Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENGAWASAN DAN PEMBINAAN K3 TENAGA KERJA PERALATAN, MESIN DAN INSTALASI BANGUNAN & SARANA KESEJAHTE- RAAN BAHAN ENERGI ORGANISASI PERUSAHAAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENGAWASAN DAN PEMBINAAN K3 TENAGA KERJA PERALATAN, MESIN DAN INSTALASI BANGUNAN & SARANA KESEJAHTE- RAAN BAHAN ENERGI ORGANISASI PERUSAHAAN."— Transcript presentasi:

1

2

3 PENGAWASAN DAN PEMBINAAN K3 TENAGA KERJA PERALATAN, MESIN DAN INSTALASI BANGUNAN & SARANA KESEJAHTE- RAAN BAHAN ENERGI ORGANISASI PERUSAHAAN MANAJEMEN

4 FAKTOR-FAKTOR ANCAMAN RISIKO KECELAKAAN KERJA FAKTOR-FAKTOR ANCAMAN RISIKO KECELAKAAN KERJA BAHAN ALAT TENAGA KERJA KESEHATAN KESELAMATAN LINGKUNGAN PROSES APD APM PAKKec. Kerja PAK Kec. Kerja POLUSI NAB

5 Kehilangan waktu kerjaKehilangan waktu kerja Kerugian-kerugian pada mesinKerugian-kerugian pada mesin Pealatan dan asset lainnyaPealatan dan asset lainnya Kerugian-kerugian pada material dan inventaris lainnyaKerugian-kerugian pada material dan inventaris lainnya Pembayaran jangka pendekPembayaran jangka pendek Premi asuransi dan pembayarannyaPremi asuransi dan pembayarannya Kehilangan pendapatan, dllKehilangan pendapatan, dll Biaya dari Kecelakaan Kerja berkaitan dengan : Biaya kecelakaan kerja = 1 – 4 % dari GNP

6 TATA CARA PELAPORAN & PEMERIKSAAN KECELAKAAN Dasar Hukum : 1.Pasal 11 UU No. 1 Tahun UU No. 3 Tahun 1992 ttg Jamsostek 3.Standar Nasional Indonesia E 4.American National Standar Institute (ANSI) Z.16.1 atau Z Permen No. 03/Men/1998 ttg Tata Cara Pelaporan dan Pemeriksaan Kecelakaan 6.SK Dirjen Binawas No. Kep 84/BW/1998 ttg Cara Pengisian Formulir Laporan & Analisis Statistik Kecelakaan

7 1.Pengurus/pengusaha wajib melaporkan tiap kecelakaan yg terjadi di tempat kerja yg dipimpinnya baik yg telah mengikutsertakan pekerjanya kedlm program jamsostek maupun yg belum 2.Kecelakaan adalah suatu kejadian yg tdk dikehendaki dan tdk diduga semula yg dpt menimbulkan korban manusia atau harta benda 3.Kecelakaan terdiri dari : Kecelakaan kerjaKecelakaan kerja Penyakit akibat kerjaPenyakit akibat kerja Kebakaran atau peledakan atau bahaya pembuangan limbahKebakaran atau peledakan atau bahaya pembuangan limbah Kejadian berbahaya lainnyaKejadian berbahaya lainnya 4.Melaporkan secara tertulis kepada Kantor Depnaker setempat dlm waktu tdk lebih dari 2 x 24 jam sejak terjadi kec dgn menggunakan formulir bentuk 3 KK2 A

8 Tata Cara Pelaporan dan Pemeriksaan Kecelakaan (Permenaker No. PER-03/MEN/1998) Pasal 2 1. Pengurus/pengusaha wajib melaporkan tiap kecelakaan yg terjadi dalam tempat kerja yg dipimpinnya Kecelakaan Kerja. - Kebakaran atau peledakan atau bahaya pembuangan limbah. - Kejadian berbahaya lainnya. Pasal 3 Pengurus/pengusaha yg sudah/belum mengikut sertakan pekerjaannya dlm program Jamsostek (UU 3/92). Kecelakaa n Wajib dilaporkan

9 I. DATA UMUM A. Identitas Perusahaan B. Informasi Kecelakaan C. Keterangan lain Laporan meliputi II. DATA KORBAN 1. Jumlah korban 2. Nama 3. Akibat kecelakaan 4. Keterangan cidera

10 III. FAKTA YANG DIBUAT 1. Kondisi yang berbahaya 2. Tindakan yang berbahaya Laporan meliputi IV. URAIAN TERJADINYA KECELAKAAN V.SUMBER KECELAKAAN VI.TYPE KECELAKAAN VII.PENYEBAB KECELAKAAN VIII.SYARAT-SYARAT YG DIBERIKAN IX.TINDAKAN LEBIH LANJUT X.HAL-HAL LAIN YG PERLU DILAPORKAN

11 Pasal 4 1. Di laporkan secara tertulis ke Kakandepnaker/ Kakadisnaker dlm waktu  2 x 24 jam sejak kejadian dgn formulir bentuk 3 KK2 A. 2. Dpt dilaporkan secara lisan sblm dilaporkan scr tertulis Pasal 5 Kecelakaan 1. Pengurus/pengusaha yg telah mengikut sertakan pekerjaannya dlm program Jamsostek pelaporannya sesuai Permenaker No. PER- 05/MEN/ Pengurus/pengusaha yg belum mengikut sertakan pekerjaannya dlm program Jamsostek pelaporannya sesuai Permenaker No. PER- 04/MEN/1993.

