Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Disampaikan oleh: SEKRETARIS DIREKTORAT JENDERAL GIZI dan KIA pada RAKERKESDA 2012 JAWA TENGAH PENYELENGGARAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Disampaikan oleh: SEKRETARIS DIREKTORAT JENDERAL GIZI dan KIA pada RAKERKESDA 2012 JAWA TENGAH PENYELENGGARAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN."— Transcript presentasi:

1 Disampaikan oleh: SEKRETARIS DIREKTORAT JENDERAL GIZI dan KIA pada RAKERKESDA 2012 JAWA TENGAH PENYELENGGARAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN

2 LATAR BELAKANG BOK 1. Perbaikan status kesehatan masyarakat yang tidak signifikan dibandingkan dg kondisi sebelum terjadinya krisis ekonomi tahun Proporsi anggaran kesehatan APBD yang sangat kecil. 3. Pembiayaan untuk upaya promotif & preventif utamanya untuk operasional lapangan Puskesmas, sangat kecil. 4. Peran serta masyarakat dalam pembangunan kesehatan yang kurang sistematis dan kurang terarah. 5. Target-target MDGs perlu dipastikan tercapai di Tantangan dari kutub PTM semakin meningkat

3 REVIEW BOK 2011

4 REALISASI DANA TP BOK NASIONAL (cut off 26 Januari 2012) Sumber : Data SAU KEMENKEU URAIANALOKASIREALISASI% BOK904,555,000,000783,914,809,

5 TREND REALISASI DANA TP BOK (%)

6 % REALISASI DANA TP BOK PER PROPINSI

7 KAB/KOTA YANG BELUM ADA REALISASI 1.KAB. KEP MENTAWAI (SUMBAR) 2.KAB. PENAJAM PASER UTARA (KALTIM) 3.KAB. KUTAI KARTANEGARA (KALTIM) 4.KAB. LANNY JAYA (PAPUA) 5.KAB. LINGGA (KEPRI) 6.KAB. ANAMBAS (KEPRI)

8 KONDISI GEOGRAFIS : Jauhnya lokasi puskesmas dengan Dinkes Kab/Kota terutama di wilayah tengah dan timur Indonesia, menghambat pelaporan/penarikan dana & penyerahan POA. Tidak ada biaya transportasi dari Puskesmas ke DKK untuk verifikasi POA dan biaya dari DKK ke Kanwil DJPB atau KPPN. KPPN tidak satu lokasi dengan wilayah Dinkes Kab/Kota, (hanya ada 178 KPPN untuk 492 satker ) KENDALA/PERMASALAHAN

9 POLA KERJA : Dominasi program tertentu dalam penggunaan dana BOK. Ada beberapa Kab/Kota yg lebih m’utamakan program 2 yg menyerap APBD lebih dulu. Tuntunan / pendampingan kurang dilakukan DKK ke pada Puskesmas Dukungan dana operasional APBD ditarik unt digantikan oleh BOK Belum ada format standar dalam penyusunan POA dan laporan kegiatan BOK. KENDALA/PERMASALAHAN

10 SDM : Pemahaman administrasi keuangan TP-BOK. Keberanian bendahara hny smp pencairan UP Terbatasnya jumlah tenaga pengelola keu’an akibat penggabungan pengelolaan BOK dg Jamkesmas menjadi beban & membingungkan Beda persepsi terhadap Juknis BOK antara verifikator DKK dg Puskesmas Persyaratan pertanggung-jawaban yg dibuat rumit oleh DKK KENDALA/PERMASALAHAN

11 Permintaan perubahan Juknis BOK (1)  Kebutuhan daerah terhadap upaya di luar 6 prioritas terutama untuk daerah perkotaan, di mana upaya prioritas umumnya sudah ber- jalan baik dengan menggunakan sumber dana APBD  Kebutuhan spesifik daerah terhadap upaya di luar 6 prioritas seperti kasus jiwa di Aceh  Arahan Menkes : pelayanan kesehatan haji

12 Permintaan perubahan Juknis BOK (2)  Perjalanan dinas konsultasi Puskesmas ke DKK  Indikator evaluasi yang difokuskan ke unsur input, proses, dan output  Mulainya fokus pembinaan manajemen BOK ke arah pemanfaatannya pada perencanaan masyarakat

