Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

REVITALISASI GUGUSDEPAN PRAMUKA YANG BERPANGKALAN DI PERGURUAN TINGGI Azrul Azwar Disampaikan pada: Latihan Gabungan Pramuka Perguruan Tinggi se Indonesia,

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "REVITALISASI GUGUSDEPAN PRAMUKA YANG BERPANGKALAN DI PERGURUAN TINGGI Azrul Azwar Disampaikan pada: Latihan Gabungan Pramuka Perguruan Tinggi se Indonesia,"— Transcript presentasi:

1 REVITALISASI GUGUSDEPAN PRAMUKA YANG BERPANGKALAN DI PERGURUAN TINGGI Azrul Azwar Disampaikan pada: Latihan Gabungan Pramuka Perguruan Tinggi se Indonesia, Malang, 17 September

2 PENDAHULUAN Gerakan Pramuka adalah gerakan pendidikan non formal, bersifat sukarela, non politik, terbuka untuk semua anggota masyarakat, tanpa membedakan asal-usul, ras, suku bangsa dan agama –Didirikan tahun 1907 oleh Lord Baden Powell di Inggeris –Masuk ke Indonesia tahun 1912 dari Belanda –Berkembang dan berdiri banyak organisasi kepanduan 2

3 PENDAHULUAN –Untuk kepentingan persatuan dan kesatuan, juga efektifitas dan efisiensi, pada tahun 1961 melalui melalui Keppres No 238 dihimpun dalam Gerakan Pramuka –Pada tahun 2010 diperkuat oleh UU No 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka –Saat ini berkembang pesat, terdapat sekitar gugusdepan dan 20 juta anggota –Organisasi serta peserta didik Gerakan Pramuka adalah yang terbesar di dunia 3

4 PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN Pendidikan kepramukaan adalah pendidikan non formal yang diperkaya dengan pendidikan nilai-nilai kepramukaan dan diselenggarakan menurut metoda kepramukaan PENDIDIKAN KEPRAMUKAAN OKUPASI KETERAM PILAN NON FORMAL METODA KEPRAMU KAAN NILAI-NILAI KEPRAMU KAAN 4

5 PESERTA DIDIK Kaum muda yang dibedakan atas empat golongan umur 1.pramuka Siaga, berusia 7 sampai 10 tahun 2.pramuka Penggalang, berusia 11 sampai 15 tahun 3.pramuka Penegak, berusia 16 sampai 20 tahun 4.pramuka Pandega, berusia 21 sampai 25 tahun 5 siaga pene gak Peng ga lang Pan dega

6 TUJUAN PENDIDIKAN 1.Membentuk karakter kaum muda sehingga memiliki watak, kepribadian dan akhlak mulia 2.Menanamkan semangat kebangsaan agar kaum muda cinta tanah air dan memiliki semangat bela negara 3.Membekali kaum muda dengan berbagai keterampilan hidup (life skill) TUJUAN PENDIDIKAN KEBANG SAAN KARAKTER KETERAM PILAN 6

7 MATERI PENDIDIKAN 1.Terkait pembentukan karakter dan semangat kebangsaan a.Nilai-nilai Satya pramuka b.Nilai-nilai Darma pramuka 2.Terkait pembekalan kaum muda dengan berbagai keterampilan a.Materi keterampilan umum b.Materi keterampilan khusus MATERI DASA DARMA TRISATYA KETERAM PILAN NILAI KHU SUS UMUM 7 Terkait karakterTerkait pembekalan

