Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

DETERJEN DAN SABUN. I. DETERJEN Karakteristik deterjen yang dibutuhkan 1. Daya cuci maksimum 2. Biaya per 1 kali mencuci minimum 3. Biodegradebility maksimum.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "DETERJEN DAN SABUN. I. DETERJEN Karakteristik deterjen yang dibutuhkan 1. Daya cuci maksimum 2. Biaya per 1 kali mencuci minimum 3. Biodegradebility maksimum."— Transcript presentasi:

1 DETERJEN DAN SABUN

2 I. DETERJEN Karakteristik deterjen yang dibutuhkan 1. Daya cuci maksimum 2. Biaya per 1 kali mencuci minimum 3. Biodegradebility maksimum

3 PEMBUATAN DETERJEN Alkylbenzene + oleum alkylbenzena sulfonat Tallow fatty alcohol + oleum fatty alcohol sulfonat Sulfonat + sulfat + NaOH sodium salt Sodium salt + buildersdeterjen

4 REAKSI KIMIA I. Sulfonasi R– + H 2 SO 4.SO 3 R– –SO 3 H + H 2 SO 4 SO 3 H R– –SO 3 H + H 2 SO 4.SO 3 R– –SO 3 H + H 2 SO 4 R– –SO 3 H + R– R– –SO 3 – –R’ alkilbenzenaoleum Alkilbenzena sulfonat (ABS) disulfonat Sulfone 1 %

5 REAKSI KIMIA II. Sulfasi Reaksi Utama R-CH 2 OH + SO 3 H 2 OR’OSO 3 H + H 2 O  H= -325 sd -350 Kj/kg Reaksi tambahan R-CH 2 OH + R’-CH 2 -OSO 3 HR’-CH 2 -O-CH 2 -R’ + H 2 SO 4 R’-CH 2 -CH 2 OH + SO 3 R’-CH=CH 2 + H 2 SO 4 R-CH 2 OH + SO 3 RCHO+ H 2 O +SO 2 R-CH 2 OH + 2 SO 3 RCOOH + H 2 O +SO 2

6 REAKSI KIMIA Netralisasi dengan NaOH hasil sulfonasi (R I) dengan sulfasi (R II) ditambah NaOH terbentuk Na 5 P 3 O 11, kemudian terjadi hidrasi Na 5 P 3 O H 2 O Na 5 P 3 O 11.6 H 2 O Sodium Tripoliphosphate Sodium Tripoliphosphate Hexahydrate

7 BAHAN-BAHAN PEMBUATAN DETERJEN 1. SURFACTANS Untuk mengurangi tegangan permukaan Jenis bahan : Alkyl Benzene Sulfonat (ABS) dan Fatty Alcohol Sulfonat 2. SUDS REGULATOR (pengatur busa) Untuk membantu surfactan dalam proses pencucian Jenis bahan : asam lemak

8 3. Builders Untuk penguat daya cuci deterjen Jenis bahan : a) Sodium Tripoli Phosphat (STPP)untuk mencegah redeposisi  Bahan ini bekerjasama dengan surfactan untuk meningkatkan daya cuci b) Soda abu

9 4. Additive Mencegah korosi : Natrium Silicate Anti redeposisi agent : Carboxyl Methyl Cellulose (CMC) Menghambat noda,bercak : Benzotriazole Pemutih (mengubah ultraviolet menjadi cahaya yang terlihat) : bluings, dari jenis Peroxygen Anti microbial agent : carbonilides, salycyl anilides Memudahkan penghilangan noda : enzym,di Eropa & AS Estetika: parfum

10 Komponen dasar 3 jenis deterjen (bubuk) IsiFungsiLight duty - High sudsers Heavy duty - Controlled sudser Heavy duty - High sudser Surfac- tans : Organic active, with suds regulator Menghilang kan noda berminyak, membersih kan

11 IsiFungsiLight duty - High sudsers Heavy duty - Controlled sudser Heavy duty - High sudser Buliders : a) STPP or TSPP Menghilang kan noda anorganik, deterjen buliding – 50

12 f) Air filler & binder KandunganFungsi Light- duty, high suds er heavy duty, controlled sudser heavy duty, high sudser s surfactans : organics active, with suds regulator menghilangkan noda berminyak, membersihkan builders : a) STTP atau TSPP menghilangkan noda anorganik, deterjen building b) Sodium Sulfat filler dengan building action pada air lunak c) soda ash filler dengan beberapa building action Additive : a) Sodium Silicate pencegah korosi b) CMC anti redeposisi agent0 - 0,50,5 - 1,3 c) fluorescent dye optical brightening0 - 0,050,05 - 0,10,1 d) pencegah kusam mencegah warna menjadi kusam ,02 e) parfum & pewarna atau pigmen estetika, meningkatkan karakteristik produk 0,1

13 II. SABUN Terdiri dari Sodium (Na)/Potasium(K) dari asam lemak PEMBUATAN SABUN hidrolisis Tallow Tallow fatty acid Tallow fatty acid + NaOHSodium salt of fatty acid Salt of fatty acid + builder dllsabun

14 Bahan baku sabun 1. Tallow (lemak binatang) sebagai surfactan Kandungan : campuran glycerida dari asam lemak Tallow dicampur dengan minyak kelapa untuk menaikkan kelarutan sabun Pebandingan tallow : minyak 80 : 20 atau 90 : Grase: diperoleh dari lemak binatang 3. Caustic soda (naOH), Soda Ash (Na 2 CO 3 ), Sodium Silicat (Na 2 SiO 3 ), Sodium Bicarbonat (NaHCO 3 ), Trisodium Phosphate

15 4. Senyaw anorganik untuk builders : campuran STPP dan soda ash REAKSI PEMBUATAN SABUN : NaOH + (C 17 H 35 COOH) 3 C 3 H 5 3 C 17 H 35 COONa + C 3 H 5 OH Glyceryl Stearatsabun

16 JENIS-JENIS SABUN Toilet soap Bar soap Industrial soap meliputi : - sabun regular - sabun sangat berlemak - sabun deodorant (anti mikrobial) - sabun busa - sabun transparan - sabun untuk air keras

17 Sifat sabun Kadar air : 10 – 30 % Tallow : berasal dari minyak kelapa 80 : 20 atau 90 : 10biasa+ 7 – 10 % 50 : 50 atau 60 : 40super fattedasam lemak bebas Untuk deodorant : dapat mencegah penguraian keringat diubah menjadi senyawa berbau wangi  ditambah Tri Bromo Salycyl Anilide (TBS)  ditambah Triclosan Pemutih : titanium oksida


Download ppt "DETERJEN DAN SABUN. I. DETERJEN Karakteristik deterjen yang dibutuhkan 1. Daya cuci maksimum 2. Biaya per 1 kali mencuci minimum 3. Biodegradebility maksimum."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google