12 - Dirjen Binawas Susun analisis Lap FR & SR tk Nasional Laporan Kec Kerja Kakandepnaker/ Kakadisnaker Kab/kota Peg.Pengawas PEMERIKSAAN KECELAKAAN Kecelakaan Lapor Formulir lap Riksa & Kaji - Lamp II utk Kec Ker - Lamp III utk PAK - Lamp IV utk Peledakan, Kebakaran dan bhy pembuangan limbah - Lamp V utk bhy lain Riksa & Kaji Kakanwil depnaker/ Kadisnaker Prop - Susun analisis Lap Kec. tiap akhir bulan sesuai lamp VI - Sampaikan selambat- 2nya tgl 5 bln berikutnya MENTERI atau Pejabat yg ditunjuk - Susun analisis Lap Kec. Tiap-tiap bulan sesuai lamp VII - Sampaikan segera

13 Wajib dilaporkan dlm 2 x 24 jam setelah terjadinya kecelakaan BENTUK KK2 A Nomor KLUI : No. Kecelakaan : Diterima tanggal : (Diisi oleh Petugas Kantor Depnaker) Nomor Agenda Jamsostek : 1. Nama PerusahaanNPP Alamat dan No. TelpKode PosNo. Telp. Jenis Usaha No. Tenaga KerjaLP No. Pendaftaran (Bentuk KKI) No. Akta Pengawasan Lampiran 1 : PERATURAN MENTERI NOMOR : 03/MEN/1998 TANGGAL : 26 Pebruari 1998 LAPORAN KECELAKAAN FORMULIR BENTUK 3 KK2 A

14 2. Nama Tenaga KerjaNo. KPA Alamat dan No. TelpKode PosNo. Telp. Tmp dan tgl lahirL:P: Jenis Pekerjaan/Jab Unit/Bag Perusahaan 3. a. Tempat Kecelakaan b. Tanggal KecelakaanJam : 4. Uraian Kejadian Kec. 1. Bagaimana terjadinya kecelakaan F*) G*) 2. Jenis Pekerjaan dan waktu kecelakaan 3. Saksi yg melihat Kec 4. a. Sebutkan : mesin, pesawat, instalasi, alat proses, cara kerja, bahan atau lingkung- an yg menyebabkan kecelakaan H*) b. Sebutkan : bahan, proses, lingkungan cara kerja, atau sifat pekerjaan yg menyebabkan PAK E*)

15 5. Akibat Kecelakaan a. Akibat yg diderita korbanMeninggal DuniaSakitLuka-luka b. Sebutkan bagian tubuh yg sakit c. Sebutkan jenis PAK - Jabatan / Pekerjaan - Lama bekerja d. Keadaan penderita setelah pemeriksaan pertama 1 Berobat jalanSambil bekerjaTidak bekerja 2 Dirawat di : Alamat:Rumah sakitPuskesmasPoliklinik 6. Nama dan alamat dokter/ tenaga medik yg memberikan pertolongan pertama (dlm hal penyakit yg timbul karena hubungan kerja, nama dokter yg pertama kali mendiagnosa) 7. Kejadian di tempat kerja yg membahayakan K3 (misal: kebakaran, peledakan, rubuhnya bagian konstruksi bangunan, dll)

16 8. Perkiraan kerugian : a. waktu (dlm hari – orang) b. material 9. Upah Tenaga Kerja a. Upah (upah pokok dan tunjangan) Rp. b. Penerimaan lain-lainRp. c. Jumlah a + bRp. 10. Kecelakaan dicatat dlm Buku Kecelakaan pada No. Unit 11. Kecelakaan lain-lain yg perlu *) Jika perlu dapat ditambah Nama dan tanda tangan pimpinan perusahaan Dibuat dengan sesungguhnya JabatanTanggal  Warna Putih, Merah dan Merah Jambu ke Kandep Tenaga Kerja Setempat  Warna kuning untuk arsip perusahaan  Warna Hijau dan Biru untuk Badan Penyelenggara / PT. Jamsostek (Persero)

