Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGAMBILAN KEPUTUSAN (PMPK) (DIKLATPIM TINGKAT IV)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGAMBILAN KEPUTUSAN (PMPK) (DIKLATPIM TINGKAT IV)"— Transcript presentasi:

1 PENGAMBILAN KEPUTUSAN (PMPK) (DIKLATPIM TINGKAT IV)
BAHAN TAYANG PEMECAHAN MASALAH DAN PENGAMBILAN KEPUTUSAN (PMPK) (DIKLATPIM TINGKAT IV) Maryanto

2 MENGAPA SETIAP KEPUTUSAN PENTING ARTINYA
BAGI ORGANISASI ?

3 YOUR FUTURE DEPENDS ON YOUR DECISION

4 DEFINISI PENGAMBILAN KEPUTUSAN
James AF Stoner Pengambilan keputusan merupakan proses mengidentifikasi dan memilih serangkaian tindakan untuk menghadapi masalah tertentu atau mengambil keuntungan dari suatu kesempatan.

5 R. Wayne Mondy Pengambilan keputusan merupakan proses inventarisir dan menilai alternatif-alternatif dan menentukan pilihan diantara alternatif-alternatif tersebut.

6 ENAM CARA PENGAMBILAN KEPUTUSAN
(Fremon E. Kast dan James R. Rosenweig) Penggunaan kekuatan supra natural Penggunaan kekuatan naluri Penggunaan pengetahuan awam Penggunaan kekuasaan (otoritas) Penggunaan metode ilmiah Penggunaan metode rasional

7 A. Pengamb. Kep. Model C.H. Kepner &B.B. Tregoe
POKOK BAHASAN A. Pengamb. Kep. Model C.H. Kepner &B.B. Tregoe Analisis Situasi Analisis Masalah Analisis Keputusan Analisis Masalah Potensial

8 B. Alat analisis dan alat bantu analisis
Causal Map Analysis Fishbone Analysis SWOT Analysis Force Field analysis Matrik Komparasi Matrik USG Matrik Cost Benefit Matrik Tapisan

9 PENGAMBILAN KEPUTUSAN MODEL C.H.KEPNER & B.B TREGOE

10 Merupakan teknik untuk menguraikan kerisauan /masalah.
1. ANALISIS SITUASI ATAU PENILAIAN SITUASI Merupakan teknik untuk menguraikan kerisauan /masalah.

11 Terlambatnya urusan kepegawaian Terlambatnya penerbitan SKKP.
ANALISIS SITUASI No. MENGENALI KERISAUAN MEMILH KERISAUAN 2. Terlambatnya urusan kepegawaian Terlambatnya penerbitan SKKP. Kurang cepatnya penyampaian Karpeg kepada yang berhak

12 Terlambatnya urusan kepegawaian Terlambatnya penerbitan SKKP.
ANALISIS SITUASI No. MENGENALI KERISAUAN MEMILH KERISAUAN GW DS TB 2. Terlambatnya urusan kepegawaian Terlambatnya penerbitan SKKP. Kurang cepatnya penyampaian Karpeg kepada yang berhak T S

13 ANALISIS SITUASI NO MENGENALI KERISAUAN MEMILAH KERISAUAN PRIORITAS LANG- KAH Gw Ds Tb Terlambatnya urusan kepegawaian Terlambatnya penerbitan SKKP. Kurang cepatnya penyampaian Karpeg kepada yang berhak T S AM AK

14 2. ANALISIS MASALAH Merupakan pendekatan sistematis untuk menemukan penyebab suatu masalah.

15 Kemungkinan Penyebab dan Pengujinya
ANALISIS MASALAH Kemungkinan Penyebab dan Pengujinya No Kemungkinan Penyebab Jika …….., Maka ……. 1. Banyaknya ketergantungan pihak lain menyebabkan SKKP terlambat Jika banyaknya ketergantungan dengan pihak lain menyebabkan SKKP terlambat, maka kelambatan seharusnya juga terjadi pada SKCPNS yang pengurusannya lebih banyak tergantung pihak lain. TIDAK TERBUKTI, SKPP tidak terlambat. 2. Banyaknya jumlah SKKP Jika banyaknya SKKP merupakan penyebab, maka SKCPNS yang jumlahnya sedikit seharusnya tidak terlambat. TERBUKTI, SKCPNS tidak terlambat

