Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM LUHAK 50 KOTO

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM LUHAK 50 KOTO"— Transcript presentasi:

1 STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM LUHAK 50 KOTO
Menoleh ke Timur….. STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM LUHAK 50 KOTO Luhak 50 Koto Sudah Waktunya Jadi Halaman Depan SUMBAR…… IRAMADY IRDJA

2 KERANGKA BERPIKIR LUHAK 50 KOTO PASAR UMKM
KOTA/KAB DI SUMBAR` LUHAK 50 KOTO RIAU, JAMBI, SUMUT, SEMENANJUNG ISUE BUKAN KAWASAN DESTINASI KAWASAN LINTASAN KOTA “DADAAAGG..!” HALAMAN BLKG SUMBAR STRATEGI MENOLEH KE TIMUR MENDEKATKAN KONSUMEN PD PRODUSEN PRODUK UNGGULAN MASSAL DAERAH MANFAATKAN POSITIONING/GEOGRAFIS PARIWISATA TERPADU BENAHI UMKM PASAR UMKM UMKM TUMBUH PESAT

3 SACODIAK-CODIAK URANG PYK, SABINGUANG-BINGUANG URANG AGAM…
ISUE UMKM LUHAK 50 KOTO Pertama : Marketing Kedua : Marketing Ketiga : Marketing Pertama : Marketing Kedua : Marketing Ketiga : Marketing SACODIAK-CODIAK URANG PYK, SABINGUANG-BINGUANG URANG AGAM…

4 Strategi Pengembangan UMKM Luhak 50 Koto- Menoleh ke Timur
A. MENDEKATKAN KONSUMEN KPD PRODUSEN B. MEMACU DAYA BELI PENDUDUK MELALUI PENGEMBANGAN PRODUK UNGGULAN MASSAL DAERAH  khusus membahas GAMBIR C. MEMANFAATKAN POSITIONING/ GEOGRAFIS D. PARIWISATA TERPADU E. PEMBENAHAN UMKM KITA BAHAS BUTIR B (GAMBIR), YG LAIN DIBAHAS PD SAAT DISKUSI

5 GAMBIR “ANAK DARO” DI RUMAH URANG…

6 MENGENAL GAMBIR Panen 1,5 - 70 Tahun Produksi Optimal 4 - 14 Tahun
Panen kali/Th

7 KARAKTERISTIK USAHA TANI GAMBIR DI KABUPATEN 50 KOTA
Kepemilikan lahan ,41 ha Rendahnya biaya tidak mendatangkan margin tinggi bagi petani karena nilai tambah terbesar justru pada produk turunan Umur tanaman ,7 tahun Populasi Tanaman pohon/ha Penggunaan Pupuk Urea ,10 kg Penggunaan Pestisida ,1 liter Tenaga Kerja Pemeliharaan ,10 hok* Tenaga Kerja Pengolahan ,80 hok *hok = hari orang kerja Roni Afrizal, “Analisis Produksi dan pemasaran gambir di Kab. Lima Puluh Kota Prov. Sumbar, IPB 2009.

8 POTENSI PRODUK TURUNAN HARUSNYA MENDORONG SUMBAR UNTUK TIDAK PUAS BAHWA RAKYATNYA HANYA SEBAGAI PENJUAL DAUN Catechin/ asam catechu Asam Catechu Tannat Pyrocatechol Flouresin Gambir Flouresensi Catechu Merah Quersetin Fixed Oil Alkaloid KEGUNAAN Industri Makanan, Farmasi, Kosmetik, Tekstil, Penyamak Kulit, Perekat tablet antidiare, kapsul untuk haemorrhoid, tablet isap, tablet buih, obat kumur, permen dan pastiles, gel dan krim untuk antiacne dan antiaging, shampo antiketombe, pasta gigi, sabun transparan, pengawet kayu, pereaksi logam, dan “tinta pemilu”. KANDUNGAN WARNING: 198 PATEN PEMANFAATAN GAMBIR SUDAH DIPUBLIKASIKAN DI AMERIKA DAN 27 PRODUK BERBAHAN BAKU GAMBIR SUDAH SECARA KOMERSIAL MELALUI INTERNET…

9 Sumbar lengah akan potensi besar
POTENSI GAMBIR SUMBAR Sumbar lengah akan potensi besar Sumbar 50 Kota 68,5% Luas (ha) 28.326 19.906 Produksi (ton) 13.897 9.699 Petani (KK*) 13.500 9.056 Sumber : Dinas Perkebunan Rakyat Sumatera Barat, 2009 Sumber : BPS Sumbar dan 50 Kota, 2007