13 Permintaan perubahan Juknis (3) Barang Penunjang Upaya Kesehatan (max 10%)  Tahun 2011, pembelian bahan kontak dan pemeliharaan ringan banyak menimbulkan multipersepsi, karena batasan yang kurang jelas. Sehingga tahun 2012, bahan kontak dihilangkan, diganti dengan pembelian barang fisik yang tidak menimbulkan aset tetap.  Pembelian barang penunjang total max 10% dari alokasi BOK karena di dalamnya meliputi pemeliharaan ringan termasuk ongkos tukang, barang penunjang untuk penyuluhan dan barang fisik yang tidak menimbulkan aset tetap.

14 Juknis BOK Mekanisme Penyaluran Tugas Pembantuan Ruang lingkup6 upaya6 upaya + upaya kesehatan lain SasaranDinkes Kab/kota, Puskesmas, Pustu, Pusling, Poskesdes, Posyandu Ditambah Dinkes Provinsi Latar BelakangSPM, MDGs Ruang Lingkup1.Upaya kesehatan 2.Penunjang Yankes 3.Penyelenggaraan Manaj Puskesmas 4.Pemeliharaan ringan (max 5%) 1.Upaya kesehatan 2.Kegiatan Penunjang Upaya Kesehatan 3.Manajemen Puskesmas 4.Barang Penunjang Upaya Kes (max 10%)

15 Juknis BOK Kegiatan Konsumsi penyuluhanTidak bolehBoleh Transport rujukanBolehTidak Boleh PMT Bumil KEKTidak AdaAda ATK, Foto copi pengelolaan BOK Tidak BolehBoleh Pencetakan media KIETidak BolehBoleh Bea konsul ke Provinsi/Kab/KotaTidak BolehBoleh PengorganisasianTerpadu, sekretariat Jamkesmas dan BOK, dengan 1 SK Kadinkes Terpisah antara sekretariat Jamkesmas – BOK, dengan 1 SK Kadinkes

16 PELAKSANAAN BOK

17 Potensial Masalah Tahun 2012 Tingkat Pusat : Persepsi bahwa BOK hanya untuk program GiKIA Penyelenggaraan BOK dipandang sebagai tanggung jawab Ditjen GiKIA Kecenderungan untuk minta seluruh program unit disebut dalam juknis BOK untuk legitimasi penggunaan dana di Puskesmas Melihat masalah di masyarakat hanya dari sudut program masing-masing

18 Potensial Masalah Tahun 2012 Tingkat Provinsi : Tim Pengelola BOK belum dibentuk Sosialisasi BOK pada Kab/Kota terlambat Pembinaan BOK Kab yang fragmented Perbedaan persepsi antara pengelola BOK Kab dengan KPPN setempat tidak difasilitasi Kepatuhan petugas DKK untuk melaporkan realisasi keuangan sesuai SAI kurang dibina

19 Potensial Masalah Tahun 2012 Tingkat Kabupaten : SK Alokasi BOK per Puskesmas terlambat SK Pengelola Keuangan TP BOK terlambat Adanya revisi DIPA terkait penyesuaian jumlah Puskesmas Perbedaan persepsi antara pengelola BOK Kab dengan KPPN Kepatuhan petugas untuk melaporkan realisasi keuangan sesuai SAI Mutasi SDM terlatih pengelolaan Keuangan BOK APBD ditarik / dikurangi

20 Meningkatnya cakupan pelayanan kesehatan, utamanya upaya promotif dan preventif STRATEGIC INTENTION

21 CRITICAL SUCCESS FACTORS 1. PENYEDIAAN DANA BOK TEPAT WAKTU. 2. PENYALURAN DANA BOK KE SELURUH PUSKESMAS. 3. PEMANFAATAN DANA BOK SESUAI KAIDAH 4. PELAPORAN ADMINISTRASI KEUANGAN YANG TEPAT WAKTU & TEPAT MUTU