16 No Kemungkinan Penyebab Jika …….., Maka ……. 3. Kabag. Kepeg yang baru belum mampu melaksana-kan tugasnya. Jika Kabag yang baru merupakan penyebab, maka kegiatan kepegawaian lainnya seharusnya juga terlambat. TIDAK TERBUKTI, kegiatan kepeg. lainnya tidak terlambat 4. Penambahan 5000 SKKP Bila penambahan jumlah SKKP menyebabkan keterlambatan, maka SKCPNS yang tidak bertambah seharusnya tidak terlambat. TERBUKTI, SKCPNS tidak terlambat

17 HASIL ANALISIS: Penyebab keterlambatan penerbitan SKKP adalah: “Banyaknya SKKP sebagai akibat pengangkatan 5000 pegawai 4 tahun lalu”

18 SIMPULAN ANALISIS Kurangnya jumlah pegawai Kurangnya komputer Dsb.

19 Alternatif solusi: Masalah: “Kurangnya jumlah pegawai”
Meminta bantuan pensiunan Menugaskan pegawai Bagian Kepegawaian untuk lembur Meminta bantuan tenaga dari bagian lain

20 Merupakan pendekatan sistematis untuk menentukan pilihan
3. ANALISIS KEPUTUSAN Merupakan pendekatan sistematis untuk menentukan pilihan

21 Memilih alternatif solusi:
Menentukan kriteria Menguji alternatif solusi

22 MENENTUKAN KRITERIA Kriteria Keharusan Kriteria Keinginan Gradasi nilai kriteria keinginan

23 KRITERIA KEHARUSAN Waktu pengadaan pegawai paling lama 8 hari kerja Biaya tambahan paling banyak Rp ,00 Waktu penyelesaian pekerjaan paling lama 10 minggu Didukung oleh pegawai Bagian Kepegawaian

24 KRITERIA KEINGINAN BOBOT Waktu penyelesaian pekerjaan Biaya Waktu pengadaan pegawai 8 6

25 c. GRADASI NILAI KRITERIA KEINGINAN Waktu pengadaan pegawai Biaya
(Rp 000) Waktu pe-nyelesai pekerjaan S/d 4 hari = 10 5 – 7 hari = 8 8 – 10 hari = 6 S/d = 10 501 – = 7 751 – 1000 = 5 S/d 4 mg = 10 5 – 7 mg = 8 8 – 10 mg= 5

26 MENGUJI ALTERNATIF SOLUSI, DENGAN:
Kriteria Keharusan Kriteria Keinginan Faktor kualitatif

27 Menguji alternatif solusi :
KRITERIA KEHARUSAN Bantuan Bag.Lain Bantuan pensiunan Lembur Info L/T Waktu pengadaan pegawai Baiaya tambahan (Rp 000,00) Waktu penyelesaian Dukungan Bag. Kepeg. 5 hari 700 5 mg Ya L 7 hari 900 10 mg Tidak T 3 hari 600 8 mg

28 KRITERIA KEINGINAN BOBOT BANTUAN BAG. LAIN LEMBUR INFO N NT Waktu pengadaan pegawai Biaya (Rp 000) Waktu penyelesaian Jumlah 8 6 3 hari 700 5 mg 10 7 80 42 64 ---- 186 2 hari 600 8 mg 5 40 162

29 Mempertimbangkan faktor qualitatif
Faktor-faktor kualitatif yang tidak memungkinkan dilaksanakannya suatu keputusan.

30 Contoh faktor kualitatif
Keputusan Faktor kualitatif Mengirim seminar ke Luar negeri Menyewa gedung kantor sedang ikut diklat sedang diperiksa sedang sakit Dsb Pusat narkoba Banyak penjahat Pemilik beretiket baik

31 4. ANALISISMASALAH POTENSIAL
Analisis masalah potensial adalah pendekatan sistematis untuk mengamankan pelaksanaan suatu rencana Masalah potensial adalah masalah yang sekarang ini belum terjadi, namun diperkirakan akan terjadi apabila kita tidak melakukan antisipasi

32 LATIHAN ANALISIS KEPUTUSAN

33 CONTOH ANALISIS KEPUTUSAN
Memilih rekanan untuk pembelian 5 buah komputer I. KRITERIA KEHARUSAN Berkas penawaran lengkap Harga penawaran maksimal Rp 50 jt Waktu pemasangan maksimal 3 bulan Masa pemeliharaan minimal 6 bulan II. KRITERIA KEINGINAN BOBOT Harga penawaran lebih rendah Waktu pemasangan lebih cepat Masa pemeliharaan lebih lama Paket tambahan lebih banyak 10 8 6 4

