Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TUMBUH KEMBANG ANAK Ns. Nurma Afiani, S.Kep. Tujuan Instruksional Khusus: Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat menjelaskan: 1. DEFINISI TUMBANG.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TUMBUH KEMBANG ANAK Ns. Nurma Afiani, S.Kep. Tujuan Instruksional Khusus: Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat menjelaskan: 1. DEFINISI TUMBANG."— Transcript presentasi:

1 TUMBUH KEMBANG ANAK Ns. Nurma Afiani, S.Kep

2 Tujuan Instruksional Khusus: Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat menjelaskan: 1. DEFINISI TUMBANG 2. FAKTOR YG MEMPENGARUHI TUMBANG 3. PERIODE PERKEMBANGAN 4. TEORI TUMBANG SUM… TASKTASK 1 TASKTASK 1

3 1. Definisi TumBang Pertumbuhan adalah suatu peningkatan jumlah dan ukuran, perkembangan menitikberatkan pada perubahan bertahap dari tingkat paling rendah ke tingkat yang paling tinggi dan kompleks melalui proses maturasi pan pembelajaran (Whaley and Wong, 2000). Pertumbuhan adalah suatu peningkatan ukuran tubuh yang dapat diukur dengan m/cm untuk tinggi dan kg/g untuk BB, pertumbuhan dihasilkan oleh pembelahan sel. Perkembangan adalah peningkatan ketrampilan dan kapasitas anak untuk berfungsi secara bertahap dan terus-menerus (Marlow, 1988).

4 Summary… Pertumbuhan Pertumbuhan adalah suatu proses alamiah yang terjadi pada individu secara bertahap menjadi bertambah berat dan tinggi, berkaitan dengan kuantitas fisik individu anak (Quantity) Bertambahnya ukuran Perubahan dalam: nervous, skeletal and muscular system Pertumbuhan yang abnormal akan memberikan dampak terhadap masa selanjutnya, yakni berdampak pada keterampilan dan kemampuan.

5 Cont… Abnormal growth: 1.Hydrocephalus: size anomaly resulting in an abnormally large head, caused by increased amount of cerebrospinal fluid in ventricles of brain 2.Microcephalus: size anomaly resulting in an abnormally small head, caused by unknown prenatal causes although been linked to Fetal Alcohol Syndrome, results in severe cognitive deficits (retardation) 3.Down Syndrome: Chromosomal anomalies, that affect growth and developmental of all organ

6 Summary… Perkembangan Perkembangan adalah suatu proses pematangan individu, berkaitan dengan kualitas individu anak (Quality) Proses kontinyu, proses sekuensial sepanjang fase kehidupan Berkaitan dengan perubahan dalam fungsi Setiap tahap perkembangan penting diketahui untuk: 1.Menunjukkan posisi anak dan tahap apa yang akan dilalui berikutnya 2.Sebagai acuan untuk memberi stimulus yang sesuai 3.Sebagai data untuk memantau kemajuan perkembangan

7 Prinsip Perkembangan Normal Continuity Continous process from conception to death Uniform Sequence Sequence is same for all children, but rate varies from child to child Neurogical Maturation Development is intricately related to maturation of nervous system General to Spesific Generalized mass activity is replaced by spesific responses of individual body parts

8 Cont… Prinsip Perkembangan Normal Cephalocaudal (Head to toe) Progression Growth occurs from the head to toe (infant’s head larger than their body) Loss of Reflexes Loss of primitive reflexes must occur before voluntary movement is acquired Proximodistal Coordination Muscle groups nearer to the midline (proximal) become functional before those farther away (distal) Bilateral to Croslateral Motor Control Bilateral movement pattern are the first to occur

9 Conclude… DELAYED DEVELOPMENT Occurs if the rate of development is significantly behind ‘normal’ range- that is two or more years ABNORMAL DEVELOPMENT Occurs if the principles are violated and the developmental milestone(s) never occur(s) BACK

10 2. Faktor Yang Mempengaruhi Tumbang a. FAKTOR HEREDITER c. FAKTOR INTERNAL b. FAKTOR LINGKUNGAN

11 a. Faktor Herediter Jenis Kelamin Anak laki-laki cenderung lebih tinggi dan lebih berat daripada perempuan Kebangsaan Kebangsaan tertentu menunjukkan karakteristik tertentu: Bangsa Asia, Eropa, dll Ras Beberapa suku bangsa menunjukkan karakteristik yang khas, seperti: Suku Asmat di Irian Jaya berkulit hitam, dll

12 b. Faktor Lingkungan Lingkungan Pranatal Budaya Lingkungan Status Sosial dan Ekonomi Nutrisi Iklim/ Cuaca Olahraga/ Latihan Fisik Posisi anak dalam Keluarga