8 NILAI-NILAI KEPRAMUKAAN Satya Pramuka Demi kehormatanku, aku berjanji akan bersungguh- sungguh: 1.Menjalankan kewajibanku terhadap Tuhan, Negara Kesatuan RI dan mengamalkan Pancasila 2.Menolong sesama hidup dan ikut serta membangun masyarakat 3.Menepati dasadarma Darma Pramuka Pramuka itu 1.Taqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa 2.Cinta alam dan kasih sayang sesama manusia 3.Patriot yang sopan dan kesatria 4.Patuh dan suka bermusyawarah 5.Rela menolong dan tabah 6.Rajin, terampil dan gembira 7.Hemat, cermat dan bersahaja 8.Disiplin, berani dan setia 9.Bertanggung jawab dan dapat dipercaya 10.Suci dalam pikiran, perkataan dan perbuatan 8

9 KETERAMPILAN KEPRAMUKAAN 1.Keterampilan umum –keterampilan dalam berbagai bidang –sesuai dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani 2.Keterampilan khusus –keterampilan dalam satu bidang tertentu –sesuai dengan usia dan kemampuan jasmani dan rohani KETERAM PILAN KHU SUSUMUM Sesuai usia & kemam- puan Satu bidang Sesuai usia & kemam- puan Bebera pa bidang 9

10 10 METODA PENDIDIKAN Metoda pendidikan kepramukaan adalah metoda belajar mengajar yang interaktif dan progresif yang dilaksanakan di 1.A lam terbuka, dalam bentuk 2.P ermainan yang menantang, menarik dan menyenangkan sesuai dengan perkembangan kaum muda, secara ber- 1.K elompok dalam satuan terpisah, bersifat 2.K ompetitif, dan menerapkan sistem 3.T anda kecakapan (APK2-T)

11 METODA PENDIDIKAN 1.Belajar mengetahui (learning to know) 2.Belajar berbuat (learning to do) 3.Belajar hidup bersama (learning to live together) 4.Belajar menjadi seseorang (learning to be) meto da Belajar mengetahui Belajar hidup bersama Belajar menjadi seseorang Belajar berbuat 11

12 SATUAN PENDIDIKAN 1.Gugusdepan : menyelenggarakan pendidikan nilai, keterampilan umum dan khusus dalam pelbagai bidang untuk semua golongan peserta didik 2.Satuan Karya Pramuka: menyelenggarakan pendidikan nilai, keterampilan khusus satu bidang tertentu untuk golongan umur penegak dan pandega SATUAN PENDIDIKAN Satuan karya Gugus depan Nilai, keterampil an umum dan khusus Semua golongan umur Nilai, keterampil an khusus tertentu Golongan umur penegak dan pandega 12

13 SATUAN KARYA PRAMUKA Satuan Karya Pramuka adalah wadah pendidikan dan pembinaan guna –menyalurkan minat –mengembangkan bakat, dan –menambah pengalaman para Pramuka Penegak dan Pandega dalam –satu bidang ilmu pengetahuan –teknologi, serta –keterampilan tertentu 13 KETERAM PILAN KHU SUS UMUM BIDANG TERTENTU UNTUK PENEGAK DAN PENDEGA GUGUS DEPAN SATUAN KARYA

14 GUGUSDEPAN Gugusdepan adalah satuan pendidikan dan satuan organisasi terdepan penyelenggara pendidikan kepramukaan –Satuan pendidikan : wadah pembinaan bagi anggota muda dan anggota dewasa muda –Satuan organisasi : wadah untuk menghimpun anggota Gerakan Pramuka dalam penyelenggaraan kepramukaan Gugusdepan Satuan Orga nisasi Satuan pendidikan Wadah menghimpun anggota Wadah pembinaan anggota 14

15 TUJUAN GUGUSDEPAN Membina dan mengembangkan sumber daya kaum muda melalui kepramukaan agar menjadi –warga negara yang berkualitas –mampu memberikan sumbangan yang positif bagi kesejahteraan dan kedamaian masyarakat baik lokal, nasional, maupun internasional. Tujuan gugusdepan Warga negara berkualitas Mampu memberikan sumbangan positif Membina kaum muda 15

