Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB 5 TOOLS DALAM MONITORING DAN EVALUASI NoMetode KuantitatifMetode Kualitatif 1Menggunakan hiopotesisHipotesis dikembangkan sejalan dengan penelitian.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB 5 TOOLS DALAM MONITORING DAN EVALUASI NoMetode KuantitatifMetode Kualitatif 1Menggunakan hiopotesisHipotesis dikembangkan sejalan dengan penelitian."— Transcript presentasi:

1 BAB 5 TOOLS DALAM MONITORING DAN EVALUASI NoMetode KuantitatifMetode Kualitatif 1Menggunakan hiopotesisHipotesis dikembangkan sejalan dengan penelitian 2Definisi yang jelas dinyatakan sejak awalDefinisi sesuai konteks atau saat penelitian 3Reduksi data menjadi angka-angkaDeskripsi naratif, ungkapan atau pernyataan 4Lebih memperhatikan reliabilitas skorLebih suka menganggap cukup 5 Penilaian validitas menggunakan berbagai prosedur statistic Penilaian validitas melalui pengecekan 6 Mengunakan deskripsi prosedur yang jelas (terinci) Menggunakan deskripsi prosedur secara naratif 7sampling randomSampling purposive 8Desain/kontrol statistik atas variabel eksternalMenggunakan analisis logis 9Menggunakan desain khusus untuk mengontrolMengandalkan peneliti dalam mengontrol bias 10Menyimpulkan hasil menggunakan statisticMenyimpulkan hasil secara naratif 11Memecah gejala bagian untuk dianalisisGejala-gejala dilihat dalam perspektif 12Memanipulasi aspek,Tidak merusak gejala yang terjadi secara alamiah Perbedaan Metode Kuantitatif dengan Kualitatif (diadaptasi dari Jack R. Fraenkel & Norman E. Wallen : 380)

2 A.PENELITIAN KUALITATIF 1. POSITIVISME Hasil Pemikirannya cara berpikir manusia dalam berhadapan dengan alam semesta yaitu : Tingkatan Teologi, Tingkatan Metafisik, dan Tingkatan Positif.

3 2. FENOMENOLOGI Filosof yang mengembangkan metode Fenomenologi, bahwa kita harus kembali kepada benda-benda itu sendiri (zu den sachen selbst), obyek-obyek harus diberikan kesempatan untuk berbicara melalui deskripsi fenomenologis guna mencari hakekat gejala-gejala (Wessenchau).

4 3. PERBANDINGAN TATARAN FILOSOFIS Perbedaan Aksioma Paradigma Positivisme dan Alamiah Sumber : Lexy J. Moleong (2000 : 31) No Aksioma Tentang Paradigma PositivismeParadigma Alamiah/Kualitatif 1 Hakikat kenyatan Kenyataan adalah tunggal, Kenyataan adalah ganda,dibentuk, 2 Hubungan pencari tahu dan yang tahu Pencari tahu dengan yang tahu adalah bebas, jadi ada dualism Pencari tahu dengan yang tahu aktif bersama 3 Kemungkinan Generalisasi Generalisasi atas dasar bebas-waktu Hanya waktu dan konteks yang mengikat 4 Kemungkinan hubungan sebab akibat Terdapat penyebab sebenarnya yang secara temporer terhadap Setiap keutuhan berada dalam keadaan mempengaruhi 5Peranan nilaiInkuirinya bebas nilaiInkuirinya terikat nilai

5 4. PERBANDINGAN TATARAN METODOLOGIS Memahami landasan filosofis penelitian kualitatif dalam perbandingannya dengan penelitian kuantitatif merupakan hal yang penting sebagai dasar bagi pemahaman yang tepat terhadap penelitian kualitatif

6 B. PENELITIAN KUANTITATIF 1. STATISTIK DESRIPTIF Ada 3 jenis pengukuran tendensi sentral Mean MedianModus Ada 3 jenis perhitungan pembagian distribusi KuartilDesilPersentil

7 Tipe Variabel Variabel Independent Variabel Dependent Variabel Moderator Variabel Intervening Variabel Kontrol 2. STATISTIK INFERENSIAL Statistik Parametrik : Digunakan untuk menganalisis data yang berbentuk interval dan rasio, mensyaratkan bahwa distribusi data normal dan variansi data harus sama Statistik Non Parametrik : Digunakan untuk menganalisis data yang berbentuk nominal dan ordinal, tidak memerlukan syarat distribusi data normal dan variansi sama Syarat Alat Ukur Memenuhi validitas dan reliabilitas dari pengukuran Sumber Data Data primer Data skunder Skala Pengukuran Skala deskrit Skala Ordinal Skala Interval Skala Rasio Metode Pengumpulan Data Metode observasi Dokumentasi Survei Eksperimen Metode Yang Digunakan Dalam Alat Ukur Metode Regresi Analisis Dengan Regresi Linier Cross Section Analisis Deret Waktu Dengan Regresi Linier Analisa Deret Waktu Dengan Regresi Non Linier

8 Decomposition Comparative Judgement Synthesis of Priority Logical Consistency Prinsip Dasar Analytic Hierarchy Process (AHP) Dengan menyusun perbandingan berpasangan, yaitu membandingkan dalam bentuk berpasangan seluruh kriteria untuk setiap sub sistem hirarki. Perbadingan tersebut kemudian ditransformasikan dalam bentuk matriks perbandingan berpasangan untuk analisis numerik. Penyusunan Prioritas Matriks Vektor dari n dimensi Eigen value dan Eigen Vector Eigen value dan Eigen vector Memakai persepsi decision maker sebagai inputnya maka ketidakkonsistenan mungkin terjadi karena manusia memiliki keterbatasan dalam menyatakan persepsinya secara konsisten terutama jika membandingkan banyak kriteria. Uji Konsistensi Indeks dan Rasio Analisa sensitivitas pada AHP dapat dipakai untuk memprediksi keadaan apabila terjadi perubahan yang cukup besar Melihat pengaruh dan perubahan pada variabel eksogen terhadap variabel endogen Analisis Sensitivitas Pada Analytical Hierarchy Proses (AHP) 3. ANALYTIC HIERARCHY PROCESS (AHP)

9 The various steps for developing and employing the System Dynamic models are : Define the Problem Describe the System Develop the Model Model Validation Use the Model for Policy Analysis Use the Model for Public Out-Reach 4. SISTEM DINAMIS Human conventional thinking model is based on a mechanical image of the world and a linear causality to explain the phenomena. For instance, if one wishes to control the event D, one has to manipulate the causing events A and B. This linear causal thinking paradigm leads to an event-oriented view of the world, where decisions are based on a perceived gap between desired goals and the actual situation of system. Linear casual thinking Event-oriented view of the world


Download ppt "BAB 5 TOOLS DALAM MONITORING DAN EVALUASI NoMetode KuantitatifMetode Kualitatif 1Menggunakan hiopotesisHipotesis dikembangkan sejalan dengan penelitian."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google