Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROTOZOA PERTEMUAN VI AMBARWATI. PROTOZOA Protozoa : parasit yg td 1 sel dg morfologi & fungsi yg lengkap Morfologi protozoa : inti & sitoplasma Reprouksi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROTOZOA PERTEMUAN VI AMBARWATI. PROTOZOA Protozoa : parasit yg td 1 sel dg morfologi & fungsi yg lengkap Morfologi protozoa : inti & sitoplasma Reprouksi."— Transcript presentasi:

1 PROTOZOA PERTEMUAN VI AMBARWATI

2 PROTOZOA Protozoa : parasit yg td 1 sel dg morfologi & fungsi yg lengkap Morfologi protozoa : inti & sitoplasma Reprouksi protozoa : 1. Asexual : Pembelahan diri scr sederhana & multiple fission (Schizogony) 1. Asexual : Pembelahan diri scr sederhana & multiple fission (Schizogony) 2. Sexual : Konjugasi & syngami 2. Sexual : Konjugasi & syngami Bentuk2 protozoa : tropozoit (aktif) & kista (inaktif).

3 Klasifikasi Protozoa Berdasarkan alat pergerakannya 1. Sporozoa : tdk punya alat gerak khusus 1. Sporozoa : tdk punya alat gerak khusus 2. Rhizopoda : bergrak dg kaki semu 2. Rhizopoda : bergrak dg kaki semu 3. Mastigophora : bergeak dg flagel 3. Mastigophora : bergeak dg flagel 4. Ciliata : bergrak dg cilia 4. Ciliata : bergrak dg ciliaPatogenitas 1. Patogen 1. Patogen 2. Nonpatogen 2. Nonpatogen

4 SPOROZOA Sporozoa : tdk punya flagel/cilia, bergrak scr amuboit Sporozoa : tdk punya flagel/cilia, bergrak scr amuboit Yg perlu dipelajari : Toxoplasma gondii & Plasmodium Toxoplasma gondii Morfologi : 1. Bentuk ekstraseluler : spt bulan sabit, 1. Bentuk ekstraseluler : spt bulan sabit, 2. Bentuk intraseluler : bulat / lonjong 2. Bentuk intraseluler : bulat / lonjong Reproduksi : pembelahan diri scr longitudinal Patologi toxoplasmosis : penyebaran parasit mlli aliran darah dpt mencapai organ : otak, susum tlng blkng, mata, paru2, limfa, hati, kelenjar limfe, otot jantung & rangka

5

6 Cara Penularan Ada 2 mcm cara 1. Toxoplasmosis kongenital 1. Toxoplasmosis kongenital * Janin scr transplasental dr ibunya (ibu tdk * Janin scr transplasental dr ibunya (ibu tdk menunjukkan gejala yg jelas) menunjukkan gejala yg jelas) * Penelaran pd bulan2 awal kehamilan bisa * Penelaran pd bulan2 awal kehamilan bisa menyebabkan kguguran/anak lahir mati menyebabkan kguguran/anak lahir mati * Infeksi pd bulan2 akhir kehamilan : selama * Infeksi pd bulan2 akhir kehamilan : selama kehamilan bayi tdk menunjukkan kehamilan bayi tdk menunjukkan gejala2/kelainan, 2-3 bulan stlh lahir br erlihat gejala2/kelainan, 2-3 bulan stlh lahir br erlihat gjala klinik gjala klinik * bisa lewat ASI, yg terjadi bila ibu terinfeksi saat nifa * bisa lewat ASI, yg terjadi bila ibu terinfeksi saat nifa

7 2. Toxoplasmosis dapatan 2. Toxoplasmosis dapatan * terjadi pd anak2 & orang tua * terjadi pd anak2 & orang tua * Penularan lewat makanan, udara/kulit * Penularan lewat makanan, udara/kulit * Bila makanan tercemar/mengandung * Bila makanan tercemar/mengandung pseudokista infektif, daging yg kurang pseudokista infektif, daging yg kurang matang, susu sapi & telur unggas matang, susu sapi & telur unggas * Melalui udara dr penderita pneumonitis * Melalui udara dr penderita pneumonitis toxoplasmosis pd man/hewan toxoplasmosis pd man/hewan * Melalui kulit bila ada kontak antara man dg * Melalui kulit bila ada kontak antara man dg jaringan/ekskreta binatang yg terkena jaringan/ekskreta binatang yg terkena toxoplasmosis toxoplasmosis

8 Siklus hidup Dalam tubuh hospes perantara, toxoplama dlm bntk asexual. Penularan antar binatang terjadi krn memakan daging binatang yg terinfeksi Dlm sel2 usus kucing parasit berkembang biak (scr sexual & asexual) Ookista keluar bersama tinja kucing Bila man memakan mak yg mengandung ookista matang, maka man akn terinfeksi.

