Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

EVALUASI KINERJA SEKRETARIAT BADAN KARANTINA PERTANIAN TAHUN 2010 - 2014.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "EVALUASI KINERJA SEKRETARIAT BADAN KARANTINA PERTANIAN TAHUN 2010 - 2014."— Transcript presentasi:

1 EVALUASI KINERJA SEKRETARIAT BADAN KARANTINA PERTANIAN TAHUN

2 KINERJA SERAPAN ANGGARAN URAIAN SERAPAN TA **) *) PAGU (Rp)448,006,857,000542,866,622,000734,303,739, ,354,242, , REALISASI (Rp)424,773,729,055503,493,052,939623,122,158, ,271,997, PERSENTASE (%) ,12 *) Catatan : serapan per 17 November 2014 **) Pengembalian Anggaran IKH sebesar Rp 75 M No.Jenis BelanjaPagu (Rp)Realisasi (Rp)% 1.Belanja Pegawai ,26 2.Belanja Barang ,34 3.Belanja Modal ,16 TOTAL ,12 SERAPAN ANGGARAN TA 2014 Catatan : Serapan Per 17 November 2014 SERAPAN ANGGARAN TA

3 SERAPAN ANGGARAN SATKER TA 2014 (Per 17 Nov 2014) NO.SATKERPAGU (RP)REALISASI (RP)% A> 90 % 1BKP Kelas I Balikpapan 7,224,098,0006,659,628,337 92,19 2SKP Kelas II TB Karimun 5,544,068,0005,096,054,940 91,92 B85% - 90 % 1SKP Kelas II Mamuju 5,550,223,0004,978,369,362 89,70 2BKP Kelas II Kendari 8,019,974,0007,178,577,050 89,51 3BKP Kelas I Manado 9,188,090,0008,182,962,359 89,09 4SKP Kelas I Ambon 5,055,878,0004,503,939,433 89,08 5BKP Kela II Medan 8,884,532,0007,876,028,970 88,65 6SKP Kelas I Sorong 5,209,510,0004,601,406,849 88,33 7BKP Kelas I Denpasar 12,780,632,00011,243,259,125 87,97 8BKP Kelas II Tj Pinang 7,790,373,0006,778,135,896 87,01 9SKP Kelas I Bengkulu 4,644,453,0004,040,473,147 87,00 10BKP Kelas II Gorontalo 6,824,896,0005,898,175,328 86,42 11BBKP Soekarno-Hatta 22,670,353,00019,490,389,567 85,97 12BKP Kelas I B. Lampung 12,680,185,00010,880,189,005 85,80 13SKP Kelas I Entikong 3,945,605,0003,380,421,088 85,68 14SKP Kelas I Biak 4,762,003,0004,049,676,484 85,04

4 C80 % - 85% 1BKP Kelas I Batam 9,450,518,0008,005,777,156 84,71 2BKP Kelas I semarang 11,828,353,00010,017,191,959 84,69 3BKP Kelas II Ternate 6,078,322,0005,132,488,308 84,44 4SKP Kelas I Samarinda 6,678,627,0005,627,524,806 84,26 5BKP Kelas II Palu 7,597,856,0006,359,606,140 83,70 6SKP Kelas I Pare-Pare 5,025,890,0004,193,445,338 83,44 7SKP Kelas I Cilacap 5,669,271,0004,706,700,227 83,02 8BKP Kelas II Palangkaraya 12,254,017,00010,163,864,434 82,94 9BUT-TMKP 15,091,470,00012,491,141,856 82,77 10BKP Kelas I Pontianak 7,527,507,0006,206,644,204 82,45 11BKP Kelas I Banjarmasin 10,618,435,0008,741,147,772 82,32 12BKP Kelas I Pekanbaru 11,344,287,0009,314,525,948 82,11 13BKP Kelas II Cilegon 8,558,837,0006,999,070,256 81,78 14BKP Kelas I Mataram 10,620,686,0008,627,077,553 81,23 15BBKP Belawan 19,549,256,00015,804,329,974 80,84 16BBKP Makasar 21,568,070,00017,430,063,327 80,81 17SKP Kelas I TB Asahan 5,961,258,0004,814,128,124 80,76 18SKP Kelas I Smbw Besar 6,052,990,0004,873,152,948 80,51 19BKP Kelas II Yogyakarta 8,771,441,0007,052,547,888 80,40 20BBUS-KP 16,469,654,00013,212,920,229 80,23 21BKP Kelas I Jambi 7,428,254,0005,950,228,653 80,10

