Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Karya Ilmiah 11 buku 205 karya ilmiah CURICULUM VITAE 2014

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Karya Ilmiah 11 buku 205 karya ilmiah CURICULUM VITAE 2014"— Transcript presentasi:

1 Karya Ilmiah 11 buku 205 karya ilmiah CURICULUM VITAE 2014
Nama : Prof Dr Suhartono Taat Putra, dr, MS Pangkat/Golongan : Pembina Utama / IVe Alamat : Jl Rungkut Menanggal Harapan Blok X No 11 Surabaya Telepon : R: K: Hp PIN : Institusi : Fakultas Kedokteran Unair-RSUD Dr Soetomo Pekerjaan : Dosen FK, FKp Unair, Prodi Batra Unair Dosen Program Pascasarjana Unair JabatanAkademik : Profesor Patologi FK Unair Pendidikan Lulus dokter 1980 Lulus Magister 1984 Lulus Doktor 1990 Pendidikan Tambahan Course of Cancer Immunology di UK, 1988 Postdoct in genetic engineering di USA, 1992 Molecular Epidemiology on Breast Cancer di USA, 1992 Tugas Tambahan Dewan Pakar Gramik FK Unair Ketua Kelompok Studi Biologi Molekuler & Psikoneuroimunologi FK Unair Ketua Divisi Patobiologi Departemen Patologi Anatomi FK Unair Pendiri & Ketua Umum Pengurus Pusat Perhimpunan Patobiologi Indonesia. Pendiri & Ketua (– 2012) Perhimpunan Psikoneuroimunologi Indonesia Tim Pendiri & Dewan Ilmiah Asosiasi Sel Punca Indonesia (ASPI) Ketua Komtek Kesehatan-Obat Dewan Riset Nasional (DRN) Kemenristek RI Tim Pendiri & Ketua Umum Masyarakat Neurosains Indonesia = MNI (Indonesia Neuroscience Society = INS) Karya Ilmiah 11 buku 205 karya ilmiah

2 Suhartono Taat Putra email taatputra@yahoo.com HP 08123031875
PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA MENUJU INDONESIA SEJAHTERA BERDAULAT - BERMARTABAT Suhartono Taat Putra HP Ketua Komtek Kesehatan dan Obat Dewan Riset Nasional Kemenristek RI Ketua Umum PP Masyarakat Neurosain Indonesia (MNI) Ketua Divisi Patobiologi Dep PA FK Unair

3 Kejadian “di luar batas” sering terjadi di Indonesia.
FENOMENA Kejadian “di luar batas” sering terjadi di Indonesia. Semua kejadian tersebut sebagai cermin perilaku bangsa Indonesia yang menjadi korban perang “neocortex” atau “asimetri” Sebagian besar Bangsa Indonesia telah kehilangan Karakter, Integritas dan Wawasan Kebangsaan

4 PERJALANAN BANGSA INDONESIA
Era Soekarno: Character & Nation Building Era Soeharto: Fokus ekonomi menuju “era mapan semu” Era Reformasi: bebas dan arah yg perlu diperjelas. Bangsa Indonesia mengalami perang asimetri (neokorteks) Era Jokowi-JK: bebas terarah menuju Indonesia hebat SANGAT MEMPENGARUHI KUALITAS KARAKTER BANGSA

5 ALUR PIKIR OTAK NORMAL OTAK SEHAT MANUSIA BERKARAKTER
BANGSA BERKARAKTER BANGSA UNGGUL BERMORAL INDONESIA SEJAHTERA BERDAULAT-BERMARTABAT

6 OTAK NORMAL DAN OTAK SEHAT
Otak normal adalah otak yang tidak menunjukkan kelainan secara neuromorfofungsi Otak sehat adalah otak normal yang mampu berkinerja menjadikan dirinya bermanfaat bagi yang lain dan mampu menyejahterakan alam seisinya (neurobehavior). Ibarat komputer Hardware-sofware handal dapat untuk mengakses (1) situs positif dan (2) situs negatif Otak Sehat membimbing pengguna komputer untuk mengakses situs positif

