Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1/46 LATAR BELAKANG SIX SIGMA LATAR BELAKANG SIX SIGMA.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1/46 LATAR BELAKANG SIX SIGMA LATAR BELAKANG SIX SIGMA."— Transcript presentasi:

1 1/46 LATAR BELAKANG SIX SIGMA LATAR BELAKANG SIX SIGMA

2 2/46 Isi Pelajaran 1. Latar belakang Six Sigma 2. Arti Six Sigma 3. Manfaat dan mengapa perlu mencapai Six Sigma 4. 4.Bagaimana mencapai Six Sigma 5. 5.Six Sigma vs Other management system Sasaran Pelajaran: 1. 1.Memahami Latar belakang Six Sigma 2. 2.Memahami apa Arti Six Sigma 3. 3.Memahami manfaat dan mengapa perlu mencapai Six Sigma 4. 4.Memahami Bagaimana mencapai Six Sigma 5. Memahami perbedaan Six Sigma vs Other management system

3 3/46 HISTORY OF QUALITY INNOVATIONS Statistical Process Control TotalQualityControl TotalQualityManagement Six Sigma Approach Business Excellence Framework MIKEL J HARRY, PROMOTOR SIX SIGMA QUALITY

4 4/46 LATAR BELAKANG SIX SIGMA 1978 Karena rugi, Motorolla menjual unit usaha TV ke Matsushita. Kerugian ini karena masalah mutu Kerugian ini karena masalah mutu 1980 Ditunjuk Corporate Quality Officer 1981 Motorola Training Center dibentuk (target untuk 5 thn: 10 x peningkatan mutu, atau dikenal “TEN-EX”) (target untuk 5 thn: 10 x peningkatan mutu, atau dikenal “TEN-EX”) 1985 Mulai menerapkan ukuran mutu : defect per unit (DPU) 1986 Mendalami konsep quality dari berbagai pakar mutu dan masukan pelanggan pelanggan 1987 Mulai menerapkan SixSigma Quality Program dipimpin oleh George Fisher): (target untuk 4 thn: 100 x peningkatan mutu, sales per karyawan: $69k, tingkat mutu mencapai 4 

5 5/46 LATAR BELAKANG SIX SIGMA 1988 Motorola corp. memenangkan “Malcolm Baldrige Award” 1990 Six Sigma Research Institute (SSRI) didirikan di Schaumburg, IL 1992 Infrastruktur Black Belt dikembangkan oleh SSRI, dan diterapkan di Motorola, Kodak, ABB, TI, IBM, Digital diterapkan di Motorola, Kodak, ABB, TI, IBM, Digital Motorola merekrut kary. Revenue growth 27%; Motorola merekrut kary. Revenue growth 27%; level quality : 5.2  sales per kary : $ 110k. level quality : 5.2  sales per kary : $ 110k Market share Motorola untuk wireless phone : 60%.  Six Sigma Academy dibentuk  1998 Market share Motorola untuk wireless phone : 34%.  Revenue growth 5%; ROI: 1% (54% dari rata-rata 3 thn terakhir)  Sumber : “The Motorola Story”  Oleh: Bill Smith, VP Motorola LMPS

6 6/46 APA ARTI SIX SIGMA?

7 7/46 MANY FACET OF SIX SIGMA A symbol – a Greek letter A Metric – a performance measure A Benchmark – a best practice A Vision – where you want to be A Method – for higher quality A Tool – applicable to operations A Goal – what you want to achieve A Value – quantifiable A Philosophy – a way of work A Strategy – a key business plan A System – a structured approach Source : Juran Institute

8 8/46 Six Sigma Quality adalah tingkat mutu dimana hanya 3.4 defect dihasilkan dari peluang terjadinya defect (3.4 defect per million opportunities/DPMO)Six Sigma Quality adalah tingkat mutu dimana hanya 3.4 defect dihasilkan dari peluang terjadinya defect (3.4 defect per million opportunities/DPMO)  6  = 3.4 defect Million Opportunities MANY FACET OF SIX SIGMA A METRIC

