Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Assalamu’alaikum Wr. Wb IV D Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Assalamu’alaikum Wr. Wb IV D Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto."— Transcript presentasi:

1 Assalamu’alaikum Wr. Wb IV D Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto

2 Kelompok 11 1.Rosiana Nurul K( ) 2.Feri Wahyuningsih( ) 3.Sri Wahyuni( ) 4.Bani Nur Hasan( )

3 PEMBELAJARAN BANGUN RUANG  PEMBELAJARAN MENGENAL BEBERAPA BANGUN RUANG SEDERHANA DAN SIFAT- SIFATNYA  PEMBELAJARAN JARING-JARING KUBUS, BALOK DAN TABUNG  PEMBELAJARAN VOLUME KUBUS DAN VOLUME BALOK  PEMBELAJARAN VOLUME PRISMA DAN TABUNG

4 PEMBELAJARAN MENGENAL BEBERAPA BANGUN RUANG SEDERHANA DAN SIFAT-SIFATNYA Pembelajaran Mengenal Kubus, Balok, Prisma, Tabung, dan Kerucut Untuk mengenalkan bangun ruang itu kepada siswa, para guru sangat disarankan untuk memberikan pengalaman nyata sebanyak-banyaknya kepada siswa. Untuk itu guru perlu menyiapkan cukup banyak benda ruang untuk setiap jenisnya sebelum ia mulai menyelenggarakan pembelajaran. Benda-benda itu dibuat dalam beberapa paket, setiap paket terdiri dari benda-benda berbentuk balok 5 buah (termasuk kubus), 3 buah prisma, 3 buah tabung, 3 buah bola, dan 2 buah kerucut. Usahakan setiap jenis terdiri dari berbagai ukuran. Setelah benda-benda itu disiapakan, mulailah guru mengenalkan benda-benda ruang itu kepada siswa, salah satu cara mengenalkan benda-benda itu adalah sebagai berikut: 1.Mintalah siswa untuk bergabung dalam kelompoknya (sekaligus melatih untuk belajar berkelompok) 2.Berikan setiap kelompok satu paket benda yang terdiri dari benda berbentuk balok (termasuk kubus) 5 buah, 3 buah prisma, 3 buah tabung, 3 buah bola dan 2 buah kerucut

5 3.Mintalah mereka mengelompokkan benda-benda itu menjadi 5 kelompok. 4.Setelah siswa selesai mengelompokkan benda-benda itu, tanyakan kepada mereka mengapa mereka mengelompokkannya seperti itu. 5.Tunjukkan kepada siswa satu benda berbentuk kubus. Mintalah siswa untuk mengamati benda di depan mejanya yang bentuknya sama dengan benda yang guru tunjukkan. Katakan kepada para siswa bahwa bentuk benda yang ditunjukkan oleh guru itu disebut balok. Tanyakan lagi kepada siswa, apa bentuk benda yang ditunjukkan guru tadi. 6.Dengan cara yang serupa, tunjukkan kepada siswa satu benda berbentu balok. Mintalah siswa untuk mengamati benda di depan mejanya yang bentuknya sama dengan yang guru tunjukkan. 7.Ulangi kegiatan seperti pada nomor 5 dan 6 untuk bangun prisma segitiga, tabung, balok, dan kerucut. 8.Setelah kegiatan mengenal beberapa bangun ruang dengan menggunakan benda-benda kengkrit. Berikan setiap siswa 1 lembar LKS yang berisi gambar-gambar bangun ruang dan bagian titik-titik yang harus ditulis nama bangun ruang itu oleh siswa

6 Pembelajaran Sifat-Sifat Beberapa Bangun Ruang Sederhana Sebelum mulai pembelajaran, siapkan satu paket benda ruang yang terdiri dari 2 bangun kubus, 2 bangun balok (bukan kubus), dan 2 bangun prisma segitiga. Kemudian perhatikan langkah-langkah berikut: 1.Tunjukkan kepada siswa 1 bangun kubus dan katakan kepada siswa bahwa bangun kubus ini akan diletakkan di meja giri sebelah kiri dan kemudian bapak/ibu guru meletakannya. 2.Tunjukkan kepada siswa 1 bangun prisma segitiga dan katakana kepada siswa bahwa bangun prisma ini akan diletakkan di meja guru sebelah kanan dan kemudian guru meletakannya. 3.Tunjukkan kepada siswa 1 bangun prisma lagi dan tanyakan kepada siswa di mana benda ini harus diletakkan dan mengapa. Siswa akan menjawab bahwa benda itu harus diletakkan di sebelah kanan karena banyak rusuknya tidak sama dengan 12. Kemudian guru membenarkan dan meletakkan rangka prisma itu disebelah kanan.