17 Lampiran II : PERATURAN MENTERI NOMOR : 03/MEN/1998 TANGGAL : 26 Pebruari 1998 LAPORAN PEMERIKSAAN DAN PENGKAJIAN KECELAKAAN KERJA NO. : ……… KLUI: ……… KANDEP TENAGA KERJA : ……………… KANWIL DEPNAKER : …………….. I. DATA UMUM : A. Identitas Perusahaan 1.Nama Perusahaan : PT. Tanpa Usaha 2.Alamat Perusahaan : Jl. Kecil No. 1 Jkt (12510) 3.Nama Pengurus : Pulan 4.Alamat Pengurus : Jl. Lingkar No. 2 Jkt (12510) B. Informasi Kecelakaan 1.Tmp, Tgl, Jam Kec : Jl. Kecil No. 1 Jkt (12510) 2.Sumber Laporan : Kanti (Satpam Prsh), telpon 3.Tgl Diterima Laporan : 10 Maret Tgl Pemeriksaan : 13 Maret Atasan Langsung Korban: Antik 6.Saksi-saksi: Kun, Mar, Won C. Lain-lain 1.P2K3/Ahli K3 : Ada/Tidak* 2.KKB/PP : Ada/Tidak* 3.Program Jamsostek : Ada/Tidak* 4.Unit Kerja SPSI : Ada/Tidak* 5.Jml TK : 2000 org 6.Asuransi lainnya : Jiwasraya

18 II. DATA KORBAN 1.Jumlah : ………… org Laki-laki : ………… org Perempuan : ………… org Kode A A A1 A2 2.Nama : a. ……………… Umur : ……… thn b. ……………… Umur : ……… thn c. * 3.Akibat Kec : Mati : ……… org Luka Berat : ……… org luka Ringan: ……… org Tnp Korban: ……… jam org yg hilang Jml Kerugian: Rp. …………… A4 A5 A6 4.Bagian Tubuh Yang Cidera a. ………………………………………………… b. ………………………………………………… Lampiran II : PER MEN NO. 03/MEN/1998

19 III. FAKTA YANG DI DAPAT 1.Kondisi Yang Berbahaya …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………… *(Bila perlu dibuat lampiran tersendiri) a.……………… b.……………… c.……………… d.dst 2.Tindakan Yang Berbahaya a.……………… b.……………… c.……………… d.dst IV. URAIAN TERJADINYA KECELAKAAN V. SUMBER KECELAKAAN Kode B VI. TYPE KECELAKAAN Kode C VII. PENYEBAB KECELAKAAN Kode D Kode E 1.Kondisi Yang Berbahaya 2.Tindakan Yang Berbahaya Lampiran II : PER MEN NO. 03/MEN/1998

20 VIII. SYARAT YANG DIBERIKAN …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………… (Bila perlu dibuat lampiran tersendiri) IX. TINDAKAN LEBIH LANJUT …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………… (Bila perlu dibuat lampiran tersendiri) Jumlah jam kerja/hari: …………………………………… jam Jumlah jam orang yang hilang: …………………………………… jam orang X. HAL-HAL LAIN YANG PERLU DILAPORKAN Mengetahui : Kepala Kantor Departemen Tenaga Kerja (_________________) ……tmp……, …tgl… …bln… …th… Pegawai Pengawas (_________________) Lampiran II : PER MEN NO. 03/MEN/1998

21 Data korban A1 = Jml Korban Laki-laki A2 = Jml Korban Perempuan A3 = Umur A3.1 = krg 10 th A3.2 = 11 s/d 20 th A3.3 = 21 s/d 30 th A3.4 = 31 s/d 40 th A3.5 = 41 s/d 50 th A3.6 = diatas 50 th Akibat Kecelakaan A4 = Jml Korban Mati A5 = Jml korban yg luka berat A6 = jml korban yg luka ringan

22 Bagian Tubuh Yang Cidera A7 = Kepala A8 = Mata A9 = Telinga A10 = Badan A11 = Lengan A12 = Tangan A13 = Jari Tangan A14 = Paha A15 = Kaki A16 = Jari Kaki A17 = Organ Tubuh Bagian Dalam

23 1. Kondisi yang berbahaya D1 = Pengaman yang tidak sempurna D2 = Peralatan/bhn yang tidak sempurna D3 = Kecacatan ketidak sempurnaan/kondisi atau keadaan yang tidak semestinya D4 = Pengaturan, prosedur yang tidak aman D5 = Penerangan yang tidak sempurna D6 = Ventilasi tidak sempurna D7 = Iklim kerja yang tidak aman D8 = Tekanan udara yg tdk aman tinggi/rendah D9 = Getaran yang berbahaya D10 = Bising (suara melebihi NAB) D11 = Pakaian, perlengkapan yang tidak aman D12 = Lain-lain (bergerak/berputar terlalu cepat)

