Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 1 of 14 REKAYASA SISTEM SESI : 2 BY ARISM,SKOM,MMSI.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 1 of 14 REKAYASA SISTEM SESI : 2 BY ARISM,SKOM,MMSI."— Transcript presentasi:

1 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 1 of 14 REKAYASA SISTEM SESI : 2 BY ARISM,SKOM,MMSI.

2 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 2 of 14 eksekutif Komite pengarah SIM Pimpro tim model lokasi gudang Pimpro tim MRPPimpro tim system ISDN Proyek leader credit approaval system tim Pimpro tim system informasi ISDN Pemasaran Manufaktur Keuangan SDM

3 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 3 of 14 Tanggung-jawab Eksekutif : (1) Mengawasi proyek pengembangan; (2) Mengawasi lingkup system yang menyempit dan terfokus pada operasional. Tanggung-jawab Komite Pengarah SIM : (1) Mengawasi seluruh proyek system; (2) Mengarahkan penggunaan sumber daya komputer. Tugas utama Komite Pengarah SIM : (1) Menetapkan kebijakan(mencapai tujuan strategi perusahaan); (2) Menjadi pengendali keuangan(sehubungan dengan komputer); (3) Menyelesaikan pertentangan(prioritas penggunaan komputer).

4 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 4 of 14 Keuntungan Menggunakan Siklus Hidup System Dalam Manajemen Bagi Komite Pengarah SIM : (1) Semakin besar kemungkinan komputer digunakan untuk mendukung pemakai seluruh perusahaan; (2) Semakin besar kemungkinan proyek-proyek komputer, akan mempunyai perencanaan dan pengendalian yang baik. Keuntungan Perencanaan Proyek System Informasi Berbasis Komputer Bagi Komite Pengarah SIM : (1) Menentukan lingkup proyek; (2) Mengenali berbagai area permasalahan potensial; (3) Mengatur urutan tugas; (4) Memberikan dasar untuk pengendalian.

5 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 5 of 14 Langkah-langkah Tahap Perencanaan : (1) Menyadari masalah; (2) Mendefinisikan masalah; (3) Menentukan tujuan system; (4) Indentifikasi kendala-kendala system; (5) Membuat studi kelayakan (teknis, pengembalian ekonomis dan non-ekonomis, hukum dan etika, operasional, dan jadwal); (6) Mempersiapkan usulan pemilihan system; (7) Menetapkan meknisme pengendalian.

6 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 6 of 14 Ada 6 Dimensi Kelayakan : (1)Teknis : tersediakan S/W dan H/W untuk melakukan pengolahan yang diperlukan; (2)Pengembalian ekonomis : dapatkah system yang diajukan dinilai secara keuangan dengan membandingkan manfaat dan biaya; (3) Pengembalian non-ekonomis : dapatkah system yang diajukan dinilai berdasarkan keuntungan-keuntungan yang tidk dapat diukur dengan uang; (4) Hukum dan etika : system yang diajukan beroperasi dalam batasan hokum dan etika; (5) Operasional : rancangan system akan didukung oleh orang yang menggunakannya; (6) Jadwal : menerapkan system dalam kendala waktu yang ditetapkan.

7 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 7 of 14 Mempersiapkan Usulan Pemilihan System  Langkah ke 6 Tahap Perencanaan : Contoh Ikhtisar Usulan Pemilihan Sistem yaitu : (1) Ikhtisar eksekutif; (2) Pendahuluan; (3) Tujuan dan kendala system; (4) Berbagai alternatif system yang diharapkan; (5) Proyek penelitian system yang disarankan : (a) Tugas yang harus dilakukan; (b) Kebutuhan SDM; (c) Jadwal pelaksanaan; (d) Perkiraan biaya; (6)Dampak yang diharapkan system : (a) Dampak pada struktur organisasi; (b) Dampak pada operasi perusahaan (c) Dampak pada sumber daya perusahaan.

8 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 8 of 14 Mempersiapkan Usulan Pemilihan System ………….. (7) Rancangan pengembangan umum (tahap analisis, rancangan, dan penerapan); (8) Ikhtisar.

