Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGEMBANGAN KOLEKSI BAHAN PUSTAKA. PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH PENGEMBANGAN KOLEKSI PENGADAAN BAHAN PUSTAKA 1.Pendekatan Dalam Pengembangan.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGEMBANGAN KOLEKSI BAHAN PUSTAKA. PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH PENGEMBANGAN KOLEKSI PENGADAAN BAHAN PUSTAKA 1.Pendekatan Dalam Pengembangan."— Transcript presentasi:

1 PENGEMBANGAN KOLEKSI BAHAN PUSTAKA

2 PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH PENGEMBANGAN KOLEKSI PENGADAAN BAHAN PUSTAKA 1.Pendekatan Dalam Pengembangan Koleksi 2.Kebijakan Pengembangan Koleksi 3.Jenis Koleksi Perpustakaan 4.Alat Bantu Seleksi Pemilihan Bahan Pustaka 1.Pemilihan bahan Pustaka 2.Tatalaksana Pemilihan Bahan Pustaka 3.Tatalaksana Pemesanan Bahan Pustaka, Penerimaan dan Inventarisasi 4.Tata Laksana Tukar Menukar Bahan Pustaka 5.Tata Laksana Permintaan dan Pemberian Hadiah 6.Statistik Penambahan Buku

3 KOLEKSI adalah kumpulan data, informasi, pengetahuan, dan kebijaksanaan yang terekam dalam berbagai bentuk, baik tercetak (printed materials), seperti buku, surat kabar, majalah, dll. maupun elektronik (electronik resources), seperti CD, DVD, file, database, dll. PENGADAAN adalah kegiatan untuk mendapatkan sumber informasi yang telah dipilih untuk ditambahkan pada koleksi perpustakaan.`

4 PENGADAAN ATAU PENGEMBANGAN KOLEKSI MERUPAKAN SALAH SATU KEGIATAN SANGAT PENTING DI PERPUSTAKAAN. KOLEKSI PERPUSTAKAAN SANGAT MENENTUKAN APAKAH PERPUSTAKAAN KITA AKAN DIKUNJUNGI ATAU TIDAK. IBARAT SEBUAH TOKO, MAKA KOLEKSI ITU ADALAH BARANG DAGANGAN YANG AKAN DIJUAL. HARUS DIPILIH DAN DISELEKSI AGAR BENAR-BENAR SESUAI DENGAN KEBUTUHAN PENGGUNA (SISWA DAN GURU)

5 PENGEMBANGAN KOLEKSI Pendekatan Pengembangan Koleksi Visi dan misi lembaga (sekolah) Visi perpustakaan mengacu pada visi lembaga (sekolah) Konsep Framing Skala prioritas (penekanan pada visi dan misi lembaga) atau kebutuhan pengguna atau kompromi/gabungan keduanya. JANGAN SAMPAI KARENA PERSONAL INTEREST ATAU BISNIS ORIENTED.

6 Kebijakan Pengembangan Koleksi RELEVANSIKELENGKAPAN KEMUTAKHIRAN KERJASAMA Artinya aktivitas pemilihan dan pengadaan terkait dengan program pendidikan yang disesuaikan dengan kurikulum yang ada serta berorientasi kepada pemakai. Koleksi perpustakaan diusahakan terdiri dari buku teks untuk mata pelajaran dan bidang ilmu yang berkaitan erat dengan program yang ada dalam kurikulum. Kemutakhiran sumber informasi harus diupayakan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan Pelaksanaan kegiatan pengembangan koleksi melibatkan pihak-pihak yang berkepentingan, seperti kepala perpustakaan, petugas perpustakaan, siswa, guru, kepala sekolah, serta pihak yang mengadakan pembelian.

7 PERSYARATAN PEMILIHAN BUKU ISI BUKU Tidak bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945 dan peraturan lainnya Mampu mengembangkan sifat-sifat yang baik sesuai dengan tingkat perkembangan anak, terutama dari segi umur, jenis kelamin, tingkat kesukaran materi dan bahasa Dapat membantu mengembangkan minat dan bakat pribadi BAHASA Susunan kalimat baik dan bervariasi Pemakaian kata betul dan baik, serta edukatif Ungkapan-ungkapan menggunakan bahasa yang baik dan benar dan sesuai dengan kemampuan penguasaan bahasa murid CIRI FISIK BUKU Bentuk (ukuran) serasi dengan teks Kertas minimal tidak tembus pandang, tulisan terang dan mudah dibaca Penjilidan kuat, tidak menyulitkan pembaca dalam membuka halaman- halaman OTORITAS PENGARANG/PENERBIT OTORITAS PENGARANG meliputi: keahlian yang dimiliki pengarang, jenjang pendidikan yang didapat, buku bermutu yang telah dihasilkan. OTORITAS PENERBIT meliputi: jumlah buku yang telah diterbitkannya, kekhususan buku yang diterbitkan, kualitas buku yang diterbitkan. Misalnya penerbit Mizan (agama), Gramedia (umum dan perguruan tinggi), Penebar Swadaya (pertanian)