24 2. Tindakan yang berbahaya E1 = Melakukan pekerjaan tanpa wewenang lupa mengamankan memberi tanda/peringatan E2 = Bekerja dengan cepat E3 = Membuat alat pengaman tidak berfungsi (melepaskan, mengubah) E4 = Memakai peralatan yg tidak aman E5 = Memuat, membongkar, menempatkan, mencampur, menggabungkan dsb dgn tidak aman E6 = Mengambil posisi/sikap tubuh yg tdk aman E7 = Bekerja pd proyek yg berputar/berbahaya (membersihkan, mengatur, memberi pelumas) E8 = Mengalihkan perhatian, menggangu,sembrono, dan mengagetkan. E9 = Melalaikan penggunaan alat pelindung diri yang ditentukan E10 = Lain-lain

25 SUMBER BAHAYA B1 = Mesin B2 = Penggerak Mula & Pompa B3 = Lift B4 = Pesawat Angkat B5 = Conveyor B6 = Pesawat Angkut B7 = Alat Transmisi Mekanik B8 = Perkakas Kerja Tangan B9 = Pesawat Uap & Bejana B10 = Peralatan Listrik B11 = Bahan Kimia B12 = Debu Berbahaya B13 = Radiasi Bahan Radio Aktif B14 = Faktor Lingkungan B15 = Bhn Mudah Terbakar & Benda Panas B16 = Binatang B17 = Permukaan Kondisi Kerja B18 = Lain-lain

26 Lampiran III : PERATURAN MENTERI NOMOR : 03/MEN/1998 TANGGAL : 26 Pebruari 1998 LAPORAN PEMERIKSAAN DAN PENGKAJIAN PENYAKIT AKIBAT KERJA NO. : ……… KLUI: ……… KANDEP TENAGA KERJA : ……………… KANWIL DEPNAKER : …………….. I. DATA UMUM : A. Identitas Perusahaan 1.Nama Perusahaan : PT. Tanpa Usaha 2.Alamat Perusahaan : Jl. Kecil No. 1 Jkt (12510) 3.Nama Pengurus : Pulan 4.Alamat Pengurus : Jl. Lingkar No. 2 Jkt (12510) B. Informasi PAK 1.Tmp, Tgl, Jam Kec : Jl. Kecil No. 1 Jkt (12510) 2.Sumber Laporan : Kanti (Satpam Prsh), telpon 3.Tgl Diterima Laporan : 10 Maret Tgl Pemeriksaan : 13 Maret Atasan Langsung Korban: Antik 6.Saksi-saksi: Kun, Mar, Won C. Lain-lain 1.P2K3/Ahli K3 : Ada/Tidak* 2.KKB/PP : Ada/Tidak* 3.Program Jamsostek : Ada/Tidak* 4.Unit Kerja SPSI : Ada/Tidak* 5.Jml TK : 2000 org 6.Asuransi lainnya : Jiwasraya

27 II. DATA KORBAN A.Identitas Kode A D.Pemeriksaan Kesehatan Sebelum Bekerja a. Dilakukan / tdk dilakukan *) b. Kelalaian yang ditemukan Lampiran III : PER MEN NO. 03/MEN/ Nama : …………………… 2.Nip : …………………… 3.Jenis Kelamin : …………………… 4.Jabatan : …………………… 5.Unit/Bagian Kerja : …………………… 6.Lama Bekerja : …………………… B.Riwayat Pekerjaan …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………… (Bila perlu dibuat lampiran tersendiri) C.Riwayat Penyakit …………………………………………………………………………………………………… …………………………………………… (Bila perlu dibuat lampiran tersendiri) E.Pemeriksaan Kesehatan Berkala a. Dilakukan / tdk dilakukan *) b. Kelalaian yang ditemukan

28 F.Pemeriksaan Kesehatan Sekarang Kelalaian Yang Ditemukan 1.Faktor LK yg dpt mempengaruhi thdp sakit penderita : Lampiran III : PER MEN NO. 03/MEN/ Keluhan Penderita : …………………… 2.Mental : …………………… 3.Fisik: …………………… 4.Laboratorium: …………………… 5.ECG: …………………… 6.Rontgen: …………………… 7.Patologi Anatomi: …………………… G.Pemeriksaan Tambahan/Biologi Monitoring (Pengukuran kadar bhn kimia penyebab sakit di dlm tubuh TK misalnya kadar dlm urin, darah, dsb, dan hasil tes/pemeriksaan fungsi organ tubuh tertentu akibat pengaruh bhn kimia tsb misalnya tes fungsi paru-paru, dsb)  Faktor Fisik: ………………………..  Faktor Kimia: ………………………..  Faktor Biologi: ………………………..  Faktor Psikososial: ……………………….. III. FAKTA YANG DIDAPAT Hasil riksa LK dan cara kerja