7 4.Tunjukkan kepada siswa 1 bangun balok dan tanyakan kepada siswa di mana bangun ini harus diletakkan dan mengapa.Siswa akan menjawab bahwa bangun ini harus diletakkan di sebelah kiri karena banyak rusuknya sama dengan 12. Guru tidak membenarkan jawaban siswa. Katakana kepada siswa, meskipun banyak rusuknya 12, tetapi bangun ini harus diletakkan di sebelah kanan 5.Tanyakan kepada siswa apa bedanya antara bangun di sebelah kiri dan sebelah kanan. Agar pemahaman siswa terhadap ciri-ciri bangun ruang lebih baik lagi, anda direkomendasikan untuk menggunakan bangun-bangun ruang berupa rangka-rangkanya saja. Dengan menggunakan rangka, siswa akan lebih jelas melihat rusuk-rusuknya. Rangka-rangka ini dapat dibuat dari kawat. 5.Tanyakan kepada siswa apa bedanya antara bangun di sebelah kiri dan sebelah kanan. Agar pemahaman siswa terhadap ciri-ciri bangun ruang lebih baik lagi, anda direkomendasikan untuk menggunakan bangun-bangun ruang berupa rangka-rangkanya saja. Dengan menggunakan rangka, siswa akan lebih jelas melihat rusuk-rusuknya. Rangka-rangka ini dapat dibuat dari kawat.

8 PEMBELAJARAN MENGGAMBAR JARING-JARING KUBUS, BALOK DAN TABUNG A. Pembelajaran Menggambar Bangun Ruang Sederhana. 1. Menggambar kubus Mintalah untuk memperhatikan suatu gambar kubus. Tampak bawah ada dua buah sisi pada gambar yang berbentuk persegi dan enam buah sisi lainnya berbentuk jajargenjang. Mintalah siswa menggambar jajar genjang. Ukuran sisi panjang jajargenjang sama panjang rusuk kubus.

9 Mintalah siswa menggambar dua buah persegi. Ukuran panjang sama dengan panjang rusuk kubus. Mintalah siswa menghubungkan dua pasang titik sudut dengan rusuk-rusuk yang belum tergambar. Jadilah gambar kubus.

10 2. 2. Menggambar Balok Pembelajaran menggambar balo ( prisma segiempat) dapat melalui tahap- tahap berikut ini :  Mintalah siswa untuk memperhatikan suatu gambar balok. Tampak bawah ada dua buah sisi pada gambar yang berbentuk persegipanjang dan enam buah sisi lainnya berbentuk jajargenjang. Mintalah siswa menggambar jajargenjang. Ukuran sisi panjang jajargenjang sama ukuran panjang balok dan ukuran sisi pendek jajargenjang sama dengan ukuran lebar balok.

11  Mintalah siswa menggambar dua buah persegipanjang. Ukuran panjang persegipanjang sama dengan ukuran tinggi balok (gambar a). Kemudian mintalah mereka menghubungkan dua buah pasang titik sudut dengan rusuk-rusuk yang belum tergambar (gambar b). Jadilah gambar balok. Gambar a Gambar b

12 3. Menggambar Prisma Segitiga Pembelajaran menggambar prisma segitiga dapat melalui tahap-tahap berikut : 1.Mintalah siswa untuk memperhatikan gambar prisma segitiga.,pada gambar dibawah, tampaklah ada dua buah sisi pada gambar yang berbentuksegitiga, satu buah sisi berbentuk persegipanjang, dan dua buah sisi lainnya berbentuk jajargenjang 2.Mintalah siswa menggambar dua buah segitiga sejajar yang bentuk dan ukurannya sama ( kongruen ). Posisi kedua segitiga itu dapat bersebelahan kiri dan kanan, atau atas bawah, atau posisi lainya. Misal posisinya adalah sebagai berikut : 3. Mintalah siswa menghubungkan titik sudut pada satu segitiga ke titik sudut pada segitiga lainya yang sesuai. Panjang ruas garis yang menghubungkan titik-titik sudut tersebut adalah rusuk prisma segitiga dan merupakan tinggi prisma segitiga tersebut. Jadilah gambar prisma segitiga.

