Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENYUSUNAN SBK 2010 BIDANG PEREKONOMIAN PLUS DIREKTORAT ANGGARAN I DHANAPALA, 25 MARET 2009 DEPARTEMEN KEUANGAN R.I. DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENYUSUNAN SBK 2010 BIDANG PEREKONOMIAN PLUS DIREKTORAT ANGGARAN I DHANAPALA, 25 MARET 2009 DEPARTEMEN KEUANGAN R.I. DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN."— Transcript presentasi:

1 PENYUSUNAN SBK 2010 BIDANG PEREKONOMIAN PLUS DIREKTORAT ANGGARAN I DHANAPALA, 25 MARET 2009 DEPARTEMEN KEUANGAN R.I. DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN

2 POKOK BAHASAN A.MANFAAT SBK B.SBK DIREKTORAT ANGGARAN I Tahun 2008 dan 2009 C.PERSIAPAN SBK T.A D.RENCANA TINDAK LANJUT E.POTENSI SBK 2010

3 A. MANFAAT SBK BAGI DEPKEU/DJA : PENGALOKASIAN ANGGARAN PADA PENELAAHAN RKA- KL TIDAK MEMAKAN WAKTU LAMA; SEBAGAI DASAR HUKUM PENGALOKASIAN; PADA SAAT PENELAAHAN TIDAK PERLU LAGI MELAKUKAN PENELITIAN TERHADAP TOR/RAB BAGI K/L : K/L DAPAT DIPASTIKAN MELAKUKAN KEGIATAN BERBASIS KINERJA; MEMPERMUDAH PENGUKURAN ALOKASI ANGGARAN; PEMBANDING DALAM PELAKSANAAN; ALAT PENGAWASAN.

4 B. SBK DIREKTORAT ANGGARAN I Tahun 2008 dan 2009 (1) Jumlah KL yang telah mempunyai SBK Pada tahun 2009, jumlah kegiatan yang ditetapkan menjadi SBK mengalami peningkatan sebanyak 711 kegiatan dibandingkan tahun 2008 Jumlah KL Mitra Direktorat Anggaran I Tahun 2008 Jumlah KL yang mengajukan SBK Tahun 2008 Jumlah KL yang mengajukan SBK 2711

5 B. SBK DIREKTORAT ANGGARAN I Tahun 2008 dan 2009 (2)

6 C. PERSIAPAN SBK T.A (1) LANGKAH-LANGKAH DIREKTORAT ANGGARAN I: 1.Mengidentifikasi kegiatan/sub kegiatan dalam RKAKL 2009 yang biayanya dapat di SBK kan dengan memperhatikan: a.Kegiatan/sub kegiatan tersebut sesuai dengan tupoksi instansi yangbersangkutan; b.Kegiatan tersebut akan berlanjut/masih dilaksanakan di tahun 2010; c.Kegiatan tersebut mempunyai output yang jelas dan terukur. Jika tidak maka kasi dapat menggunakan nomenklatur output serta ukurannya yang dianggap lebih tepat; d.Kegiatan tersebut mempunyai komponen input yang jelas dan sesuai dengan maksud kegiatan atau output kegiatan (jika tidak kasi dapat mengusulkan/menawarkan solusi yang dianggap lebih tepat); e.Masing-masing input tersebut dapat diukur satuan dan biaya/harga/tarif. Kasi dapat mengusulkan besaran biaya yang dianggap lebih tepat dan sumber datanya.

7 C. PERSIAPAN SBK T.A (2) 2.Melakukan evaluasi terhadap kegiatan dalam SBK 2009 yang dapat diusulkan kembali menjadi SBK 2010, yaitu: a.Memastikan kegiatan tersebut akan dilakukan dalam tahun 2010 (koordinasi dengan KL); b.Mengecek kembali kesesuaian output kegiatan dengan input yang digunakan; c.Mengecek harga/tarif yang digunakan. 3.Melakukan workshop Internal Direktorat Anggaran I untuk membahas hasil identifikasi dan evaluasi tersebut (yang telah dilaksanakan pada minggu ke 2 bulan Februari 2009 sampai dengan minggu ke 3 bulan Maret 2009).

8 D. RENCANA TINDAK LANJUT 1.Melakukan evaluasi terhadap usul SBK 2010 yang diajukan oleh KL, 2.Mengajukan kepada KL mitra daftar kegiatan yang berpotensi di SBK kan, berdasarkan hasil inventarisasi DA I, 3.Mengundang KL mitra untuk membahas dan menyepakati kegiatan-kegiatan pada poin 1 dan 2 di atas, 4.Mengusulkan kegiatan hasil penelaahan untuk dijadikan SBK 2010

9 E. POTENSI SBK DIT A1 TAHUN 2010

10 TERIMA KASIH


Download ppt "PENYUSUNAN SBK 2010 BIDANG PEREKONOMIAN PLUS DIREKTORAT ANGGARAN I DHANAPALA, 25 MARET 2009 DEPARTEMEN KEUANGAN R.I. DIREKTORAT JENDERAL ANGGARAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google