Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

ZAKAT DAN PAJAK Oleh: Adli. Banyak orang berusaha menyamakan antara zakat dan pajak, sehingga konsekwensinya ketika seseorang sudah membayar pajak maka.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "ZAKAT DAN PAJAK Oleh: Adli. Banyak orang berusaha menyamakan antara zakat dan pajak, sehingga konsekwensinya ketika seseorang sudah membayar pajak maka."— Transcript presentasi:

1 ZAKAT DAN PAJAK Oleh: Adli

2 Banyak orang berusaha menyamakan antara zakat dan pajak, sehingga konsekwensinya ketika seseorang sudah membayar pajak maka gugurlah pembayaran zakatnya. Sementara sebagian yang lain menolak bahwa zakat sama dengan pajak.

3 Persamaan Zakat dan Pajak  Bersifat wajib dan mengikat atas harta penduduk suatu negeri, apabila melalaikannya terkena sanksi.  Zakat dan pajak harus disetorkan kepada lembaga resmi agar tercapai efisiensi penarikan keduanya dan alokasi penyalurannya. Dalam pemerintahan Islam zakat dan pajak dikelola oleh negara.  Tidak ada ketentuan memperoleh imbalan materi tertentu di dunia.  Dari sisi tujuan ada kesamaan keduanya yaitu untuk menyelesaikan problem ekonomi dan mengentaskan kemiskinan yang terdapat di masyarakat.

4 Perbedaan Zakat dan Pajak  Dari segi Nama. Zakat berarti bersih, bertambah, dan berkembang. Sedangkan Pajak berarti Utang/Pajak/Upeti.  Dari segi Dasar Hukum. Zakat berdasar Al-quran dan Sunnah. Sedangkan Pajak berdasar Undang- Undang.  Dari segi Nishab dan Tarif. Zakat ditentukan oleh Allah (bersifat mutlak). Sedangkan Pajak ditentukan negara (bersifat relatif).  Dari segi Sifat. Zakat adalah kewajiban bersifat tetap dan terus menerus. Sedangkan Pajak adalah kewajiban sesuai dengan kebutuhan dan dapat dihapuskan.

5  Dari segi Subjek. Zakat subjeknya muslim. Sedangkan Pajak adalah warga negara  Dari segi Objek Alokasi Penerima. Zakat adalah tetap yaitu 8 golongan. Sedangkan Pajak adalah untuk dana pembangunan dan anggaran rutin.  Dari segi Harta yang Dikenakan. Zakat adalah harta produktif. Sedangkan Pajak adalah semua jenis harta.  Dari segi Syarat Ijab Kabul. Zakat adalah disyaratkan. Sedangkan Pajak tidak disyaratkan.  Dari segi Imbalan. Zakat adalah pahala/surga dan keberkahan harta. Sedangkan Pajak adalah tersedianya barang dan jasa publik.

6  Dari segi Sanksi. Zakat adalah Allah dan pemerintah Islam. Sedangkan Pajak dari negara.  Dari segi Motivasi Membayar. Zakat adalah keimanan dan ketakwaan kepada Allah. Sedangkan Pajak adalah kepatuhan dan ketakutan pada negara dan sanksinya.

7 KAITAN ZAKAT DAN PAJAK  UU No. 38 Tahun 1999 Tentang Pengelolaan Zakat (pasal 14 ayat (3)), Dikatakan: “Zakat yang telah dibayarkan kepada BAZ atau LAZ dikurangkan dari laba/pendapatan sisa kena pajak dari wajib pajak yang bersangkutan sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku”

8  UU No. 17 Tahun 2000 Tentang Pajak Penghasilan (Pasal 9 ayat (1) poin g), dikatakan: “Zakat atau penghasilan yang nyata-nyata dibayarkan oleh wajib pajak pribadi muslim dan atau wajib pajak badan dalam negeri milik muslim kepada BAZ atau LAZ yang dibentuk atau disahkan oleh pemerintah”

9 SISTEM PERPAJAKAN DI INDONESIA  Self Assesment System  With Holding System  Stelsel Campuran.

10 SIAPA WAJIB PAJAK PPh ?  Rumusnya: WP = Subjek Pajak + Objek Pajak Subjek Pajak : Orang Pribadi, Badan, Warisan yang Belum Terbagi, dan BUT Objek Pajak : Penghasilan.

11 Penghasilan Orang Pribadi ?  Dari Bekerja (gaji dalam bentuk apapun)  Dari Pekerjaan Bebas (Dokter, Pengacara, Notaris, dll).  Dari Usaha (Laba Usaha).  Dari Modal (Bunga, Sewa, Dividen, Royalti, dll).  Dari lain-Lain (Hadiah, Laba Penjualan Harta, laba selisih Kurs, dll).

12 IMPLEMENTASI ZAKAT DAN PAJAK Penghitungan Pajak Penghasilan Penghasilan Bruto Rp T Dikurangi: * Biaya untuk mendapatkan, menagih, dan memelihara penghasilan Rp A * Zakat yang dibayarkan kepada BAZ/ LAZ Rp B * PTKP Rp C (Rp A + B + C) Penghasilan Kena Pajak (T – A – B – C) Rp V PPh Terutang (V x Tarif Pajak) Rp xxxx

13 SIMPULAN  Untuk menentukan penghasilan kena pajak boleh dikurangkan zakat atas penghasilan saja, yang nyata-nyata dibayarkan oleh wajib pajak orang pribadi pemeluk agama Islam, dan wajib pajak badan dalam negeri yang dimiliki oleh pemeluk Islam kepada BAZ/LAZ yang dibentuk atau disahkan pemerintah.  Untuk dapat mengurangkan zakat dari penghasilan kena pajak, wajib pajak harus punya NPWP.  Zakat yang diterima oleh BAZ/LAZ yang dibentuk dan disahkan oleh pemerintah tidak termasuk objek pajak.  Zakat yang diterima oleh yang berhak (mustahiq) tidak termasuk objek pajak.


Download ppt "ZAKAT DAN PAJAK Oleh: Adli. Banyak orang berusaha menyamakan antara zakat dan pajak, sehingga konsekwensinya ketika seseorang sudah membayar pajak maka."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google