7 OTAK SEHAT Perilaku sehat Selalu dzikir Jujur Disiplin Kerja keras
Pemberani Bertanggung jawab Cerdas Teguh, Pantang menyerah Percaya diri Sulit marah Mudah memaafkan Tinggi budi Rendah hati Loyal Sportif Dll Perilaku sehat Menyejahterakan alam seisinya Modifikasi Tono (Koni)

8 ANATOMI OTAK Pre frontal cortex
Semua Orang Tua, Guru-Dosen, Pemangku Kepentingan harus memberdayakan pre frontal cortex

9 PREFRONTAL CORTEX Through evolution, humans have acquired 'higher' cognitive skills — such as language, reasoning and planning — and complex social behaviour.

10 KONEKTIVITAS PREFRONTAL DG BAGIAN OTAK YG LAIN
Bila Prefrontal cortex terberdayakan secara optimal melalui pendidikan maka semua pusat di otak akan terkelola sesuai fitrah manusia yang mampu menjadikan diri bermanfaat bagi yang lain, rahmatan alamin (otak sehat).

11 Tetap termotivasi untuk hidup produktif
Apa persepsi yang terbangun di benaknya? Tetap termotivasi untuk hidup produktif

12 IMAN-RELIGIUSITAS-SPIRITUALITAS
(sabar, sulit marah, mudah memaafkan, syukur nikmat, jujur, rendah hati, tinggi budi, empati, disiplin, kerja keras, dll) Iman Religiusitas (tertib menjalankan ritual sesuai agama yg diyakini) Perbaikan religiusitas seharusnya memperbaiki spiritualitas. Fakta tidak demikian Kesehatan Otak terganggu or Teknologi Pembelajaran (?)

13 DRN KEMENRISTEK RI – MNI - KKNS BP RSIJ
Pada tanggal 21 Mei 2012 mendeklarasikan DASA WARSA OTAK INDONESIA ( )

14 MEWUJUDKAN PERILAKU BERKEPRIBADIAN DAN BERKEBUDAYAAN
Peran Orang Tua (GB anaknya) untuk menanamkan nilai : kebersamaan, kejujuran, disiplin empati, bahagia atas keberhasilan yg lain, saling berbagi dan menghargai dg penuh kasih sayang (fondasi moral, implikasi dzikir) KELUARGA Peran Guru-Dosen sebagai figur teladan Struktur Kurikulum SD-SMP-SMA : Pendidikan moral menuju ilmu pengetahuan. Perguruan Tinggi: pendidikan Ilmu unggul yang memantabkan moral sehingga enghasilkan lulusan unggul bermoral INSTITUSI PENDIDIKAN Peran Pemangku kepentingan yg penuh keteladanan Common values (nilai bersama) Mekanisme sosial kontrol Menciptakan lingkungan kondisif bagi kehidupan bermartabat MASYARAKAT Pendidikan di keluarga, di Paud, SD dan Sekolah menengah yg menghasilkan SDM bermoral dan berbudaya luhur Indonesia merupakan amanah orang tua & Kemenbuddikdasmen RI Pendidikan untuk membina keunggulan yg bermoral luhur Indonesia adalah amanah KemenDikti-Ristek RI Modifikasi slide Lala, 2014

15 IQ EI SI AI MI KECERDASAN OTAK SEHAT
Kecerdasan Intelektual Kecerdasan Emosional Kecerdasan Spiritual Kecerdasan Adversitas Kecerdasan Ganda

16 IQ KECERDASAN MAJEMUK Linguistik Matematis logis Spasial Kinestetis
Musikal Interpersonal Intrapersonal Naturalis Spiritual Eksistensial IQ KECERDASAN MAJEMUK