29 2.Faktor cara kerja yg dpt mempengaruhi thdp sakit penderita : Lampiran III : PER MEN NO. 03/MEN/1998  Peralatan Kerja: ………………………..  Proses Produksi: ………………………..  Ergonomi: ……………………….. IV. KESIMPULAN Penderita / TK tsb diatas menderita PAK : Diagnosis : 3.Upaya Pengendalian  Alat Pelindung Diri : ………………………..  Ventilasi : ………………………..  Dll : ……………………….. V. CACAT AKIBAT KERJA PAK tsb diatas menimbulkan/tdk menimbulkan : a.Cacat fisik/mental *) : b.Kehilangan kemampuan kerja : VI. TINDAKAN LEBIH LANJUT Mengetahui : Kepala Kantor Departemen Tenaga Kerja (_________________) ……tmp……, …tgl… …bln… …th… Pegawai Pengawas (_________________)

30 Pengertian 1.Kecelakaan kerja ialah suatu kejadian yg tidak dikehendaki dan tdk diduga semula yg menimpa tenaga kerja dan orang lain ditempat kerja 2.Penyakit akibat kerja ialah penyakit yg diidap oleh tenaga kerja dan orang lain yg disebabkan oleh pekerjaan atau lingkungan kerja 3.Kejadian berbahaya lain (near misses) ialah suatu kejadian yg potensial yg dpt menyebabkan kecelakaan kerja 4.Analisa Kecelakaan Kerja ialah hasil pengkajian terhadap suatu kecelakaan dan atau gabungan kecelakaan yg dilakukan utk menemukan sebab utama kecelakaan sehingga dpt diberikan syarat –syarat perbaikan agar kejadian kecelakaan yg sejenis tdk terulang kembali, sekaligus dpt ditetapkan subyek hukum yg bertanggung jawab terhadap kecelakaan tsb

31 Pemeriksaan Kecelakaan  Kantor Depnaker akan memerintahkan Peg. Pengawas utk melakukan pemeriksaan & pengkajian kec sesuai per-uu-an ketenagakerjaan  Menggunakan formulir lap pemeriksaan & pengkajian yi lamp II utk Kec Kerja, lamp III utk PAK, lamp IV utk peledakan, kebakaran & bahaya pemb limbah serta lamp V utk bahaya lainnya  Kepala Kandepnaker pada setiap bulannya menyusun analisis lap kecelakaan dgn menggunakan formulir sesuai lamp VI dan meneruskan ke kantor wilayah  Tujuan pengkajian serta analisis statistik kec adalah utk mengetahui angka FR & SR guna penetapan kebijakan lbh lanjut  Kantor wilayah akan membuat analisis dgn menggunakan lamp VII dan mengirimkan ke pusat  Pusat akan menyusun analisis lap FR & SR kec tkt nasional

32 - Memuat tentang kejadian kec dikaitkan dgn sektor industri yaitu : Jumlah Kec Jumlah Korban ( Laki-laki atau Perempuan) Umur korban  kurang dr 10 thn  antara 11 s/d 20 thn  antara 21 s/d 30 thn  antara 31 s/d 40 thn  antara 41 s/d 50 thn  lebih dari 51 thn Akibat (Mngl, Luka Berat atau Luka Ringan) RewardDiscipline

33 - Keterangan Cidera/bagian tubuh yg cidera * Kepala* Mata * Telinga* Badan * Lengan* Tangan * Jari tangan* Paha * Kaki* Jari kaki * Organ tubuh bagian dalam Sumber Kecelakaan / Cidera (18) yaitu benda / keadaan yg berhubungan langsung sbg penyebab kecelakaan Type/Corak Kecelakaan (10) yaitu cara kontak dr korban dgn sumber cidera atau proses gerakan

34 - Kondisi yang berbahaya (12) Tindakan yang berbahaya (10) Jumlah jam orang yg hilang pada kec Jumlah kerugian material Tingkat Keparahan (Severity Rate-SR) Tingkat Kekerapan (Frequency Rate-FR)

35 Jumlah kecelakaan yang tercatat x Jumlah jam kerja Jumlah kecelakaan yang tercatat x Jumlah jam kerja Jumlah hari kerja yang hilang x Jumlah jam kerja Jumlah hari kerja yang hilang x Jumlah jam kerja Tingkat Kekerapan Cidera : Tingkat Keparahan Cidera :

36 Jumlah kasus yang terjadi x Jumlah jam kerja Jumlah kasus yang terjadi x Jumlah jam kerja Nilai kerugian x Jumlah jam kerja Nilai kerugian x Jumlah jam kerja Tingkat Kekerapan Kerusakan Properti: Tingkat Keparahan Kerusakan Properti:

37 A.Untuk Kerugian Dari Anggota Badan Karena Cacat Tetap atau Menurut Ilmu Bedah 1. Tangan dan Jari-jari Amputasi seluruh atau sebagian dari tulang Jari-jari (hari) Ibu JariTelunjukTengahManisKelingking Ruas ujung Ruas tengah Ruas pangkal Telapak (antara jari- jari dan pergelangan) Tangan sampai pergelangan 3000 Konversi Hari Kerja Hilang karena Cacat Anatomis atau Cacat Fungsi dan Kematian Akibat Kecelakaan Kerja