16 TUGAS POKOK GUGUSDEPAN 1.Menghimpun kaum muda untuk bergabung dalam Gerakan Pramuka 2.Menyelenggarakan pendidikan kepramukaan 3.Memelihara kelangsungan pembinaan dan pengembangan kepramukaan 4.Mengkoordinasikan kegiatan peserta didik 5.Menyelenggarakan administrasi Tujuan Gugus Depan Meng himpun kaum muda Menyelenggar akan pendidikan Kelang- Sungan pembinaan Koordinasi Administrasi 16

17 UNSUR POKOK GUGUSDEPAN 1.Peserta didik : kaum muda berusia Tenaga pendidik : anggota dewasa dengan persyaratan khusus, disebut pembina 3.Materi pendidikan : nilai-nilai dan keterampilan 4.Metode pendidikan : dialam terbuka 5.Sarana dan prasana pendidikan: alam raya 6.Pengelola pendidikan : Ketua, Mabigus, Dewan kehormakan, LPK Unsur pokok Gugus Depan Tenaga pndidik Materi pendidikan Mdetoda pendidiklan Sarana dan prasarana Pengola pendidikan Peserta didik 17

18 PROSEDUR PEMBENTUKAN GUGUSDEPAN 1.Adanya sekelompok pemerakarsa yang bersekapat membentuk Gugusdepan 2.Terpenuhinya ke enam unsur pokok Gugusdepan 3.Mengajukan permohonan pengesahan berdirinya Gugusdepan ke Kwartir Cabang setempat 4.Pengesahan oleh Kwartir Cabang dengan mendapatkan nomor Gugusdepan –Pengakuan formal –Identitas diri Pemera karsa Lima unsur pokok Mengaju kan permoho nan ke kwar cab Penge sahan dengan nomor Gugus depan 18

19 MACAM GUGUSDEPAN Dibedakan atas dua macam –Gugusdepan berbasis satuan pendidikan : didirikan di lembaga pendidikan formal –Gugusdepan berbasis Komunitas : didirikan di komunitas atas dasar kewilayahan, agama, profesi, organisasi kemasyarakatan dan komunitas lain Macam Gugusdepan Berbasis satuan pendidikan Berbasis Komuni tas 19

20 GUGUSDEPAN BERBASIS SATUAN PENDIDIKAN Sesuai dengan rentang umur peserta didik yakni antara 7 sampai dengan 25 tahun, Gugusdepan berbasis satuan pendidikan ditemukan pada 4 jenjang pendidikan 1.Sekolah dasar 2.Sekolah Lanjutan Pertama 3.Sekolah Lanjutan Atas 4.Perguruan Tinggi Gugus depan Sekolah dasar Gugus depan Sekolah Lanjutan Pertama Gugus depan Sekolah Lanjutan Atas Gugus depan Perguru an Tinggi 20

21 GUGUSDEPAN PERGURUAN TINGGI Perguruan tinggi adalah satuan pendidikan tertinggi dalam jenjang pendidikan di Indonesia –Gugusdepan yang dibentuk di Perguruan Tinggi disebut Gugusdepan Berbasis Perguruan Tinggi Mempunyai nilai strategis 1.Peserta didik berada dalam usia pancaroba, lebih memerlukan pembekalan nilai-nilai 2.Peserta didik berada dalam usia akan masuk lapangan kerja, lebih memerlukan pembekalan keterampilan 3.Peserta didik memiliki sifat kritis dan ingin mencoba, perlu diarahkan dan didayagunakan 4.Sebagai wadah kelanjutan kaum mudah dalam ber- Pramuka 21

22 MAKSUD GUGUSDEPAN PERGURUAN TINGGI 1.Menghimpun potensi civitas akademika dan komunitas di sekeliling menjadi anggota Gerakan Pramuka 2.Menyelenggarakan kegiatan kepramukaan dalam rangka melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi 3.Memberi kesempatan para mahasiswa untuk melakukan kegiatan positif konstruktif serta memberikan pengetahuan dan pengalaman praktis 22 Maksud Menghim pun potensi Menye Lenggara kan kegiatan kepramu kaan terkait Tridarma Memberi kan kesempatan melakukan kegiatan positif