5 D75-80 % 1SKP Kelas II Bangkalan 4,372,015,0003,432,012,359 78,50 2SKP Kelas I Banda Aceh 6,526,233,0005,106,447,675 78,24 3BKP Kelas I Palembang 9,965,118,0007,745,135,230 77,72 4BKP Kelas II PK Pinang 6,268,045,0004,843,345,660 77,27 5SKP Kelas II Ende 4,595,183,0003,541,250,876 77,06 6BBKP Tanjung Priok 35,019,738,00026,930,080,276 76,90 7BKP Kelas I Kupang 9,778,664,0007,505,705,056 76,76 8BKP Kelas II Tarakan 8,078,417,0006,154,024,569 76,18 9SKP Kelas II Manokwari 6,872,015,0005,229,116,856 76,09 10SKP Kelas I Bandung 6,117,668,0004,635,782,732 75,78 11BKP Kelas I Jayapura 11,087,247,0008,396,589,982 75,73 12BKP Kelas I Padang 12,487,720,0009,454,833,319 75,71 13SKP Kelas I Timika 4,982,879,0003,761,850,812 75,50 E< 75 % 1BBKP Surabaya 38,222,321,00027,810,599,566 72,76 2SKP Kelas I Merauke 8,599,456,0005,830,654,697 67,80 3Kantor Pusat 86,807,170,00057,527,054,344 66,27

6 REALISASI PNBP TA URAIAN REALISASI PNBP *) TARGET (Rp ) 71,309,009,865 78,871,486,814 84,396,815,288 93,085,185,541100,988,687,321 REALISASI (Rp) 95,127,147, ,846,257, ,344,541,875114,148,561,884110,686,795,870 PERSENTASE (%) ,60 *) Catatan : data per Oktober 2014 Agar kontribusi PNBP Kementerian Pertanian yang berasal dari Badan Karantina Pertanian dijadikan sebagai reward dan tidak diperhitungkan dalam penentuan pagu pokok di Badan Karantina Pertanian

7 PENGEMBANGAN SDM TA PETUGAS KARANTINA JUMLAH (ORANG) MEDIK VETERINER PARAMEDIK VET POPT AHLI POPT TERAMPIL TOTAL 1,019 1,1151,4581,7501,947 A. KUANTITAS SDM TOTAL PEGAWAI 2,4382,9503,5393,498 3,696 PERSENTASE PETUGAS KARANTINA DG TOTAL PEGAWAI (%)

8 B. KUALITAS (PENGEMBANGAN KOMPETENSI SDM) No. Jenis Calon Pejabat Fungsional Jumlah (Orang) Medik Veteriner Paramedik Veteriner POPT Ahli POPT Terampil TOTAL DIKLAT DASAR CALON FUNGSIONAL KH/KT No.URAIAN DKLATJumlah (Orang) Lan’Gaskara DIKLATPIM III DIKLATPIM IV DIKLAT LAN’GASKARA & DIKLATPIM III/IV

9 3. PENDIDIKAN FORMAL NoJenis Pendidikan FormalJumlah (Orang) Tugas Belajar-Program – S230 *)1640*)4 2. TB-Program – S TB-Program D Ijin Belajar, Program S Ijin Belajar, Program S Ijin Belajar, Program S *) Catatan : biaya Barantan 4. Pengembangan Kompetensi Lainnya Workshop/Trainning/Seminar Luar Negeri, Diklat PPNS, Pelatihan Bendahara Pemasukan/Pengeluaran, In House Trainning atau magang di Laboratorium