8 Jenis Koleksi Perpustakaan a.Buku Pengertian buku adalah terbitan yang membahas informasi tertentu disajikan secara tertulis sedikitnya setebal 64 halaman tidak termasuk halaman sampul, diterbitkan oleh penerbit atau lembaga tertentu, serta ada yang bertanggung jawab terhadap isi yang dikandungnya (pengarang). Buku Paket (buku wajib) BSE Buku Penunjang Buku Fiksi Buku Populer (Umum)

9 b. KOLEKSI REFERENS Koleksi referens sebenarnya juga dalam bentuk buku, yang membedakan dengan buku adalah isi dan cara penyusunannya. Isi buku referens tidak mendalam dan kadang- kadang hanya memuat informasi tertentu saja seperti arti kata. Tidak perlu dibaca secara keseluruhan, cara penyusunannya berbeda dengan susunan buku

10 c. BP Serial (Terbitan Berkala)  Majalah biasanya diterbitkan secara periodik (mingguan, bulanan, dll). Berdasarkan isi majalah populer, semi populer dan ilmiah/jurnal  Koran diterbitkan setiap hari.  Tabloid merupakan terbitan seperti koran tetapi ukurannya adalah separoh dari ukuran koran, biasanya terbit secara mingguan atau bahkan dua mingguan

11 d. Bahan Mikro  Bahan mikro adalah koleksi berasal dari alih media dari buku kedalam bentuk mikro seperti mikro film dan mikro fice (carik mikro)  Mikro film pada umumnya berbentuk rol dan carik mikro berbentuk lembaran.  Koleksi mikro hanya bisa dibaca dengan alat bantu yaitu micro reader (alat baca bahan mikro).

12 f. BAHAN PANDANG DENGAR (AUDIO VISUAL) (AUDIO VISUAL) Bahan pandang dengan memuat informasi yang dapat ditangkap secara bersamaan oleh indra mata dan telinga.

13 Alat Bantu Seleksi Pemilihan Bahan Pustaka BUKU Katalog Penerbit Katalog Penerbit Tinjauan Buku Daftar Buku IKAPI Bibliografi Nasional Indonesia

14

15 SELEKSI BAHAN PUSTAKA Personalia yang melakukan seleksi: Pustakawan Guru Kepala sekolah Pimpinan di organisasi induk, Pengawas Sekolah Prinsip seleksi - BP untuk menunjang lembaganya - BP yang diinginkan pengguna - BP berisi bahan hiburan dan rekreasi

16 Pengadaan bahan pustaka di lingkungan perpustakaan: 1.Pemilihan bahan Pustaka 2.Tatalaksana Pemilihan Bahan Pustaka 3.Tatalaksana Pemesanan Bahan Pustaka, Penerimaan dan Inventarisasi 4.Tata Laksana Tukar Menukar Bahan Pustaka 5.Tata Laksana Permintaan dan Pemberian Hadiah

17 PEMILIHAN BAHAN PUSTAKA Bahan pustaka harus dipilih dan disesuaikan dengan keperluan pemakai dan menurut skala prioritas yang telah ditetapkan.

18 TATALAKSANA PEMESANAN BAHAN PUSTAKA Form Usulan Buku Penambahan Eks. Verifikasi ? ADA Daftar Pesanan BUKU TIDAK ADA Daftar Adendum TOKO BUKU / VENDOR / REKANAN PIMPINAN (Kebijakan/relevansi/ anggaran, dll)

19 TATALAKSANA PENERIMAAN BAHAN PUSTAKA Faktur / Surat Pengantar / Invoice PERIKSA FISIK DAN KELENGKAPAN BUKU Verifikasi ? Toko / Rekanan Tidak TANDA TANGAN PROSES PENGADAAN Ya

20 TATALAKSANA INVENTARISASI BAHAN PUSTAKA BUKU INDUK 1.Nomor urut buku 2.Tanggal 3.Nomor induk (sebaiknya dengan numerator) 4.Pengarang 5.Judul 6.Edisi dan tahun 7.Penerbit 8.Sumber (hadiah atau pembelian) 9.Harga 10.Keterangan (bahasa, suplemen CD, Kaset, Video, Film Strip dan sebagainya

21 Sebagai daftar inventaris koleksi perpustakaan Mengetahui jumlah koleksi perpustakaan Mengetahui jumlah judul buku yg hilang Mengetahui jenis koleksi menurut bahasa, pembelian, hadiah dan tukar menukar. FUNGSI BUKU INDUK

22 1. Stempel Muka “MILIK PERPUSTAKAAN SEKOLAH....” STEMPEL / CAP MILIK PERPUSTAKAAN SMK NEGERI BANDUNG PERPUSTAKAAN SMKN 1 SEMARANG PERPUSTAKAAN SMK NEGERI SOLO Jl Kode Buku No. Reg. : Tanggal : Jumlah : 2. Stempel sisi samping “PERPUSTAKAAN SEKOLAH...” 3. Stempel Inventaris