9 9/46 DEFECT = Nonconformity = kesalahan = kegagalan = cacat Produk/Service disebut memiliki DEFECT jika terdapat sekurang- kurangnya satu spesifikasi yang tak dipenuhi. Defect bisa bersifat minor maupun major Contoh : Produk/Service Jenis Defect Nasi goreng Rasa tidak enak, penyajian tidak menarik Laporan keuangan Terlambat, analisa tidak akurat Pengiriman barang Salah barang, salah jumlah, terlambat, rusak Penjualan Tidak mencapai target Rekrutmen Salah orang, lama Mengecat Tergores, mengelupas, tidak rata DEFECT

10 10/46 QC memeriksa 100 sepidol dari setiap karton berisi 1000 sepidol. Misal setiap sepidol memiliki 5 peluang defect : tergores, tinta kering, defect printing packaging, diameter tak sesuai, penutup tidak rapat. Maka peluang defect dalam 100 sepidol adalah = 100 x 5 = 500 peluang defectQC memeriksa 100 sepidol dari setiap karton berisi 1000 sepidol. Misal setiap sepidol memiliki 5 peluang defect : tergores, tinta kering, defect printing packaging, diameter tak sesuai, penutup tidak rapat. Maka peluang defect dalam 100 sepidol adalah = 100 x 5 = 500 peluang defect Jika dalam 100 sepidol ditemukan defect sbb:Jika dalam 100 sepidol ditemukan defect sbb: DPMO = 20 Defect x = DPMO = 20 Defect x = (100X5) (100X5) = 3.25  (Lihat Tabel Konversi ) = 3.25  (Lihat Tabel Konversi ) CONTOH : DEFECT & SIGMA VALUE

11 11/46 LATIHAN: DEFECT & SIGMA VALUE Hitung DPMO dengan rumus: DPMO = _ …………..(jml defect)________ X = …………… ………(jml unit) x ……(peluang defect) ………(jml unit) x ……(peluang defect) Hitung sigma value dengan menggunakan Sigma Conversion table Sigma Value = ………….

12 12/46 PT WIJAYA adalah kalkulator manufacturer. Setiap bulannya perusahaan memproduksi dan mengirim barang ke customer dalam jumlah yang relatif tetap, sekitar 1000 unit per bulan Pak Cakra, Direktur pabrik sedang mereview tingkat retur kalkulator yang dikirim ke customer. Untuk bulan Januari sebanyak 0.5% dan Februari sebanyak 0.25%. Biasanya kalkulator yang diretur diperiksa ulang dan dilakukan perbaikan oleh bagian produksi. Namun Pak Cakra terkejut setelah mengetahui bahwa biaya untuk memperbaiki pada bulan Februari lebih besar dibanding bulan Januari. Pak Cakra menduga ada “permainan” di bagian produksi dan ingin menyelidiki. Bantulah Pak Cakra menyelidiki hal tersebut. KASUS: PRODUK RETUR

13 13/46 Apa yang sebenarnya mungkin terjadi di bulan Januari dan Februari di PT WIJAYA? …………………………………………………………………………………………………………………………………… Kasus di atas menjelaskan apa? …………………………………………………………………………………………………………………………………… KASUS: PRODUK RETUR

14 14/46 1  2  USLLSL 3  4  5  6  SIGMA VALUE (Seberapa besar Standard Deviasi memenuhi spesifikasi) (Distribution Shifted ± 1.5  Defects per Million Opportunities   PPM DPMO

15 15/46 3 Sigma6 Sigma Untuk setiap salah kirim1 salah kirim surat dikirim Untuk setiap crash< 2 crash computer restarts Dalam 500 thn, laporan 60 bulan 0.18 bulan Bulanan tak balance tak balance Setiap minggu siaran 1.68 jam1.8 menit TV per channel dead airdead air 3 Sigma vs. 6 Sigma

16 16/46 MANY FACET OF SIX SIGMA A METRIC

17 17/46 MANY FACET OF SIX SIGMA A METRIC

18 18/46 Sigma (  ) adalah suatu huruf dalam alfabet Yunani yang digunakan dalam ilmu statistik untuk menggambarkan STANDAR DEVIASI (distribusi atau penyebaran terhadap nilai rata- rata)  MANY FACET OF SIX SIGMA A SYMBOL