10 C. PENEGAKAN DISIPLIN PEGAWAI No. Tingkat Hukum Disiplin Jenis Hukuman RINGANa. Teguran lisan47 b. Teguran tertulis14 c. Penyataan tidak Puas secara tertulis13 2.SEDANGa.Penundaan kenaikan gaji berkala selama 1 (satu) tahun2 b. Penundaan kenaikan pangkat selama 1 (satu) tahun 1 c. Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 1 (satu) tahun 11 3.BERAT a.Penurunan pangkat setingkat lebih rendah selama 3 (tiga) tahun 17 b. Pemindahan dalam rangka Penurunan jabatan setingkat lebih rendah - c. Pemberhentian dari jabatan3 d. Pemberhentian dengan hormat tidak atas permintaan sendiri 8 e. Pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS 4

11 D. PEGAWAI YANG MENDAPATKAN PENGHARGAAN No.Jenis Penghargaan Satyalancana Karya Satya 10 tahun Satyalancana Karya Satya 20 tahun Satyalancana Karya Satya 30 tahun Ketahanan Pangan Adhikarya pangan nusantara Ketahanan Pangan Adhikarya pangan nusantara---1- E. PENYELESAIAN KASUS RUMAH TANGGA No.Jenis Rekomendasi Diberikan Ijin untuk melakukan perceraian Tidak diberikan ijin untuk melakukan perceraian Dipending karena kurang syarat/informasi---42

12 F. PEGAWAI YANG BERHENTI/MENINGGAL No.Pegawai Yang Berhenti Pensiun Meninggal Dunia Permintaan sendiri-1-4- G. PEGAWAI YANG MUTASI/ALIH TUGAS No.Jenis Mutasi Keperluan organisasi Permintaan Dari Instansi lain (masuk) Ke Instansi lain (keluar)-1342

13 H. PEGAWAI YANG MENDAPATKAN KENAIKAN PANGKAT No.Pegawai Yang Naik Pangkat Pembina Utama (IV/e) Pembina Utama Madya (IV/d) Pembina Utama Muda (IV/c) Pembina Tk.I (IV/b) Pembina (IV/a) Penata Tk.I (III/d) Penata (III/c) Penata Muda Tk.I (III/b) Penata Muda (III/a) Pengatur Tk.I (II/d) Pengatur (II/c) Pengatur Muda Tk.I (II/b) Pengatur Muda (II/a) Juru Tk.I (I/d) Juru (I/c) Juru Muda Tk.I (I/b) Juru Muda (I/a) JUMLAH

14 Telah disampaikan Kajian Akademis dan Draft PermenPAN dan RB tentang jabatan Fungsional kepada Biro Organisasi dan Kepegawaian, Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian sebagai data dukung pembentukan Jabatan Fungsional baru di Badan Karantina Pertanian I. PERKEMBANGAN FUNGSIONAL KARANTINA

15 PERKEMBANGAN KELEMBAGAAN TA Tahun 2010 : 1. Penambahan 1 UPT, sehingga total menjadi 52 UPT : Balai Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian (Permentan No. 34/Permentan/OT.140/4/2010) 2. Perubahan struktur organisasi Kantor Pusat. diantaranya : -Pusat Informasi dan Keamanan Hayati mjd Pusat K2IP, dimana fungsi keamanan hayati masuk ke dalam Pusat2 Teknis -Sub Bidang Evaluasi dan Pelaporan Bidang Teknik dan Metode KH dan KT hilang -Pusat Karantina Hewan mjd Pusat KH dan Keamanan Hayati Hewani -Pusat Karantina Tumbuhan mjd Pusat KT dan Keamanan Hayati Nabati -Bagian Kerjasama keluar dari Sekretariat Badan ke Pusat K2IP, sedang Sub Bag Humas tetap di Sekretariat Badan -Sub Program dan Anggaran terpisah mjd Sub Program dan Sub Anggaran -Sub Evaluasi dan Sub Data dan Pelaporan bergabung mjd Sub Evaluasi dan Pelaporan -Sub Bag Rumah Tangga dr Bag Keuangan & Perlengkapan masuk ke Bag Umum -Kasub Bag Hukum Bagian Umum naik mjd eselon III Bagian Hukum dan Humas (Permentan No. 61/Permentan/OT.140/10/2010) Butir 1 dan 2 berlaku sampai sekarang Tahun 2014 : Pembahasan usulan konsep pembentukan kelembagaan dg Kemenpan dan Ombudman RI