13 c. Faktor Internal Kecerdasan Hormonal Emosi BACK

14 PERIODE PERKEMBANGAN ANAK 1.Periode Pranatal (mulai konsepsi sampai kelahiran) 2.Periode Bayi a. Neonatal (Lahir – 28 hari) b. Infancy (>28 hari – 1 tahun) 3.Periode Kanak-kanak awal a. Toodler (1-3 tahun) b. Pre-school (3-6 tahun) 4.Periode Kanak-kanak pertengahan (School Age): 6-12 tahun 5.Periode Kanak-kanak akhir (Adolescence): tahun

15 PERIODE PERKEMBANGAN ANAK 1. PRA-NATAL 2. BAYI 4. ANAK2 PERTENGAHAN 4. ANAK2 PERTENGAHAN 3. ANAK2 AWAL 5. ANAK2 AKHIR

16 1. Periode Pranatal Periode ini terdiri atas fase germinal (konsepsi sampai usia kehamilan 2 minggu), fase embrio (2 minggu sampai 8 minggu) dan fase fetal (8 minggu sampai 40 minggu atau kelahiran) Pada periode ini terjadi pertumbuhan yang sangat cepat dan penting yakni pembentukan organ Asupan nutrisi ibu terutama protein sangat diperlukan Masalah kesehatan pada ibu akan berdampak langsung pada janin

17 2. Periode Bayi (0-1 bulan) Pertumbuhan dan perkembangan cepat terjadi pada aspek kognitif, motorik, dan sosial anak Fisik: a. BB meningkat gr/minggu b. TB meningkat 2,5 cm/bulan c. Lingkar kepala meningkat 1,5cm/bulan Motorik: a. Mengangkat kepala dibantu b. Ditengkurapkan kepala menoleh c. Reflek primitive (+) Sosialisasi: Mulai tersenyum

18 Bayi (2-3 bulan)… Fisik: Fontanela posterior menutup Motorik: a. Mengangkat kepala dibantu b. Memasukkan tangan ke mulut c. Meraih benda-benda menarik d. Dapat duduk dengan punggung disokong e. Mulai bermain jari dan tangan Sensorik: Mendengar suara Sosialisasi: tertawa pada seseorang, menangis berkurang

19 Bayi (4-5 bulan)… Fisik: BB 2x BB lahir, koordinasi menelan (-) Motorik: a. Kepala dan punggung mulai kuat b. Tengkurap: kepala tegak lurus dan bisa miring c. Refleks primitif mulai hilang d. Meraih benda dengan tangan Sensorik: Kenal orang, akomodasi mata (+) Sosialisasi dan vokalisasi: a. Interaksi dengan orang lain b. Mengeluarkan suara tidak senang bila mainan diambil

20 Bayi (6-7 bulan)… Fisik: a. BB meningkat gr/minggu b. TB meningkat 1,25cm/bulan c. Gigi mulai tumbuh Motorik a. Membalikkan badan b. Memindahkan benda c. Mengambil mainan dengan tangan d. Memasukkan kaki ke mulut e. Memasukkan makanan ke mulut Sosialisasi a. Dapat menyebut m…m…m..m b. Cepat menangis dan cepat tertawa c. Stranger anxiety

21 Bayi (8-9 bulan)… Motorik: a. Bisa duduk sendiri b. Koordinasi tangan ke mulut lebih sering c. Tengkurap sendiri dan belajar merangkak d. Mengambil dengan jari Sensorik: Tertarik pada benda-benda kecil Sosialisasi: a. Memeluk orang yang dicintai b. Ada reaksi bila dimarahi c. Mengulang kata ‘da..da’ d. Stranger anxiety

22 Bayi (10-12 bulan)… Fisik: a. BB=3xBB lahir b. TB=65-75 cm c. Gigi atas dan gigi bawah sudah tumbuh Motorik a. Belajar berdiri sendiri b. Belajar berjalan dengan bantuan c. Bisa berdiri dan duduk sendiri d. Belajar makan dengan sendok e. Senang mencorat-coret kertas Sosialisasi a. Emosional b. Takut lingkungan asing c. Mengerti perintah sederhana d. Tahu namanya, menyebut: mama,dada…

23 3. Periode kanak-kanak Awal Toodler (1-3 tahun)… Usia 15 bulan a. Motorik kasar: berjalan sudah baik b. Motorik halus: Memegang cangkir, memasukkan jari ke lubang, mebuka kotak, melempar benda Usia 18 bulan a. Motorik kasar: berlari tapi sering jatuh, menarik mainan, naik tangga b. Motorik halus: Menggunakan sendok, membuka halaman buku, belajar menyusun balok

24 Cont… Usia 24 bulan a. Motorik kasar: berlari sudah baik, naik tangga sendiri b. Motorik halus: bisa membuka pintu, bisa membuka kunci, menggunting, minum dengan gelas, bisa menggunakan sendok Usia 36 bulan a. Motorik kasar: bisa naik turun tangga sendiri, memakai baju dengan bantuan, mulai bisa sepeda roda tiga b. Motorik halus: bisa naik turun tangga sendiri, memakai baju dengan bantuan, mulai bisa sepeda roda tiga Pertumbuhan Fisik: Usia 2 tahun: BB=4xBBL, TB=50% TB orang dewasa Usia 3 tahun: BB meningkat 2-3kg/ tahun TB meningkat 6-8cm/ tahun Sosial: Solitary Play