23 TUJUAN GUGUSDEPAN PERGURUAN TINGGI Membentuk dan mengembangkan karakter bangsa dengan meningkatkan peranan Perguruan Tinggi dalam melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi di bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian masyarakat melalui kegiatan kepramukaan Tridarma Perti Kegiatan kepramu kaan Karakter kaum muda Karakter bangsa 23 Gugus depan Perti

24 KEGIATAN GUGUSDEPAN PERGURUAN TINGGI Anggota Dewasa –Pembekalan diri : mengikuti kursus dan pelatihan –Melaksanakan tugas pembina : memberikan kursus dan pelatihan Peserta didik –Rutin : pencapaian SKK, SKU, SPG dan kesakaan –Khusus: sesuai kelompok umur Kegiatan Gugusdepan Perguruan Tinggi Orang dewasa Peserta didik Pembe kalan diri Tugas pembi na RutinKhusus 24

25 PEMBINAAN PESERTA DIDIK 1.Bina diri: pembinaan pribadi, jasmani dan rohani 2.Bina satuan: pembinaan kepemimpinan dan keterampilan dalam mengelola satuan organisasi 3.Bina masyarakat: pembinaan kepemimpinan dan keterampilan dalam mengelola program pengabdian masyarakat Pembinaan Peserta didik Bina diri Bina satuan Bina masyara kat 25

26 PENGEMBANGAN PESERTA DIDIK 1.Pengembangan spiritual 2.Pengembangan emosional 3.Pengembangan sosial 4.Pengembangan intelektual 5.Pengembangan fisik 26 Pengembangan peserta didik Spiri tual Fisik Inte lektu al Sosial Emo sio nal

27 HASIL Dalam batas-batas tertentu telah memperlihatkan hasil yang memuaskan –Peningkatan jumlah Gugusdepan Perguruan Tinggi –Peningkatan kegiatan Gugusdepan Perguruan Tinggi Gugusdepan di Perti tertentu mampu melaksanakan kemah bakti secara Nasional Hasil Peningkatan Jumlah Peningkatan Kegiatan 27

28 TANTANGAN 1.Kedudukan organisasi belum mantap 2.Hubungan dua supra struktur yakni Kwartir dan pimpinan Perti belum mantap 3.Dukungan pimpinan Perti rendah 4.Sumber daya lemah 5.Keanggotaan terbatas warga Perti 6.Kegiatan tidak menarik 7.Kaitan dengan tridharma Perti belum jelas 8.Jumlah Gugusdepan Perti menurun 9.Minat mahasiswa rendah Tantangan Kedudukan Organisasi Hungan Kwartir - Perti Dukungan pimpinan Keterbatasan anggota Kegiatan tdk menarik Kaitan dengan Tridharma Jumlah Gugusdepan Minat mahasiswa 28 Dukungan pimpinan

29 REVITALISASI Untuk lebih meningkatkan hasil dan mengatasi tantangan perlu dilakukan Revitalisasi Gugusdepan Perguruan Tinggi –Merupakan bagian dari revitaliasi Gerakan Pramuka –Dicanangkan oleh Presiden RI tanggal 14 Agustus 2006 Revitalisasi Gerakan Pramuka adalah –upaya meningkatkan peran, fungsi dan tugas pokok Gerakan Pramuka sebagai lembaga pendidikan kepramukaan –yang diselenggarakan secara sistematis, berkelanjutan dan terencana –untuk tercapainya tujuan Gerakan Pramuka yakni membentuk karakter, menanamkan semangat kebangsaan serta meningkatkan keterampilan hidup kaum muda 29

