Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

KANTOR MANAJEMEN MUTU TUGAS POKOK

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "KANTOR MANAJEMEN MUTU TUGAS POKOK"— Transcript presentasi:

1 KANTOR MANAJEMEN MUTU TUGAS POKOK
Melaksanakan tugas teknis dan administrasi dalam pengembangan, penetapan dan pemenuhan standar mutu (penjaminan mutu) penyelenggaraan program dan kegiatan institut baik dalam bidang akademik (pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat) maupun non akademik (administrasi dan manajemen) sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan. Kepala Kantor: Dr. Ir. Agus Purwito, MSc.Agr

2 FUNGSI Pengembangan sistem manajemen mutu dan standar mutu (penjaminan mutu) penyelenggaraan progam dan kegiatan institut baik dalam bidang akademik (pendidikan, penelitian dan pemberdayaan pada masyarakat) maupun non akademik (administrasi dan manajemen) Perencanaan dan pelaksanaan penjaminan mutu penyelenggaraan program dan kegiatan Pengorganisasian dan pemantauan penjaminan mutu Pengkoordinasian dalam rangka persiapan proses akreditasi dan sertifikasi Pelaporan hasil pelaksanaan penjaminan mutu penyelenggaraan program dan kegiatan institut.

3 BIDANG PENJAMINAN MUTU
TUGAS POKOK Melaksanakan kegiatan pengembangan dan pelaksanaan penjaminan mutu bidang akademik (pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat) dan non akademik agar kualitasnya dapat terus pertahankan dan ditingkatkan Kabid: Dr. Drh. Srihadi Agung Priyono, MSc

4 FUNGSI BIDANG PENJAMINAN MUTU
Pengkoordinasian pelaksanaan kegiatan pengembangan penjaminan mutu sesuai dengan agenda yang telah ditetapkan. Pengkoordinasian pelaksanaan dan pengkajian penjaminan mutu bidang akademik (pendidikan, penelitian dan pengabdian pada masyarakat) dan non akademik agar sesuai dengan standar yang ditetapkan. Pengkoordinasian pengumpulan data-data dan temuan yang berhubungan dengan pelaksanaan pencapaian standar mutu dari unit lain di lingkungan IPB Pengkoordinasian dan pelaksanaan kegiatan koreksi, dan perumusan atas hasil monev dan audit yang dilakukan oleh KAI dan K-Renbang;

5 BIDANG AKREDITASI DAN SERTIFIKASI
TUGAS POKOK Melaksanakan dan mengkoordinir penyiapan proses akreditasi, dan sertifikasi unit kerja oleh instansi eksternal. Kabid: Dr. Ir. Fredinan Yulianda, MSc

6 FUNGSI Pengkoordinasian sosialisasi tentang prosedur, ketentuan, persyaratan akreditasi dan sertifikasi kepada unit kerja Pengkoordinasian penyiapan proses akreditasi dan sertifikasi yang dilakukan oleh unit kerja Pengkoordinasian training, workshop, diskusi untuk mendapatkan akreditasi dan/atau sertifikasi, pembuatan website yang berisi berbagai hal tentang penjaminan mutu, akreditasi dan sertifikasi Pemberian bantuan pelaksanaan visitasi oleh institusi eksternal terkait dengan proses akreditasi dan sertifikasi, serta monitoring proses akreditasi Pengkoordinasian dan pelaksanaan proses akreditasi dan sertifikasi pada tingkat institut, serta penyiapan proses memasukkan IPB masuk dalam ranking perguruan di tingkat regional dan internasional

7 INSTITUT PERTANIAN BOGOR
PENJAMINAN MUTU INSTITUT PERTANIAN BOGOR KANTOR MANAJEMEN MUTU

8 SIAP BERKOMPETISI QUALITY IS A MUST
TUNTUTAN MASYARAKAT TERHADAP MUTU PRODUK DAN LAYANAN SIAP BERKOMPETISI Peningkatan mutu berkelanjutan sebagai keharusan QUALITY IS A MUST

9 MUTU PENJAMINAN MUTU (Quality assurance)
Sesuai dengan keperluan/kebutuhan (fit for purpose) Melakukan berbagai kegiatan setiap waktu secara benar (do it right everytime) Melakukan berbagai hal secara konsisten sesuai dengan persyaratan (constantly meeting requirements) Kesesuaian spesifikasi dengan standar yang ditentukan sehingga menghasilkan output yang dapat melebihi harapan konsumen (beyond costumer expectation). PENJAMINAN MUTU (Quality assurance)

10 PENJAMINAN MUTU (QUALITY ASSURANCE)
adalah proses penetapan dan pemenuhan standar mutu/sasaran mutu pengelolaan perguruan tinggi secara konsisten dan berkelanjutan sehingga stakeholder memperoleh kepuasan.

11 Keterangan: Penetapan Standar Mutu Pelaksanaan Evaluasi diri Evaluasi Kolega (dinilai) Peningkatan Mutu Benchmarking

12 PRASYARAT PENCAPAIAN Academic culture dan academic atmosphere yang kondusif Komitmen institusi melalui visi, misi, peraturan dan sistem Komitmen yang tinggi dari Pimpinan Ketersediaan sumberdaya

13 (QUALITY MANAGEMENT SYSTEM)
SISTEM MANAJEMEN MUTU (QUALITY MANAGEMENT SYSTEM) adalah suatu sistem manajemen untuk mengarahkan dan mengendalikan suatu institusi dalam penetapan kebijakan, sasaran, rencana dan proses/prosedur mutu serta pencapaiannya secara berkelanjutan (Continuous improvement).

14 Siklus Shewhart PDCA Tulis apa yang dilakukan/dikerjakan,
PLAN DO CHECK ACTION PDCA Tulis apa yang dilakukan/dikerjakan, Kerjakan/lakukan yang telah ditulis, Lakukan monitoring-assessment-evaluation, Pertanggungjawabkan yang telah dikerjakan/dilakukan, Lakukan upaya tindak lanjut untuk pencapaian standar/ target mutu yang telah ditetapkan.

15 KANTOR MANAJEMEN MUTU QUALITY STATEMEN
Dengan komitmen yang tinggi terhadap mutu, IPB secara efisien dan akuntabel menghasilkan lulusan yang kompeten dan IPTEKS, yang relevan untuk kesejahteraan masyarakat. KANTOR MANAJEMEN MUTU Bertujuan memantapkan dan mengkoordinasikan pelaksanaan sistem manajemen mutu agar dapat dilaksanakan secara terencana dan sistematis dengan harapan dapat mempertahankan dan meningkatkan kualitas secara berkelanjutan terhadap penyelenggaraan perguruan tinggi berdasar pada prinsip-prinsip efisiensi, efektivitas dan akuntabilitas

16 KOMITE PENJAMINAN MUTU INSTITUT Akreditasi dan Sertifikasi
REKTOR KANTOR MANAJEMEN MUTU KAI KHO SE KOMITE PENJAMINAN MUTU INSTITUT Kepala Bidang Penjaminan Mutu (Pembuatan dan Pengembangan standar mutu, panduan, instrumen, manual mutu, SOP) Kepala Bidang Akreditasi dan Sertifikasi (Sosialisasi, penyiapan proses, Web, data, peringkat) Koordinasi Instruksi Staf Staf