13 4. Gambar Tabung Pembelajaran menggambar tabung dapat melalui tahap-tahap berikut :  Mintalah pada siswa untuk memperhatikan gambar suatu tabung. Pada gambar di bawah ini, tanpak bahwa ada dua buah sisi berbentuk elips dan dua buah garis tegak yang sejajar dan masing-masing dimulai dari ujung sumbu elips. Mintalah siswa menggambar dua buah elips sejajar yang bentuk dan ukurannya sama ( kongruen ). Posisi kedua segitiga itu dapat bersebelahan kiri dan kanan, atau atas dan bawah, atau posisi lainnya. Misal posisinya adalah sebagai berikut :

14  Mintalah siswa menghubungkan ujung sumbu pada satu elips ke ujung sumbu pada elips lainnya yang sesuai. Panjang ruas garis yang menghubungkan ujung-ujung garis sumbu tersebut adalah tinggi tabung tersebut. Jadilah tabung.

15 5. Menggambar Kerucut Pembelajaran menggambar kerucut dapat melalui tahap-tahap berkut ini: 1.Mintalah siswa untuk memperhatikan gambar suatu kerucut. Pada gambar dibawah ini, tampak bawah ada satu buah sisi berbentuk elips dan dua buah garis tegak yang ujungnya berpotongan dan masing-masing itu dimulai dari ujung sumbu elips. 2.Mintalah siswa menggambar satu buah dan satu buah titik yang terletak diatas elips dan ditengah ujung sumbu elips. Misalnya gambar itu sebagai berikut : 3.Mintalah siswa menghubungkan ujung-ujung sumbu pada elips ke titik yang telah dibuat. Elips pada gambar menunjukan lingkaran pada kerucut yang sebenarnya, dan 2 buah garis pada gambar menunjukan garis-garis pada bidang lengkung yang menghubungklan dengan lingkaran.

16 Pembelajaran Menggambar Jaring-Jaring Kubus dan Balok, dan Tabung 1. Menggambar Jaring-Jaring Kubus Setelah kita mengetahui cara menggambar bangun ruang kubus dan balok, akan kita bahas cara membuat jarring- jaring kedua bangun ruang tersebut. Untuk membuat jarring- jaring bangun ruang kubus, kita mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: a)Siapkan sebuah bangun ruang kubus b)Irislah pada setiap sambungan bidangnya tetapi jangan sampai putus c)Rentangkan bidang yang sudah diiris tersebut sehingga membentuk rangkaian bidang. Rangkaian bidang datar ini merupakan jarring-jaring bangun ruang kubus. Jadi, jarring- jaring suatu bangun ruang adalah rangkaian bidang datar yang jika digabungkan maka membentuk bangun ruang itu.

17 2. Menggambar Jaring-Jaring Balok Sama seperti pada saat membuat jarring-jaring bangun ruang kubus, untuk membuat jaring-jaring bangun ruang balok, kita mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: a.Siapkan sebuah bangun ruang balok b.Irislah pada setiap sambungan bidangnya tetapi jangan sampai putus c.Rentangkan bidang yang sudah diiris tersebut sehingga membentuk rangkaian bidang. Rangkaian bidang datar ini merupakan jarring-jaring bangun ruang balok.

18 3. Menggambar Jaring-jaring Tabung Sama seperti saat membuat jarring-jaring bangun ruang kubus dan balok, untuk membuat jaring-jaring bangun ruang tabung. Kita mengikuti langkah-langkah sebagai berikut: a.Siapkan sebuah bangun ruang tabung b.Irislah pada setiap sambungan antara bidang lingkaran dan bidang lengkung bidangnya tetapi jangan sampai lepas. Iris pula bidang lengkungnya secara vertical dari bawah ke atas. c.Rentangkan bidang yang sudah diiris tersebut sehingga membentuk rangkaian bidang. Rangkaian bidang datar ini merupakan jarring- jaring bangun ruang balok.

