Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

1.Pembelajaran tuntas adalah pola pembelajaran yang menggunakan prinsip ketuntasan secara individual. Selanjutnya dilakukan penilaian terhadap hasil pembelajaran.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "1.Pembelajaran tuntas adalah pola pembelajaran yang menggunakan prinsip ketuntasan secara individual. Selanjutnya dilakukan penilaian terhadap hasil pembelajaran."— Transcript presentasi:

1

2 1.Pembelajaran tuntas adalah pola pembelajaran yang menggunakan prinsip ketuntasan secara individual. Selanjutnya dilakukan penilaian terhadap hasil pembelajaran untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik, serta digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran. 2.Hasil Bimtek KTSP dan Hasil Supervisi Direktorat PSMA Tahun 2009, guru ;  Melaksanakan remedial dan pengayaan tetapi tidak melalui analisis hasil belajar peserta didik  Melakukan tes ulang terhadap peserta didik yang tidak tuntas tanpa melakukan pembelajaran remedial 3.Perlu menerbitkan “petunjuk teknis tentang Pembelajaran Tuntas, Remedial dan Pengayaan” 1.Pembelajaran tuntas adalah pola pembelajaran yang menggunakan prinsip ketuntasan secara individual. Selanjutnya dilakukan penilaian terhadap hasil pembelajaran untuk mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik, serta digunakan sebagai bahan penyusunan laporan kemajuan hasil belajar dan memperbaiki proses pembelajaran. 2.Hasil Bimtek KTSP dan Hasil Supervisi Direktorat PSMA Tahun 2009, guru ;  Melaksanakan remedial dan pengayaan tetapi tidak melalui analisis hasil belajar peserta didik  Melakukan tes ulang terhadap peserta didik yang tidak tuntas tanpa melakukan pembelajaran remedial 3.Perlu menerbitkan “petunjuk teknis tentang Pembelajaran Tuntas, Remedial dan Pengayaan”

3 Petunjuk teknis ini disusun dengan tujuan untuk memberikan kemudahan bagi Guru SMA dalam menyusun dan melaksanakan program dan strategi pembelajaran tuntas, remedial, dan pengayaan sesuai dengan ketentuan dan mekanisme yang telah ditetapkan. Unsur yang terlibat adalah; 1.Kepala Sekolah 2.Wakil kepala sekolah bidang akademik/kurikulum; 3.TPK sekolah; 4.Guru; 5.MGMP sekolah Unsur yang terlibat adalah; 1.Kepala Sekolah 2.Wakil kepala sekolah bidang akademik/kurikulum; 3.TPK sekolah; 4.Guru; 5.MGMP sekolah

4 1.Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 19 ayat 1; 2.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses; 3.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian; 4.Panduan Pembelajaran Tuntas, Remedial, dan Pengayaan yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMA Tahun Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan, Pasal 19 ayat 1; 2.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses; 3.Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 20 Tahun 2007 tentang Standar Penilaian; 4.Panduan Pembelajaran Tuntas, Remedial, dan Pengayaan yang diterbitkan oleh Direktorat Pembinaan SMA Tahun 2008.

5 Belajar Mengajar Aktivitas yang mengharapkan perubahan Tingkah laku (behavior change) pada Individu yang belajar Membantu peserta didik memperoleh Informasi, ide, keterampilan, nilai, cara Berfikir, sarana untuk mengepresikan Diri, dan cara-cara belajar bagaimana belajar

6 Pembelajaran Tuntas (Mastery Learning) Pembelaran Remedial Pemberian bantuan bagi peserta didik yang mengalami kesulitan atau kelambatan belajar Pembelaran Pengayaan Pengalaman atau kegiatan peserta didik yang melampaui persyaratan minimal yang ditentukan oleh kurikulum. Pendekatan dalam pembelajaran yang mempersyaratkan peserta didik menguasai secara tuntas seluruh SK maupun KD mata pelajaran tertentu. Pola pembelajaran yang menggunakan prinsip ketuntasan secara individual. Pendekatan dalam pembelajaran yang mempersyaratkan peserta didik menguasai secara tuntas seluruh SK maupun KD mata pelajaran tertentu. Pola pembelajaran yang menggunakan prinsip ketuntasan secara individual.