17 DIT. ADMINISTRASI DAN JAMINAN MUTU PENDIDIKAN
PENERAPAN PENJAMINAN MUTU PENDIDIKAN ………………………………………………. DEP. 1 DEP. 2 DEP. 36 MANAJEMEN REPRESENTATIF (MR) PEER GROUP ASESSMENT/PENILAIAN SECARA SILANG KE DEPARTMEN (Menggunakan 13 standar mutu pendidikan) KEGIATAN PENJAMINAN MUTU DI UNIT-UNIT SANGAT BERVARIASI

18 STANDAR MUTU PENDIDIKAN
IPB

19 No. Aspek Standar 1. Visi Visi terumuskan dengan jelas di tingkat institut, dan dimengerti oleh stakeholder. 2 Misi Misi terumuskan dengan jelas di tingkat institut, fakultas, dan departemen, dan merupakan implementasi dari visi IPB, serta dimengerti oleh stakeholder. 3 Tujuan pendidikan dan kurikulum Tujuan dan sasaran kurikulum terumuskan dengan jelas berdasarkan kebutuhan stakeholder nasional dan global, dikomunikasikan dan dapat diimplementasikan Tujuan dan sasaran kurikulum sesuai dengan kebutuhan stakeholder dalam rangka pengembangan ilmu pengetahuan, yang ditunjukkan dengan suatu studi yang sistematis, untuk mencapai suatu kompetensi. 4 Calon mahasiswa Calon mahasiswa harus memenuhi persyaratan kemampuan akademik untuk mengikuti proses pembelajaran.

20 5. Perencanaan dan review kurikulum Kurikulum dirancang seefektif mungkin untuk memenuhi kebutuhan stakeholder dalam hal lama studi, pola kehadiran, tempat, struktur dan urutan (sekuen penyampaian), mata kuliah pilihan, evaluasi, dan beban studi. Kurikulum menawarkan keseimbangan yang sesuai antara kemampuan konseptual dan personal, kemampuan umum, kompetensi keahlian khusus, serta keterampilan yang dapat dialihkan. Kurikulum bersifat mutakhir dan dikaji ulang secara periodik untuk menilai kesesuaiannya dengan perkembangan ilmu, teknologi dan kebutuhan stakeholder untuk kemudian disesuaikan dalam rentang waktu yang rasional. 6 Dosen Kuantitas dan kualitas dosen harus mencukupi untuk pelaksanaan kurikulum. Kebutuhan pengembangan dosen teridentifikasi secara sistematis dalam kaitannya dengan pengembangan diri, kurikulum dan persyaratan institusional. Dosen ditugaskan secara efektif di mana peran dan fungsi mereka didefinisikan secara jelas, tugas yang diberikan sesuai dengan kualifikasinya. Dosen secara teratur mengikuti pengembangan dosen yang terkait dengan kebutuhan yang teridentifikasi: pengangkatan, pelatihan jabatan akademik, pelatihan berkala, konsultasi, riset, dan kegiatan pendidikan 7 Sumber belajar Sumberdaya fisik termasuk peralatan, bahan habis pakai, dan teknologi informasi tersedia secara mencukupi untuk melaksanakan kurikulum dan dapat digunakan secara efektif. Perpustakaan, audiovisual, komputer, dan pelayanan akademik lain memadai untuk kurikulum yang dilaksanakan.

21 8. Lingkungan belajar Lingkungan belajar kondusif untuk proses pembelajaran dan kegiatan pendidikan pada umumnya. Ruang dan fasilitas untuk pembelajaran mencukupi secara kuantitas dan kualitas sesuai dengan kurikulum yang ditawarkan dan dikelola secara efisien dan efektif. Lingkungan, ruang dan sarana pembelajaran terawat dengan baik dalam hal keindahan, kebersihan, kerapihan, keselamatan dan keamanan serta ditingkatkan atau dimodifikasi sesuai yang diperlukan. 9. Organisasi pembelajaran Program pembelajaran terstruktur dan dikelola secara efektif. Program pembelajaran dinyatakan secara jelas, dikomunikasikan kepada mahasiswa dan dipantau secara teratur. Perkuliahan, praktikum, dan ujiannya terjadwal secara sistematis dan dikoordinasikan dengan seluruh komponen yang terkait. Umpan balik yang diperoleh dari mahasiswa dan atau auditor dianalisis dan ditindaklanjuti sebagaimana mestinya.

22 10 Proses belajar mengajar Kegiatan belajar mengajar didasarkan pada tujuan yang pasti yang konsisten dengan sasaran kurikulum. Penyajian materi kuliah harus terencana dan dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Materi kuliah secara teratur ditentukan dan dievaluasi sehingga selalu pada tingkat yang sesuai dan dapat dimengerti mahasiswa. Metode pengajaran yang dipakai adalah yang mendukung cara belajar mandiri dan mahasiswa harus berinisiatif untuk belajar sendiri. Pembelajaran diperkaya dengan mengacu secara tepat hubungan lintas kurikulum dan hasil penelitian mutakhir. Proses pembelajaran memanfaatkan semua fasilitas, peralatan, dan peralatan bantu yang tersedia secara efektif. 11 Evaluasi mata ajaran dan penilaian Penilaian harus meliputi semua tujuan dan aspek kurikulum yang diajarkan. Cakupan dan bobot penilaian harus jelas dan diketahui oleh semua yang terlibat. Seperangkat metode penilaian harus disiapkan dan dipakai secara terencana untuk kegunaan diagnostik, formatif dan sumatif. Standar yang dipakai dalam skema penilaian harus eksplisit dan konsisten untuk semua aspek kurikulum. Kemajuan yang dicapai oleh mahasiswa harus dipantau dan direkam secara bersistem, diumpanbalikkan ke mahasiswa dan diperbaiki bila diperlukan.

23 12 Dukungan bagi prestasi akademik mahasiswa Mahasiswa harus didukung secara efektif selama masa belajarnya melalui pemberian informasi tentang cara belajar, cara memanfaatkan perpustakaan, komputer, dan bantuan/penyangga kesehatan mahasiswa. Institusi menyediakan layanan konsultasi dan bantuan dalam bidang kurikulum, lapangan kerja dan hal-hal yang bersifat pribadi bagi mahasiswa serta mengkomunikasikannya dengan jelas kepada mahasiswa. Institusi menyediakan informasi, konsultasi dan dukungan bagi mahasiswa yang berpotensi tinggi. 13 Keluaran, outcomes dan kendali mutu Indikator kinerja dipakai secara teratur untuk memberi informasi tentang keberhasilan dari tujuan pendidikan. Pengaturan kendali kualitas pada institut, fakultas, dan departemen serta mata ajaran dilaksanakan secara konsisten dan koheren. Hasil belajar, keluaran (output) dan outcomes dipantau, dianalisis dan ditindaklanjuti.