16 CAPAIAN KINERJA MANAJEMEN TA NO URAIAN PENILAIAN CAPAIAN PENILAIAN / HASIL *) 1IKM 79,77 (Baik) (80,11) Baik (80,44) Baik (82,03) Sangat Baik 2IPNBK 3,5 (70,00) Baik 3,5 (70,00) Baik 3,72 (74,39) Baik 3,91 (79,75) Sangat Baik 3SAKIP 53,98 Cukup Baik (CC) 67,58 Baik (B) 78,00 Sangat Baik (A) 82,47 Sangat Baik (A) Sangat Baik 4 Peta Kerawanan (Penyimpangan) Agak Rawan Bebas Bebas/Agak Rawan Bebas 5 ISO PELAYANAN 6 UPT 18 UPT 28 UPT 30 UPT 32 UPT 6 ISO (Laboratorium) 3 UPT 3 UPT 8 UPT 10 UPT 12 UPT Catatan : *) Capaian dan Target No. 5 dan 6 : bersifat komulatif

17 PENYELESAIAN RANCANGAN PERMENTAN TH Terdapat 7 (Tujuh) Rancangan Permentan Bidang Karantina Hewan Yang Telah Ditetapkan Menjadi Permentan;7 (Tujuh) 2.Terdapat 15 (Lima Belas) Rancangan Permentan Bidang Karantina Tumbuhan Yang Telah Ditetapkan Menjadi Permentan;15 (Lima Belas) 3.Terdapat 31 (Tiga Puluh Satu) Rancangan Keputusan Kepala Badan Yang Telah Ditetapkan Menjadi Keputusan Kepala Badan;31 (Tiga Puluh Satu) 4.Terdapat 9 (Sembilan) Rancangan Permentan Bidang Karantina Hewan Yang Blm Ditetapkan Menjadi Permentan;9 (Sembilan) 5.Terdapat 8 (Delapan) Rancangan Permentan Bidang Karantina Tumbuhan Yang Blm Ditetapkan Menjadi Permentan;8 (Delapan)

18 Tindak lanjut PP Nomor 14 Tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan 1.Terdapat 19 amanah Pasal-Pasal dalam PP Nomor 14 Tahun 2002 tentang Karantina Tumbuhan yang harus ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri; 2.Terdapat 9 amanah Pasal-Pasal dalam PP Nomor 14 Tahun 2002 > belum ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri; 3.Terdapat 10 amanah Pasal-Pasal PP Nomor 14 Tahun 2002 > sudah ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri yaitu: (Pasal 5 ayat (3), Pasal 27, Pasal 38, Pasal 50, Pasal 72 ayat (3), Pasal 75 ayat (3), Pasal 80 ayat (4), Pasal 83 ayat (3), Pasal 88 ayat (1), Pasal 91 ayat (1)

19 Tindak lanjut PP Nomor 82 Tahun 2000 tentang Karantina Hewan 1.Terdapat 21 amanah Pasal-Pasal dalam PP Nomor 82 Tahun 2000 tentang Karantina Hewan yang harus ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri; 2.Terdapat 12 amanah Pasal-Pasal dalam PP Nomor 82 Tahun 2000 > belum ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri; 3.Terdapat 9 amanah Pasal-Pasal PP Nomor 14 Tahun 2002 > sudah ditindaklanjuti dengan Peraturan Menteri yaitu: (Pasal 50 ayat (3), Pasal 60 ayat (3), Pasal 63 ayat (2), dan Pasal 69 ayat (3, Pasal 74 ayat (5), Pasal 75 ayat (2), Pasal 79 ayat (2), Pasal 80 ayat (4), Pasal 92 ayat (2)