30 TUJUAN Karena tujuan Gerakan Pramuka hanya akan tercapai jika Gugusdepan berfungsi dengan baik, maka ditetapkan –Tujuan Utama Memfungsikan kembali Gugusdepan Karena upaya memfungsikan kembali Gugusdepan hanya akan tercapai jika Gerakan Pramuka kuat, maka ditetapkan –Tujuan antara Memperkokoh eksistensi, organisasi dan manajemen Gerakan Pramuka 30

31 SASARAN Pada akhir tahun 2014, seratus persen Gugusdepan berbasis lembaga pendidikan dasar dan menengah umum dan agama serta sekurang-kurangnya 50 % Gugusdepan lainnya aktif menyelenggarakan pendidikan kepramukaan di Indonesia 31 SASARAN Gugus depan SD dan SLTP Gugus depan SLTA dan Perti 100 %50 %

32 KEGIATAN STRATEGIS 1.Memperbarui kurikulum –Menetapkan kompetensi peserta didik menurut kelompok umur (keterampilan dan nilai-nilai) –Telah tersusun SKU dan SKK baru untuk tiap kelompok umur 2.Memperbarui metoda pendidikan –Mengembangkan pelbagai permainan dan lagu Pramuka menurut kelompok umur –Dalam waktu dekat buku tentang permaian pramuka akan diterbitkan 3.Mempersiapkan tenaga pelatih sesuai dengan kurikulum dan metoda yang telah diperbarui –Menetapkan kompetensi perlatih sesuai dengan kompetensi peserta didik yang akan dihasilkan –Melaksanakan pelatihan perlatih Pusdiklat Cab, Pusdiklat Da dan Pusdiklat Nas 32

33 KEGIATAN STRATEGIS 4.Revitalisasi Gugusdepan –Melaksanakan pelatihan Pembina dan Mabigus –Penambahan sarana dan prasarana: gugusdepan kit tiap gugusdepan dan Bumi Perkemahan yang berfungsi tiap Kwarcab –Memperkuat aspek pembiayaan : mengimbau dana BOS dapat dipakai untuk kegiatan pramuka –Melibatkan peran-aktif masyarakat sekolah : sosialisasi Gerakan Pramuka kepada Komite Sekolah dan OSIS –Melibatkan peran-aktif orang tua : sosialisasi Gerakan Pramuka kepada Perkumpulan Orang Tua Murid 5.Melaksanakan program kendali mutu –Amanat undang-undang –Akreditasi lembaga pendidikan pramuka : Pusdiklat dan Gugusdepan –Sertivikasi tenaga pendidik pramuka : pelatih, pembina dan instruktur 33

34 KEGIATAN STRATEGIS 6.Meningkankan jumlah dan mutu forum aktualisasi Gerakan Pramuka –Melaksanakan forum aktualisasi standar : Jambore, Raimuna, PW, Perkempi, LT, Perti-Saka dsb –Mengembangkan forum aktualisasi diri baru : perkemahan santri nusantara, perkemahan PTAI dsb 7.Memperkuat organisasi, manajemendan sumber daya Gerakan Pramuka –Memantapkan Dasar Hukum Pramuka : berhasil dengan ditetapkannya UU No 12 tahun 2010 tentang Gerakan Pramuka –Meningkat kemampuan Andalan dan staf di tiap Kwarir melalui pelbagai bentuk pelatihan –Memantapkan sumber dana Pramuka : masuk dalam APBN (sudah dilaksanakan) dan APBD (sedang dalam penanganan) 34

35 KEGIATAN STRATEGIS 1.Memperbarui kurikulum 2.Memperbarui metoda 3.Mempersiapkan tenaga pelatih 4.Revitalisasi Gugusdepan 5.Kendali mutu 6.Forum aktualisasi 7.Memperkuat organisasi, manajemen serta sumber daya Gerakan Pramuka KEGIATAN STRATEGIS Kurikulum Metoda Pelatih Revitali sasi Gugus depan Kendali mutu Org, manj, sumber daya Forum aktualis asi 35