17 pelanggaran semakin lengkap
Pembelajaran pelanggaran semakin lengkap

18 Ketika cinta bertasbih Cinta yang saling melengkapi atas kekurangan dan saling membutuhkan untuk menjadikan fungsi sempurna agar hidup semakin bermanfaat FENOMENA

19 PENELITIAN MENJADIKAN SDM UNGGUL BERMORAL
Ristek dan Dikti dalam satu Kementerian harus menghasilkan paradigma baru. Model berpikir yg menjadikan proses meneliti mampu membina karakter jujur, disiplin, kerja keras, kritis, kreatif, inovatif dan penemu Iptek-Humaniora baru (SDM Unggu bermoral yg berdaya saing tinggi)

20 GAYA HIDUP SEHAT (Guang, 2002)
Makan bila lapar n berhenti makan sebelum kenyang Berolahraga teratur tepat dosis Tidak merokok Tidak minum alkohol Berpikir-berperasaan positif (pandai mengambil hikmah) menjadikan manusia hidup tenang Gaya hidup demikian akan menurunkan kejadian hipertensi 55%, stroke-PJK 75%, DM 50%, Kanker 35% dan usia rerata naik 10 th tanpa mengeluarkan uang namun perlu otak sehat

21 Perjalanan hidup manusia.
Datang, berbuat mencari ridho Allah dan kembali dengan tenang di jalan Allah.

22 TANTANGAN KEHIDUPAN BANGSA INDONESIA
Tantangan Eksternal, berupa arus gelombang Globalisasi dan pertarungan antar ideologi melalui media massa (perang Asimetri=Neokorteks) Tantangan Internal yang bersumber dari keragaman kebudayaan, suku, agama dan ras Penghayatan nilai Pancasila yang melemah akibat dari ketidakmampuan mengelola 2 tantangan tsb telah menghasilkan “model mental” baru yg tdk sesuai dg karakter bangsa Indonesia

23 Pengembangan “Model Mental”
Gejala EVENT 10 % ADAPTASI BEHAVIOUR PATTERN REFRAMING SYSTEM STRUCTURE INNOVASI 90 % REDESIGN AKAR MASALAH GENERATIF RETHINKING MODEL MENTAL Slide Lala K, 2014

24 Mode yg meluas di kalangan remaja Berjilbab dg celana ketat

25 Terbentuk Model “Mental Baru”

26 MODEL MENTAL BARU Segala cara dilakukan untuk mencapai tujuan
Iri bila teman berhasil Si kuat melibas si lemah Penyelesaian masalah meninggalkan nalar Si kaya meninggalkan si miskin Nilai luhur moral semakin dilupakan Amanah kelebihan menjadikan diri takabur Martabat orang berdasar kekayaan materi Semua perbuatan manusia sbg ekspresi “ penyakit hati ”

27 ISTILAH JATIDIRI (KARAKTER)
Istilah “jatidiri” (karakter) telah ditulis dalam Lontar Arjuna Wiwaha oleh Mpu Kanwa abad ke-9, untuk melukiskan karakter Prabu Airlangga. Ring ngambeki yoga musuh mapare, ring hati tenggonie tan madoh ring awak, apan nikan manusa jati ngaranie” “Jika ingin menguasai ilmu pengetahuan, maka akan muncul musuh besar dalam diri sendiri, tempatnya tidak jauh dari tubuh karena ada dalam hati, dan manusia yang terbaik adalah manusia yang memiliki jatidiri”. excellence with morality

28 PEMBANGUNAN KARAKTER BANGSA
Bangsa Indonesia sebagai korban perang neokorteks yg memanfaatkan piranti pengelolaan negara (Pancasila, UUD’45, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika) telah membentuk “model mental baru”. “Model mental baru” yg tidak sesuai dengan karakter Indonesia tsb harus dikembalikan ke model mental Indonesia melalui penataan kembali piranti pengelolaan negara. Pancasila sebagai falsafah negara UUD’45 sebagai soko guru negara NKRI sebagai atap dan dinding negara Bhineka Tunggal Ika sebagai penghuni negara

