Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

LINK LIST Latifah Rifani. SEJARAH Dikembangkan tahun 1955-1956 oleh Allen Newell, Cliff Shaw dan Herbert Simon di RAND Corporation sebagai struktur data.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "LINK LIST Latifah Rifani. SEJARAH Dikembangkan tahun 1955-1956 oleh Allen Newell, Cliff Shaw dan Herbert Simon di RAND Corporation sebagai struktur data."— Transcript presentasi:

1 LINK LIST Latifah Rifani

2 SEJARAH Dikembangkan tahun oleh Allen Newell, Cliff Shaw dan Herbert Simon di RAND Corporation sebagai struktur data utama untuk bahasa Information Processing Language (IPL). IPL dibuat untuk mengembangkan program artificial intelligence

3 PENGENALAN List merupakan sebuah pemikiran/konsep struktur data yang sangat dasar pada pemrograman agar lebih fleksibel. Setiap elemen akan ditambahkan saat dibutuhkan, tidak dialokasikan dengan tempat tertentu dari awal.

4 ILUSTRASI Secara logika, kepala atau first adalah pengait atau penunjuk awal elemen pertama dari sebuah list. null kepala Gambar list dengan tiga buah elemen

5 PENGERTIAN Merupakan sekumpulan elemen list yang bertipe sama. Elemen list mempunyai keterurutan tertentu, nilai satu elemen boleh muncul lebih dari satu kali. Setiap elemen mempunyai 2 bagian: Informasi elemen Alamat suksesornya

6 Linked List adalah salah satu bentuk struktur data, berisi kumpulan data (node) yang tersusun secara sekuensial, saling sambung-menyambung dan dinamis. Linked List saling terhubung dengan bantuan variabel pointer. Masing-masing data dalam Linked List disebut dengan node (simpul) yang menempati alokasi memori secara dinamis.

7 Setiap node terdiri atas dua bagian. Bagian pertama berisi informasi data tersebut, Bagian kedua merupakan field, link, atau nextpointer. Link inilah yang menghubungkan satu elemen data ke elemen data lainnya, sehingga urutan elemen data tersebut membentuk suatu linear list.

8 Field link ini berisi alamat dari simpul berikutnya dalam list. Field link bernilai 0 bila link tersebut tidak menuding ke data (simpul) lainnya. Penuding ini disebut penuding nol.

9 ILUSTRASI NEXT ELEMEN NODE A B C LINK LIST

10 CONTOH Misalnya kita ingin membuat sebuah elemen data nilai mahasiswa yang terdiri dari NRP, nama, dan nilai, maka representasinya adalah sebagai berikut: NRP iffa nama A nilainext Penunjuk ke elemen berikutnya

11 Bila elemen seperti diatas dibuat dalam bahasa algoritma, seperti berikut: type nilaiMatKul : < NRP : string, nama : string, nilai : string, > Elemen ditambah dengan pengait/penunjuk: type elemen : < elmt : nilaiMatKul, next : elemen >

12 Deklarasi listnya sebagai berikut: type list : < first : elemen >

13 Penunjuk elemen di awal ini (first) digunakan untuk memegang elemen awal sebuah list agar dapat diakses satu per satu sampai elemen terakhir list. Sebuah struktur data yang dianggap sebagai list memiliki aturan pengaksesan. Pengaksesan dilakukan dari penunjuk elemen pertama (first) kemudian berjalan maju ke elemen kedua, ketiga dan seterusnya sampai elemen terakhir.

14 KEUNTUNGAN LIST Penggunaan memori yang dinamik. Kita dapat mengatur penggunaan memori sehingga bisa lebih hemat. Kesederhaan pada proses insert dan delete elemen.

15 Alamat elemen pertama dari suatu list, dapat diacu oleh First(L). Nilai yang dibawanya dapat diacu dengan info(P)

16 JENIS LINK LIST Single Linked List dapat juga ditulis NULL Double Linked List head prevnext

17 PENGERTIAN Single : artinya field pointer-nya hanya satu buah saja dan satu arah serta pada akhir node, pointernya menunjuk NULL Linked List : artinya node-node tersebut saling terhubung satu sama lain. 10 datapointer NULL

18 Setiap node pada linked list mempunyai field yang berisi pointer ke node berikutnya, dan juga memiliki field yang berisi data. Node terakhir akan menunjuk ke NULL yang akan digunakan sebagai kondisi berhenti pada saat pembacaan isi linked list data pointer NULL

19 JENIS SINGLE LINK LIST Single Link List dengan Head head head tail Single Link List dengan Head dan Tail

20 BEBERAPA OPERASI PADA LIST

21 MEMBUAT ELEMEN LINKED LIST Membuat suatu elemen linked list berarti memesan tempat di memori untuk menyimpan sebuah list.

22 MENGHAPUS ELEMEN LIST Menghapus elemen list berarti menghilangkan atau menghancurkan alokasi memori sebuah list yang telah ada di memori. Fungsi: agar data yang tidak diperlukan benar-benar terhapus di memori sehingga penggunaan memori dapat optimal karena data-data yang tidak diperlukan dihilangkan.

23 PENAMBAHAN ELEMEN DI POSISI AWAL Penambahan elemen di posisi awal adalah menambahkan data baru pada posisi awal, sehingga data baru tersebut akan menjadi awal. Ada 2 hal yang harus diperhatikan, yaitu : kondisi linked list sedang kosong, atau kondisi linked list sudah mempunyai elemen.