34 GRADASI NILAI KRITERIA KEINGINAN
Harga Penawaran Waktu Pemasangan Masa Pemeliharaan Paket Tambahan 35-38 jt = 10 39-42 jt = 8 43-46 jt = 6 47-50 jt = 4 1 bln = 10 2 bln = 8 3 bln = 6 11-12 bln = 10 9 – 10 bln = 8 6 – 9 bln = 6 5-6 macam = 10 3-4 macam = 8 1-2 macam = 6 = 4

35 Memilih rekanan untuk pembelian 5 buah komputer
ANALISIS KEPUTUSAN Memilih rekanan untuk pembelian 5 buah komputer KRETERIA KEHARUSAN REKANAN “A” REKANAN “B” REKANAN “C” INFO T/L Berkas penawaran lengkap Harga penawaran paling tinggi Rp 50 juta Waktu pemasangan paling lama 3 bulan Masa pemeliharaan minimal 6 bulan Lengkap 40 juta 2 bln 9 bln L 3 bln 8 bln l 47 juta 4 bln 10 bln T

36 JUMLAH NILAI TERTIMBANG (NT)
KRITERIA KEINGINAN BOBOT REKANAN “A” “B” INFO N NT Harga penawaran (Rp) Waktu pemasangan Masa pemeliharaan Paket tambahan 10 8 6 4 46 jt 2 bln 9 bln 4 mcm 60 64 48 32 38 jt 3 bln 12 bln 6 mcm 100 40 JUMLAH NILAI TERTIMBANG (NT) 204 248

37 ANALISIS MASALAH POTENSIAL
Analisis masalah potensial adalah pendekatan sistematis untuk mengamankan pelaksanaan suatu rencana

38 Masalah potensial adalah masalah yang sekarang ini belum terjadi, namun diperkirakan akan terjadi apabila kita tidak melakukan antisipasi

39 ALAT ANALISIS DAN ALAT BANTU ANALISIS

40 CAUSAL MAP Redahnya Realisasi Kurang APBN s/d akuratnya Bln. Agustus
Kurangnya Kompetensi perencana Redahnya Realisasi APBN s/d Bln. Agustus Kurang akuratnya rencana Kurangnya Informasi/ data Kurangnya Komitmen pimpinan

41 DIAGRAM TULANG IKAN / FISH BONE
RENCANA Kurang jelasnya rencana kegiatan Kurang sesuainya tarip dg harga pasar Kurang cepatnya penerbitan DIPA Redahnya Realisasi APBN s/d Bln. Agustus . .

42 Memilih penyebab dominan: RENCANA
MATRIK USG Memilih penyebab dominan: RENCANA No Penyebab U S G Total 1. 2. 3. Kurang jelasnya rencana kegiatan Kurang sesuainya tarip dg harga pasar Kurang cepatnya penerbiitan DIPA 5 3 4 2 12 9 8 Keterangan Skala 1 - 5 U = Urgent, semakin mendesak wakunya, semakin besar nilainya. S = Serious, semakin mengganggu dalam pencapaian tujuan, semakin besar nilainya. G = Growth, semakin berkembang masalahnya, semakin besar nilainya. Pilihan pada jumlah / total terbesar.

43 Memilih penyebab dominan : RENCANA
MATRIK KOMPARASI Memilih penyebab dominan : RENCANA No Faktor Penyebab Faktor yang lebih urgen Peringkat a b c Total Bobot (%) a. Kurang jelasnya rencana kegiatan x 2 2/3 x 100% = 66,66% 1 b. Kurang sesuainya tarip dg harga pasar 1/3 x 100% = 33,33% c. Kurang cepatnya penerbiitan DIPA 0/3 x 100% = 0% 3 J u m l a h 100,00% Keterangan: Semakin besar bobotnya, semakin tinggi tingkat urgensinya. Pilihan pada peringkat 1.

