Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PERKEMBANGAN ASPEK SOSIALISASI wien/pgsd_perk. Pengertian Kemampuan bertingkah laku sesuai dengan harapan lingkungan sosial atau norma di lingkungan sosial.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PERKEMBANGAN ASPEK SOSIALISASI wien/pgsd_perk. Pengertian Kemampuan bertingkah laku sesuai dengan harapan lingkungan sosial atau norma di lingkungan sosial."— Transcript presentasi:

1 PERKEMBANGAN ASPEK SOSIALISASI wien/pgsd_perk

2 Pengertian Kemampuan bertingkah laku sesuai dengan harapan lingkungan sosial atau norma di lingkungan sosial. Kemampuan bertingkah laku sesuai dengan harapan lingkungan sosial atau norma di lingkungan sosial. wien/pgsd_perk

3 Proses Sosialisasi Mengembangkan T.L sosial belajar ber T.L. dengan cara yg diterima masyarakat. Mengembangkan T.L sosial belajar ber T.L. dengan cara yg diterima masyarakat. Menjalankan peran-peran sosial. Menjalankan peran-peran sosial. Mengikuti aktivtas-aktivitas sosial. Mengikuti aktivtas-aktivitas sosial. wien/pgsd_perk

4 Perbedaan Individu sosial & non- sosial Individu sosial Individu sosial Mampu ber T.L yg mencerminkan ketiga proses sosialisasi. Mampu ber T.L yg mencerminkan ketiga proses sosialisasi. Mampu mengikuti kelompok & diterima oleh kelompok. Mampu mengikuti kelompok & diterima oleh kelompok. Individu non-sosial Individu non-sosial Tdk mampu menjalankan ke-3 proses sosialisasi. Unsosial : tdk mengetahui apa yg diharapkan klp, shg berTL yg tdk sesuai dg harapan klp. Antisosial : individu tahu harapan sosial tetapi dg sengaja melawan harapan itu  ditolak oleh kelompok. wien/pgsd_perk

5 Faktor-faktor yg mempengaruhi perkembangan sosialisasi Kesempatan bersosialisasi Kesempatan bersosialisasi Kemampuan berkomunikasi Kemampuan berkomunikasi Motivasi Motivasi Bimbingan Bimbingan Lingkungan yg berperan : Lingkungan yg berperan : Keluarga (kualitas relasi, posisi, pola asuh, ukuran keluarga) Keluarga (kualitas relasi, posisi, pola asuh, ukuran keluarga) Sekolah (perlakuan guru, teman, dll) Sekolah (perlakuan guru, teman, dll) Masyarakat (sikap masyarakat thd individu) Masyarakat (sikap masyarakat thd individu) wien/pgsd_perk

6 Pentingnya kelompok sosial bagi anak Membantu anak belajar ber TL sosial sesuai harapan lingkungan. Membantu anak belajar ber TL sosial sesuai harapan lingkungan. Membantu anak hidup mandiri. Membantu anak hidup mandiri. Membantu pembentukan konsep diri yg dihasilkan dari relasi / interaksi dg lingkungan. Membantu pembentukan konsep diri yg dihasilkan dari relasi / interaksi dg lingkungan. wien/pgsd_perk

7 Ciri Perkembangan sosial Periode pra sekolah Pre Gang Age 24 bln : solitary play, paralel play 24 bln : solitary play, paralel play 36 – 60 bln : cooperative play. Berteman tdk membedakan jenis kelamin. 36 – 60 bln : cooperative play. Berteman tdk membedakan jenis kelamin. Relasi dg orang dewasa lebih mudah (orang dewasa yg memulai komunikasi) Relasi dg orang dewasa lebih mudah (orang dewasa yg memulai komunikasi) Pola TL Umum TL yg diterima teman TL yg diterima teman Kooperative, rivalry, murah hati, simpati, empati, independent, ramah, tdk egois, dll TL unsosial TL unsosial Negativism, agresi, bertengkar, penghinaan, penipuan, egosentris, prejudice, sex antagonism, dll wien/pgsd_perk

8 Periode late childhood Karakteristik ‘Gang’ pd anak Ada identitas ‘gang, Ada identitas ‘gang, Menggunakan tanda utk berkomunikasi Menggunakan tanda utk berkomunikasi Melakukan aktivitas hanya utk ‘gang’ Melakukan aktivitas hanya utk ‘gang’ Mempunyai tempat utk bertemu. Mempunyai tempat utk bertemu. Anggota kelompok biasanya sejenis. Anggota kelompok biasanya sejenis. ‘Gang’ membantu sosialisasi pd anak. Membantu belajar bersama orang lain yg diterima sosial. Membantu belajar bersama orang lain yg diterima sosial. Membantu mengembangkan nilai-nilai sosial. Membantu mengembangkan nilai-nilai sosial. Membantu belajar bersikap sosial. Membantu belajar bersikap sosial. Membantu mengembangkan konsep diri. Membantu mengembangkan konsep diri. wien/pgsd_perk

9 Penerimaan oleh ‘Gang’ Jenisnya : Star : populer Star : populer Accepted : diterima Accepted : diterima Climber : berusaha diterima Climber : berusaha diterima Fringer : pinggiran Fringer : pinggiran Neglected : ditolak Neglected : ditolak Isolate : terisolasi, tdk menarik, unpopuler Isolate : terisolasi, tdk menarik, unpopuler Menurut Bigelow, ada 3 stage penerimaan oleh kelompok / orang : A reward cost stage A reward cost stage Ada harapan yg sama / ti,bal balik. A normative stage A normative stage Ada sikap yg sama thd aturan & sangsi. An empatic An empatic Ada kedekatan emosi. wien/pgsd_perk

10 KERAWANAN DLM PERKEMBANGAN SOSIAL Deprivasi sosial Deprivasi sosial Over-conformity  partisipasi aktivitas sosial terlalu banyak, mengikuti nilai / atribut setiap klp, shg identitas diri bisa hilang. Over-conformity  partisipasi aktivitas sosial terlalu banyak, mengikuti nilai / atribut setiap klp, shg identitas diri bisa hilang. Non-conformity Non-conformity Over dependency Over dependency Prejudice Prejudice wien/pgsd_perk

11 KRITERIA KEBERHASILAN DLM PENYESUAIAN DIRI DI LINGKUNGAN Mampu bertingkah laku sesuai harapan sosial Mampu bertingkah laku sesuai harapan sosial Mampu menyesuaikan diri dengan kelompok- kelompok yg berbeda. Mampu menyesuaikan diri dengan kelompok- kelompok yg berbeda. Memiliki kepuasan pribadi dlm kontak sosial Memiliki kepuasan pribadi dlm kontak sosial wien/pgsd_perk


Download ppt "PERKEMBANGAN ASPEK SOSIALISASI wien/pgsd_perk. Pengertian Kemampuan bertingkah laku sesuai dengan harapan lingkungan sosial atau norma di lingkungan sosial."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google