9 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 9 of 14 Menyetujui / Menolak Penelitian Proyek : Keputusan Komite Pengarah SIM berdasarkan dua pertanyaan : - Apakah system yang diusulkan mencapai tujuannya ? - Apakah proyek yang diusulkan merupakan cara terbaik untuk melakukan analisis system ? Menetapan Mekanisme Pengendalian  Langkah Ke 7 Tahap Perencanaan : Komite Pngerah SIM menetapkan pengendalian proyek : - Apa yang harus dilakukan ? - Siapa yang melakukannya ? - Kapan akan dilaksanakan ?

10 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 10 of 14 Sistem FungsionalPemasaran Produk SubsistemPenghapusan Produk Model SubsistemTanggung-jawabPerkiraan waktu (Orang-Bulan) - Identifikasi criteria penghapusan; - Identifikasi persyaratan I/O; - Identifikasi persyaratan data input; - Menyiapkan dokumentasi program; - Merancang jaringan; - Merancang database; - Menelaah jaringan; - Menyiapkan dokumentasi program; - Mengkodekan program; - Menguji program; - Menyetujui Program; - Menyiapkan database; - Mendidik pengguna; - Memulai model. MP, AS AS, MP, SJ AS, DBA AS SJ DBA MP, AS PR MP, WD, PM DBA AS SO 0,75 0,25 0,50 2,00 1,50 0,50 0,25 1,00 1,25 0,75 0,50 2,00 0,50 0,75

11 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 11 of 14 Keterangan : AS = Analis Sistem; MP= Manajer Produksi; SJ= Spesialis Jaringan DBA= Database Administrator; SO= Staf Operasional; WD= Wakil Direktur PM= Pemasaran

12 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 12 of 14 SDLCPrototypingRAD 1.Perencanaan; 2.Analisis system; 3.Rancangan system; 4.Implementasi Cutover :  pilot (percontohan);  immediate (serentak);  phased (bertahap);  parallel; 1.Penggunaan.:  Audit system;  Pemeliharaan system. 1.Identifikasi kebutuhan 2.Mengembangkan prototype 3.Memutuskan prototype 4.Mengadakan system operasional 5.Menguji system opersional 6.Memutuskan sistem 7.Menggunakan prototype Jenis I : Setelah langkah ke 3 langsung menggunakannya. Jenis II : Semua langkah di atas 1.Perencanaan kebutuhan; 2.Rancangan pengguna; 3.Kontruksi; 4.Cutover. (RAD : Rapid Application Development) Beragam Metodologi Pengembangan Sistem

13 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 13 of 14 SDLCPrototypingRAD IMPLEMENTASINYA BAIK JIKA : (1) Risiko tinggi (2) Instruksi penting dari pengguna (3) Jumlah pengguna banyak (4) Solusi yang cepat (5)Tahap penggunaan yang pendek (6) System yang inovatif (7) Prilaku pengguna yang sukar ditebak. POTENSI KEGAGALANNYA : (1) Ketergesaan membuat prototype; (2) Pengguna yang langsung tertarik dengan prototype; (3) Prototype jenis 1 tidak efisien dengan system yang dikodekan dengan bahasa program; (4) System tidak user friendly. Beragam Metodologi Pengembangan Sistem

14 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 14 of 14 SDLC : System Development Life Cycle. Prototyping : Proses menghasilkan prototype. RAD—Rapid Application Development : (1) Metodologi pengembangan system yang memberikan response yang cepat terhadap kebutuhan pengguna dengan lingkup pekerjaan yang lebih luas; (2) Terminology dari James Martin untuk siklus hidup pengembangan yang menghasilkan system secara cepat (tanpa mengorbankan kualitas); (3) Sebagai Information Engineering—sarana strategi, metodologi, dan peralatan yang terpadu dalam kerangka kerja yang menyeluruh.

15 PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 15 of 14 Audit system : Penelitian formal terhadap system baru—setelah cutover--untuk mengetahui criteria kinerja (system). Kinerja system dapat diukur dengan : (1) Response-time—waktu tunda yang diperlukankan selama terjadi antrian 2 kejadian transaksi; (2) Throughput—jumlah pekerjaan yang dilakukan/diolah selama periode tertentu.. Pemeliharaan system : Berbagai modifikasi dilakukan (penggunaan system)  system memberikan dukungan.


Download ppt "PROJECT MANAGEMENT MANPRO-M2 : REKAYASA SIam/page : 1 of 14 REKAYASA SISTEM SESI : 2 BY ARISM,SKOM,MMSI."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google