23 0001B B B B H12  Setiap buku memiliki satu nomor induk  Jumlah digit proporsional terjangkau oleh pembacaan alat scanner  Nomor induk BERBEDA dengan nomor inventaris barang (pemerintah)  Nomor induk BERBEDA dengan nomor label/punggung buku SISTEMATIKA PENOMORAN (7 digits): - NOMOR URUT BUKU : 4 digits - ASAL BUKU : 1 digits - TAHUN : 2 digits NOMOR INDUK/REGISTRASI

24 TUKAR MENUKAR BAHAN PUSTAKA Buku yang tidak diperlukan atau jumlah eksemplar yang terlalu banyak. Sebelum ditawarkan, buku ditarik dan dikeluarkan dari inventaris Menyusun daftar penawaran Mengirimkan penawaran kepada perpustakaan lain yang menjalin kerjasama. Disebutkan syarat-syarat penukaran, misalnya bahan apa yang diinginkan, ongkos kirim dan sebagainya. Perpustakaan penerima memilih bahan yang diperlukannya Setelah kedua perpustakaan ini menerima bahan yang ditukarkan, maka masing-masing mengolahnya sesuai tata laksana inventarisasi.

25 PENGADAAN BUKU HADIAH Pengadaan buku melalui hadiah yang diperoleh dari perseorangan atau lembagaPengadaan buku melalui hadiah yang diperoleh dari perseorangan atau lembaga Keuntungan: diperoleh secara cuma-cumaKeuntungan: diperoleh secara cuma-cuma Kelemahan : isi sesuai/tidak sesuai dengan misi sekolahKelemahan : isi sesuai/tidak sesuai dengan misi sekolah

26 CARA PENGADAAN HADIAH Hadiah atas permintaan Hadiah tidak atas permintaan

27 PENGADAAN TERBITAN BERSERI Terbitan berseri/ serial adalah publikasi yang diterbitkan bagian demi bagian dengan memberikan tanda secara numeric/kronologis dengan jangka waktu yg tidak ditentukan. Mis. : majalah, warta, bulletin, jurnal, surat kabar, prosiding.

28 Pihak-pihak yang berwenang melakukan seleksi: Kepala Sekolah, Wakil Kepala Sekolah, Guru Siswa. Pengawas

29 PRINSIP PEMILIHAN TERBITAN BERSERI Menunjang system lembaganya Keinginan/kebutuhan pengguna Bahan hiburan dan rekreasi

30 KRITERIA PENGADAAN Judul disesuaikan dengan program lembaga Judul disesuaikan dengan tingkatan pengguna Terbitan berkala terkenal di bidangnya Penerbit cukup dikenal di bidangnya Harga berlangganan proporsional

31 PENGADAAN PEMBELIAN Melalui penerbit langsung Melalui penyalur setempat, importer atau toko buku Melalui keanggotaan suatu perkumpulan Melalui penyalur khusus terbitan berkala ke luar negeri Faktur, pembayaran dan pembaruan berlangganan

32 PENGADAAN BP NON BUKU Jenis bahan non buku : Rekaman suara Gambar hidup Bahan grafika Bahan kartografi Bentuk mikro Sumber daya elektronik

33 PERAWATAN BAHAN PUSTAKA melestarikan kandungan informasi bahan pustaka dengan alih bentuk menggunakan media lain seperti bentuk aslinya Reproduksi bahan pustaka Penjilidan dan laminasi Pencegahan faktor-faktor perusak

34 STOCK OPNAME Pemeriksaan kembali koleksi yang dimiliki. Metode  Menggunakan daftar pengadaan  Menggunakan daftar nomor induk  Menggunakan program komputer (daftar koleksi) Tujuan: Untuk mengetahui apakah koleksi ada yang hilang, rusak atau salah tempat.

35 Penyiangan bahan pustaka pengeluaran atau menarik dari rak peminjaman Faktor-faktor:  Isi out of date  Fisik tidak layak  Isi bertentangan dengan kebijakan atau perundang-undangan pemerintah  daya muat ruang

36 PENUGASAN Membuat Kebijakan Pengembangan Koleksi, dengan kerangka penulisan sebagai berikut: Visi lembaga (sekolah) Visi perpustakaan Analisis kebutuhan pengguna (siswa dan guru, jenjang SD, SMP, SMA, usia, kurikulum, pengembangan diri, minat, bakat, hobby, dan lain-lain) Analisis isi, bahasa, pengarang, penerbit, format, harga. Pihak-pihak yang terlibat dalam pengembangan koleksi Alat bantu seleksi Pengadaan koleksi (jumlah judul, eksemplar, anggaran, tatacara pengadaan dan penerimaan koleksi, dll.) Stock opname Weeding (penyiangan)

37


Download ppt "PENGEMBANGAN KOLEKSI BAHAN PUSTAKA. PENGEMBANGAN KOLEKSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH PENGEMBANGAN KOLEKSI PENGADAAN BAHAN PUSTAKA 1.Pendekatan Dalam Pengembangan."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google