24 Indikator Kinerja Program Pendidikan 2004-2008
Kategori Indikator Cara Perhitungan Input Persentase mahasiswa dengan NEM > 49 (khusus S1) Mahasiswa baru 5 tahun terakhir Rata-rata NEM mahasiswa baru Tingkat kompetisi mahasiswa baru Mahasiswa baru tahun terakhir Asal geografis mahasiswa Rasio Dosen – Mahasiswa 5 tahun terakhir Persentase Dosen berpendidikan S3 Rasio kecukupan ruang kuliah dan laboratorium Rasio kecukupan alat bantu pembelajaran Rasio kecukupan koleksi buku teks < 5 tahun di perpustakaan Process Rata-rata IPK semester berjalan Mahasiswa semester berjalan Persentase mahasiswa dengan masa studi 48 bulan (Khusus S1) Lulusan 5 tahun terakhir Rata-rata lama penyelesaian studi Rata-rata waktu penyelesaian tugas akhir Jumlah mahasiswa drop out per tahun Persentase Dosen dengan rataan hasil angket > 3 Setiap semester, rata-rata hasil kuestioner Tingkat kehadiran mahasiswa Absensi satu semester Tingkat kehadiran staf pengajar Ketepatan rencana dan pelaksanaan perkuliahan / praktikum Kecocokan pelaksanaan dengan rencana kuliah/praktikum Ketepatan jadwal pemeriksaan ujian dan pemasukan nilai Waktu pemasukan nilai

25 Output Jumlah lulusan per tahun Persentase lulusan dengan IPK >= 3 Lulusan 5 tahun terakhir Rata-rata IPK lulusan Outcome Persentase lulusan yang memperoleh pekerjaan pertama dalam waktu 3 bulan setelah lulus Rata-rata waktu tunggu kerja lulusan Status akreditasi PS/Departemen Review 5 tahun sekali Impact Jumlah kegiatan in-campus recruitment Trend 5 tahun terakhir Jumlah in-campus recruitment (orang) Keluhan (complaint) pengguna lulusan

26 RENCANA PENJAMINAN MUTU DI IPB 2008-2012
Tidak hanya penjaminan mutu pendidikan, tetapi juga non pendidikan (Penelitian, Pengabdian kepada Masyarakat dan Manajemen Perguruan Tinggi) Sistem penjaminan mutu diseleraskan dengan sistem akreditasi yang dilakukan oleh BAN-PT (standar mutu dan sistem asesmen) Audit kepatuhan oleh Kantor Audit Internal (KAI) KMM membentuk Tim Asesor untuk melakukan penilaian kinerja mutu unit Dibuat sasaran mutu sesuai dengan Program Kerja Rektor

27 SASARAN MANAJEMEN MUTU
Terbentuknya sistem manajemen mutu yang handal di seluruh tingkat manajemen dan program Berlangsungnya kegiatan penjaminan mutu di seluruh unit kerja secara sistematis dan terencana Terakreditasinya program-program pendidikan Tersertifikasinya kegiatan, produk atau proses-proses yang dilakukan oleh IPB oleh lembaga yang kredibel Tercapainya program kerja rektor yang berhubungan dengan peningkatan mutu institut Tertanganinya secara sistimatis masuknya IPB ke dalam lembaga-lembaga ranking baik tingkat regional maupun internasional.

28 PROGRAM KERJA REKTOR

29 1. Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan (13 Program)
No Program Kerja Keluaran 1. Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan (13 Program) 1.1. Peningkatan mutu input, proses, dan output pendidikan dan pengembangan sistem penjaminan mutu akademik Meningkatnya mutu akademik dan adanya penjaminan mutu 1.2. Penajaman implementasi kurikulum mayor minor pada jenjang S1, S2, S3, dan pengkajian mayor baru Kelebihan kurikulum ma-yor minor dapat dirasakan 1.3. Penyiapan program studi tertentu untuk mencapai akreditasi tingkat internasional Diperolehnya akreditasi tingkat internasional 1.4. Perbaikan/peningkatan/penambahan fasilitas perkuliahan, praktikum, perpustakaan, teaching farm, teaching industry, student center, sport center, student banking, pojok bursa Fasilitas pendidikan dan penelitian mahasiswa yang lengkap, modern dan efisien 1.5. Pembangunan language center Meningkatnya kemampuan dalam penguasaan bahasa asing 1.6. Pembinaan departemen sebagai unit penyelenggara akademik yang menjadi tumpuan dalam pencapaian kinerja akademik dan akuntabel terhadap stake-holders Departemen sebagai organisasi program dan sumberdaya yang efektif

30 1. Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan (13 Program)
No Program Kerja Keluaran 1. Bidang Pendidikan dan Kemahasiswaan (13 Program) 1.7. Peningkatan promosi pendidikan jenjang S1, S2, S3 secara lebih luas dan lebih intensif Meningkatnya mutu dan selektifitas calon maha-siswa 1.8. Pembinaan soft skill mahasiswa melalui kegiatan kurikuler maupun ekstrakurikuler. Kecerdasan unggul untuk mendukung keberhasilan karir. 1.9. Pembinaan kegiatan kemahasiswaan Meningkatnya prestasi dan mutu kegiatan kemahasis-waan 1.10. Penguatan faktor penghela pada instansi pemerintah maupun perusahaan swasta dalam menyerap lulusan Berkurangnya masa tunggu lulusan sebelum bekerja 1.11. Pembinaan lulusan menjadi wirausahawan tangguh melalui berbagai pola kemitraan usaha Kemampuan mengem-bangkan usaha/bisnis secara mandiri 1.12. Peningkatan mutu dan penyempurnaan kurikulum pada pendidikan diploma Relevansi kurikulum dengan kebutuhan masyarakat 1.13. Pengkajian man power needs of national economy melalui kerjasama dengan instansi pusat maupun daerah Relevansi content pembelajaran dengan kebutuhan nasional

31 2. Bidang Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (5 program)
2.1. Pembinaan penelitian tematik sesuai dengan problematika yang dihadapi oleh bangsa dan tantangan perkembangan jaman Hasil-hasil penelitian yang relevan, kontekstual dan solutif-implementatif 2.2. Pembinaan kualitas penelitian dan secara khusus penelitian terobosan yang bertaraf internasional Meningkatnya jumlah pu-blikasi pada jurnal ilmiah internasional 2.3. Pengembangan sistem insentif bagi para dosen yang memberikan kuliah dengan bahan yang diperkaya dari hasil riset yang dilakukannya sendiri. Budaya perkuliahan ung-gul dan berada pada state of the art perkembangan ilmu 2.4. Pengembangan kemitraan dalam komer-sialisasi hasil penelitian Meningkatnya paten dan produk siap komersialisasi 2.5. Pembinaan policy research tentang sistem insentif pada pembangunan pertanian Naskah akademik sistem insentif pembangunan pertanian

32 3. Bidang Peningkatan Kesejahteraan (6 program)
3.1. Peningkatan standar insentif Pendidikan, Penelitian, dan Pemberdayaan Masyarakat Meningkatnya insentif untuk dosen dan tenaga penunjang 3.2. Perluasan jejaring kerjasama untuk men-dongkrak nilai kontrak kerjasama profesional Meningkatnya pendapatan dosen dan tenaga penunjang 3.3. Peningkatan insentif berbasis kinerja dengan dana hasil usaha komersial bagi dosen dan tenaga penunjang Meningkatnya besaran insentif yang berbasis kinerja 3.4. Pengembangan sistem jaminan sosial termasuk kesehatan bagi dosen dan tenaga penunjang Adanya jaminan sosial termasuk kesehatan bagi dosen dan tenaga penunjang 3.5 Penggalangan dana beasiswa untuk mahasiswa, dosen, dan tenaga penunjang Meningkatnya jumlah dana beasiswa 3.6 Perjuangan untuk implementasi ketentuan tentang reward yang memadai dalam kerjasama profesional dengan instansi pemerintah maupun swasta Meningkatnya pendapatan dosen dan tenaga penunjang dalam kerjasama profesional