38 2. Kaki dan Jari-jari Amputasi seluruh atau sebagian dari tulangIbu Jari (hari) Jari-jari lainnya (hari) Ruas ujung15035 Ruas tengah-75 Ruas pangkal Telapak (antara jari-jari dan pergelangan) Kaki sampai pergelangan Lengan Tiap bagian dari pergelangan sampai siku3600 hari Tiap bagian dari atas siku sampai sambungan bahu4500 hari 4. Tungkai Tiap bagian di atas mata kaki sampai lutut3000 hari Tiap bagian di atas lutut sampai pangkal paha4500 hari

39 B. Kehilangan Fungsi Satu mata1800 hari Kedua mata dalam satu kasus kecelakaan6000 hari Satu telinga600 hari Kedua telinga dalam satu kasus kecelakaan3000 hari C. Lumpuh Total dan Mati Lumpuh total yang menetap6000 hari Mati6000 hari Catatan : Untuk setiap luka ringan dengan tidak ada amputasi tulang kerugian hari kerja adalah sebesar jumlah hari sesungguhnya selama si korban tidak mampu bekerja.

40 INVESTIGASI INVESTIGASI MERUPAKAN BAGIAN YANG PENTING DARI PENCEGAHAN KECELAKAAN IDENTIFIKASI DARI SUATU KASUS KECELAKAAN DAPAT MEMBANTU PENCEGAHAN TERHADAP KECELAKAAN YANG SEJENIS INVESTIGASI DAPAT JUGA MENIMBULKAN HASIL YANG TIDAK SESUAI JIKA HASILNYA TIDAK DISEBAR LUASKAN DAN DIDISKUSIKAN DENGAN PENGAWAS LINI ATAU PIMPINAN UNIT

41 Penyelidikan Kecelakaan Dilaksanakan dengan memenuhi kriteria sebagai berikut : Siapa yang mendapat luka / kecelakaan Kapan kecelakaan terjadi Dimana kecelakaan terjadi (on the job atau off the job) Apa yang terjadi & apa faktor-faktor pendukungnya Kenapa kecelakaan itu terjadi (kronologis) Hasilnya Tindakan perbaikan

42 ¦ PERATURAN PERUNDANG-UNDANGAN Ketentuan & syarat K3 mengikuti perkemb ilmu pengetahuan, tehnik & teknologiKetentuan & syarat K3 mengikuti perkemb ilmu pengetahuan, tehnik & teknologi Penerapan ketentuan & syarat K3 sejak tahap rekayasaPenerapan ketentuan & syarat K3 sejak tahap rekayasa Penyel pengawasan & pemantauan pelak K3Penyel pengawasan & pemantauan pelak K3 ¦ STANDARISASI Standar K3 maju akan menentukan tkt kemajuan pelak K3Standar K3 maju akan menentukan tkt kemajuan pelak K3 ¦ INSPEKSI / PEMERIKSAAN Suatu kegiatan pembuktian sejauh mana kondisi tempat kerja masih memenuhi ketentuan & persyaratan K3Suatu kegiatan pembuktian sejauh mana kondisi tempat kerja masih memenuhi ketentuan & persyaratan K3 Langkah Penanggulangan Kecelakaan Kerja (Menurut ILO)

43 ¦ RISET TEKNIS, MEDIS, PSIKOLOGIS & STATISTIK Riset/penelitian untuk menunjang tkt kemajuan bid K3 sesuai perkemb ilmu pengetahuan, tehnik & teknologiRiset/penelitian untuk menunjang tkt kemajuan bid K3 sesuai perkemb ilmu pengetahuan, tehnik & teknologi ¦ PENDIDIKAN & LATIHAN Peningkatan kesadaran, kualitas pengetahuan & ketrampilan K3 bagi TKPeningkatan kesadaran, kualitas pengetahuan & ketrampilan K3 bagi TK ¦ PERSUASI Cara penyuluhan & pendekatan di bid K3, bukan melalui penerapan & pemaksaan melalui sanksi-sanksiCara penyuluhan & pendekatan di bid K3, bukan melalui penerapan & pemaksaan melalui sanksi-sanksi Langkah Penanggulangan Kecelakaan Kerja (Menurut ILO)

44 ¦ ASURANSI Insentif finansial utk meningkatkan pencegahan kec dgn pembayaran premi yg lebih rendah terhdp peusahaan yang memenuhi syarat K3Insentif finansial utk meningkatkan pencegahan kec dgn pembayaran premi yg lebih rendah terhdp peusahaan yang memenuhi syarat K3 ¦ PENERAPAN K3 DI TEMPAT KERJA Langkah-langkah pengaplikasikan di tempat kerja dlm upaya memenuhi syarat-syarat K3 di tempat kerjaLangkah-langkah pengaplikasikan di tempat kerja dlm upaya memenuhi syarat-syarat K3 di tempat kerja Langkah Penanggulangan Kecelakaan Kerja (Menurut ILO)