19 19/46 Ibu Hesti, staf pembelian di PQM setiap bulannya memesan barang peralatan pelatihan seperti map, bolpen, dll untuk kebutuhan training. Melihat sisa stock yang ada Ibu Hesti sudah saatnya untuk memesan map untuk keperluan tgl 12 February 2003 mendatang. Selama ini PQM menggunakan 2 supplier map. Seandainya anda sebagai Ibu Hesti, supplier mana yang harus dipilih? Saat ini adalah tanggal 31 Januari Data Delivery Time Supplier A (dlm hari): 11, 13, 12, 12,13,11  Rata-rata : 12 hr Data Delivery Time Supplier B (dlm hari): 6, 12, 18, 9,15,12  Rata-rata : 12 hr KASUS PEMBELIAN

20 20/46 Supplier yang dipilih : ……………………………………. Karena : …………………………………………………….. Kasus di atas menjelaskan apa? …………………………………………………………………………………………………………………………………… SEMAKIN KECIL STANDARD DEVIASI / VARIABILITAS PELANGGAN SEMAKIN PUAS KASUS PEMBELIAN

21 21/46 1  2  USLLSL 3  4  5  6  SIGMA VALUE (Seberapa besar Standard Deviasi memenuhi spesifikasi) (Distribution Shifted ± 1.5  Defects per Million Opportunities   PPM DPMO

22 22/46 LSL USL  Normal Distribution Shifted 1.5  (Distribution Shifted ± 1.5  Defects per Million Opportunities   PPM  1.5  -6  -5  -4  -3  -2  -1  X 1  -6  -5  -4  -3  -2  -1  X 1  LSL : Lower Specification Limit : batas limit bawah USL : Upper spesification Limit : batas limit atas 4.5 

23 23/46 Normal Distribution vs Shifted 1.5 

24 24/46 5 Cost of Poor Quality PPM 30-40% of Sales 308,537 Non Competitive 20-30% of Sales 66, % of Sales 6,210 Industry Average 10-15% of Sales 233 <10% of Sales 3.4 World Class Sigma Each Sigma Shift is a 10% Net Income Improvement! Cost of Quality  MENGAPA SIX SIGMA SEBAGAI GOAL?

25 25/46 Benchmark - Sigma What Conclusions Can We Draw? # of Parts (Steps)+3 s +4 s +5 s +6 s %99.379% % % Best-In-Class Capability (Distribution Shifted+1.5 s) Data Clocks US Sales Error Pager Television Phone Portable Phone Disc Memory Base station Rolled Throughput Yield

26 26/46 MANFAAT PENERAPAN SIX SIGMA QUALITY Bagi Perusahaan : 1. 1.Mempertahankan kelangsungan usaha Meningkatkan Market share Customer Retention Meningkatkan Profit dan Investor Relations Meningkatkan hubungan dengan Supplier 2. 2.Adanya kejelasan performance yang harus dicapai oleh setiap anggota organisasi 3. 3.Mempercepat kegiatan improvement: Process Improvement: Defect reduction, Cycle time reduction, metodologi desain proses Meningkatkan Produktifitas Product/service Improvement Cost Reduction

27 27/46 MANFAAT PENERAPAN SIX SIGMA QUALITY Bagi Perusahaan : 4. 4.Mendorong budaya belajar di dalam organisasi Meningkatkan skill karyawan dalam memperbaiki proses 5.Mendorong dilakukannya perubahan yang bersifat strategis Culture Change Bagi Pelanggan: Meningkatkan “value to customer” Produk / service yang bermutu tinggi Biaya yang murah  harga murah

28 28/46 MENGAPA PERLU SIX SIGMA 1.Past management practices and quality improvement methods are less than optimal (no visible impact on a company’s net income) 2.Industries are find new ways to tie quality that directly to their bottom line profitability 3.The organization need ways of measuring what they claim to value 4.Customer is more demanding than before

29 29/46 BAGAIMANA MENCAPAI SIX SIGMA?

30 30/46 First Time Quality is not … - After Discarding and Starting over Again - After Rework - After Corrections - After Force-Fitting - After Scrap - After … FIRST TIME QUALITY MENGHASILKAN PRODUK BEBAS DEFECT SEJAK AWAL PROSES FOCUS SIX SIGMA

31 31/46 Unstable Parts and Material Insufficient Process Capability Inadequate Design Specifications Line Stoppage Due to: - Shortages - Defectives - Excess Inventory Results In: - Scrap - Rework - Warranty - Excess Inventory Process Capability Is The Current Primary Focus Not Aligned to: - Process - Supplier - Assembly FOCUS SIX SIGMA

32 32/46 Six sigma sebagai Integrated Quality System Marketing R & DManufactureDistribution CUSTOMER Six Sigma Quality throughout the development Cycle What I want in your product is…. My experience with your product is….

