Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Homologi Urutan Nukleotida DNA Mitokondria pada Fragmen D-Loop dari Lapisan Endoderm Adritia Suci Wijayanti 10506103 Adritia Suci Wijayanti 10506103 Pembimbing:

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Homologi Urutan Nukleotida DNA Mitokondria pada Fragmen D-Loop dari Lapisan Endoderm Adritia Suci Wijayanti 10506103 Adritia Suci Wijayanti 10506103 Pembimbing:"— Transcript presentasi:

1 Homologi Urutan Nukleotida DNA Mitokondria pada Fragmen D-Loop dari Lapisan Endoderm Adritia Suci Wijayanti Adritia Suci Wijayanti Pembimbing: Achmad Saifuddin Noer, Ph.D Pembimbing: Achmad Saifuddin Noer, Ph.D 1/20

2 Agenda Presentasi More Free PowerPoint Templates at SmileTemplates.com 26/05/10Seminar Tugas Akhir Pendahuluan Metode Hasil Pembahasan Kesimpulan 2/20

3 Pendahuluan Pengungkapan kasus kriminal  forensik  DNA Belum dilaporkan ada tidaknya perbedaan urutan nukleotida mtDNA pada berbagai jaringan. 3/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

4 Tujuan Menganalisis homologi urutan nukleotida DNA mitokondria pada fragmen D-Loop dari lapisan endoderm pada 2 jaringan, yaitu usus halus dan pankreas yang berasal dari satu individu. 4/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

5 Embriogenesis 5/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

6 DNA Mitokondria 6/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

7 Heteroplasmi Heteroplasmi disebabkan laju mutasi tinggi. Pada daerah pengode dan daerah yang tidak mengode. Heteroplasmi berupa variasi panjang: HVSI T16189C  poli-C [Bendall et al.,1995] HVSII pada posisi 66 dan 246  poli-G [Cavalier et al., 2000]. Dapat menguntungkan dan merugikan dibidang forensik. 7/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

8 Metode Sampel Templat DNA Fragmen hasil PCR Elektroforegram Perbandingan urutan nukleotida 8/20 PCR Sequencing Elektroforesis Lisis Analisis in silico 26/05/10Seminar Tugas Akhir

9 Kondisi PCR 94°C 94°C 72°C 72°C 5:00 1:00 1:00 4:00 50°C 4°C 1:00 ̴̴ denaturasi annealing elongasi Primer Urutan (5’  3’) PosisiUkuran M-1CACCATTAGCACCCAAACTL – nt HV2RCTGTTAAAAGTGCATACCGCCH nt 9/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

10 Sequencing Terminasi DNA polimerase melalui penambahan ddNTP yang kehilangan gugus hidroksi pada karbon 3’ dari gula ribosa. DNA polimerase tidak dapat membentuk ikatan fosfodiester antara dNTP sebelumnya dengan ddNTP. [Sanger et al., 1977]. 26/05/10Seminar Tugas Akhir 10/20

11 Tahap Sequencing Denaturasi templat DNA Penempelan primer (annealing) Polimerisasi Terminasi oleh ddNTP yang telah diberi senyawa fluororesent Elektroforesis 11/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

12 12/20

13 1419 pb ± 0,9 kb 517 pb 397 pb 214 pb marker + Usus halus pankreas - Hasil elektroforesis 13/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

14 Elektroforegram 14/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

15 Analisis hasil sequencing 15/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

16 Perbandingan antar jaringan Tidak ada perbedaan urutan nukleotida antara usus halus dengan pankreas. 16/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

17 Perbandingan Sampel dengan rCRS NoUsus HalusPankreas 1T16519C 2C16189T 3A16183C 4T16172C 5C16168T 6C16111T 7T310TC 8A263G 9C253T 10T152C 11C132T 12A73G 17/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

18 Pembahasan Sampel usus halus dan pankreas individu A: tidak ada perbedaan urutan nukleotida. Individu A: tidak ada perbedaan urutan nukleotida antar jaringan pada lapisan mesoderm [Unwakoly,2010]. Individu B: perbedaan urutan nukleotida pada lapisan mesoderm dan endoderm [Yuniarti, 2009] dan pada lapisan ektoderm [Masykura, 2009]. Tidak ada mutasi saat pembentukan lapisan embrionik pada individu tertentu. 18/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

19 Pembahasan rCRS  9 C dan 1 T pada posisi Perubahan urutan nukleotida T16189C  poli-C 10 basa [Faika, 2006] Perubahan urutan nukleotida A16183C, T16189C, dan A16194C  poli-C 12 basa. Adanya sub populasi (heteroplasmi) menyebabkan tidak terbacanya urutan nukleotida setelah poli-C. 19/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir

20 Kesimpulan Diperoleh homologi 100% urutan nukleotida antara sampel usus halus dan pankreas pada individu A. Terdapat 12 perbedaan urutan nukleotida antara sampel dengan rCRS. Kedua sampel termasuk heteroplasmi 20/20 26/05/10Seminar Tugas Akhir


Download ppt "Homologi Urutan Nukleotida DNA Mitokondria pada Fragmen D-Loop dari Lapisan Endoderm Adritia Suci Wijayanti 10506103 Adritia Suci Wijayanti 10506103 Pembimbing:"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google