Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU PSG RAYON 104 UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG 2013 PENELITIAN TINDAKAN KELAS.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU PSG RAYON 104 UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG 2013 PENELITIAN TINDAKAN KELAS."— Transcript presentasi:

1 PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU PSG RAYON 104 UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG 2013 PENELITIAN TINDAKAN KELAS

2 PENGERTIAN PTK Penelitian yang dilakukan oleh guru di dalam kelasnya sendiri melalui refleksi diri, dengan tujuan untuk memperbaiki kinerjanya sebagai guru, sehingga hasil belajar siswa menjadi meningkat

3 MANFAAT Meningkatkan kompetensi guru dalam mengatasi masalah pembelajaran di kelas. Memberdayakan dan memanfaatkan hasil kerja kreatif guru semaksimal mungkin. Mengaktualisasikan potensi siswa untuk mencapai hasil belajar yang maksimal. Menumbuhkembangkan budaya inovasi guru dalam mengembangkan model dan perangkat pembelajaran di sekolah. Meningkatkan produktivitas publikasi ilmiah guru. Meningkatkan kolaborasi antarguru dalam memecahkan masalah pembelajaran di kelas.

4 PRINSIP PTK Siklis Upaya berkelanjutan secara siklis sampai terjadinya peningkatan, perbaikan, atau ‘kesembuhan’ sistem, proses, hasil, dan sebagainya, tanpa menggeser tema sentral Sistematik proses dan hasil pembelajaran direkam dan dilaporkan secara sistematik dan terkendali menurut kaidah ilmiah. Integral merupakan bagian integral dari pembelajaran, menggunakan kaidah-kaidah ilmiah. Autentik masalah pembelajaran riil; diagnosis masalah nyata yang berlangsung dalam pembelajaran; tidak berdasar pada kajian akademik atau kajian literatur semata, Konsisten Konsistensi dan kepedulian dalam memperbaiki kualitas pembelajaran. Komprehensif Perspektif yang lebih luas akan memberi sumbangan signifikan pada peningkatan kualitas pendidikan.

5 KARAKTERISTIK PTK INOVATIve, Problem Solving, ContexTual KOLABORATIFREFLEKTIFSIKLUSISTIk Penemuan strategi, teknik, sarana pembelajaran, sistem asesmen yang lebih baik, sesuai kondisi untuk menyelesaikan masalah pembelajaran Kerjasama diantara pendidik Refleksi terhadap proses dan hasil pembelajaran secara terus menerus Mengikuti daur yang berulang

6 PROSEDUR PTK 1. Kemmis & McTaggart 1)Merumuskan masalah dan merencanakan tindakan 2)Melaksanakan tindakan dan observasi 3)Refleksi hasil (observasi dan hasil belajar) 4)Revisi dan perencanaan ulang

7 PROSEDUR PTK MENURUT KEMMIS & MCTAGGART Plan Action/ Observation Reflection Revised Plan Action/ Observation Reflection Revised Plan Siklus 1 Siklus 2 Refleksi Awal Dst

8 PROSEDUR PTK 2. McKernan 1)Analisis situasi 2)Perumusan dan klarifikasi permasalahan 3)Hipotesis tindakan 4)Perencanaan tindakan 5)Implementasi tindakan dan monitoring 6)Evaluasi hasil tindakan 7)Refleksi dan pengambilan keputusan untuk tindak lanjutnya

9 PROSEDUR PTK MENURUT MCKERNAN Analisis situasi Perumusan dan klarifikasi masalah Hipotesis tindakan Perencanaan tindakan Implementasi dan monitoring Evaluasi hasil Refleksi dan pengambilan keputusan Siklus berikutnya

10 PERLU DIPERHATIKAN Kompleksitas, ruang lingkup dan intensitas tindakan dapat berkembang sedemikian rupa sampai masalah terpecahkan. Sering kali muncul masalah lain yang menuntut untuk dipecahkan Jangka waktu satu siklus sangat bergantung permasalahan, tidak bisa dibatasi

11 - Ada kesenjangan - Tidak seperti harapan - Hasil tidak memuaskan 1. IDENTIFIKASI DAN PERUMUSAN MASALAH Mengapa?

12 Merasakan adanya masalah Masalah nyata yang dihadapi dalam pembelajaran sehari-hari Masalah siswa Masalah guru Refleksi Awal

13 PERTANYAAN-PERTANYAAN YANG BISA MEMBANTU IDENTIFIKASI DAN PERUMUSAN MASALAH Apakah kompetensi awal siswa untuk mengikuti pembelajaran cukup memadai? Apakah proses pembelajaran yang dilakukan cukup efektif? Apakah sarana/prasarana pembelajaran cukup memadai? Apakah pemerolehan hasil pembelajaran cukup tinggi? Apakah hasil pembelajaran cukup berkualitas? Apakah ada unsur inovatif dalam pelaksanaan pembelajaran Bagaimana melaksanakan pembelajaran dengan strategi inovatif tertentu?

14  Tulis semua hal terkait dengan pembelajaran yang memerlukan perbaikan  Memilah dan mengklasifikasi masalah  Mengurutkan masalah sesuai dengan tingkat urgensinya  Menetapkan masalah yang akan diselesaikan melalui tindakan kelas. Identifikasi Masalah Masalah

15 SELAIN ITU…. Apakah masalah teridentifikasi dengan jelas ? Apakah ada bukti empirik yang mendukung masalah pembelajaran baik dari sisi proses dan hasil? Bagaimana kesiapan peneliti melaksanakan tindakan yang telah dipilih Apakah ada bukti empirik yang memperlihatkan hasil tindakan serupa yang pernah dilakukan sebelumnya?