7 PROSES PEMBELAJARAN PENILAIAN / ULANGAN < KKM PEMB. REMEDIAL ULANGAN LULUS  KKM PEMB. PENGAYAAN FORTOFOLIO TUNTAS KD BERIKUTNYA

8 1.Kompetensi yang ingin dicapai peserta didik dirumuskan dalam urutan yang hirarkis 2.Evalusi yang digunakan adalah penilaian acuan patokan, dan setiap kompetensi harus diberikan feedback 3.Pemberian pembelajaran remedial serta bimbingan yang diperlukan 4.Pemberian program pengayaan bagi peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar lebih awal 1.Kompetensi yang ingin dicapai peserta didik dirumuskan dalam urutan yang hirarkis 2.Evalusi yang digunakan adalah penilaian acuan patokan, dan setiap kompetensi harus diberikan feedback 3.Pemberian pembelajaran remedial serta bimbingan yang diperlukan 4.Pemberian program pengayaan bagi peserta didik yang mencapai ketuntasan belajar lebih awal

9 2.Memberikan Perlakuan (treatment) Pembelajaran Remedial Langkah-langkah 1.Mendiagnosis Kesulitan Belajar Kesulitan belajar ringan. Kesulitan belajar sedang. Kesulitan belajar berat. Pemberian pembelajaran ulang dengan metode dan media yang berbeda Pemberian bimbingan secara khusus, misalnya bimbingan perorangan. Pemberian tugas-tugas kelompok Pemanfaatan tutorial teman sebaya. Diakhiri dengan tes ulang dilakukan di luar jam tatap muka Dilakukan dengan tes prasyarat, tes diagnostik, wawancara, pengamatan, dsb.

10 2.Bentuk Pelaksanaan Pembelajaran Pengayaan Langkah-langkah 1.Identifikasi Kelebihan Kemampuan Belajar Siswa yang belajar lebih cepat. Siswa yang menyimpan informasi lebih mudah Siswa dengan keingintahuan yang tinggi Siswa dengan kemampuan berfikir mandiri Siswa yang superior berfikir abstrak Siswa yang memiliki banyak minat Belajar Kelompok Belajar Mandiri Pembelajaran berbasis Tema Pemadatan Kurikulum Dilakukan dengan ; Tes IQ, Tes Inventori, Wawancara, Pengamata (Observasi) Penilaian dilakukan dengan penilaian fortofolio, dan harus dihargai sebagai nilai tambah (lebih) dari peserta didik yang normal

11 Guru ; 1.Menentukan jenis program remedial atau pengayaan berdasarkan pencapaian kompetensi peserta didik dengan analisis ketuntasan KKM. a.Program remedial jika pencapaian kompetensi peserta didik kurang dari KKM b.Program pengayaan jika pencapaian kompetensi peserta didik lebih atau sama dengan nilai KKM 2.Melaksanakan program remedial dan pengayaan berdasarkan hasil klasifikasi pencapaian hasil peserta didik 3.Melaksanakan penilaian ulang bagi peserta didik yang remedial dan hasilnya sebagai nilai pencapaian kompetensi peserta didik 4.Melaksanakan penilaian bagi siswa yang mengikuti program pengayaan yang hasilnya dimasukkan dalam fortofolio. Guru ; 1.Menentukan jenis program remedial atau pengayaan berdasarkan pencapaian kompetensi peserta didik dengan analisis ketuntasan KKM. a.Program remedial jika pencapaian kompetensi peserta didik kurang dari KKM b.Program pengayaan jika pencapaian kompetensi peserta didik lebih atau sama dengan nilai KKM 2.Melaksanakan program remedial dan pengayaan berdasarkan hasil klasifikasi pencapaian hasil peserta didik 3.Melaksanakan penilaian ulang bagi peserta didik yang remedial dan hasilnya sebagai nilai pencapaian kompetensi peserta didik 4.Melaksanakan penilaian bagi siswa yang mengikuti program pengayaan yang hasilnya dimasukkan dalam fortofolio.

12

13

14

15

16 Terima kasih… TIM KTSP


Download ppt "1.Pembelajaran tuntas adalah pola pembelajaran yang menggunakan prinsip ketuntasan secara individual. Selanjutnya dilakukan penilaian terhadap hasil pembelajaran."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google