Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

dr. Donny Kostradi M.Kes. Sp.PK

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "dr. Donny Kostradi M.Kes. Sp.PK"— Transcript presentasi:

1 dr. Donny Kostradi M.Kes. Sp.PK
Praktikum Feses dr. Donny Kostradi M.Kes. Sp.PK

2 Feses Feses/Tinja:  u/ pmx sebaiknya yg berasal dr defekasi spontan
Pemeriksaan penting u/: - Parasit & - Telur cacing serta - Darah samar Pemilihan sampel feses:  pilihlah bagian yg bercampur darah atau lendir dsb nya. Hasil pmx cukup diberi tanda negatif (-) atau positif (+), (++) atau (+++)  krn penilaiannya tdk bisa tepat DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

3 Feses Makroskopis Pemeriksaan Makroskopis: 1. Warna 2. Bau
3. Konsistensi 4. Lendir 5. Darah 6. Parasit Ad.1. Warna - bila terlalu lama dibiarkan warna akan berubah lebih tua  >> urobilin dr urobilinogen yg dieks- kresikan via usus. DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

4 ……….Feses Makroskopis - Urobilinogen tdk berwarna, tp urobilin ber- warna coklat tua - Urobilin kondisi normal ada / (+), warna tinja/ feses dipengaruhi o/: makanan, kel. saluran usus dan obat-obatan - Feses warna kuning disebabkan o/: susu, jagung, obat santonin atau bilirubin yg blm berubah - Feses warna hijau disebabkan o/: sayur-mayur; jarang o/ biliverdin yg blm berubah DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

5 ……….Feses Makroskopis - Feses warna abu-abu disebabkan o/: tdk ada urobilin dlm sal. makanan, misal: ikterus obstruktif (tinja acholik), akibat pemakaian garam barium saat pmx radiologi atau terlalu >>banyak makan lemak dan terjadi def. enzim pankreas - Feses warna merah muda disebabkan o/: perdarahan segar dibagian distal (dekat) sumbu keluar  dekat anus atau o/ makanan: bit - Feses warna coklat disebabkan o/: perdarahan proximal (agak jauh) dr sumbu keluar  colon atau o/ makanan: coklat dan kopi DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

6 ……….Feses Makroskopis - Feses warna kehitaman disebabkan o/: obat-obatan yg mengandung besi, carbo medicinalis / mungkin melena (darah) dari sal, cerna yg jauh (> proximal): lambung atau varices esofagus (sirosis hati) DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

7 Benzidine Test Benzidine test merupakan:
 tes darah samar yg digunakan u/ mengetahui adanya perdarahan kecil yg tdk ditemukan sec. makroskopis atau mikoskopis Prosedur Benzidine Basa: 1. Buat emulsi tinja dg air atau dg lart garam ± 10 ml & panaskan hingga mendidih  saringlah emulsi dg kertas saring saat msh panas & biarkanlah filtrat sp dingin kembali DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

8 2. Pd tabung rx yg lain, masukkan benzidine basa sebanyak sepucuk pisau  Tambah- kan 3 ml As. Asetat glacial, kocoklah sp benzidine itu larut dg meninggalkan bbp kristal 3. Bubuhkan 2 ml filtrat emulsi tinja, campur  Berikan 1 ml lart hidrogen peroksida 3%, campur  Hasil dibaca dlm waktu 5 mnt (jangan lebih lama) DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

9 - Negatif (-) : tdk ada perub warna yg samar2 hijau
Interpretasi: - Negatif (-) : tdk ada perub warna yg samar2 hijau - Positif (+): Hijau - Positif 2 (+): Biru bercampur hijau - Positif 3 (+): Biru - Positif 4 (+): Biru tua DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

10 Benzidine Dihidrochlorida
Pemeriksaan dg cara tersebut u/ menghindari positif (+) palsu dg Benzidine Basa. Prosedur:  Idem spt pd Benzidine Basa DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

11 Hasil pemeriksaan tinja dalam laboratorium klinik
JENIS PEMERIKSAAN PARAMETER NILAI RUJUKAN SATUAN MAKROSKOPIS Jumlah gram/hari Bentuk Silindris Warna Coklat Bau Bervariasi tergantung pH dan fermentasi bakteri Darah Negatif Mukus Parasit MIKROSKOPIS Epithel LPK Eritrosit LPB Leukosit Sisa makanan Negatif s/d jumlah sedikit Lemak KIMIA pH Netral s/d alkali lemah (7,0-7,5) Darah samar Karbohidrat Bilirubin Urobilinogen KUANTITATIF Natrium 5,8 - 9,8 mEq/24 jam Kalium 15,7-20,7 Chlorida 2,5 – 3,9 DK-Lab Fes- 07 4/7/2017 Pemeriksaan mikroskopis:

12 Pemeriksaan mikroskopis:
 Membuat preparat apusan spesimen tinja diatas kaca objek (tipis)  Pemeriksaan ini dpt dilakukan dgn preparat natif atau cat (Eosin 1atau 2 %.) Pengecatan untuk amylum Lugol Pengecatan untuk lemak netral (trigliserida) Sudan III, IV, oil red O Pelaporan hasil pemeriksaan tinja mikroskopik:  Menuliskan hasil sel darah, epithel, serat otot, selulosa dan parasit yg ditemukan dgn namanya masing-masing dan sec. Kualitatif (positif atau negatif) minimal pd tiga tempat.  Pada pembesaran lensa obyektif 10 kali dgn memakai lapang pandang kecil (LPK) u/ melihat adanya cacing, telur cacing sisa makanan dll.  Pembesaran lensa obyektif 40 kali menggunakan satuan lapang pandang besar (LPB) untuk mengidentifikasi sel darah eritrosit, leukosit, epithel, amoeba, kristal dsb. DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

13 DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

14 Preparasi Spesimen DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

15 Pembuatan Sediaan DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

16 Pembuatan Sediaan DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

17 DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

18 Alur pemeriksaan sediaan Feses
DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

19 Terima Kasih DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

20 Feses Mikroskopis DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

21 Kista E. colli DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

22 Telur Ascaris lumbricoides
DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

23 Telur Ascaris lumbricoides Corticated & Decorticated
Corticated berisi Gastrula DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

24 Telur Clonorchis sinensis Hymenolepis diminuta
is an intestinal cestode DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

25 Enterobius vermicularis.
Kista E. colli Enterobius vermicularis. DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

26 DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

27 DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

28 DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

29 DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

30 Nematoda: Ascaris, Ancylostoma, Enterobius, Trichuris,
Cestoda: Diphyllobothrium, Diphylidium, Echinococus, Hymenolepis, Taenia Nematoda: Ascaris, Ancylostoma, Enterobius, Trichuris, Protozoa: Ciliata-Balantidium, Flagelata-Giardia lamblia, Rhizopoda-Entamoeba, Endolinax Trematoda: Echinostoma, Heterophyses DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

31 Veg. form/trofozoit DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

32 DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

33 DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

34 DK-Lab Fes- 07 4/7/2017

35 Thank U


Download ppt "dr. Donny Kostradi M.Kes. Sp.PK"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google