih memilih bercerita atau meminta pendapat teman sebaya.  Oleh karena itu peran mahasiswa yang cukup dikenal atau disukai diperlukan sebagai kader yang akan dilatih teknik konseling sederana. Setidaknya untuk membantu teman yang bermasalah mengatasi perasaan negatif yang dirasakan, seperti kecemasan, ketakutan, ketegangan, dan frustasi.

40 Peran Mahasiswa: Peer Educator  Mahasiswa melalui pelatihan dapat memberi pengetahuan faktual kepada teman sebaya, disertai informasi yang jelas mengenai pencegahan dan akibat penyalahgunaan narkoba terhadap pemakai.  Selain itu, dapat membantu teman melakukan kegiatan pengembangan diri untuk membuka dan mengenal diri sendiri dalam upaya membantu pencarian identitas diri.

41 Peran Mahasiswa: Peer Leadership  Program kepemimpinan meliputi beberapa elemen:  Sebagai teladan (role model)  Mengajarkan keterampilan sosial (misal menolak hal yang buruk)  Mengajarkan keterampilan mengatasi kesulitan  Mengajarkan keterampilan mengatasi tekanan  Orang yang menjadi role model dapat menyampaikan kepada teman sebaya alasan mengapa dia memilih untuk tidak menyalahgunakan narkoba.

42 Dosen - Rektorat  Bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional setempat untuk mengadakan pelatihan konselor sebaya bagi mahasiswa  Mendata dan memberikan konseling kepada mahasiswa yang terindikasi beresiko tinggi terhadap penyalahgunaan narkoba  Mensinergikan pendidikan pencegahan penyalahgunaan narkotika ke dalam mata kuliah ekstra kurikuler  Membuat peraturan yang tegas terhadap kasus narkoba di lingkungan kampus

43 Mahasiswa dalam Upaya P4GN  Mempelajari bahaya penyalahgunaan narkoba dan mengembangkan potensi dirinya dalam upaya menghindarkan diri dari pengaruh buruk narkoba.  Menjadi sukarelawan tenaga fasilitator penyuluh P4GN bagi juniornya  Membuat komunitas yang bergerak dalam bidang pencegahan anti narkoba dan konselor untuk sebaya

44 Mahasiswa dalam Upaya P4GN  Berpartisipasi aktif dalam melaksanakan kegiatan pencegahan penyalahgunaan narkoba yang dilaksanakan di lingkungan kampus.  Melaporkan segala bentuk pemilikan, peredaran atau penyalahgunaan narkoba yang terjadi di lingkungan kampus kepada Kader Anti Narkoba di Kampusnya.  Aktif dalam mengikuti pelatihan, seminar, workshop tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba baik yang dilaksanakan oleh pihak kampus maupun di luar kampus.  Menjlin komunikasi yang baik dengan teman sebaya dan warga kampus lainnya (Rektor, dekan, Dosen, Orang tua dan Petugas Keamanan Kampus).

45 Terima Kasih


Download ppt "Oleh: Bambang Wiryanto, S.Si. Plt. Kepala Bidang Pencegahan BNNP DIY."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google