33 33/46 SIX SIGMA INFRASTRUKTUR Executive Project Team Members All employees Green Belts Champions Master Black Belts Black Belts Memahami visi Menerapkan konsep ke dalam pekerjaannya Part-time Project-specific Part-Time Membantu Black Belts Menetapkan visi, arahan, mengintegrasikan perbaikan, monitor hasil Memimpin perubahan Project owner Implements solutions Black Belt manager Full Time men-train & coach Black Belts & Green Belts Memberi saran Champions Full Time memfasilitasi problem solving men-train dan coach Project Team

34 34/46 Making the Leap 3 sigma4 sigma5 sigma6 sigma Most companies What’s needed to make the leap? o Conviction/belief o Openness o New skills, tools, and information o New behaviors

35 35/46  MANY FACET OF SIX SIGMA A METHOD

36 36/46 1.DEFINE : identifikasi permasalahan yang akan dipecahkan yang akan dipecahkan 2.MEASURE: mengidentifikasi parameter apa yang harus diukur serta mereview pencapaiannya 3.ANALYSE: mengidentifikasi keterkaitan antara faktor-faktor atas permasalahan yang dihadapi 4.IMPROVE: mengidentifikasi rencana perbaikan / reprocess untuk menghasilkan produk/service yang bebas cacat 5.CONTROL: monitoring / pencegahan untuk memastikan masalah yang sama tidak berulang

37 37/46 1. Analysis –of-Covariance 2. Analysis –of Variance 3. Binomial Distribution 4. Brainstorming Techniques 5. Cause and effect matrix 6. Check sheets 7. Chi-square distribution 8. Chi-square test for goodness-of- fit 9. Chi square test of independence 10. Confidence intervals 11. Control cards 12. Correlation methods 13. Cross tabulation tables Data collection sheets Exponential distribution F Distribution F test Failure mode and effect analysis Fishbone diagrams Force field diagram Fractional factorial experiment designs Full factorial screening experiment designs Group Sreening Experiment Designs Histograms Hypothesis construction  MANY FACET OF SIX SIGMA : A TOOL A Sampling of the Black Belt Toolkit

38 38/46 SIX SIGMA MERUPAKAN “DATA-DRIVEN PROCESS REENGINEERING METHODOLOGY” YANG MENDORONG PERUBAHAN PARADIGMA PERUSAHAAN DALAM:SIX SIGMA MERUPAKAN “DATA-DRIVEN PROCESS REENGINEERING METHODOLOGY” YANG MENDORONG PERUBAHAN PARADIGMA PERUSAHAAN DALAM: BERPERILAKU,BERPERILAKU, MENANGANI PELANGGANNYA DANMENANGANI PELANGGANNYA DAN MENGHASILKAN PRODUK DAN JASANYAMENGHASILKAN PRODUK DAN JASANYA DAPAT DITERAPKAN DI SERVICE & MANUFACTURING INDUSTRYDAPAT DITERAPKAN DI SERVICE & MANUFACTURING INDUSTRY DAPAT DITERAPKAN DI PERUSAHAAN BESAR & KECILDAPAT DITERAPKAN DI PERUSAHAAN BESAR & KECIL KESIMPULAN SIX SIGMA QUALITY:

39 39/46 PERUSAHAAN YANG MENERAPKAN SIX SIGMA ALLIED SIGNAL (1994, target 5  : 2000) ALLIED SIGNAL (1994, target 5  : 2000) ASEA BROWN BOVERI (1993) ASEA BROWN BOVERI (1993) BOEING BOEING BOMBARDIER BOMBARDIER CATERPILLAR CATERPILLAR DIGITAL EQUIPMENT CORP. DIGITAL EQUIPMENT CORP. DOW CHEMICAL DOW CHEMICAL DuPONT DuPONT FORD MOTOR FORD MOTOR GENERAL ELECTRIC (1995, target 6  : 2000) GENERAL ELECTRIC (1995, target 6  : 2000) IOMEGA IOMEGA JOHN DEERE & CO JOHN DEERE & CO JOHNSON CONTROLS JOHNSON CONTROLS LOCKHEED MARTIN LOCKHEED MARTIN MOTOROLA MOTOROLA NOKIA NOKIA POLAROID (1997, target 6  : 2001) POLAROID (1997, target 6  : 2001) ROCKWELL INTERNATIONAL ROCKWELL INTERNATIONAL SEAGATE SEAGATE SHIMANO SHIMANO SONY SONY TOSHIBA TOSHIBA