16 Lebih Spesifik Dalam proposal Rumusan Masalah harus jelas  tidak memiliki makna ganda Rumusan Masalah dirumuskan dalam bentuk kalimat tanya Rumusan masalah menunjukkan hubungan antara Permasalahan dan tindakan Rumusan masalah hendaknya dapat diuji secara Empirik Rumusan Masalah menunjukkan secara jelas tindakan yang diimplementasikan Rumusan Masalah menunjukkan secara jelas subyek dan/atau lokasi

17 CONTOH Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa terhadap pengelolaan keuangan dengan memberikan tugas kelompok? Apakah pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan ketrampilan siswa kelas X jurusan IPA dalam mengerjakan soal-soal Redoks? Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX tentang konsep fotosintesis dengan peta konsep? Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa terhadap pengelolaan keuangan dengan memberikan tugas kelompok? Apakah pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan ketrampilan siswa kelas X jurusan IPA dalam mengerjakan soal-soal Redoks? Bagaimana meningkatkan hasil belajar siswa kelas IX tentang konsep fotosintesis dengan peta konsep?

18 2. KAJIAN PUSTAKA Kajian teoretis tentang masalah dalam penelitian dan tindakan yang digunakan dalam penelitian Kajian empiris hasil penelitian/pengembangan inovasi terdahulu yang relevan Kerangka pikir yang menunjukkan keterkaitan antara masalah, teori, hasil penelitian terdahulu yang relevan, dan pilihan tindakan. (dapat digambarkan dalam bentuk bagan, diagram, uraian argumentatif, atau bentuk penyampaian lainnya)

19 3. MERENCANAKAN TINDAKAN Gagas pendapat tindakan apa yang akan dilakukan untuk memecahkan masalah (Kolaborasi guru sebidang/serumpun) Kajian teoretik di bidang pembelajaran/pendidikan Kajian hasil-hasil penelitian yang relevan Diskusi dengan teman sejawat, pakar pendidikan, peneliti lain Kajian pendapat dan saran pakar pendidikan yang sudah dituangkan dalam bentuk program Refleksi diri mengenai pengalaman sebagai guru

20 Tindakan yang dipilih? INOVATIF A. Model Social (Social Models)  Joyce et al (2001) : 1) Partners in Learning 2) Role Playing 3) Jurisprudential inquiry B. Model Pemrosesan Informasi (InformationProcessing Models) 1) The Basic Inductive Models 2) The Basic Thinking Skills 3) Scientific inquiry and inquiry training 4) Memorization 5) Learning from presentation (Advanced Organizers) C. Model Personal (Personal Models) 1) Nondirective teaching 2) Concepts of Self D. CTL (CTL Academy Fellow) dan Pakem (Pembelajaran aktif, kreatif, efektif, menyenangkan)

21 KEGIATAN YANG DILAKUKAN DALAM PERENCANAAN 1.Membuat skenario tindakan 2.Mempersiapkan Sarana Pembelajaran 3.Mempersiapkan Instrumen pengumpul data 4.Melakukan Simulasi Pelaksanaan Tindakan

22 Melaksanakan skenario pembelajaran  mengaplikasikan inovasi pembelajaran Melaksanakan observasi  proses dgn menggunakan instrumen yang sudah didesain Melaksanakan assesment 4. MELAKSANAKAN TINDAKAN, OBSERVASI DAN ASSESMENT

23 Data kualitatif dan kuantitatif dianalisis melalui: 5. MENGANALISIS DATA HASIL OBSERVASI, ASSESMENT DAN INTERPRETASI Reduksi Data Penyajian/ Paparan Data Interpretasi Data Penyimpulan Hasil Analisis

24 OBSERVASI-INTERPRETASI Peneliti melakukan observasi terhadap proses dan dampak tindakan, terutama perubahan dinamika kelompok dalam pembelajaran. Hasil belajar non-kognitif juga diamati pada saat ini Begitu pula interaksi guru-siswa, dan siswa- siswa dan kondisi kelas Sesuaikan dengan tujuan yang ingin dicapai

25 Keterkaitan antara hasil analisis dengan indikator keberhasilan /tujuan   Berhasil?  Stop / Reconfirm  Belum?  Siklus berikutnya 6. MELAKUKAN REFLEKSI DAN MERENCANAKAN TINDAK LANJUT

26 KOMPONEN-KOMPONEN REFLEKSI DIGAMBARKAN SEBAGAI BERIKUT ANALISIS PEMAKNAAN PENJELASAN PENYIMPULAN TINDAK LANJUT Siklus berikutnya Pemanfaatan Pemantapan

27 PERENCANAAN TINDAKAN LANJUTAN Jika siklus pertama telah selesai biasanya diteruskan dengan siklus kedua. Siklus ini dilaksanakan dengan langkah-langkah seperti pada siklus sebelumnya. TINDAKAN yang dilakukan merupakan PERBAIKAN dari tindakan yang dilakukan pada siklus sebelumnya. Jika masih diperlukan siklus ke tiga maka tindakan yang dilakukan juga merupakan perbaikan tindakan dari siklus dua.

28 KERANGKA PROPOSAL PTK JUDUL PENDAHULUAN Latar belakang masalah Rumusan masalah Cara menyelesaikan masalah Tujuan dan Manfaat KERANGKA TEORITIK DAN HIPOTESIS TINDAKAN RANCANGAN PENELITIAN Setting penelitian (subyek dan lokasi) Rencana tindakan Skenario tindakan Alat Personal, dan lain-lain Data dan cara pengumpulannya Analisis dan refleksi ANGGARAN JADWAL DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN


Download ppt "PENDIDIKAN DAN LATIHAN PROFESI GURU PSG RAYON 104 UNIVERSITAS SRIWIJAYA PALEMBANG 2013 PENELITIAN TINDAKAN KELAS."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google