33 4. Bidang Peningkatan Kapasitas (11 program)
4.1. Pengembangan technopreneurship yang mendukung peningkatan kompetensi SDM Meningkatnya kompetensi dan kepakaran dosen 4.2. Promosi secara terstruktur untuk memunculkan dosen-dosen menjadi pakar yang dikenal secara nasional maupun internasional Meningkatnya jumlah dosen yang memperoleh pengakuan nasional mau-pun internasional 4.3. Pengembangan bisnis berbasis kepakaran skala besar dengan memanfaatkan lahan IPB, seperti di Jonggol, Pasir Sarongge, Gunung Walat, Pelabuhan Ratu Terwujudnya bisnis ber-basis kepakaran dan center of knowledge management 4.4. Penempatan alumni sebagai mitra strategis IPB dalam penyempurnaan kurikulum maupun kerjasama profesional Peran alumni dalam perbaikan relevansi kurikulum dan kerjasama profesional 4.5. Penguatan peran IPB dalam pembangunan bidang pertanian, industri, energi, dan lingkungan Kontribusi secara nyata dalam memecahkan ma-salah nasional 4.6. Penguatan citra IPB sebagai icon untuk tropical agriculture pada taraf internasional Menguatnya kepercayaan internasional terhadap IPB 4.7. Pengembangan jejaring kerjasama dengan pemerintah pusat dan daerah, BUMN, swasta, LSM, dan lembaga luar negeri Meningkatnya dukungan finansial maupun meluasnya jejaring kerjasama profesional 4.8. Pembinaan usaha penunjang secara profesional dengan menggunakan kaidah keilmuan terkait Layanan yang berkualitas dan diperolehnya kontri-busi 4.9. Pembentukan dan pembinaan Komite Pertimbangan Usaha Komersial (KPUK) Hasil analisis obyektif sebelum perumusan ke-bijakan bisnis 4.10. Pengembangan unit unggulan baru atau expanded developmental pheripery Meningkatnya kapasitas layanan 4.11. Penguatan peran IPB dalam penanganan masalah akses transportasi ke kampus Darmaga Terpecahkannya masalah akses transportasi ke kampus Darmaga

34 5. Bidang Penguatan Sistem Manajemen (14 program)
5.1. Pembentukan dana cadangan operasional pendidikan untuk mengatasi ketatnya arus kas Kelancaran arus kas sepanjang tahun aka-demik 5.2. Pengembangan mekanisme pengendalian keuangan menggunakan teknologi informasi Meningkatnya efektivitas dan efisiensi penggunaan dana 5.3. Penyempurnaan sistem akuntansi keuangan dan implementasinya secara disiplin pada seluruh unit kerja Diperolehnya opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari auditor eks-ternal 5.4. Penguatan sistem perencanaan dan pembinaan Komite Perencana yang pro aktif dan antisipatif Meningkatnya alokasi dana APBN, APBD, dan BLN kepada IPB 5.5. Pembentukan tim pendukung administrasi kenaikan pangkat dan jabatan pada tingkat departemen/fakultas Meningkatnya kelancaran proses kenaikan pangkat dan jabatan 5.6. Pengembangan sistem manajemen kinerja menggunakan teknologi informasi untuk memastikan seluruh unit/ individu bekerja mencapai visi, melaksanakan misi dan program kerja Meningkatnya kinerja secara sistemik dan terukur sesuai dengan key performance indicators-nya 5.7. Pengkajian dan evaluasi struktur organisasi wakil rektor, direktorat, kantor, dan fakultas Meningkatnya efisiensi dan efektivitas organisasi

35 5.8. Pemantapan sistem pembinaan karir dan peningkatan kompetensi bagi dosen dan tenaga penunjang Meningkatnya kinerja dan tumbuhnya budaya kerja korporatik 5.9. Pembenahan mekanisme pengelolaan dana kerjasama yang mengutamakan ketaatan terhadap perikatan dan profesionalisme Menurunnya jumlah temu-an hasil pemeriksaan oleh auditor internal maupun eksternal 5.10. Penuntasan negosiasi dalam rangka restrukturisasi kredit dari Bank BNI yang digunakan untuk pembangunan asrama mahasiswa TPB Menurunnya beban kredit dari Bank BNI dan memperbaiki kredibilitas keuangan 5.11. Pembenahan administrasi dan perbaikan hubungan kerjasama pemanfaatan tanah Terlindunginya kepentingan IPB dan kelancaran pendapatan 5.12. Pembenahan lingkungan kampus menjadi inspiring, aman, bersih, indah, dan nyaman Lingkungan kampus yang bersih, aman, indah, nyaman 5.13. Pengkajian dan pengukuran beban kerja dosen dan tenaga penunjang dalam rangka right sizing unit kerja Kesesuaian jumlah/kompetensi penugasan SDM 5.14. Partisipasi aktif dalam proses pembahasan RUU BHP UU BHP yang menjamin otonomi perguruan tinggi

36 PROSES PENJAMINAN MUTU (Struktur Organisasi dan Pelaksanaan)
PROGRAM KERJA PENDIDIKAN DAN KEMAHASISWAAN PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT PNIGKATAN KESEJAHTERAAN PENINGKATAN KAPASITAS PENGUATAN SISTEM MANAJEMEN STANDAR & SASARAN MUTU SISTEM MANAJEMEN MUTU PROSES PENJAMINAN MUTU (Struktur Organisasi dan Pelaksanaan) PENCAPAIAN PROGRAM KERJA

37 REKTOR STRUKTUR DAN HUBUNGAN KERJA PENJAMINAN MUTU IPB KMM
(Pelaksana Teknis Penjaminan Mutu) KPMI (Wakil Dekan, Direktur, Sek. LPPM, Kepala Kantor) PENJAMIN MUTU (Wakil Rektor, Dekan, Kepala LPPM) PELAKSANA PROGRAM (Departemen, Pusat, Direktorat/unit lainnya GPM (Gugus Penjaminan Mutu) (Ketua: Wakil Dekan/Sek. LPPM) PEER GROUP (Sekretaris Departemen) Sebagai ASESOR GKM (Gugus Pengendali Mutu (Ketua: Sekdep, Sek. LP., Sek Program) PROGRAM AKADEMIK/ NON AKADEMIK STRUKTUR DAN HUBUNGAN KERJA PENJAMINAN MUTU IPB

38 DRAFT KERANGKA ORGANISASI PENJAMINAN MUTU IPB
Tingkat Nama Pelaksana Pejabat Pelaksana Tim Penanggung Jawab Institut Kantor Manajemen Mutu (KMM) Kepala KMM Komite Penjaminan Mutu Institut (KPMI) Rektor Fakultas Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Fakultas Wakil Dekan Sekretaris Departemen Dekan Fakultas Sekolah GPM Sekolah Ditentukan oleh Dekan Dekan Sekolah LPPM GPM PPM Sekretaris LPPM Ditentukan oleh Kepala LPPM Kepala LPPM Dit. Diploma GPM Diploma Direktur Ditentukan oleh Direktur Wakil Rektor AK Dep. /Pusat Gugus Kendali Mutu (GKM) Sekdep/ Sekpus Ditentukan oleh Kadep/ Kepala Pusat (3-5 orang) Ketua Departemen/ Kepala Pusat Dit/Ka Kantor Direktur sebagai Pengendali Mutu Ditentukan Direktur/Ka Kantor Wakil Rektor Penjamin Mutu Anggota Komite Penjaminan Mutu Institut (KPMI): Wakil Dekan; Sekretaris LPPM; Direktur Program; Direktur/Kepala Kantor terkait.

