Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

TEMA INTERNAL REVITALISASI INSTIPER MENJADI CENTER OF EXCELLENCE PENDIDIKAN PERKEBUNAN DI INDONESIA Image building Tumbuh Bersama Perkebunan Indonesia.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "TEMA INTERNAL REVITALISASI INSTIPER MENJADI CENTER OF EXCELLENCE PENDIDIKAN PERKEBUNAN DI INDONESIA Image building Tumbuh Bersama Perkebunan Indonesia."— Transcript presentasi:

1 TEMA INTERNAL REVITALISASI INSTIPER MENJADI CENTER OF EXCELLENCE PENDIDIKAN PERKEBUNAN DI INDONESIA Image building Tumbuh Bersama Perkebunan Indonesia Grow with Indonesia Plantation PEMBENTUKAN MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” INSTIPER, 6 NOPEMBER 2008

2 PEMBENTUKAN MASYARAKAT PLANTER INDONESIA (MPI) “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” (IPS) INSTIPER, 6 NOPEMBER 2006 Sekapur sirih Pada hari Kamis, 6 Nopember 2008 bertempat di Kampus INSTIPER Yogyakarta dilakukan sidang/pertemuan untuk menggagas pembentukan Masyarakat Planter Indonesia (Indonesian Planters Society). Sidang dihadiri oleh 40 orang Planter dari berbagai perusahaan. Sidang dipimpin oleh Ir. Iyan Haryanto (mantan Direktur Produksi PTPN VIII) dengan sekretaris Sidang Ir.Samsuri T, MP. Sidang membahas Draft Gagasan Pembentukan MPI/IPS yang disampaikan oleh Dr.Ir. Purwadi, MS (dosen MSDM Pascasarjana Magister Manajemen Perkebunan INSTIPER), Dengan pembahas Bpk Soedjai Kartasasmita (Ketua GPPI), Mr C. Mathew (UP Malaysia), Dr.Ir. Setyono (Instiper), Ir. Joko Supriyono (Direktur HGCD-AAL). Draft tersebut sebelumnya telah didiskusikan bersama oleh Tim SC yng beranggotakan dari berbagai perusahaan perkebunan yang diketuai Ir. Priyanto PS.

3 MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” Latar Belakang Planter adalah seseorang yang memiliki kompetensi untuk bekerja secara profesional pada sistem industri perkebunan. Sejak dulu, kini dan masa yang akan datang Planters mempunyai peran dan posisi yang strategis untuk tumbuh dan berkembangnya industri perkebunan. Sebagai profesional, seorang planter selayaknya memperoleh apresiasi dan penghargaan yang sama seperti profesi yang lain. Oleh karena itu Planters harus menunjukkan kepada masyarakat bahwa mereka bukan hanya menguasai ilmu-ilmu pertanian tetapi juga mempunyai skill dan kemampuan leadership yang khas di lingkungan masyarakat perkebunan. Sampai saat ini di Indonesia belum ada organisasi atau asosiasi yang mewadahi Planters, sedangkan di Malaysia, The Incorporated Society of Planters.sudah terbentuk sejak tahun 1918.

4 MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” Tujuan dan Hasil yang diharapkan Sidang ini bertujuan untuk membahas gagasan pembentukan organisasi yang menjadi wadah Planters (IPS). Sebagai pembahas dihadirkan dalam forum ini berbagai stakeholder seperti para Direktur HRD Perusahaan Perkebunan, Tokoh Perkebunan, dan Kepala Badan SDM Departemen Pertanian serta Planters dari berbagai subsektor komoditas. Forum ini diharapkan menjadi ajang diskusi yang mengarah pada terbentuknya IPS dengan merumuskan visi, misi, tujuan asosiasi dan Rancangan AD/ART serta terbentuknya Pengurus atau Panitia Munas I

5 MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” Manfaat 1.Meningkatkan kesadaran Planters dan para pemangku kepentingan akan arti penting peran dan posisi Planters dalam tumbuh, berkembang dan kemajuan industri perkebunan. 2.Memahami standar profesi Planters. 3.Meningkatkan kesadaran akan pentingnya Asosiasi Planters yang dapat mengangkat keragaan dan performa Planters sebagai profesi yang unggul dan bermartabat, mendorong terbangunnya jiwa korsa antar planters dan terjalinnya kerjasama dengan para pemangku kepentingan

6 MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” Luaran 1. Terbentuknya Embrio / Lahirnya IPS 2. Rumusan Visi, Misi, dan Tujuan 3. Terbentuknya Pengurus dan atau Panitia Munas I. Peserta Para Planter Para Tokoh Perkebunan Perwakilan Perusahaan Perkebunan Perwakilan Pemerintah Perwakilan Perguruan Tinggi

7 MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” V I S I MENJADI PROFESI UNGGUL DAN BERMARTABAT BAGI PEMBANGUNAN INDUSTRI PERKEBUNAN YANG MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT PERKEBUNAN DAN BANGSA INDONESIA

8 MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” M I S I MENGANGKAT DAN MENGEMBANGKAN KERAGAAN/ PERFORMA PROFESI PLANTERS DI INDONESIA MEMBERIKAN LAYANAN SDM PERKEBUNAN YANG KOMPETEN, BERETIKA DAN BERDAYA SAING GLOBAL BAGI PEMBANGUNAN INDUSTRI PERKEBUNAN SEBAGAI UPAYA UNTUK MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN BANGSA INDONESIA