9

10 Plasmodium H dfnt : anopheles H perantara : manusia Siklus hidup sexual (sporogoni) di tub nyamuk SH asexual (skizogoni) di tub man (hsl gemetosit) Macam plasmodium P. vivak, P. falsiparum, P. ovale & P. malarie P. vivak, P. falsiparum, P. ovale & P. malarie

11 Morfologi Plasmodium Tropozoit : 1. P. vivax : eritrosit membesar, bentuk 1. P. vivax : eritrosit membesar, bentuk amuboit dg bintik scuffner amuboit dg bintik scuffner 2. P. falciparum : kromatin ganda, terdpt bintik 2. P. falciparum : kromatin ganda, terdpt bintik maurer maurer 3. P. malarie : Bentuk pita (band) 3. P. malarie : Bentuk pita (band) 4. P. Ovale : eritrosit bentuk tdk teatur, terdpt 4. P. Ovale : eritrosit bentuk tdk teatur, terdpt bintik schufner bintik schufner

12 TROPOZOIT P. vivax P. falciparum P. malarie Bintik skuffner P. malarie P. ovale

13 Skizon Skizon 1. P. malarie : ada 8 metozoit, bentuk 1. P. malarie : ada 8 metozoit, bentuk roset roset 2. P. lain bentuk tdk khas 2. P. lain bentuk tdk khas P. malarie P. vivax

14 Gametosit Gametosit Gametosit 1. P. falciparum : spt pisang, lbh bsr dr 1. P. falciparum : spt pisang, lbh bsr dr pd eritrosit pd eritrosit 2. P. lain tdk khas bentuknya 2. P. lain tdk khas bentuknya P. falciparumP. malarie P. ovale

15

16 P. vivax P. falciparum

17 P. malarieP. ovale

18

19 SIKLUS HIDUP Siklus hidup asexual (tub man) Siklus hidup asexual (tub man) 1. T preerirositik (skizogoni) dlm sel2 1. T preerirositik (skizogoni) dlm sel2 parenkim hati parenkim hati 2. T eritrositik (skizogoni) dlm eritrosit 2. T eritrositik (skizogoni) dlm eritrosit 3. Gametogoni di dlm eritrosit kapiler limfa 3. Gametogoni di dlm eritrosit kapiler limfa & sumsum tulang & sumsum tulang 4. Ekso eritrositik (skizogoni) dlm sel2 hati 4. Ekso eritrositik (skizogoni) dlm sel2 hati Hasil asexual : gametosit

20 SH scr asexual T preeritrositik (skizogoni) : stlh sporozoit diinokulasikan pd tub man olh nyamuk, berkembang biak dl di jar sel2 parenkim hati. T ini berlangsung slm 8 hari pd P. vivax, 6 hr pd P. falciparum, 9 hr pd P. oval & pd P. mlarie skr ditentukan T preeritrositik (skizogoni) : stlh sporozoit diinokulasikan pd tub man olh nyamuk, berkembang biak dl di jar sel2 parenkim hati. T ini berlangsung slm 8 hari pd P. vivax, 6 hr pd P. falciparum, 9 hr pd P. oval & pd P. mlarie skr ditentukan T ini terjadi di butir2 sel drh mrh. Pd T ini terjadi bentuk tropozoit, skizon & merozoit T ini terjadi di butir2 sel drh mrh. Pd T ini terjadi bentuk tropozoit, skizon & merozoit Sth T Preeritrositik berlangsung bbr kl sebag merozoit akan berkembang mjd gametosit dlm eritrosit di kapiler2 limfa & sumsum tlng blkng. T ini disebut T gametogoni yg berlangsung slm 96 jam. Hanya gametosit yg sdh matang yg dijumpai di drh tepi Sth T Preeritrositik berlangsung bbr kl sebag merozoit akan berkembang mjd gametosit dlm eritrosit di kapiler2 limfa & sumsum tlng blkng. T ini disebut T gametogoni yg berlangsung slm 96 jam. Hanya gametosit yg sdh matang yg dijumpai di drh tepi