44 Memilih alternatif solusi terbaik
MATRIK COST BENEFIT Memilih alternatif solusi terbaik Masalah: Kurang jelasnya rencana kegiatan Alternatif Solusi Manfaat Biaya Ratio 1. Memerinci Rencana Kegiatan 9 3 3,00 2. Menyusun Prioritas Rencana 6 2,00 Keterangan: Skala 1 – 10 Semakin tinggi manfaatnya, semakin besar nilainya. Semakin tinggi biayanya, semakin besar nilainya. Pilihan pada ratio terbesar.

45 MATRIK TAPISAN Memilih alternatif solusi terbaik
Masalah: Kurang jelasnya rencana kegiatan Alternatif Tapisan Kontribusi Biaya Kelayakan Total 1. Memerinci Rencana Kegiatan 4 3 11 2. Menyusun Prioritas Rencana 2 9 Keterangan; Skala 1 – 5 Semakin besar kontribusinya, semakin besar nilainya Semakin besar biayanya, semakin kecil nilainya Semakin tinggi tingkat kelayakannya semakin besar nilainya Pilihan pada jumlah / total terbesar.

46 1.Mengetahui perubahan lingkungan 2. Mengetahui kemampuan pesaing dan diri sendiri 3. Menyesuaikan visi, misi dan tujuan SWOT Berfungsi untuk: Mengetahui peta: Kekuatan (Strengths). Kelemahan (Weaknesses) Peluang (Opportunity) Ancaman (Threats)

47 BARANG SIAPA YANG MENGETAHUI MEDAN KEKUATAN DAN KELEMAHAN LAWAN DAN DIRI SENDIRI AKAN MEMENANGKAN PERJUANGAN

48 BARANG SIAPA YANG DAPAT MEMADUKAN ATAU MENCIPTAKAN INTERAKSI EFEKTIF ANTARA KEKUATAN (STRENGHTS) DENGAN PELUANG (OPPROTUNITIES) DAN MEMINIMALKAN KELEMAHAN (WEAKNESSES) DENGAN ANCAMAN (THREATS) AKAN MEMILIKI KEUNGGULAN MERAIH SUKSES.

49 ANALISIS SWOT Kekuatan Eksternal /Opportunities= O Kelemahan Internal/
STRATEGI WO 3. Mendukung strategi Turn arround 1. STRATEGI SO Mendukung Strategi Agresif Kelemahan Internal/ Weaknesses = W Kekuatan Internal / Strengths = S STRATEGI WT 4. Mendukung strategi defensif STRATEGI ST 2. Mendukung Strategi diversifikasi Ancaman Eksternal Threats = T

50 MATRIK SWOT KEKUATAN INTERNAL. EKSTERNAL. STRENGTHS (S)
Tentukan 5-10 faktor kekuatan internal WEAKNESSES (W) Tentukan 5 – 10 faktor kelemahan internal OPPORTUNITY (O) Tentukan faktor peluang eksternal STRATEGI SO Ciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang STRATEGI WO Ciptakan strategi yang meminimalkan kelemahan untuk memanfaatkan peluang THEATHS (T) Tentukan 5 – 10 faktor ancaman eksternal STRATEGI ST Ciptakan strategi yang menggunakan kekuatan untuk mengatasi ancaman STRATEGI WT Ciptakan strategi yang meminimalkan kelemahan dan menghindari ancaman

51 FORCE FIELD ANALYSIS / ANALISIS MEDAN KEKUATAN (Kurt Levin) Force field Analysis (Analisis Medan Kekuatan), merupakan teknik mengidentifikasi dan menganalisis secara visual tentang tekanan / kekuatan (forces) yang mempengaruhi rencana perubahan dalam organisasi

52 ANALISIS MEDAN KEKUATAN
KONSEP DASAR ANALISIS MEDAN KEKUATAN DIPERGUNAKAN UNTUK MENGELOLA PERUBAHAN KEADAAN SEKARANG DILIHAT SEBAGAI EQUILIBRIUM SEMENTARA DALAM SETIAP MELAKUKAN PERUBAHAN TERDAPAT FAKTOR PENDORONG DAN FAKTOR PENGHAMBAT STRATEGI: DENGAN MEMPERKUAT PENDORONG DAN MEMPERLEMAH PENGHAMBAT

53 DIAGRAM MEDAN KEKUATAN
P E N G H A M B T P E N D O R G

54 TERIMA KASIH


Download ppt "PENGAMBILAN KEPUTUSAN (PMPK) (DIKLATPIM TINGKAT IV)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google