40 40/46 $600 $500 $450 $380 $200 $2500 $1200 $700 $170 CostBenefit 1996 CostBenefit 1997 CostBenefit 1998 CostBenefit 1999 CostBenefit Sigma Cost 6 Sigma Productivity Delighting Customers SUCCESS STORY IN SIX SIGMA General Electric $ 2500 $3.0B $0.5B $2.5B

41 41/46 SIX SIGMA START UP CHECKLIST Bagian 1: Apakah Six Sigma Cocok untuk Perusahaan Anda? 1Mengamati kondisi persaingan, keuangan perusahaan, dan perubahan lingkungan bisnis, apakah hal tersebut merupakan suatu hal yang kritis atau merupakan peluang bagi perusahaan? YaTidak 2Apakah memungkinkan di perusahaan anda untuk menerapkan metodologi Six Sigma dalam menjalankan bisnis perusahaan? YaTidak 3Apakah sistem manajemen dan proses improvement yang sekarang ini mampu menjamin kelangsungan usaha di masa mendatang di perusahaan anda? YaTidak Jika jawaban anda adalah : Ya, ya, tidak maka anda siap menerapkan Six Sigma di perusahaan anda Bagian 2: Bagaimana memulai program Six Sigma di perusahaan? 1Perusahaan sudah siap dan mampu menerapkan Six Sigma secara menyeluruh di perusahaan 2Ada bebarapa strategic issues di perusahaan yang menuntut improvement segera 3Saat ini yang penting adalah menyelesaikan masalah yang urgent (mendesak )

42 42/46 Six Sigma tidak cocok untuk perusahaan Anda, jika 1. 1.Kinerja perusahaan cukup tinggi dan perusahaan sudah memiliki program improvement yang efektif 2. 2.Perubahan yang tengah dilakukan perusahaan dirasa membebani perusahaan maupun karyawan 3. 3.Tidak ada potensi perbaikan

43 43/46 SIX SIGMA VS OTHER MANAGEMENT SYSTEM

44 44/46 Six Sigma Compared to TQM Extensive Money Strategic Little Quality Philosophical Applied statistics tools Ultimate objective Belief Six SigmaTQM  Mikel J. Harry)

45 45/46 Area of Focus ISO 9001:2000 TQMSix Sigma Structured Approach+++ Project Management-+++ Use of statistical tools++++ Teamwork++++ Rewards-++ Documentation system++-- Sumber: Dr Hasan Akpolat, SONY AUSTRALIA, Ltd SIX SIGMA COMPARISON

46 46/46 SIX SIGMA vs BALANCE SCORECARD Identifikasi hal-hal yang membuat Organisasi sukses Tetapkan “Performance Driver” Identifikasi key proses yang berdampak pada performance Tetapkan ukuran, monitor dan evaluasi Six Sigma strategic projects

47 47/ : mulai diperkenalkan procedure interchangable part 1787 – 1840 : min requirement (Go gage), ada small range 1870 : Go – no go 1900 : mulai standardization Setelah PD I, kebutuhan standarisasi meningkat 1920 : USA & eropa buat standarisasi 1920 : AT & T Bell lab : W Shewhart : process control Dodge : sampling acceptance PD II : kebutuhan peningkatan QC di USA Industry Deming (matematik, fisikawan): Juran: Figenbaum - Jepang kalah PD II, Jend Mc Arthur pemulihan ekonomi Jepang undang Deming 1950 utk berikan pelatihan kpd Top Business leaders ttg quality control 1951 : JUSE (Japanese UnionScientific for Engineering) Deming Prize (individu, coy, small industries) to support economy recovery since 1984 : Deming Prize bisa buat overseas 1962 : Kaoru Ishikawa develop QCC mid 1970 : USA menghadapi masalah perburuhan --> otomasi 1980 : NBC “If Japan can, Why can’t we”-> malcolm baldrige


Download ppt "1/46 LATAR BELAKANG SIX SIGMA LATAR BELAKANG SIX SIGMA."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google