29 JATI DIRI KONTEKS KEINDONESIAAN
SEMUA NILAI YG TERDAPAT DALAM PANCASILA Nilai itu meliputi : 1. Ketuhanan yang maha Esa, 2. Kemanusiaan yang adil dan beradab, 3. Persatuan Indonesia, 4. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan, dan 5. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

30 ARTI JATIDIRI (KARAKTER)
JATIDIRI BANGSA merupakan satu kekuatan bangsa yang berakar dari bangsa itu, menjadi identitas, karakter, atau ciri bangsa itu, sebagai modal dasar bagi satu bangsa untuk membangun diri untuk menjadi bangsa yang sejahtera berdaulat. ARTI JATIDIRI (KARAKTER) Jatidiri sebagai kekuatan jiwa (the power of mind) manusia yang terdiri dari sifat, semangat, kepribadian, moralitas, akhlak, dan keyakinan, yang merupakan hasil proses belajar dalam waktu yang panjang, dan muncul dalam ekspresi dan aktualisasi diri, serta dalam pola perilaku berkehidupan, bermasyarakat, dan berbudaya. excellence with morality

31 STRATEGI MENYEHATKAN OTAK INDONESIA
Terapkan Hukum dengan Tegas dan Adil bagi otak normal yang melanggar hukum Revitalisasi Orang-Tua, Guru-Dosen dan Pemangku Kepentingan dalam mendidik berdasar falsafah Ki Hajar Dewantoro, yang bermaterikan nilai luhur Pancasila, UUD’45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika untuk membina Otak Sehat Indonesia

32 REVITALISASI PERAN (ORANG TUA, GURU-DOSEN, DAN PEMANGKU KEPENTINGAN)
Peran Orang Tua dalam meletakkan fondasi moral kepada anak agar menjadi insan berbudi luhur; Peran Guru-Dosen dalam memantabkan fondasi moral dan membina keunggulan siswa-mahasiswa agar menjadi insan bermoral yang unggul; Peran para pemangku kepentingan dalam menciptakan lingkungan yang kondusif untuk memantabkan dan mengembangkan “model mental Indonesia” untuk Indonesia sejahtera berdaulat.

33 OTAK SEHAT INDONESIA SDM OSI Bangga menjadi bangsa Indonesia Menjunjung tinggi bahasa Persatuan , bahasa Indonesia Cinta tanah air dan budaya Indonesia Empati terhadap penderitaan bangsa Indonesia Bahagia melihat keberhasilan bangsa Mengedepankan kepentingan negara Menduniakan karakter Indonesia, dsb.

34 KONDISI BANGSA INDONESIA
SDM (ONI) SDA (Kekayaan alam) GEOGRAFI (strategis) SDM (OSI) MENJADIKAN INDONESIA SEJAHTERA BERDAULAT-BERMARTABAT

35 PARADIGMA BARU (KemenDikti-Ristek)
Membina-mantabkan SDM Unggul-Bermoral-Bermartabat melalui penelitian yang mendunia (Revolusi Mental)

36 SIMPULAN Manusia hidup perlu otak normal Revitalisasi peran Orang Tua, Guru-Dosen dan Para Pemangku kepentingan sangat diperlukan untuk membentuk Otak Sehat Penataan kembali fungsi Pancasila, UUD’45, NKRI dan Bhineka Tunggal Ika dalam penyehatan otak Indonesia sangat mendasari pembinaan karakter Bangsa Indonesia Otak sehat akan menyehatkan perilaku yang mampu menyejahterakan alam seisinya Otak sehat Indonesia meningkatkan kualitas bangsa unggul bermoral dan berdaya saing tinggi, yang menjadikan bangsa Indonesia sejahtera berdaulat dan bermartabat yg mendunia.

37 Terima Kasih


Download ppt "Karya Ilmiah 11 buku 205 karya ilmiah CURICULUM VITAE 2014"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google