39 Tugas KOMITE PENJAMINAN MUTU INSTITUT (KPMI) MEMBANTU KMM DALAM:
Mengkaji dan merumuskan kebijakan mutu, standar mutu dan pedoman pelaksanaannya Mengkaji hasil penilaian para asesor dan merekomendasikan tindakan perbaikan dari sistem penjaminan mutu di IPB Mendapatkan penjelasan dari individual atau unit di lingkungan IPB berkaitan dengan pemenuhan sasaran mutu dan implementasi penjaminan mutu baik bidang akademik maupun non-akademik Menggali informasi dari berbagai sumber tentang berbagai hal yang berkaitan dengan peningkatan pengetahuan dan implementasi manajemen mutu perguruan tinggi Pembuatan laporan pencapaian mutu IPB kepada Rektor

40 ANGGOTA KPMI Wakil Dekan Fakultas Pertanian
Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Hewan Wakil Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Wakil Dekan Fakultas Peternakan Wakil Dekan Fakultas Kehutanan Wakil Dekan Fakultas Teknologi Pertanian Wakil Dekan Fakultas Matematika dan IPB Wakil Dekan Fakultas Ekonomi dan Manajemen Wakil Dekan Fakultas Ekologi Manusia Wakil Dekan Sekolah Pascasarjana Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Direktur Program Diploma Direktur Program Manajemen dan Bisnis Direktur Pendidikan Tingkat Persiapan Bersama Direktur Administrasi Pendidikan Direktur Kemahasiswaan Direktur Pengembangan Karir dan Hubungan Alumni Direktur Pengkajian dan Pengembangan Akademik Direktur Keuangan Direktur Fasilitas dan Properti Direktur Sumberdaya Manusia Direktur Perencanaan dan Pengembangan Direktur Kerjasama dan PI Direktur Riset dan Kajian Strategis Direktur Komunikasi dan Sistem Informasi Direktur Bisnis dan Kemitraan Kepala Perpustakaan Sekretaris Eksekutif Kepala Kantor Audit Internal Kepala Kantor Hukum dan Organisasi Kepala Kantor Manajemen Mutu ANGGOTA KPMI

41 GUGUS PENJAMINAN MUTU Tugas MEMBANTU KEPALA LPPM/DEKAN DALAM:
Mengawal proses penetapan dan pemenuhan standar mutu/sasaran mutu pengelolaan pusat-pusat/departemen/ direktorat/unit lain yang ada di lingkup kerjanya secara konsisten dan berkelanjutan. Melakukan monitoring setiap saat terhadap seluruh aktivitas penyelenggaraan akademik dan non-akademik di lingkup kerjanya Melakukan evaluasi secara periodik terhadap pelaksanaan seluruh aktivitas penyelenggaraan akademik dan non-akademik di lingkup kerjanya Membuat laporan dan rekomendasi tindakan korektif secara periodik kepada Kepala LPPM/Dekan atas hasil monitoring dan evaluasi yang dilaksanakan Melakukan verifikasi terhadap laporan evaluasi diri yang dibuat setiap tahun oleh unit di lingkup kerjanya

42 GUGUS KENDALI MUTU Tugas
MEMBANTU KEPALA KETUA DEPARTEMEN, KEPALA PUSAT, DIREKTUR/KEPALA UNIT LAINNYA DALAM : Melakukan monitoring terhadap pelaksanaan seluruh kegiatan akademik dan non akademik sesuai dengan prosedur, ketentuan, perjanjian dan peraturan perundang-undangan yang berlaku Melakukan monitoring pelaksanaan seluruh kegiatan akademik dan non akademik agar dapat memenuhi standar mutu dan sasaran mutu yang telah ditetapkan Melakukan evaluasi bersama Ketua Departemen, Kepala Pusat, Direktur/Kepala Unit lainnya untuk melakukan tindakan korektif lebih dini terhadap pelaksanaan seluruh aktivitas penyelenggaraan akademik dan non-akademik di lingkup kerjanya Pengkoordinasian pembuatan laporan evaluasi diri mengikuti standar-standar dan parameter yang telah ditentukan

43 Rektor Fakultas/Sekolah Ketua Departemen Kantor Audit Internal
Gugus Penjaminan Mutu Gugus Kendali Mutu Departemen/Program Mayor S1/S2/S3/ Ekstensi Bagian Program PPM/Kerjasama Rektor Kantor Audit Internal Kantor Manajemen Mutu Komite Penjaminan Mutu Institut DRAFT STRUKTUR PENJAMINAN MUTU FAKULTAS DAN DEPARTEMEN

44 Rektor Kantor Audit Internal Kantor Manajemen Mutu LPPM
Gugus Penjaminan Mutu PUSAT/Unit lain DRAFT STRUKTUR PENJAMINAN MUTU PENELITIAN DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Gugus Kendali Mutu

45 DRAFT STRUKTUR PENJAMINAN MUTU DIREKTORAT
Kantor Audit Internal Kantor Manajemen Mutu Wakil Rektor Penjamin Mutu DRAFT STRUKTUR PENJAMINAN MUTU DIREKTORAT Direktorat/Unit lain Pengendali Mutu

46 Rektor Kantor Audit Internal Kantor Manajemen Mutu
Komite Penjaminan Mutu Institut Direktorat Program Diploma Gugus Penjaminan Mutu Program Diploma Program Keahlian Gugus Kendali Mutu Program Keahlian DRAFT STRUKTUR PENJAMINAN MUTU DIPLOMA Garis Komando Garis Koordinasi

47 UNIT KERJA Pelaksanaan
Asesor adalah seluruh Sekretaris Departemen dan individual yang ditunjuk Rektor. Asesor dilatih oleh lembaga terkait (BAN-PT) Sasaran mutu/ Kebijakan mutu Prosedur Pencapaian Standar Mutu oleh Tim KMM + KPMI Pengawasan Kepatuhan oleh Auditor dari Kantor Audit Internal (KAI) Sasaran mutu baru Assessment oleh Asesor sesuai Standar Mutu Oleh KMM + Asesor Pengembangan Sasaran Mutu Penyempurnaan Proseduroleh KMM+KPMI+ Asesor Monitoring dan Evaluasi oleh Gugus Penjaminan Mutu (GPM) dan Gugus Kendali Mutu (GKM) UNIT KERJA Pelaksanaan

48 DRAFT STANDAR MUTU IPB

49

50 No. Standar Parameter 1. Integritas, Jatidiri, Visi, Misi, Sasaran dan Tujuan Institusi Integritas: kejujuan dan keterbukaan mengenai tujuan dan determinasi, seleksi dan perakuan terhadap staf dan mahasiswa, alokasi dana, interaksi dengan stakeholder dan masyarakat, promosi institusi, dan pertimbangan tentang minat masyaakat. Visi, misi,sasaran, kualitas institusi sesuai dengan tujuan, baku mutu dan indikator; Rekomendasi/laporan untuk mendorong penilaian diri, perencanaan dan perbaikan kinerja, Balikan dari lingkungan eksternal. 2. Bantuan, layanan bimbingan, kemajuan dan hasil belajar mahasiswa Komitmen terhadap peningkatan mutu mahasiswa: pedoman pemecahan masalah sosial-pribadi; buku bimbingan pengembangan kerja dan karir; dokumen tutorial akademik; direktori tentang lulusan; termasuk indikaor keberhasilan program; pedoman operasional tentang studi pelacakan dan studi kebutuhan pasar kerja; dokumen tentang profil kompetensi lulusan; catatan tentang mutu kinerja lulusan dan angka putus studi.