36 36 Revitalisa si GP Revitalisa si Gugus depan Kurikulum Pelatih Metoda Pelatihan Pembina Sarana prasarana Biaya = BOS Peran aktif : KS + OSIS Orang tua : POM Forum Aktualisasi Gudep Berfung si optimal Org, Maj, Dana Tujuan GP terca pai Kendali mutu

37 REVITALISASI GUGUSDEPAN PERGURUAN TINGGI Kebijakan dan kegiatan strategis revitalisasi gugusdepan Perguruan Tinggi sama dengan revitalisasi Gerakan Pramuka 1.Memperbarui kurikulum 2.Memperbarui metoda 3.Mempersiapkan tenaga pelatih 4.Revitalisasi Gugusdepan 5.Kendali mutu 6.Forum aktualisasi 7.Memperkuat organisasi, manajemen serta sumber daya Gerakan Pramuka 37

38 REVITALISASI GUGUSDEPAN PERGURUAN TINGGI Disesuai dengan masalah khusus yang dihadapi, diperkaya dengan tiga kebijakan/kegiatan pokok 1.Memantapkan kedudukan organisasi Gugusdepan Perti dalam organisasi kampus 2.Memantapkan sumber daya Gugusdepan Perti, terutama sumber biaya 3.Mempertegas pelaksanaan beberapa prinsip Gugusdepan Perti 38 Pembinaan Peserta didik Meman tapkan organisasi Meman tapkan sumber daya Memper tegas prinsip

39 MEMANTAPKAN KEDUDUKAN ORGANISASI Meninjau kembali Keputusan Bersama Dirjen Perti dan Ka Kwarnas No 047/DJ/KEP/1981 dan No 021 Tahun 1981 –Gugusdepan Perti adalah salah satu wadah kegiatan kemahasiswaan di dalam kampus yang bersifat otonum Hubungan dengan wadah kegiatan kemahasiswaan kampus lainnya: kerjasama Hubungan dengan Badan Eksekutif Mahasiswa : koordinatif Hubungan dengan pimpinan Perguruan Tinggi : pertanggungjawaban Hubungan dengan kwartir/DKD : melalui pendelegasian dari pimpinan Perti selaku Ka Mabigus : pertanggungjawaban/koordinatif Hubungan dengan Gugusdepan lainnya: melalui pendelegasian dari pimpinan Perti selaku Ka Mabigus : Kerjasama 39

40 MEMANTAPKAN SUMBER DAYA Meninjau kembali Keputusan Bersama Dirjen Perti dan Ka Kwarnas No 047/DJ/KEP/1981 dan No 021 Tahun 1981 –Sumber daya Gugusdepan Perti adalah sumber daya Kampus secara keseluruhan –Biaya Gugusdepan Perti masuk dalam APB Perti –Penggalian sumber daya lain dibenarkan dengan sepengetahuan pimpinan Perti sebagai Ka Mabigus 40

41 MEMPERTEGAS PERLAKSANAAN PRINSIP Meninjau kembali Keputusan Ka Kwarnas No 086 Tahun 1987 –Membuka keanggotaan Gugusdepan Perti bagi masyarakat –Berperan aktif dalam membina Gugusdepan yang berdekatan –Meningkatkan Gugusdepan Perti menjadi Gugusdepan lengkap –Mengutamakan pelaksanan kegiatan kepramukaan yang terkait dengan darma pengabdian masyarakat –Mengembangkan kegiatan kepramukaan yang mendorong pelaksanaan darma pendidikan dan penelitian –Membentuk badan koordinasi Gugusdepan Perti se Indonesia 41

42 42


Download ppt "REVITALISASI GUGUSDEPAN PRAMUKA YANG BERPANGKALAN DI PERGURUAN TINGGI Azrul Azwar Disampaikan pada: Latihan Gabungan Pramuka Perguruan Tinggi se Indonesia,"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google