21 SH SEXUAL SH sexual dimulai dg masuknya plasmoium ke tub nyamuk bersamaan drh penderita (bs bntk sexual/asexual, tp hanya bentuk sexual yg matang yg dpt berkembang).Nyamuk terinfeksi jk kd gametosit lbh dr 12 gametosit/ml darah SH sexual dimulai dg masuknya plasmoium ke tub nyamuk bersamaan drh penderita (bs bntk sexual/asexual, tp hanya bentuk sexual yg matang yg dpt berkembang).Nyamuk terinfeksi jk kd gametosit lbh dr 12 gametosit/ml darah Di lambung nyamuk terjai poses awal pematangan. Dr 1 mikrogamet mjd 4-8 mikrogamet (eksflagelasi), dr 1 makrogamet terbentk 1 makrogamet Di lambung nyamuk terjai poses awal pematangan. Dr 1 mikrogamet mjd 4-8 mikrogamet (eksflagelasi), dr 1 makrogamet terbentk 1 makrogamet Fusi antara makro & mikrogamet : zigot dlm 24 jam : ookinet Fusi antara makro & mikrogamet : zigot dlm 24 jam : ookinet

22 Ookinet menembus dinding lambung nyamuk diantara lap epitel & membran bsal dinding lambung nyamuk : terbentuk ookista (dlm ookista terbentuk ribuan spoozoit) Ookinet menembus dinding lambung nyamuk diantara lap epitel & membran bsal dinding lambung nyamuk : terbentuk ookista (dlm ookista terbentuk ribuan spoozoit) Bila ookista matang : pecah : sporozoit memasuki hemolikel nyamuk : menybar luas di kel ludah. Pd T ini nyamuk mjd vektor yg infektif Bila ookista matang : pecah : sporozoit memasuki hemolikel nyamuk : menybar luas di kel ludah. Pd T ini nyamuk mjd vektor yg infektif

23 Siklus Hidup

24

25 MALARIA  Malaria vivak (tertiana) olh P. vivax :Jinak  M. Pernisiosa & blackwater fewer/ M falciparum /tertianan olh P. falciparum : ganas  M. malarie (kuartana) olh P malarie  M. Ovale olh P. ovale  Penularan : 1. Gigitan nyamuk anopheles (sporozoit) 2. Bentuk tropozot : transfusi, plasenta & jarum suntik

26  Gejala klinis : demam intermitten, anemia, pembesaran limfa  Tiga stadium demam intermitten : 1. Kedinginan : 20 menit – 1 jam 2. Panas badan : 1-4 jam 3. Berkeringat : 1-3 jam  Pemeriksaan lab : 1. Usap darah tebal (uji malaia / bkn) 2. Usap darah tipis ( penentuan spesies plasmodium) 3. Tes serologis

27 RHIZOPODA  Entamoeba hystolytica TropozoitKista

28  Entamorba coli Tropozoit Kista

29  Entamorba hystoliica  Hidup di usus besar  Menyebabkan amubiasis usus (disentri amuba, terdapat darah & lendir di tinaja)  Juga dpt menimbulkan amubiasis hati, paru, otak, limfa dan kulit.  E. coli  Relatif tidak menimbulkan penyakit pada manusia, tetapi sering berada bersama-sama dg E. hystolitica

30 MASTIGOPHORA  Giardia lamblia

31 MASTIGOPHORA  Hidup di duodenum dan yeyenum bag atas  Dapat mengganggu penyerapan lemak krn punya batil isap yg sering dilekatkan di pd dinding usus penderita. Shg penderita mengalami steatore (berak lemak), timbul iritasi dan kerusakan pd usus.

32 TTrichomonas vaginalis

33 TTrichomonas vaginalis MMenyebabkan trichomoniasis vaginalis : vaginitis, uretritis, vulvitis dan servisitis pd wanita. Tp tdk menimbulkan gangguan pd rahim TTermasuk infeksi yg ringan PPada laki2 dpt menginfeksi prostat, vesikel seminal dan uretra. CCiri : keluhan rasa panas dan gatal di drh vagina dan sekitarnya.

34 Siklus hidup

35 CILIATA  Balantidium coli

36 SIKLUS HIDUP

37 Balantidiun coli  Penyebab balantidiasis  Infeksi terjadi krn tertelannya kista infektif bersama makanan/minuman yg tercemar tinja babi/ tinja penderita.  Terjadi ulserasi terutama pd usus besar shg terjadi perdarahan dan pembentukan lendir pd tinja penderita.

38 TERIMA KASIH


Download ppt "PROTOZOA PERTEMUAN VI AMBARWATI. PROTOZOA Protozoa : parasit yg td 1 sel dg morfologi & fungsi yg lengkap Morfologi protozoa : inti & sitoplasma Reprouksi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google