24 Kondisi Linked List Sedang Kosong Ketika linked list masih kosong, maka variable awal dan akhir akan diisi dengan variable baru.

25 NULL head 1. List masih kosong (head=NULL) 2. Masukkan data baru, misal head

26 Kondisi Linked List Sudah Mempunyai Elemen. Proses penambahannya adalah dengan mengisikan field next milik elemen baru dengan posisi awal linked list, kemudian posisi awal berubah ke posisi baru.

27 15 10 headbaru head Masukkan data baru dari depan, misal head 15 baru

28 Penambahan Elemen Di Posisi Terakhir Penambahan di posisi akhir adalah proses penambahan data baru dimana data baru disimpan di posisi terakhir. Setelah proses penambahan selesai, maka variable akhir akan menunjuk ke data baru tersebut. Ada 2 hal yang harus diperhatikan yaitu : Kondisi penambahan akhir pada linked list yang masih kosong dan Kondisi penambahan akhir pada linked list yang sudah mempunyai elemen.

29 10 15 bantu head head baru Masukkan data baru dari belakang, misal head 15 baru

30 1521 bantu head baru Masukkan data baru dari belakang, misal baru 10 head head 21

31 MENAMPILKAN SINGLE LINKED LIST DENGAN HEAD Penelusuran ini dilakukan dengan menggunakan suatu pointer bantu, karena pada prinsipnya pointer head yang menjadi tanda awal list tidak boleh berubah/berganti posisi. Penelusuran dilakukan terus sampai node terakhir ditemukan menunjuk ke nilai NULL. Jika tidak NULL, maka node bantu akan berpindah ke node selanjutnya dan membaca isi datanya dengan menggunakan field next sehingga dapat saling berkait. Jika head masih NULL berarti data masih kosong!.

32 Contoh: Langkah-langkah penelusuran adalah : ƒIsi variable p dengan awal. ƒSelama p tidak NULL, maka tampilkan info yang ada di elemen yang ditunjuk variable p, kemudian p dipindahkan ke elemen berikutnya.

33 PENGHAPUSAN DATA AWAL Penghapusan data di awal adalah proses menghapus elemen pertama (awal), sehingga variable awal akan berpindah ke elemen data berikutnya. Ada 3 kondisi yang perlu diperhatikan yaitu: kondisi linked list masih kosong kondisi linked list hanya memiliki 1 data, dan kondisi linked list yang memiliki data lebih dari 1 elemen.

34 Kondisi linked list masih kosong Pada kondisi ini proses penghapusan tidak bisa dilakukan. Kondisi linked list hanya memiliki 1 data Langkah yang dilakukan adalah menghapus data yang ada di posisi awal kemudian akhir dan awal di-NULL-kan.

35 Kondisi linked list memiliki data lebih dari 1 data: Alamat data awal diisikan ke suatu variabel pembantu (phapus). Setelah itu pindahkan awal ke data berikutnya. Setelah itu hapus/hancurkan data di posisi phapus.

36 10 15 head head 21 Proses penghapusan data 10 dari depan

37 Penghapusan node tidak boleh dilakukan jika keadaan node sedang ditunjuk oleh pointer. Sebelum data terdepan dihapus, head harus ditunjukkan ke node sesudahnya terlebih dahulu agar list tidak putus, sehingga node setelah head lama akan menjadi head baru (data terdepan yang baru).

38 PENGHAPUSAN DATA AKHIR Penghapusan data akhir adalah proses menghilangkan/menghapus data yang ada di posisi terakhir. Ada 3 kondisi yang harus diperhatikan ketika akan melakukan proses penghapusan data akhir yaitu: Kondisi linked list masih kosong, Kondisi linked list hanya berisi 1 data, dan Kondisi linked list berisi data lebih dari 1 buah.

39 10 15 head 21 Proses menghapus data 34 dari belakang head bantu hapus head 21 bantu

40 MENGHAPUS DATA DARI BELAKANG Membutuhkan pointer bantu dan hapus. Pointer hapus digunakan untuk menunjuk node yang akan dihapus, dan pointer bantu digunakan untuk menunjuk node sebelum node yang dihapus yang kemudian selanjutnya akan menjadi node terakhir. Pointer bantu akan digunakan untuk menunjuk ke nilai NULL. Pointer bantu akan selalu bergerak sampai sebelum node yang akan dihapus, baru kemudian pointer hapus diletakkan setelah pointer bantu. Setelah itu pointer hapus akan dihapus, pointe bantu akan menunjuk ke NULL.

41 Dibutuhkan dua buah variabel pointer: head dan tail Head akan selalu menunjuk pada node pertama, sedangkan tail akan selalu menunjuk pada node terakhir head tail

42 IMPLEMENTASI LIST MENGGUNAKAN JAVA

43 Java tidak memiliki pointer namun memiliki reference. Reference adalah penunjuk ke objek (fungsinya sama seperti pointer)

44 CONTOH: Contoh penggunaan reference: Data a = new Data(); Data b = a; /* b menunjuk ke a*/ Jika b di ubah, maka a juga akan berubah

45 ELEMEN LIST Pada java, elemen list didefinisikan dengan kelas. Jadi elemen list adalah kelas. Suatu kelas boleh merefer dirinya sendiri. Contoh: class ListElement { String info; ListElement next; }


Download ppt "LINK LIST Latifah Rifani. SEJARAH Dikembangkan tahun 1955-1956 oleh Allen Newell, Cliff Shaw dan Herbert Simon di RAND Corporation sebagai struktur data."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google