20 CAPAIAN PENYELESAIAN REVISI UNDANG-UNDANG NOMOR 16 TAHUN 1992 TENTANG KARANTINA HEWAN, IKAN, DAN TUMBUHAN CAPAIAN: Tersususunnya Naskah Akademis dan RUU Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1992 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan RENCANA TINDAK LANJUT: Naskah Akademik dan RUU Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 16 Tahun 1992 akan dimasukkan ke dalam Program Legislasi Nasional (Prolegnas) Tahun 2015 – 2019.

21 KINERJA PENYELESAIAN KASUS NO.PERKARACAPAIANKET 1. Perkara TUN No 17/G/2013/PTUN-JKT yang diajukan O/ Sdr. Rahmadi (Penggugat). sesuai Putusan No 17/G/2013/PTUN-JKT, dengan amar putusan “menolak gugatan Penggugat u/ seluruhnya” 2. Perkara TUN No 43/G/2013/PTUN-JKT yang diajukan O/ Sdr. Azmal Az (Penggugat). sesuai Putusan No 43/G/2013/PTUN-JKT, dengan amar putusan “menolak gugatan Penggugat u/ seluruhnya”. 3.Perkara 05/KPPU-I 2013 yg diajukan oleh investigator Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Sesuai Putusan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) No 05/K-I/2013, telah diputus dengan amar putusan “ Menyatakan terlapor XX (Kepala Badan Karantina Pertanian) tidak terbukti melanggar Psl 24 UU Nomor 5 tahun 1999 ”

22 4a. Gugatan TUN No 197 /G/2012/PTUN-JKT yg diajukan o/ PT. Tanjung Unggung Mandiri; Pengajuan Kasasi di Mahkamah Agung dengan alasan: Judex Factie TK I tidak melaksanakan pemeriksaan persiapan sseperti yang diamanatkan dlm Psl 63 UU No 5 Tahun 1986; Judex a quo Salah Menerapkan Hukum Dalam Tertib Beracara Diwajibkan Oleh Peraturan Perundang- Undangan; Judex Factie TK I salah dalam penerapan hukum berdasarkan peraturan di bidang perkarantinaan; Penerbitan KH.8.b telah diterbitkan sesuai dengan Per-UU-an Sedang menunggu Putusan Kasasi MA 4b. Gugatan TUN No 198/G/2012/ PTUN-JKT yg diajukan o/ PT. Agro Giri Perkasa; 4c. Gugatan TUN No 199/G/2012 /PTUN-JKT yg diajukan o/ PT. Austasia Stockfeed; 4d.Gugatan TUN No 200/G/2012 /PTUN-JKT yg diajukan o/ PT. Great Giant Livestock; Lanjutan Kinerja Penyelesaian Kasus …

23 PERKEMBANGAN ASET TH Perkembangan aset tetap Barantan 2010 – Jumlah aset tetap Barantan s/d akhir Oktober 2014 sebesar Rp Aset Tetap Tanah Peralatan & Mesin Gedung Bangunan Jalan &Jembatan Irigasi Jaringan Aset Tetap Lainnya

24 Perkembangan pengadaan aset Tanah, Mobil, Motor, Gedung bangunan Barantan selama 2010 – 2014 sbb: Aset2010jml2011jml2012jml2013jml2014jml Tanah Mobil Motor Gedung & Bangunan