22 CSF 1: PENYEDIAAN DANA BOK TEPAT WAKTU KOMPONEN : a. PERENCANAAN DAN PENGANGGARAN KEGIATAN YANG SESUAI JADUAL SIKLUS PERENCANAAN (RKA SKPD SELESAI TEPAT WAKTU) b. SK MENTERI KESEHATAN TENTANG ALOKASI BOK PER KAB/KOTA DI AWAL TAHUN c. PENYIAPAN PERSYARATAN ADMINISTRATIF SATUAN KERJA PERANGKAT DAERAH YANG TEPAT WAKTU (SK KPA; PPK; dll) d. PERTEMUAN TINGKAT PROVINSI UNTUK SOSIALISASI, PELATIHAN, DAN PENYUSUNAN RENAKSI KABUPATEN e. REVISI ANGGARAN SEDINI MUNGKIN, BILA DIPERLUKAN

23 CSF 2: PENYALURAN DANA BOK KOMPONEN : a. RAKONTEK TINGKAT DKK (SOSIALISASI BOK, ARAHAN DKK TENTANG KEGIATAN PRIORITAS KABUPATEN, PENETAPAN TARGET KINERJA AKHIR TAHUN TIAP PUSKESMAS BERIKUT RENAKSINYA) b. PERTEMUAN KONSULTASI BERKALA 3 PIHAK (DKK, PUSKESMAS, KPPN) UNTUK PENYUSUNAN POA PUSKESMAS DAN USULAN PENCAIRAN DANA c. PENYALURAN DANA KE PADA PUSKESMAS

24 CSF 3: PEMANFAATAN DANA BOK KOMPONEN : a. RAKONTEK TINGKAT DKK (FOKUS TENTANG KEGIATAN PRIORITAS KABUPATEN DAN IMPLIKASINYA PADA RENAKSI PUSKESMAS, SERTA PENYUSUNAN POA PUSKESMAS) b. KOORDINASI KERJA LINTAS SEKTOR DI TINGKAT KABUPATEN DALAM RANGKA MENJAMIN KETERPADUAN KEGIATAN DAN DUKUNGAN BERBAGAI SUMBER DANA DAERAH c. PELAKSANAAN KEGIATAN PUSKESMAS SESUAI POA d. PELATIHAN KADER TERMASUK UNTUK SMD MASYARAKAT e. PENDAMPINGAN MASYARAKAT DALAM MMD / MUSRENBANG

25 CSF 4: PELAPORAN ADMINISTRASI KEUANGAN YANG TEPAT WAKTU & TEPAT MUTU KOMPONEN : a. RAKOR BERKALA DKK DAN PUSKESMAS b. BIMBINGAN /PENDAMPINGAN ADMINISTRATIF KEUANGAN PUSKESMAS c. PEMANTAUAN DAN PENGENDALIAN BERKALA KINERJA PUSKESMAS

26 PENYUSUNAN RKAKL TERPADU ANTAR LEVEL ADMINISTRASI KESEHATAN RAKERKESNAS (fokus prioritas) Pusat: MENU GENERIK Prov: MENU SPESIFIK LOKAKARYA PROVINSI DKK: USULAN RKA SKPD KETERPADUAN: - RKAKL PUSAT - RKAKL PROV - RKA SKPD

27 SUMBER PENDANAAN PUSKESMAS PUSKESMAS PROV PUSAT LAIN KAB/KOTA DUPLIKASI SINERGIS JAMPERSAL JAMKESMAS DEKON DAK APBD BOK PHLN CSR LOKMIN & POA PUSKKESMAS

28 PERAN MANAJEMEN KAB/KOTA 1. ANALISIS SITUASI KESMAS & PENETAPAN PRIORITAS MASALAH DAERAH 2. SOSIALISASI BOK & RAPAT KOORDINASI PERENCANAAN 3. PERTEMUAN KOORDINASI BERKALA DENGAN PUSKESMAS DAN KPPN / KANWIL DJPB SETEMPAT 4. PELATIHAN / PENDAMPINGAN SMD & MMD 5. MONITORING EVALUASI a. MONITORING EVALUASI KE PUSKESMAS &JAR, UKBM b. PENYUSUNAN PELAPORAN