19 PEMBELAJARAN VOLUME KUBUS DAN VOLUME BALOK A.Pembelajaran Volume Kubus Pembelajaran tentang volume dimulai dengan membangun pemahaman siswa tentang volume suatu kubus, melalui kegiatan mencari ukuran banyaknya air atau tepung yang memenuhi rongga suatu bangun kubus. Langkah-langkah kegiatan ini adalah sebagai berikut: 1)Siapkan beberapa benda berbentuk kubus berbagai ukuran yang bagian dalamnya kosong, beberapa gelas ukur, tepung atau pasir secukupnya. 2)Mintalah siswa bekerja dalam kelompok 3)Bagikan kepada setiap kelompok beberapa benda berbentuk kubus, satu buah gelas ukur, pasir atau tepung secukupnya, dan satu lembar LKS 4)Mintalah siswa mengukur rusuk salah satu benda kubus dengan penggaris dan mencatat hasil pengukuran itu di dalam LKS 5)Isilah benda kubus itu dengan pasir atau tepung, kemudian ukurlah banyak pasiratau tepung itu dengan gelas ukur. Catatlah hasil pengukuran itu di dalam LKS 6)Ulangi kegiatan nomor 4 dan nomor 5 untuk benda-benda kubus yang lain.

20 Untuk itu untuk dapat memberikan hasil yang tepat dalam mencari volume kubus, guru perlu menyiapkan beberapa benda berbentuk kubus satuan (kubus dengan ukuran rusuk 1 cm atau bervolume 1 cm2) dan beberapa benda berbentuk kubus berukuran lebih besar yang bagian dalamnya 2 cm, 3 cm, 4 cm, dan 5 cm. kegiatannya adalah: 1.Mintalah kepada siswa mengisi kubus berusuk 2 cm dengan kubus-kubus satuan 2.Tanyakan kepada siswa berapa rusuk kubus besar? Siswa menjawab 2 cm 3.Berapa banyak kubus satuan yang ada didalamnya? Siswa menjawab 4 buah 4.Jadi berapa cm volume kubus besar itu? Diharapkan siswa menjawab 4 cm3

21 5.Ulangi kegiatan di atas (dari nomor 1 sampai dengan nomor 4) untuk benda berbentuk kubus dengan ukuran rusuk bagian dalamnya 3 cm. diharapakan siswa dapat menjawab bahwa volumenya 9 cm3. 6.Ulangi lagi kegiatan di atas (dari nomor 1 sampai dengan nomor 4) untuk benda berbentuk kubus dengan ukuran rusuk bagian dalamnya 4 cm dan ukuran rusuknya 5 cm. Diharapkan siswa dapat menjawab bahwa volumenya 16 cm3 dan 25 cm3. 7.Siswa diminta untuk mencari volume kubus dengan panjang rusuknya 6 cm tanpa bantuan alat peraga. Diharapkan siswa dapat menjawab bahwa volume kubus dengan panjang rusuk 6 cm adalah 6 x 6 = 36 cm3. 8.Akhirnya, siswa diminta untuk menvcari volume kubus atau V jika panjang rusuknya adalah r. Diharapakan jawaban siswa adalah V = r x r x r.

22 Siswa diharapkan dapat ingat kembali bahwa 1 m3 = 1000 dm3, dan 1 dm3 = 1000 cm3 atau cc. Ingat pula bahwa ada satuan lain selain yang disebut diatas, satuan itu misalnya L dan mL. ingatlah bahwa 1 L setara dengan 1 dm3. Berilah siswa beberapa soal latihan yang menggunakan volume kubus dengan menggunakan dua buah satuan.

23 B. Pembelajaran Volume Balok Pembelajaran tentang volume dimulai dengan membangun pemahaman siswa tentang volume suatu balok, melalui kegiatan mencari ukuran banyaknya air atau tepung yang memenuhi rongga suatu ebnda berbentuk balok. Langkah- langkah kegiatan ini adalah sebagai berikut: 1.Siapkan beberapa benda berbentuk balok berbagai ukuran yang bagian dalamnya kosong, beberapa gelas ukur, tepung atau pasir secukupnya, dan LKS. 2.Mintalah siswa bekerja dalam kelompok 3.Bagikan kepada setiap kelompok beberapa benda berbentuk balok, satu buah gelas ukur, pasir atau tepung secukupnya, dan satu lembar LKS