9 MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” TUJUAN 1.MENGANGKAT KERAGAAN DAN PERFORMA PLATERS SEBAGAI PROFESI YANG UNGGUL DAN BERMARTABAT 2.MENDORONG TERBANGUNYYA JIWA KORSA ANTAR PLANTERS DAN KERJASAMA DENGAN STSKEHOLDER PERKEBUNAN. 3.MEMPROMOSIKAN PROFESI PLANTERS DALAM DUNIA KEPROFESIAN DI INDONESIA 4.MENETAPKAN STANDAR PROFESI PLANTERS INDONESIA 5.MENGEMBANGKAN DAN MENINGKATKAN KOMPETENSI PLANTERS DI INDONESIA 6.MENYELENGARAKAN PELATIHAN, PENDIDIKAN, DAN SERTIFIKASI PROFESI PLANTERS BAIK SECARA SENDIRI MAUPUN BERSAMA PIHAK KETIGA 7.MENGKAJI, MENGKRITISI DAN MEMBERIKAN MASUKAN TENTANG KEBIJAKAN TERKAIT DENGAN PEMBANGUAN INDUSTRI PERKEBUNAN

10 MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” MASUKAN DARI BERBAGIPIHAK YANG TELAH DITAMPUNG PANITIA 1.Mungkin untuk pembentukan tidak perlu tergesa-gesa, yang diperlukan adalah sosialisasi dan permintaan dukungan semua pihak: planter, perusahaan dan stakeholder industri perkebunan lainnya 2.Untuk malam ini cukup dibangun kesepahan dan kesepakatan bersama bahwa kita memang memerlukan lembaga IPS itu dan berkehendak untuk mewujudkan 3.Untuk pembentukan tersebut diusulkan pada malam ini membuat kepanitiaan yang bertugas untuk melakukan sosialisasi dan mempersiapkan Munas I untuk pendirian secara resmi Indonesia Planter Society 4.Kepantian tersebut terdiri dari Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana yang untuk pertama kalinya dimohnkan kepada person-person yang merupakah tokoh-tokoh planter di Indonesia 5.Tambahan lainnya silahkan forum melengkapi

11 MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” PANITIA PENGARAH KETUA I KETUA II SEKRETARIS I SEKRETARIS II ANGGOTA (10-15 orang) PANITIA PELAKSANA KETUA UMUM KETUA I KETUA II SEKRETARIS SEKRETARIS I SEKRETARIS II BENDAHARA I BENDAHARA II MEMBENTUK KEPANITIAAN UNTUK SOSIALISASI DAN MEMPERSIAP KAN MUNAS I BAGI PENDIRIAN INDONESIAN PLANTER SOCIETY Home base sekretariat di Instiper Yogyakarta dan di Jakarta (tempat menyusul)

12 MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” HASIL SIDANG PEMBENTUKAN INDONESIAN PLANTER SOCIETY 1.Peserta bersepakat untuk membentuk lembaga yang untuk sementara diberikan nama: Masyarakat Planters Indonesia (INDONESIAN PLANTERS SOCIETY) 2.Untuk pembentukan dan deklarasi secara resmi dibentuk Panitia yang terdiri dari Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana 3.Susunan Panitia Pengarah dan Panitia Pelaksana ditetapkan sesuai usulan dan masukan peserta seperti pada susunan terlampir, dan akan ditambahkan lagi sesuai dengan kebutuhan 4.Panitia ditugaskan untuk melakukan sosialisasi kepada semua stakeholder khususnya para Planter, serta mempersiapkan MUNAS I sekaligus Deklarasi resmi Pembentukan MPI/IPS 5.Home base sekretariat ditetapkan di Instiper Yogyakarta dan di Jakarta (tempat menyusul)

13 MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” PANITIA PENGARAH KETUA I: Soedjai Kartasasmita KETUA II: Maruli Gultom SEKRETARIS I: Purwadi SEKRETARIS II: Bagus Gede Arya W ANGGOTA : 1 Derom Bangun6 Chairil Anwar 2 H Oeminto7 Iyan Haryanto 3 W Tamba8 Rektor Instiper 4 Wicaksono9 Ketut Gede Yudantara 5 Ferry Budiman10 R. Koernadi 11 Ari Witono12 Adi Prasongko Anggota Panitia Pengarah akan ditambah lagi hingga mencapai 10 sd 15 orang, menunggu usulan dan pendekatan calon-calonnya

14 MASYARAKAT PLANTER INDONESIA “INDONESIAN PLANTER SOCIETY” PANITIA PELAKSANA KETUA UMUMJoko Supriyono KETUA IPriyanto Puji Sulistyo KETUA IIMubarak SEKRETARIS Didik Riyadi SEKRETARIS IPurwadi SEKRETARIS IIBambang Susetyo BENDAHARA INoor Falich BENDAHARA IIPartini Kusmiyati

15


Download ppt "TEMA INTERNAL REVITALISASI INSTIPER MENJADI CENTER OF EXCELLENCE PENDIDIKAN PERKEBUNAN DI INDONESIA Image building Tumbuh Bersama Perkebunan Indonesia."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google