29 PERAN MANAJEMEN PROVINSI 1. Analisis situasi kesmas wilayah 2. Menyusun menu province spesific upaya kesehatan 3. Rapat koordinasi perencanaan tingkat provinsi 4. Sosialisasi & pelatihan mgt BOK untuk Kab/Kota 5. Fasilitasi pembahasan anggaran Kab/Kota dg DJPB 6. Pembinaan dan Penggerakan Manajemen BOK Kabupaten/Kota 7. Monev penyelenggaraan BOK 8. Penyusunan Laporan

30 INDIKATOR MANAJERIAL INPUT : % PUSKESMAS MENERIMA DANA BOK PROSES : % PUSKESMAS YANG MELAKSANAKAN LOKMIN/BLN OUTPUT : 1. % PUSKESMAS YANG MENCAPAI SELURUH TARGET KERJA AKHIR TAHUN (TAPJA) 1. % ALOKASI DANA BOK YANG TERSERAP

31 Indikator audit Indikator Input % defisit anggaran POA dipenuhi oleh BOK % dana BOK yang dicairkan Dinkes Kab/Kota disalurkan kepada Puskesmas yang mengajukan surat permintaan uang Indikator Proses % dana BOK tersalurkan tepat waktu sesuai POA Indikator Output % dana BOK digunakan untuk upaya promotif dan preventif sesuai Lokmin % dana BOK di Dinkes Kab/Kota dimanfaatkan untuk pengelolaan BOK

32 JAMKESMAS Masyarakat Miskin JAMPERSAL Ibu hamil, Ibu bersalin, Ibu nifas, bayi baru lahir yang belum memiliki jaminan persalinan BOK Dinkes Prop. Dinkes Kab/Kota, Puskesmas&jaring annya, Poskesdes dan Posyandu Bansos (Transfer langsung dari kas negara) Tugas Pembantuan (TP) Sasaran Mekanisme Penyaluran ITEM Kuratif dan Reha bilitatif Promotif, Preven tif, Kuratif dan Rehabilitatif Promotif & Preven tif Kegiatan SPESIFIKASIJAMKESMAS-JAMPERSAL-BOK

33 PROGRAM UNGGULAN BOK JAM KES MAS JAM KES MAS JAM PER SAL JAM PER SAL PROMOTIF PREVENTIF PROMOTIF PREVENTIF KURATIF REHABILITATIF KURATIF REHABILITATIF KURATIF REHABILITATIF KURATIF REHABILITATIF 1.KIA & KB 2.IMUNISASI 3.GIZI 4.PROMOSI 5.KESLING 6.P’DALI PENY 1.KIA & KB 2.IMUNISASI 3.GIZI 4.PROMOSI 5.KESLING 6.P’DALI PENY 1.R. JALAN 2.R. INAP 3.GADAR 4.LINAKES 5.TRANSPORT 1.R. JALAN 2.R. INAP 3.GADAR 4.LINAKES 5.TRANSPORT 1.ANC 4X 2.LINAKES 3.PENANGANAN KOMPLIKASI 4.PNC & KN 3X 1.ANC 4X 2.LINAKES 3.PENANGANAN KOMPLIKASI 4.PNC & KN 3X KESEHATAN MASYARAKAT

34 SEKRETARIAT TIM PELAKSANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN TINGKAT PUSAT KEMENTERIAN KESEHATAN RI SETDITJEN BINA GIZI DAN KIA BLOK C LANTAI VIII RUANG 817 JL. HR. RASUNA SAID BLOK X KAV. 4-9 JAKARTA TELEPON: EXT 8217 FAKS: HOT LINE : (PROGRAM), (KEUANGAN) WEBSITE: (INFO BOK),

35

36 FOKUS UPAYA Sosialisasi BOK Tingkat Pusat (road show per unit eselon 1, Februari 2012) 2.Sosialisasi BOK Tingkat Provinsi (Feb – Maret) 3.Pelatihan TOT Manajemen BOK (Feb) 4.Pendampingan/penggerakan pelaksanaan BOK (Feb – Des) 5.Penyusunan Laporan Evaluasi BOK (per triwulan)


Download ppt "Disampaikan oleh: SEKRETARIS DIREKTORAT JENDERAL GIZI dan KIA pada RAKERKESDA 2012 JAWA TENGAH PENYELENGGARAAN DANA BANTUAN OPERASIONAL KESEHATAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google