24 4.Mintalah siswa mengukur panjang, lebar, dan tinggi salah satu benda balok dengan penggaris dan mencatat hasil pengukuran itu di dalam LKS. 5.Isilah benda balok itu dengan pasir atau tepung, kemudian ukurlah banyak pasir atau tepung itu dengan gelas ukur. Catatlah hasil pengukuran itu di dalam LKS 6.Ulangi kegiatan nomor 4 dan 5 untuk benda-benda balok yang lain. Melalui kegiatan di atas dan dengan bimbingan guru, diharapkan siswa dapat “menemukan” sendiri volume suatu balok jika diketahui panjang, lebar, dan tinggi balok itu, yaitu: V = p x l x t Melalui kegiatan di atas dan dengan bimbingan guru, diharapkan siswa dapat “menemukan” sendiri volume suatu balok jika diketahui panjang, lebar, dan tinggi balok itu, yaitu: V = p x l x t

25 PEMBELAJARAN VOLUME PRISMA DAN TABUNG A.Pembelajaran Volume Prisma Pembelajaran ini dimulai dengan meminta siswa untuk memperhatikan bangun prisma tegak segitiga. Bangun prisma segitiga memiliki bidang samping tegak lurus terhadap sisi alasnya dan di sisi samping itu disebut dengan sisi tegak. Berikut adalah gambar bangun prisma tegak segitiga.

26 Sama seperti pembelajaran mencari volume kubus dan balok, pada pembelajaran ini dimulai dengan kegiatan mencari ukuran banyaknya air atau tepung yang memenuhi bangun prisma segitiga tersebut. Langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam kegiatan ini adalah sebagai berikut: 1)Siapkan beberapa benda yang berbentuk prisma segitiga dengan berbagai ukuran yang bagiannya kosong dengan luas alas dan tinggi yang dicantumkan, serta tepung secukupnya. 2)Berilah siswa beberapa benda yang berbentuk prisma segitiga itu dan gelas ukur, serta tepung secukupnya. 3)Mintalah siswa untuk mengisi benda berbentuk prisma segitiga itu dengan tepung, lalu ukurlah banyak tepung tersebut dengan gelas ukur. 4)Tulislah hasil percobaan pada tabel percobaan. Dengan mengisi tabel percobaan diatas dan dengan bimbingan guru, maka siswa diharapkan dapat menemukan sendiri volume prisma segitiga jika diketahui luas alas dan tinggi prisma, yaitu V = L x t.

27 Benda yang diukurLuas alas (cm2)Tinggi (cm)Volume (cm3) Prisma segitiga 16 cm28 cm48cm3 Prisma segitiga 2….…… 4.Tulislah hasil percobaan pada tabel percobaan seperti berikut. Dengan mengisi tabel percobaan diatas dan dengan bimbingan guru, maka siswa diharapkan dapat menemukan sendiri volume prisma segitiga jika diketahui luas alas dan tinggi prisma, yaitu V = L x t.

28 B.Pembelajaran Volume Tabung Sama seperti pembelajaran mencari volume prisma tegak segitiga, pada pembelajaran ini dimulai dengan membangun pemahaman siswa tentang volume suatu tabung, dengan mencari ukuran banyaknya tepung yang memenuhi bangun tabung. Langkah-langkahnya yaitu: 1.Siapkan beberapa benda berbentuk tabung dengan berbagai ukuran yang bagian dalamnya kosong serta tepung secukupnya. 2.Berikan kepada siswa beberapa bangun tabung, satu buah gelas ukur dan tepung secukupnya.

29 3.Mintalah siswa untuk mengukur jari-jari alas tabung dan tinggi tabung dengan penggaris. 4.Isilah benda yang berbentuk tabung tersebut dengan pasir secukupnya, lalu ukurlah banyak tepung tersebut dengan gelas ukur. 5.Tulislah hasil percobaan pada tabel percobaan seperti berikut. Benda yang Diukur Jari-jari (cm)Luas Alas (cm2) Tinggi (cm)Volume (cm3) Tabung 17 cm154 cm16 cm2464 cm3 Tabung 2…………

30 Terima Kasih Wassalamu’alaikum Wr. Wb


Download ppt "Assalamu’alaikum Wr. Wb IV D Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google