51 3. Staf pengajar dan personil pendukung Kebijakan pengelolaan organisasi mengenai: penjaringan, kecukupan, kesepadanan, kualifikasi, retensi dan kode etik tindakan. 4. Rancangan, isi dan impelemntasi kurikulum Kecocokan dengan visi, misi dan sasaran; relevansi dan tuntutan stakeholders; struktur dan isi kurikulum yang ditawarkan (keleluasaan, kedalaman, koherensi, organisasi); rumusan yang jelas tentang kompetensi dan etika lulusan; tingkat integrasi materi pengajaran (intra dan antar disiplin)Kurikulum lokal yang relevan dengan tuntutan lingkungan terdekat dan kebutuhan institusi; mata kuliah pilihan merujuk pada harapan dan kebutuhan mahasiswa secara individual dan atau kelompok; uraian yang jelas tentang tuntutan dan peraturan penulisan skripsi, thesis, disertasi dan tugas akhir lainnya 5. Sarana dan Prasarana Pengelolaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana; keberadaan dan mutu lahan tanah, bangunan, ruang kuliah, laboratorium, perpustakaan dsb; keberadaan dan mutu komputer dan fasilitas lainya untuk mendukung pembelajaran dan penelitian; jumlah yang cukup dan ketepatan sarana dan prasarana yang dibutuhkan; keberlanjutan pengadaan/pemeiliharaan sarana dan prasarana

52 6. Pembiayaan Sumber biaya; struktur pendapatan dan pengeluaran; rancangan pembiayaan; akuntabilitas; pengeluaran untuk mahasiswa 7. Tata pamong (governance) Sistem nilai, sistem pengelolaan, sistem kepemimpinan, rancangan strategis pengembangan program 8. Pengelolaan program Perencanaan dan pengembangan program; partisipasi dan kegiatan senat institusi; struktur organisasi program studi; efisiensi dan efektivitas kepemimpinan; pengelolaan mutu internal pada tingkat program studi (kajian kurikulum, monitoring dan mekanisme balikan bagi mahasiswa, dosen dan penguji luar); hubungan dengan jaminan mutu tingkat institusi; pengembangan staf berkaitan dengan kemampuan mengajar, proses belajar, evaluasi dan penelitian; penilaian ketrampilan mengajar; dampak proses penjaminan mutu terhadap pengalaman belajar mahasiswa

53 9. Sistem pembelajaran; mengajar, belajar dan evaluasi Strategi dan metode mengajar, belajar dan penilaian; Struktur dan ruang lingkup kegiatan mengajar, belajar dan dan penilaian; Pemanfaatan teknologi informasi dalam mengajar, belajar dan penilaian; Kesempatan mahasiswa untuk mengembangkan 1). Penetahuan dan pemahaman bahan ajar khusus, 2) Ketrampilan umum dan yang dapat ditransfer, 3) Pemahaman dan pemanfaatan kemampuannya sendiri, 4) Kemampuan belajar mandiri; 5) Nilai, motivasi dan sikap 10. Suasana Akademik Keseluruhan rancangan untuk mengembangkan suasana akademik, Sarana yang tersedia untuk memperkuat interaksi dosen-mahasiswa (di dalam dan di luar kampus) dan untuk menciptakan suasana yang mendorong pengembangan akademik dan profesional; Peningkatan mutu dan banyaknyaa kegiatan akademik dosen/mahasiswa; Kebebasan akademik untuk berbicara dan otonomi kampus; Lingkungan yang mendukung program studi.

54 11. Sistem Informasi Perencanaan dan pengembangan sistem informasi (katalog, brosur; alat elektronik); Staf, instrumen dan materi yang mendukung penyelenggaraan program; Ketersediaan jaringan internet wilayah lokal/jaringan wilayah yang lebih luas. 12. Sistem Jaminan Mutu dan Peningkatan Mutu Penilaian mutu internal dan program studi; Keterbukaan timbal balik antar tim kendali mutu dengan institusi pada masing-masing jenjang; hubungan antara penilaian mutu dan produk mutu; Pengembangan program; Perbandingan baku mutu; Penilaian mutu internal secara berkelanjutan; Perbaikan program melalui penilaian mutu secara internal dan eksternal; Kerjasama antara isntitusi dengan unit jaminan mutu.

55 13. Lulusan Keluaran Program studi dan dampaknya; Hasil studi kepuasan pemanfaatan lulusan; hasil studi pelacakan. 14. Penelitian, Publikasi, Skripsi/Tesis/ Disertasi, Pengabdian kepada Masyarakat dan Hasil lainnya Banyaknya dan kualitas proyek penelitian, publikasi, dan kegiatan pengabdian kepada masyarakat oleh dosen; Banyaknya dan kualitas kegiatan penelitian yang dilakukan oleh mahasiswa; Kegiatan penelitian bersama dosen dan mahasiswa; Hubungan antara pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat; Kegiatan kerjasama/kemitraan dengan lembaga penelitian dalam dan luar negeri; Kualitas dan kurun waktu penyelesaian skripsi, tesis, disertasi (termasuk proses penulisan dan pembimbingannya); publikasi hasil penelitian, karya inovatif dan rangkuman skripsi/tesis/ disertasi; produk program studi berupa model-model, hak paten, hasil pengembangan prosedur kerja, produk fisik sebagai hasil penelitian

56 15. Pelaksanaan dan Pengembangan Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Penelitian tematik sesuai dengan problematika yang dihadapi oleh bangsa dan tantangan perkembangan jaman; Kerjasama PPM yang telah dilaksanakan (jumlah dan perolehan dana PPM); Sistem pendataan; Penciptaan suasana akademik yang mendorong timbulnya ide-ide, kreatifitas dan inovasi; Perolehan HKI dan alih teknologi; publikasi ilmiah nasional dan internasional yang dihasilkan; Tersedianya IPTEKS pertanian tropis untuk memberdayakan sumberdaya lokal (indigenous resources); Tersedianya IPTEKS pertanian tropis untuk mendukung pendidikan tinggi berbasis kompetensi; Digunakannya IPTEKS pertanian tropis oleh masyarakat sebagai keberlanjutan program kemitraan (termasuk penelitian terobosan); adanya program PPM yang fokus dan berkelanjutan; Pembinaan policy research tentang sistem insentif pada pembangunan pertanian