45 KOMPENSASI KECELAKAAN Dasar Hukum : 1.UU No. 3 Tahun 1992 ttg Jamsostek 2.PP No. 14 Tahun 1993 ttg Penyel. Program Jamsostek 3.Permen No. 01/Men/ Permen No. 04/Men/ Permen No 05/Men/ Permen No. 01/Men/ Permen No. 03/Men/ Permen No 150/Men/1999

46 TUJUAN UU NO. 3 TAHUN MEMBERIKAN KETENANGAN KERJA 2.MENJAMIN KESEJAHTERAAN TENAGA KERJA DAN KELUARGANYA 3.MEMPUNYAI DAMPAK POSITIF TERHADAP USAHA PENINGKATAN DISIPLIN DAN PRODUKTIVITAS TENAGA KERJA

47 KOMPENSASI KECELAKAAN Besarnya Jaminan Kecelakaan Kerja STMB 4 bln 100 % x upah sebulan, 4 bln kedua 75 % x upah sebulan dan bulan seterusnya 50 % x upah sebulan Cacad sebagian utk selama-lamanya dibayarkan sekaligus dgn besarnya % sesuai tabel x 70 bln upah Cacad total utk selama-lamanya dibayarkan sekaligus dgn besarnya 70 % x 70 bln upah Cacd kekurangan fungsi dibayarkan sekaligus dgn besarnya santunan % berkurangnya fungsi x % sesuai tabel x 70 bln upah Santunan kematian dibayarkan sekaligus sebesar 60 % x 70 bln upah, sekurang-kurangnya sebesar Jaminan Kematian (Rp. 5 jt) + biaya pemakaman sebesar Rp ,-

48 KOMPENSASI KECELAKAAN Pengobatan dan Perawatan sesuai dgn biaya yg dikeluarkan : Dokter Obat Operasi Rontgen, Laboratorium Perawatan Puskesmas, RSU Klas I Gigi Mata Jasa tabib/sinshe/tradisional yg telah mendpt ijin resmi dr instansi yg berwenang

49 Persentase Santunan Cacat Tetap Sebagian dan Cacat Lain-lainnya Macam Cacad Tetap Sebagian % x Upah 1.Lengan kanan dr sendi bahu ke bwh 2.Lengan kiri dr sendi bahu ke bwh 3.Lengan kanan dr atau dr atas siku ke bwh 4.Lengan kiri dr atau dr atas siku ke bwh 5.Tangan kanan dr atau dr atas pergelangan ke bwh 6.Tangan kiri dr atau dr atas pergelangan ke bwh 7.Kedua belah kaki dr pangkal paha ke bwh 8.Sebelah kaki dr pangkal paha ke bwh 9.Kedua belah kaki dr mata kaki ke bwh 10.Sebelah kaki dr mata kaki ke bwh 11.Kedua belah mata 12.Sebelah mata atau diplopia pd penglihatan dekat

50 Macam Cacad Tetap Sebagian % x Upah 13.Pendengaran pd kedua belah telinga 14.Pendengaran pd sebelah telinga 15.Ibu jari tangan kanan 16.Ibu jari tangan kiri 17.Telunjuk tangan kanan 18.Telunjuk tangan kiri 19.Salah satu jari lain tangan kanan 20.Salah satu jari lain tangan kiri 21.Ruas pertama telunjuk kanan 22.Ruas pertama telunjuk kiri 23.Ruas pertama jari lain tangan kanan 24.Ruas pertama jari lain tangan kiri 25.Salah satu ibu jari kaki 26.Salah satu jari telunjuk kaki ,5 3,5 2 1,5 5 3

51 Macam Cacad Tetap Sebagian % x Upah 27.Salah satu jari kaki lain 28.Terkelupasnya kulit kepala 29.Impotensi 30.Kaki memendek sebelah : Kurang dr 5 cm 5 – 7,5 cm 7,5 atau lebih 31.Penurunan daya dengar kedua belah telinga stp 10 Db. 32.Penurunan daya dengar sebelah telinga stp 10 Db. 33.Kehilangan daun telinga sebelah 34.Kehilangan kedua belah daun telinga 35.Cacad hilangnya cuping hidup 36.Perforasi sekat rongga hidung 37.Kehilangan daya penciuman