10 Gambir, pemasok 80% kebutuhan dunia
Perlu penjajagan ekspor langsung ke India *http://ditjenbun.deptan.go.id/budtanreyar/index.php?option=com_content&view=article&id=65&Itemid=1 75% dari 80% pasokan gambir Indonesia ke dunia dihasilkan Sumatera Barat Bila dikelola dg baik Sumbar lebih kaya dari Riau

11 MASALAH UTAMA Rendahnya Produktivitas dan Kualitas Produk
Rendahnya Bargaining Position Petani Harga ditetapkan oleh tengkulak/pengumpul Sumbar tidak memiliki kemampuan processing: Tergantung pada asing Tdk ada teknologi Tak ada bank pendukung Issue: Sumbar hanya sebagai “Penjual Daun” tidak ada pembeli apabila petani kritis masalah harga Tidak laku sehingga petani tergantung kepada tengkulak Mendekati masa panen mulai sistem ijon  petani pinjam uang ke tengkulak Tidak ada kontrol dan intervensi Pemda dan Pem. Pusat dalam perdagang gambir  pentingnya mekanisme perdagangan standar mutu

12 Struktur pasar yang tak menguntungkan petani
SKEMA PEMASARAN GAMBIR DI KAB 50 KOTA Struktur pasar yang tak menguntungkan petani PEDAGANG Pengumpul 57,3% Pedagang Luar Sumbar Petani 75% 42,7% Pedagang Besar 25% Eksportir Lokal Roni Afrizal, “Analisis Produksi dan pemasaran gambir di Kab. Lima Puluh Kota Prov. Sumbar, IPB 2009.

13 PERBANDINGAN PROSES PRODUKSI GAMBIR
Formulasi: 10 kg daun  0,5 kg ekstrak getah Harga daun  Rp 1.500/ kg Harga ekstrak getah = Rp ribu / kg 1 ha kebun gambir = kg ekstrak getah 12-14 ton daun Petani termakan taktik dagang menjadi “Penjual Daun” Keterangan Ekstrak Getah Daun Harga Relatif Sama Relatif Sama Tenaga Kerja Mangampo Tidak Perlu Ampas Untuk pupuk dan anti gulma Tidak Ada Waktu Lambat Cepat

14 PABRIK PENGOLAHAN GAMBIR DI PILUBANG KABUPATEN 50 KOTA
Kapasitas 20 Ton/Hari  Ekstrak Bubuk diproses lanjut ke Medan atau India Harga daun gambir Rp1.500 per kg  bahan baku Tenaga Kerja 35 Orang  Petani “termanjakan’ sebagai Penjual Daun karena tak ada beda harga antar daun dengan ekstrak Sumbar berlutut dengan Medan atau India karena tak mampu membangun pabrik ekstrak

15 REKOMENDASI JANGKA PENDEK
Pertanian  Penyuluhan intensif kepada petani fokus pd mutu dan regulasi Pemda Perdagangan Meskipun niaga adalah masalah pasar, namun Pemda berkewajiban mendidik petani utk meningkatkan nilai tawar misalnya dg membentuk Koperasi Petani Gambir Pemda  Menciptakan regulasi, Standar mutu, Spesifikasi komoditi, Membangun Branding pd even Nasional maupun Internasional, menelusuri pola perdagangan gambir berkoordinasi dg Kementrian Luar Negeri, Perdagangan, Perindustrian, dll JANGKA MENENGAH Membuat tim bersama PEMDA dan perusahaan nasional untuk melakukan Processing Derivatif Gambir (Catechin dll) dan Processing Ekstrak Mencari investor dg tetap mengacu pola Plasma dan Inti Rakyat Membangun klaster-klaster rakyat JANGKA PANJANG Membangun perusahaan terkait dg produksi gambir namun tetap dlm koridor Ekonomi Kerakyatan

16 KORELASI GAMBIR DG UMKM
13 RIBU KK PETANI GAMBIR ADL UMKM RATUSAN PEDAGANG GAMBIR JUGA UMKM DAYA BELI MENINGKAT LEBIH KAYA DARI RIAU PRODUK DERIVATIF GAMBIR TUMBUH SEMUA PRODUK UMKM AKAN LAKU KERAS UMKM BARU AKAN MUNCUL DG KREATIF BUKAN SAJA DI KAB. 50 KOTO NAMUN EKONOMI KOTA PAYAKUMBUH BAHKAN SUMBAR AKAN HIDUP KESEJAHTERAAN PENDUDUK MEMBAIK

17 Tarimo Kasih SUKSES LUHAK 50 KOTA TERLETAK PD NASIB 13 RIBU KK PETANI GAMBIR GUNUANG BONSU NASIBMU KINI……


Download ppt "STRATEGI PENGEMBANGAN UMKM LUHAK 50 KOTO"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google