Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Process Order Costing Bab 6. Akumulasi Biaya Proses Job Order Costing  Produk dipertanggungjawabkan dalam batch.  Setiap batch diperlakukan sebagai.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Process Order Costing Bab 6. Akumulasi Biaya Proses Job Order Costing  Produk dipertanggungjawabkan dalam batch.  Setiap batch diperlakukan sebagai."— Transcript presentasi:

1 Process Order Costing Bab 6

2 Akumulasi Biaya Proses Job Order Costing  Produk dipertanggungjawabkan dalam batch.  Setiap batch diperlakukan sebagai pesanan yg terpisah.  Pesanan tersebut merupakan objek biayanya. Process Costing  Semua unit dari produk yg dihasilkan dalam suatu pusat biaya adalah serupa (homogen)  Bahan baku, tenaga kerja, dan overhead pabrik dibebankan ke pusat biaya

3 Perhitungan Biaya Rata-rata Tertimbang 5 Langkah Persiapan Laporan Produksi: – Analisis aliran unit secara fisik – Perhitungan unit-unit ekuivalen – Perhitungan biaya per unit – Penilaian persediaan (barang ditransfer keluar dan persediaan akhir barang dalam proses) – Rekonsiliasi biaya.

4 Contoh soal: American Chair Company Departemen Departemen Pemotongan Departemen Perakitan

5 Contoh – Departemen Pertama: Produksi: Biaya: Jumlah unit dalam proses, Awal100 Jumlah unit yg telah selesai dan ditransfer keluar500 Jumlah unit dalam proses, Akhir, (60%, 20%, 40%)200 Barang dalam proses, awal Bahan Baku Langsung$ 1.892 Tenaga Kerja Langsung400 Beban Overhead Pabrik796 Biaya yang ditambahkan dalam bulan Juli Bahan Baku Langsung$13.608 Tenaga Kerja Langsung5.000 Beban Overhead Pabrik7.904

6 Analisis Aliran Unit Secara Fisik Persediaan AwalUnit yang selesai (beserta persentase penyelesaiannya) Yang ditambahkan selama periode berjalan Unit yang belum selesai (BDP Akhir) -beserta persentase penyelesaiannya Barang Dalam Proses – Dep 1 Persediaan AwalUnit yang selesai (beserta persentase penyelesaiannya) Unit yang selesai dari departemen pertama Unit yang belum selesai (BDP Akhir) -beserta persentase penyelesaiannya Barang Dalam Proses – Dep 2

7 1. Analisis Aliran Unit Secara Fisik Unit untuk dihitung: Unit-unit pada awal barang dalam proses 100 Unit-unit yang mulai dikerjakan selama periode600 Total unit untuk dihitung 700 Unit yg telah dihitung: Unit-unit yg telah selesai dan ditransfer keluar: Mulai dikerjakan dan diselesaikan400 Persediaan awal barang dalam proses100 Unit-unit pada persediaan akhir barang dalam proses (60%, 20%, 40%) 200 Total Unit yg telah dihitung 700

8 Perhitungan Unit Ekuivalen Jumlah unit x % Penyelesaian

9 2. Perhitungan Unit Ekuivalen

10 Perhitungan Biaya Per Unit

11 3. Perhitungan Biaya Per Unit

12 Perhitungan Biaya Persediaan Yang Selesai (Persediaan Barang Jadi) = Persediaan Barang Dalam Proses Akhir =

13 Lanjutan… = $ 25 + $ 10 + $ 15 = $50 per unit Biaya per Unit = Biaya bahan baku per unit + Biaya Tenaga Kerja per unit + Biaya Overhead Pabrik Unit% Peny. Biaya Per Unit Total Biaya Unit Yang Ditransfer Ke Dep. Perakitan500100%$50$25.000 Barang Dalam Proses Akhir Bahan Baku20060%25$3.000 Tenaga Kerja Langsung20020%10400 Overhead Pabrik20040%151.200 Total Biaya Yang Dipertanggungjawabkan$29.600

14 Departemen Perakitan – Departemen Kedua Produksi: Biaya: Jumlah unit dalam proses, Awal180 Jumlah unit yg telah selesai dan ditransfer keluar580 Jumlah unit dalam proses, Akhir, (100%, 70%, 70%)100 Barang dalam proses, awal Biaya Departemen Sebelumnya$ 8.320 Bahan Baku Langsung$ 830 Tenaga Kerja Langsung475 Beban Overhead Pabrik518 Biaya yang ditambahkan dalam bulan Juli Bahan Baku Langsung$7.296 Tenaga Kerja Langsung9.210 Beban Overhead Pabrik11.052

15 2. Perhitungan Unit Ekuivalen Dari Dep. sblmnya BBLTKLBOP Unit Ekuivalen ditransfer keluar 580 Unit Ekuivalen di Persediaan Akhir 100 70 Total Unit Ekuivalen680 650 Dari Dep. sblmnya BBLTKLBOP Biaya Pers. Awal8.320830475518 Biaya yg ditbhkan slama periode berjalan 25.0007.2969.21011.052 Total biaya yg dipertanggungjawabkan 33.3208.1269.68511.570 Dibagi unit ekuivalen680 650 Biaya Per unit Ekuivalen$49,00$11,95$14,90$17,80

16 Lanjutan… = $ 49 + $ 11,95 + $ 14,90 + $ 17,80 = $93,65 per unit Biaya per Unit = Biaya bahan baku per unit + Biaya Tenaga Kerja per unit + Biaya Overhead Pabrik Unit% Peny.Biaya Per UnitTotal Biaya Unit Yang Ditransfer Ke Dep. Perakitan 580100%93,65$ 54.317 Barang Dalam Proses Akhir Dari Departemen Sebelumnya100 $ 49$ 4.900 Bahan Baku100100%11,951.195 Tenaga Kerja Langsung10070%14,901.043 Overhead Pabrik10070%17,801.246 Total Biaya Yang Dipertanggungjawabkan$62.701 Biaya dari Departemen sebelumnya +

17 Akuntansi untuk Bahan Baku, Tenaga Kerja dan Overhead Biaya Bahan Baku Barang Dalam Proses – Dep. Pemotongan13.608 Barang Dalam Proses – Dep. Perakitan7.296 Bahan Baku20.904 Biaya Tenaga Kerja Barang Dalam Proses – Dep. Pemotongan5.000 Barang Dalam Proses – Dep. Perakitan9.210 Beban Gaji14.210

18 Lanjutan … Overhead Dibebankan Overhead Aktual: Pengendali Overhead$20.900 Utang Usaha (pajak, listrik, dan lain-lain)7.400 Akumulasi Penyusutan – Mesin5.700 Asuransi Dibayar di Muka500 Bahan Baku (bahan baku tdk langsung)1.700 Beban Gaji (tenaga kerja tdk langsung)5.600 Overhead Dibebankan: Barang Dalam Proses – Dep. Pemotongan7.904 Barang Dalam Proses – Dep. Perakitan11.052 Overhead Dibebankan18.956

19 Jurnal untuk mencatat transfer biaya dari Dep. Pemotongan ke Dep. Perakitan: Barang dalam proses – Dep.Perakitan 25.000 Barang dalam proses – Dep.Pemotongan25.000 Jurnal untuk mencatat transfer biaya dari Dep. Pemotongan ke Dep. Perakitan: Barang jadi54.317 Barang dalam proses – Dep.Perakitan54.317


Download ppt "Process Order Costing Bab 6. Akumulasi Biaya Proses Job Order Costing  Produk dipertanggungjawabkan dalam batch.  Setiap batch diperlakukan sebagai."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google