52 Macam Cacad Tetap Sebagian % x Upah 38. Hilangnya kemampuan kerja phisik 50% – 70% 25% – 50% 10% – 25% 39. Hilangnya kemampuan kerja mental tetap 40. Kehilangan sebgn fungsi penglihatan stp kehilangan efisiensi tajam penglihatan 10% 41. Apabila efisiensi penglihatan kanan dan kiri berbeda, maka efisiensi penglihatan binokuler dgn rumus kehilangan eff penglihatan (3 x % eff penglihatan terbaik) + % eff penglht terburuk. Setiap kehilangan eff tajam penglihatan 10% 42. Kehilangan penglihatan warna 43. Setiap kehilangan lapangan pandang 10%

53 PERMEN TK.02/MEN/80 TENTANG PEMERIKSAAN KESEHATAN TENAGA KERJA DALAM PENYELENGGARAAN KETENAGA KERJAAN PEMERIKSAAN AWAL (SEBELUM KERJA):  KONDISI KESEHATAN PRIMA  TAK ADA PENYAKIT MENULAR  FIT  K3 YBS DAN TK LAIN PEMERIKSAAN BERKALA ( 1 TAHUN SEKALI ):  DETEKSI DINI PEROBAHAN – DIKENDALIKAN  TINDAK LANJUT PEMERIKSAAN KHUSUS KEWAJIBAN PENGURUS:  PEKERJAAN/T.K TERTENTU – DUGAAN  PERAWATAN > 2 MINGGU  RENTAN

54 PERMEN TK RI NO. PER 02/MEN/80 (lanjutan) PEMERIKSAAN KESEHATAN TENAGA KERJA DLM. PENYELENGGARAAN KESELAMATAN KERJA  PENGURUS MEMBUAT RENCANA DAN PELAPORAN  LAPORAN < 2 BULAN  UNIT DI DLM/DILUAR PERSH PERMEN NAKER RI NO.PER.01/MEN/76 WAJIB LATIHAN HIPERKES BAGI DOKTER PERUSAHAAN

55 PERMEN TK RI NO. PER. 01/MEN/81 KEWAJIBAN MELAPOR P.A.K  HASIL PEMERIKSAAN KES  2 x 24 JAM  KEPRES 22/93 – 31 MACAM (PENY.YANG TIMBUL KARENA HUB. KERJA PENY.AKIBAT KERJA) KEPMEN TK. KEP : 333/MEN/1989 DIAGNOSIS DAN PELAPORAN PENYAKIT AKIBAT KERJA

56 PERMEN MENAKERTANS NO 03/MEN/1982 TTG PELAYANAN KESEHATAN KERJA USAHA-USAHA PREVENTIF / KURATIF OLEH DOKTER (MEN I/70) KEWAJIBAN PENGURUS PENYELENGGARAAN (SENDIRI-KOLEKTIF) PENYELENGGARAAN :  Σ TENAGA KERJA  RESIKO BAHAYA SYARAT a. > 500 TK: KLINIK, FULL TIME b. 200 – 500: KLINIK, SEKALI / 2 HARI BAHAYA TINGGI: - a. c. 100 – 200: KLINIK, SEKALI / 3 HARI BAHAYA, TINGGI: - b. d. < 100 TK: - KOLEKTIF - SENDIRI

57 KEP.PRES 22/1993  PENYAKIT AKIBAT KERJA  PENGERTIAN :  AKIBAT PEKERJAAN  SELAMA KERJA  KAITAN DNG ISTIRAHAT/WAKTU KERJA  BIASANYA KRONIS  TAK MENULAR/MENULAR  KEP.PRES 22/1993  31 KELOMPOK PENYAKIT AKIBAT KERJA

58  PP 14/1993 TTG JAMSOSTEK TERDIRI DARI: PROGRAM JAMINAN KECELAKAAN KERJA PROGRAM JAMINAN KEMATIAN PROGRAM JAMINAN HARI TUA PROGRAM JAMINAN PEMELIHARAAN KESEHATAN  KEPMEN TK NO KEP 187/1999 TTG PENGENDALIAN BAHAN KIMIA BERBAHAYA DI TEMPAT KERJA (bahan dasar,1/2 jadi, hasil utama ) PENYEDIAAN DAN PENYAMPAIAN MSDS & LABEL PENETAPAN POTENSI BAHAYA KEWAJIBAN PENGURUS DAN PENGUSAHA PENUNJUKAN PETUGAS K3 KIMIA DAN AHLI K3 KIMIA

59 PMPerburuhan 7 tahun 1964 Sanitasi dan penerangan MENGHINDARKAN POTENSI BAHAYA KECELAKAAN KERJA DAN PAK KEBERSIHAN DAN KETERTIBAN PENERANGAN MEMENUHI STANDAR FAKTOR KIMIA FAKTOR FISIKA PERMEN NAKER 05/1996 TENTANG SMK3 Penerapan SMK3 Audit SMK3


Download ppt "PENGAWASAN DAN PEMBINAAN K3 TENAGA KERJA PERALATAN, MESIN DAN INSTALASI BANGUNAN & SARANA KESEJAHTE- RAAN BAHAN ENERGI ORGANISASI PERUSAHAAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google