25 Pra-Sekolah… Usia 4 tahun Motorik kasar: berjalan jinjit, melompat, menangkap bola, melempar bola dari atas kepala Motorik halus: menggunakan gunting dengan lancar, menggambar kotak, menggambar garis vertikal, belajar buka pasang kancing Usia 5 tahun Motorik kasar: berjalan mundur sambil jinjit, mengkap dan melempar bola dengan baik, melompat dengan kaki bergantian Motorik halus: menulis angka, huruf, kata-kata, belajar menulis nama, belajar mengikat tali sepatu Sosial: bermain sendiri berkurang, berkumpul dengan teman, interaksi sosial meningkat Pertumbuhan fisik: BB meningkat 3,3 kg/ tahun TB meningkat 6,75-7,5cm/ tahun

26 School Age (6-12 tahun)… Motorik a. Lebih mampu menggunakan otot-otot kasar b. Motorik halus berkurang c. Anak laki-laki lebih aktif Sosial Emosional a. Mencari lingkungan yang lebih luas b. Sekolah lebih berperan dalam pembentukan kepribadian anak c. Peranan guru sangat besar Pertumbuhan Fisik a. BB meningkat 2-3kg/ tahun b. TB meningkat 6-7cm/ tahun

27 Adolesence (12-18 tahun)… Pertumbuhan Fisik a. Semua sistem berubah, terutama endokrin b. Bagian tubuh tertentu memanjang Sosial Emosional a. Kemampuan sosialisasi meningkat b. Relasi dengan teman pria/ wanita tapi lebih sering dengan yang sejenis c. Mengutamakan penampilan fisik d. Peranan orang tua dianggap kurang penting BACK

28 4. TEORI TUMBUH KEMBANG A. TEORI PSIKOSEKSUAL-SIGMUND FREUD A. TEORI PSIKOSEKSUAL-SIGMUND FREUD B. TEORI PSIKOSOSIAL-ERIKSON C. TEORI KOGNITIF-JEAN PIAGET

29 a. Teori Psikoseksual-Sigmund Freud 1.Fase Oral (0 sampai 11 bulan) Sumber kesenangan anak terbesar berpusat pada aktivitas oral seperti mengisap, mengigit, mengunyah, mengucap. 2.Fase Anal (1 sampai 3 tahun) Kehidupan anak berpusat pada kesenangan anak, yaitu selama perkembangan otot sfingter, anak senang menahan feses atau bermain feses 3.Fase Falik (3 sampai 6 tahun) Tertarik pada area genital, mempelajari adanya perbedaan gender 4.Fase Laten (6 sampai 12 tahun) Menggunakan fisik dan psikologisnya untuk eksplorasi 5.Fase Genital (12 sampai 18 tahun) Pubertas, kematangan organ reproduksi

30 b. Teori Psikososial-Erikson 1.Percaya vs Tidak percaya (0-1 tahun) Anak akan belajar percaya melalui dipenuhinya keb. fisik 2.Otonomi vs rasa malu dan ragu (1-3 tahun) Anak belajar untuk melakukan tindakan yang sudah mereka kuasai 3.Inisiatif vs rasa bersalah (3-6 tahun) Anak mengembangkan keinginan eksplorasi terhadap sekelilingnya 4.Industry vs Inferiority (6-12 tahun) Anak belajar bekerja sama dan bersaing dengan anak lainnya 5.Identitas dan kerancuan peran (12-18tahun) Belajar menyesuaikan perannya sebagai remaja, bergaya sebagai remaja

31 c. Teori Kognitif-Piaget 1.Tahap sensorik-motorik (0-2 tahun) Anak menggunakan indra dan aktifitas motorik untuk mengenali lingkungan 2.Praoperasional (2-7 tahun) Mulai belajar bahasa dan gambar 3.Concrete operational (7-11 tahun) Pemikiran meningkat, bertambah logis dan koheren 4.Formal operational (11-15 tahun) Mampu beradaptasi dengan lingkungan dan kemampuan untuk fleksibel terhadap lingkungan BACK

32 SUMMARIZE… BACK

33 TUGAS MANDIRI 1 TASK ROOT MAP TERINDAH Buat root map terindah dan terlengkap tentang ‘Fase Tumbuh Kembang Anak’ Buat dalam 1 lembar kertas gambar (A4/ A3) Boleh dihias dengan gambar-gambar yang mendukung dan diwarnai dengan pensil warna/ spidol/ crayon TUGAS dikumpulkan Kamis 21 Oktober 2010 Penilaian didasarkan: kejelasan materi, kelengkapan dan kreatifitas Tulis nama dan NIM dipojok kanan atas

34 THANK’S


Download ppt "TUMBUH KEMBANG ANAK Ns. Nurma Afiani, S.Kep. Tujuan Instruksional Khusus: Setelah mengikuti kuliah ini mahasiswa dapat menjelaskan: 1. DEFINISI TUMBANG."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google