57 SUMBER STANDAR PENILAIAN DIRI
Statuta Institusi; Rencana Strategis Institusi; Laporan Tahunan Institusi; Laporan Tahunan Fakultas, Laporan Tahunan Departemen; Laporan Tahunan Keuangan, Struktur Organisasi Institusi; Program-program Akademik; Direktori Program Studi; Pedoman Penjaringan dan Penyaringan Mahasiswa; Pedoman Pelayanan Mahasiswa; Pedoman Penjaringan dan penyaringan dosen; Pedoman Evaluasi Belajar Mahasiswa; Pedoman Jaminan Mutu Internal; Pedoman Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Program Pengembangan Staf; Laporan Studi Pelacakan Lulusan; Notulen Rapat Pimpinan Institusi/Program Studi; Kebijakan dan Peraturan Institusi mengenai Pembelajaran; Laporan Khusus tentang Sistem dan Layanan Informasi; Transkrip Lulusan; Direktori Lulusan; Daftar Produk Kegiatan Ilmiah; Direktori Personil; Katalog Institusi; Daftar Sumber-Sumber Institusional; Peraturan Perundang-undangan dan kebijakan terkait

58 PROSEDUR ASESMEN PEMBERIAN RECTOR QUALITY AWARD Mulai Wakil Rektor
Dekan Fakultas/ Sekolah Kepala LPPM Gugus Penjaminan Mutu (GPM) Ketua Departemen/ Direktur Program/ Kepala Pusat/Unit lainnya KMM (atas nama Rektor) Gugus Kendali Mutu (GKM) Mulai Meminta GKM membuat Evaluasi diri Pembuatan Evaluasi Diri Surat permintaan Membuat Evaluasi Diri Tembusan surat Tembusan surat tidak Tembusan Laporan Dokumen Evaluasi Diri Verifikasi Evaluasi Diri Verifikasi Evaluasi Diri Pengkajian oleh Tim Asesor ya tidak Site Visit Bersama KPMI membuat Laporan Mutu dan menyampaikan ke Rektor PROSEDUR ASESMEN PEMBERIAN RECTOR QUALITY AWARD

59 SASARAN MUTU IPB 2008-2012 BIDANG AKADEMIK DAN KEMAHASISWAAN No.
Indikator Utama Capaian 2007 Capaian 2010 Capaian 2012 Penang-gung jawab 1. Tingkat kompetisi calon mahasiswa baru (%) S0 USMI 52.8 48.0 45.0 WRAK, Dekan, Ketua Dep., Dir. Program. SO Reguler 37.5 35.0 32.0 S1 USMI 27.5 26.0 24.0 S1 SPMB 7.4 7.2 7.0 S2 97.0  90.0 85.0 S3 87.0  85.0 80.0 2. Persentase mahasiswa yang lulus tepat waktu terhadap mahasiswa seangkatannya S0 NA  80.0 95.0 S1 30.0  35.0 40.0 31.0  22.0  25.0

60 No. Indikator Utama Capaian 2007 Capaian 2010 Capaian 2012 Penanggung-jawab 3. Persentase mahasiswa drop out pada angkatan yang sama S0  NA 1.5  1.0  WRAK, Dekan, Ketua Dep., Dir. Program. S1  2.9  2.1  1,5 S2  2.8 2.3 2.0 S3  3.0   2.0   1.0 4. Persentase lulusan dengan IPK sangat memuaskan terhadap jumlah mahasiswa pada tahun kelulusan yang sama. S0 ≥3.0 NA 50.0 55.0 S1 ≥3.0 47.0 S2 ≥3.25 88.0 91.0 93.0 S3 ≥3.50 97.0 98.0 99.0 5. Persentase lulusan yang telah mendapatkan pekerjaan 3 bulan setelah lulus 37.7 60.0 6. Persentase Jumlah mata kuliah S1 di seluruh IPB yang mengadopsi metoda pembelajaran yang berpusat kepada mahasiswa (student centered learning) 1.0 3.0 7. Rasio dosen S1 di seluruh IPB yang memperoleh nilai >3 pada hasil penilaian oleh mahasiswa terhadap jumlah keseluruhan dosen yang dinilai pada tahun akademik yang sama 64.5 70.0  80.0  WRAK, Dekan, Ketua Dep

61 No. Indikator Utama Capaian 2007 Capaian 2010 Capaian 2012 PenanggungJawab 8. Persentase nilai mata kuliah yang masuk tepat waktu (< 2 minggu setelah masa ujian) S0 75.5 90.0 100 WRAK, Dekan, Ketua Dep., Dir. Program S1 75.0 S2/S3 3.00 70.0 9. Persentase departemen/ program studi/mayor yang terakreditasi A oleh BAN PT 0.0 20.0 50.0  32.0 100.0  S2 25.0 50.0 90.0  S3 20.0  85.0  10. Jumlah departemen/program studi/mayor yang terakreditasi oleh lembaga akreditasi internasional NA 2 5 3 11. Jumlah mahasiswa berkewargaan asing yang belajar di IPB 9 150 200 WRAK, WRRK, Dekan, Kadep 12 Jumlah program studi internasional (S0/S1/S2/S3) 7

62 KEMAHASISWAAAN No. Indikator Utama Capaian 2007 Capaian 2010 Capaian 2012 Penanggung-jawab 13. Persentase lulusan S1-IPB yang mendapatkan nilai TOEFL-like > 500 NA   25 30 WRAK, Dekan, Ketua Dep., 14. Jumlah kemenangan dan keberhasilan tim mahasiswa IPB pada ajang kompetisi di tingkat nasional dan internasional Nas 72  75  80  WRAK, Dekan, Ketua Dep., Dir. Kemahasiswaan Intl  4

63 Jumlah total dana beasiswa IPB yang tersedia (milyar) 7.2 11.0 14.0
No. Indikator Utama Capaian 2007 Capaian 2010 Capaian 2012 Penanggung-jawab 15. Jumlah total dana beasiswa IPB yang tersedia (milyar) 7.2  11.0 14.0  WRAK, Dekan, Ketua Dep., Dir. Mawa 16. Presentase jumlah Skripsi, Tesis, Disertasi yang dipublikasikan di jurnal terakreditasi pada kurun waktu 2 tahun setelah lulus S1  NA  30 50  WRAK, Dekan, Ketua Dep., S2 NA   50 75  S3 100 

64 SASARAN MUTU DI BIDANG PENELITIAN DAN PENGABDIAN PADA MASYARAKAT
No. Indikator Utama Capaian 2007 Capaian 2010 Capaian 2012 Penanggung-jawab 17. Rata-data jumlah publikasi jurnal nasional terakreditasi dan Jurnal Internasional per dosen per tahun JI NA 0.1 0.2 WRAK, Dekan, Kepala LPPM, Kadep JN 0.7 1.0 18. Jumlah permohonan paten oleh peneliti IPB secara kumulatif 121 140 160 WRRK, Dekan, Ka-LPPM, Kadep, 19. Citation index (CI) untuk setiap dosen IPB (versi Google scholar) 6 10 WRRK, Dekan, Ka-LPPM, Kadep, Kapus, Dit. Riset dan Kajian Strategis, 20. Jumlah dana riset di IPB baik yang berasal dari dalam (In) maupun luar (eks) IPB (dalam milyar rupiah) In 0.27 0.5 1.0 WRRK, Dekan, Ka-LPPM, Kadep Eks 32.5 40 60