25 PERMASALAHAN DAN SOLUSI NOURAIANPERMASALAHANPENYEBAB SOLUSI & TINDAK LANJUT 1 Serapan Anggaran Selalu tdk mencapai apa yang telah ditargetkan disetiap Triwulan Tahun berjalan 1.Tidak disiplin thd jadual palang 2.Ada perubahan kebijakan 3.Ada pemotongan anggaran yg berdampak revisi 4.Kesalahan selama proses lelang (administratif, lelang ulang) 1.Disiplin thd jadual palang 2.Penulisan TOR dg baik (TOR tdk seke dar utk pelengkap pengajuan anggaran, krn di dlmnya terdpt analisis risiko (antisipasi bila keg tdk dpt berjalan) 2PNBP Sering tidak sesuai antara apa yg tertulis di kuitansi dg di aplikasi E- QVet/ E-Plaq (Temuan BPK) 1.Human Error 2.Frekuensi rekon data kurang Meningkatkan frekuensi rekon data Pemilihan SDM khusus sbg operator aplikasi terutama ketelitian

26 3 PAGU ANGGARAN Selama 5 tahun terakhir pagu anggaran tetap/flat bahkan cenderung menurun shg penyiapan sumber daya lingkup Barantan lambat 1.PNBP masih menjadi pagu pokok dalam penetapan alokasi anggaran (APBN) bukan mrp suatu reward 2.Kebijakan penghematan anggaran 3.Daya jual tusi Barantan kurang tampak 1.PNBP Kementan yg berasal dr Barantan dijadikan sebagai reward & tdk diperhitungkan dalam penentuan pagu pokok 2.Meningkat dan memanfaatkan even2 strategis utk mendukung daya jual TUSI Barantan 4 SDM Jumlah petugas karantina tdk sebanding dg tempat2 pemasukan/ pengeluaran 1.Adanya moratorium PNS 2.Given dr Setjen Kementan Perlu ada inovasi penerimaan pegawai dg re-distribusi Lanjutan Permasalahan dan Solusi … NoURAIANPERMASALAHANPENYEBABSOLUSI & TINDAK LANJUT

27 NoURAIANPERMASALAHANPENYEBABSOLUSI & TINDAK LANJUT Lanjutan Permasalahan dan Solusi … 5 Kompetensi SDM Kompetensi SDM msh belum terpenuhi di bidang/bagian unit kerja tertentu (kompetensi dlm hal legal drafting, teknologi informasi, negosiasi/kerjasama internasional, fungsional perencana dll) Sangat terbatasnya fungsional umum /keahlian dibid tertentu (mis : pranata komputer, perencana, SDM kompeten utk legal drafting dll.) Berkoordinasi dg Badan SDM utk menyelenggarakan diklat kompetensi SDM di bidang-bidang tertentu yg strategis 6 Penyelesaian Peraturan Perundangan 1.Materi yg akan dibahas melibatkan/ terkait dg institusi lain & bersifat kompleks (lintas sektoral); 2.Terdpt substansi yg mrpkan irisan antara karantina dg instansi terkait. Pengajuan Rancangan Peraturan harus disertai dengan position paper yang lengkap dan komprehensif

28 NoURAIANPERMASALAHANPENYEBABSOLUSI & TINDAK LANJUT 7 ASET Tanah dan Kendaraan Bermotor TANAH 1.Terdapat 13 persil tanah yang belum bersertifikat 2.Terdapat 44 persil tanah belum berpagar 3.Terdapat 32 persil tanah belum dimanfaatkan 4.Terdapat 9 persil tanah bermasalah dg pihak lain KENDARAAN BERMOTOR Terdapat 25 Unit Kendaraan bermotor dokumen kepemilikan hilang atau tidak ada Kurang optimalnya pengelolaan BMN di Satker Barantan Di Timika (4), Makasar (11), Palu (5), Sorong (3), Ambon (2) 1.Proses penyelesaian 2.Monitoring terhadap permasalahan Gedung dan Bangunan Terdapat 417 Unit Gedung dan bangunan yang berdiri di tanah pihak ketiga senilai Rp ,- Berada di 42 UPT Mengupayakan utk membangun di atas tanah milik sendiri

29 TERIMA KASIH


Download ppt "EVALUASI KINERJA SEKRETARIAT BADAN KARANTINA PERTANIAN TAHUN 2010 - 2014."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google