Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

 Wahyu 16:12-17  Sungai Efrat mengibaratkan bangsa- bangsa (orang-orang) yang dipengaruhi oleh Babel Mistik (Kekristenan murtad).  Air sungai menjadi.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: " Wahyu 16:12-17  Sungai Efrat mengibaratkan bangsa- bangsa (orang-orang) yang dipengaruhi oleh Babel Mistik (Kekristenan murtad).  Air sungai menjadi."— Transcript presentasi:

1

2  Wahyu 16:12-17  Sungai Efrat mengibaratkan bangsa- bangsa (orang-orang) yang dipengaruhi oleh Babel Mistik (Kekristenan murtad).  Air sungai menjadi kering = menggambarkan penarikan dukungan terhadap Babel besar (Wahyu 17).  Raja-raja dari timur mengibaratkan Kristus dan bala tentara sorga yang akan berperang melawan Setan.

3  Penarikan dukungan terhadap tanda binatang dan bilangan namanya:  Wahyu 13:3,14-16  Wahyu 17:1-3,15,16  Bangsa-bangsa menjadi kecewa karena ternyata Gereja yang palsu yang meninggikan tanda binatang juga dihukum pada malapetaka ke lima (16:10,11).

4  Dengan adanya penarikan dukungan terhadap Babel dari bangsa-bangsa mengakibatkan robohnya penghalang terakhir bagi kekalahan dan hukuman yang mutlak.

5  Dari mulut naga, mulut binatang, dan nabi palsu keluar tiga roh najis.  Masing-masing mengeluarkan “rohnya.”  Naga melambangkan setan (Wahyu 12:9). Ini melambangkan spiritisme, pemujaan pada roh-roh yang menyerupai spiritisme pada dunia kekristenan.

6  Mulut binatang melambangkan binatang yang muncul dari dalam laut dimana ia mendapatkan kekuatan, tahta dan kuasa dari Naga (Wahyu 13:2).  Nabi palsu melambangkan binatang yang keluar dari dalam bumi (Wahyu 13:11). Ia memiliki dua tanduk “Anak Domba” tapi berbicara seperti naga.

7  Ketiga roh najis yang menyerupai katak mengartikan bahwa roh-roh ini sangat menjijikkan bagi Tuhan.  Keluar dari mulut melukiskan bahwa ketiga roh najis ini bergabung sebagai juru bicara/alat untuk mengumumkan ke seluruh bumi percabulan dari Babel mistik (Wahyu 17:2).

8  Mengumpulkan mereka merupakan upaya gabungan agama rangkap tiga tersebut untuk mendekati penguasa- penguasa politik dunia agar mereka bersatu dalam tindakan memerangi umat-umat Tuhan.  Tuhan datang seperti pencuri (I Tes 5:2,4; 2 Petrus 3:10).

9  Memperhatikan pakaian adalah ajakan untuk tetap teguh dalam iman, tabiat, dan kesetiaan kepada Tuhan (Matius 22:11).  Telanjang berarti kehilangan pakaian tabiat Allah karena menyangkal iman (Wahyu 17:16).  Kejadian 3:7.

10  Perang Armagedon mulai apabila penguasa-penguasa agama dan politik dunia bersatu untuk melancarka serangannya kepada umat Tuhan yang setia.  Persiapan perang Armagedon terjadi pada malapetaka keenam, tetapi perang itu sendiri terjadi pada malapetaka ketujuh.

11  Tempat melukiskan keadaan mental raja-raja dunia yang sudah bersatu membasmi umat Tuhan (16:14, 17:13).  Armagedon melambangkan puncak pertentangan antara Kristus dan Setan (12:7-9).

12  Segala bangsa akan terlibat dalam peperangan ini.  Kristus dan balatentara sorga akan campur tangan mengakhirinya.  Orang-orag kudus akan menyaksikan peperangan itu tapi tidak terlibat di dalamnya.

13  Perang Armagedon melukiskan peperangan terakhir antara Kristus dan Setan di dunia ini, yang akan diakhiri dengan kekalahan pada pihak Setan.

14  Wahyu 16:  Pengaruh malapetaka ini universal.  Suara nyaring menggambarkan suara Allah sendiri (Wahyu 1:10) yang terdengar dari tahta Allah.  “Sudah terlaksana.”  “Sudah selesai” (Yohanes 19:30).

15  Kejahatan manusia dibumi sudah memuncak, sehingga murka Allah akan dicurahkan semua kepada manusia yang jahat dan setan. Kasih karunia Allah tidak ada lagi bagi manusia jahat.  Gempa bumi harafiah dan simbolis.  Gemba bumi memusnahkan kota-kota secara harafiah (17:18,20,21), gempa bumi juga akan memusnahkan Babel besar itu.

16  Kuasa gabungan tiga roh najis akan hancur berantakan karena pengumuman Tuhan yang bergemuruh disertai kilat dan gempa bumi.  Kesatuan penguasa-penguasa dunia dan agama hancur karena kaget mendengar suara Tuhan yang meluputkan umatNya dari musuh.

17  Anggota-anggota gabungan organisasi politik dan agama itupun mulai berperang dengan sesamanya, dan “sepuluh raja” (Wahyu 17:12-16) akan membalas dendam kepada Babel mistik (17:17).  Tentara-tentara dunia berubah haluan dengan geramnya untuk menyerang pemimpin-pemimpin dan sesamanya dengan senjata yang tadinya diperuntukkan untuk membunuh umat- umat Tuhan.

18  Percekcokan dan pertumpahan darah terjadi di mana-mana (14:20).  Waktu Kristus datang di angkasa dengan malaikat-malaikatNya, segala bentrokan senjata dan peperangan akan berhenti.  Seluruh orang jahat akan binasa ketika Tuhan mencurahkan murkaNya yang tanpa belas kasihan.

19  Allah teringat akan janjinya untuk menghancurkan Babel (Yeh 21:23,24).  Pulau hilang karena gempa.  Hujan es (Sangkakala ketujuh/11:19).  Manusia menghujat Allah. Inilah kali ketiga manusia mengutuki Allah karena hebatnya malapetaka itu (16:9,11,21).  Sejarah dunia berakhir, umat yang benar diangkat ke surga.


Download ppt " Wahyu 16:12-17  Sungai Efrat mengibaratkan bangsa- bangsa (orang-orang) yang dipengaruhi oleh Babel Mistik (Kekristenan murtad).  Air sungai menjadi."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google