65 SASARAN MUTU DI BIDANG PENINGKATAN KESEJAHTERAAN
No. Indikator Utama Capaian 2007 Capaian 2010 Capaian 2012 Penanggung-jawab 21 Jumlah kegiatan kerjasama kepakaran baik dengan pemerintah (IP) maupun dengan industri/swasta (IS) per tahun IP 141 170 200 WRRK, Dekan, Ka-LPPM, Kadep, Kapus IS 159 190 22 Jumlah Proyek Kerjasama kepakaran dengan nilai di atas 200 juta NA 100 150 23. Jumlah dana dari usaha bisnis dan kemitraan per tahun (dalam milyar rupiah) 5.6 30 50 WRBK, Dekan, Ka-LPPM, Kadep, Dir. Bisnis dan Kemitraan 24. Jumlah bisnis baru yang telah berjalan dengan baik 10 20 WRBK dan Dit. BK

66 SASASAN MUTU DI BIDANG PENINGKATAN KAPASITAS
No. Indikator Utama Capaian 2007 Capaian 2010 Capaian 2012 PenanggungJawab 25. Persentase jumlah dosen yang mencapai jabatan guru besar  10  15  25 WRAK, WRSP, Dekan, Kadep. 26. Persentase jumlah dosen berkualifikasi doktor (S3)  49.5  70 80 27. Persentase dosen yang mengikuti sabbatical leave atau kerjasama penelitian di luar negeri  NA 2.0   3.5 WRAK, WRRK, Dekan, Kadep. 28. Jumlah dana masyarakat yang terakumulasi per tahun (milyar rupiah) 212.2 250 285 WR, Dekan, Kadep, Kapus, Direktur

67 SASARAN MUTU DI BIDANG PENGUATAN SISTEM MANAJEMEN
No. Indikator Utama Capaian 2007 Capaian 2010 Capaian 2012 Penanggung jawab 28. Jumlah sistem layanan yang mendapatkan sertifikasi ISO atau sertifikasi lain (sertifikasi Lab) ISO NA 5 10 WR, Dekan, KMM dan Unit-unit kerja Lain 1 3 29. Relevansi antara kegiatan yang diusulkan dalam RKAT terhadap sasaran mutu IPB (%) 80 95 30 Persentase tingkat kepuasan pelanggan (wisudawan) > 4 (Skala 1-5) terhadap layanan akademik 73.3 75.0 77.0 31. Persentase tingkat kepuasan pelanggan (Wisudawan) > 4 (Skala 1-5) terhadap layanan non-akademik 60.8 65.0 70.0 32. Penyempurnaan akuntansi keuangan WDP WTP WRSP 33. Penerapan One Pay Check system (% dari unit) 50 90 34. Pemutakhiran data situs web unit kerja di lingkungan IPB (kali per minggu) WRBK

68 PROGRAM KERJA 2008-2012 PENJAMINAN MUTU VISI IPB TARGET/SASARAN MUTU
(PERGURUAN TINGGI BERTARAF INTERNASIONAL)

69 PEMERINGKATAN PERGURUAN TINGGI
TIGA VERSI PEMERINGKATAN PERGURUAN TINGGI Webometrics Ranking of World University dari CINDOCS/CSIS-SPAIN World Unversity Ranking dari Majalah Times Higher Education Supplement (THES)-Inggris ACADEMIC RANKING OF WORLD UNIVERSITIES dari Shanghai JIA TONG University Ranking

70 WEBOMETRICS CRETERIA Size (S). Number of pages recovered from four engines: Google, Yahoo, Live Search and Exalead. For each engine, results are log-normalised to 1 for the highest value. Then for each domain, maximum and minimum results are excluded and every institution is assigned a rank according to the combined sum. Visibility (V). The total number of unique external links received (inlinks) by a site can be only confidently obtained from Yahoo Search, Live Search and Exalead. For each engine, results are log-normalised to 1 for the highest value and then combined to generate the rank. Rich Files (R). After evaluation of their relevance to academic and publication activities and considering the volume of the different file formats, the following were selected: Adobe Acrobat (.pdf), Adobe PostScript (.ps), Microsoft Word (.doc) and Microsoft Powerpoint (.ppt). These data were extracted using Google and merging the results for each filetype after log-normalising in the same way as described before. Scholar (Sc). Google Scholar provides the number of papers and citations for each academic domain. These results from the Scholar database represent papers, reports and other academic items. The four ranks were combined according to a formula where each one has a different weight: Webometrics Rank (position)= 4*RankV+2*RankS+1*RankR+1*RankSc

71

72

73

74

75

76

77

78 terimakasih “Mencari dan Memberi yang Terbaik”

79 NOMOR 20 TAHUN 2003, TENTANG SISTEM PENDIDIKAN NASIONAL
AKREDITASI Pasal 60 Akreditasi dilakukan untuk menentukan kelayakan program dan satuan pendidikan pada jalur pendidikan formal dan nonformal pada setiap jenjang dan jenis pendidikan. Akreditasi terhadap program dan satuan pendidikan dilakukan oleh Pemerintah dan/atau lembaga mandiri yang berwenang sebagai bentuk akuntabilitas publik. Akreditasi dilakukan atas dasar kriteria yang bersifat terbuka. Ketentuan mengenai akreditasi sebagaimana dimaksud dalam ayat (1), ayat (2), dan ayat (3) diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah. Akreditasi Institusi oleh BAN-PT), 7 Maret 2008 menetapkan IPB terakreditasi dengan Peringat A (Sangat Baik) untuk jangka watu 5 tahun.  Surat BAN-PT No.: 137/BAN-PT/SKAIPT/III/2008 tanggal 8 Maret 2008).  

80 PROGRAM KERJA DAN KEGIATAN KMM-IPB TAHUN 2008
No Program/Kegiatan Waktu Pelaksanaan 4 5 6 7 8 9 10 11 12 1. Studi Banding Implementasi Penjaminan Mutu 2. Persiapan dan implementasi Sistem Penjaminan Mutu IPB Penyusunan kebijakan penjaminan mutu (Pembentukan Komite Penjaminan Mutu Institut, pembuatan Manual Mutu, Kebijakan mutu dan bahan sosialisasi, koordinasi perbaikan prosedur operasi baku Sosialisasi Sistem penjaminan mutu (sosialisasi penjaminan mutu akademik dan non akademik ke unit-unit kerja). Implementasi Sistem penjaminan mutu (Pembentukan organisasi mutu di unit kerja dan implementasinya terutama di departemen dan fakultas) Pelatihan asesor dan asessment ke unit kerja 3 Review SOP 4. Pembuatan Pangkalan data dan Website Manajemen mutu 5. Sertifikasi Pengumpulan informasi tentang penerapan ISO Lokakarya tentang penerapan ISO di lingkungan IPB Uji coba ISO-like di Kantor Manajemen Mutu 6. Pengikutsertaan IPB masuk dalam ranking perguruan di tingkat regional dan internasional

81


Download ppt "KANTOR MANAJEMEN MUTU TUGAS POKOK"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google