Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Kelompok I Adi Irianto, Nelly, Monika, Widya MANAJEMEN TEKNOLOGI Dosen : Prof. Ir. Syamsir Abduh, PhD.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Kelompok I Adi Irianto, Nelly, Monika, Widya MANAJEMEN TEKNOLOGI Dosen : Prof. Ir. Syamsir Abduh, PhD."— Transcript presentasi:

1 Kelompok I Adi Irianto, Nelly, Monika, Widya MANAJEMEN TEKNOLOGI Dosen : Prof. Ir. Syamsir Abduh, PhD

2 Personal Computer :  Hardware  Operating System  Application Software

3  Standard-based licensing to the clones  Launching IBM Windows- based PC in 1985  Standard product bundling strategy to incl. application programs in OEM deal  First choice : Application Software developers  Technology superiority -> dominant design is enough to market  Apple Macintosh (1984)  Apple proprietary applications  Second choice Innovation and Standards

4  Wide adoption and emerge as dominant design  Customer put greater values to IBM PC  Continuing PC market domination with upgrade and extension of windows products Innovation and Standards

5 Technology Innovation TI and Characteristic TI Benefits Standards for Technology Innovation Compatibility & Standard Standard & Characteristics Standards vs Values of Innovation Standards & Market Competition TI using Standards Standards as a Baseline for Innovation Standards for Innovation Promotion by Government

6  Invention may be derived from pre-existing ideas or technologies or could be conceived independently.  First transistor, first controlled atomic fission reaction  Innovation is the introduction of something new, such as product (good or service) or process  Radio transistor, power plant using nuclear fission

7 Rothwell dalam Allen (2000) Inovasi adalah pengenalan sesuatu yang baru, seperti gagasan, metode, ataupun alat. Suatu perusahaan atau produk inovatif merupakan sesuatu yang dapat dibedakan dengan sebelumnya melalui keunikannya dalam bentuk, fungsi, ataupun perilaku. Inovasi produk menjadi suatu elemen vital dalam strategi perusahaan dan rencana dalam menjawab berbagai alasan agar dapat memegang kendali. Alasan ini terdiri dari perubahan perilaku konsumen dan kompetitor, perubahan teknologi, dan kebijakan pemerintah (Rothberg, 1981).

8 Technology Innovation : – combining creativity with resources and expertise in related technologies to develop new products or processes – Innovative product/process : uniqueness in form, function, or behavior – Major component in developing technology among firms – Yield far better returns – Important drivers of competitive success in many industries

9  Type of Technological innovation processes in a company (Trott, 2005)  Pushed process : based on existing or newly invented technology  Pull process : based on customer need

10 Marquis (1981) Inovasi dibagi menjadi tiga jenis yaitu : 1.Inovasi pada sistem yang kompleks yang mana inovasi ini akan memakan waktu bertahuntahun dan biaya berjuta dolar dalam pelaksanaannya. - seperti jaringan komunikasi, sistem persenjataan, atau misi penjelajahan bulan, 2.Inovasi yang ditunjukkan dengan adanya suatu terobosan besar dan radikal dalam teknologi sehingga mengubah keseluruhan karakter dari suatu industri; 3.Inovasi ”bolt and nut innovation” yaitu inovasi yang dilakukan perusahaan untuk bertahan secara umum dan bersaing. Inovasi jenis terakhir ini berupa perubahan teknologi secara kontinu tanpa mengubah karakter perusahaan. Inovasi jenis ini yang paling sering diimplementasikan di perusahaan.

11 Proses inovasi ”bolt and nut innovation”

12 Core concepts Linkage between core concept and components ReinforcedOverturned UnchangedIncremental innovation Modular innovation ChangedArchitectural innovation Radical innovation Hendersen and Clark (1990) – Innovation Framework Dunphy (1996) three types of innovation : Continuous Innovation Product line extensions Dynamically Continuous Innovation Electric pencil sharpener Radical Innovation

13  Increasing return or profit  Profit can be used to do R&D again for continuous innovation

14 Product compatibility is an important aspect of product design and diffusion of innovated products in markets. Compatibility is normally maintained by establishing and using a common technological standard (standardized interface) Computer compatibility (hardware & software) Container standard in transportation Cellular industry (BTS, cellphones )

15 (ISO/IEC Guide 2:2004) Standar merupakan dokumen yang disusun berdasarkan konsensus dan disetujui oleh suatu badan tertentu, yang menetapkan, untuk penggunaan umum dan berulang, peraturan, pedoman atau karakteristik untuk suatu aktifitas atau hasilnya, bertujuan pada pencapaian tingkat keseragaman optimum dalam konteks tertentu. Standar harus berdasarkan hasil konsolidasi ilmu pengetahuan, teknologi dan pengalaman, dan bertujuan pada kemajuan berupa keuntungan optimum bagi masyarakat

16 De Vries (1999) Standardisasi merupakan suatu pelumas bagi kalangan industri modern. Pada perusahaan, tujuan utama standardisasi terletak pada kontribusinya terhadap hasil bisnis. Sesuai atau tidaknya suatu hasil dengan standar tertentu dapat dibedakan melalui kesuksesan atau kegagalannya di pasaran. Tujuan utama standardisasi juga pada efektifitas serta efisiensi organisasi dimana bahwa standardisasi akan mengurangi biaya produk dan jasa. mengurangi peningkatan variasi produk dan prosedur dalam kehidupan manusia, memudahkan komunikasi, memberi kontribusi pada fungsi ekonomi keseluruhan, memberi kontribusi pada keamanan, kesehatan dan perlindungan hidup, melindungi kepentingan konsumen dan masyarakat, serta meniadakan hambatan dalam perdagangan.

17 Sudarwo (2007) Standar produk mengatur karakteristik teknis suatu produk untuk berbagai konteks keperluan. Beberapa keperluan yang penting adalah varitas produk, kompatibilitas atau interoperabilitas antar produk, persyaratan minimum produk, dan peringkat kualitas produk.

18 Tassey (2000) berargumen bahwa peningkatan pentingnya standardisasi ada hubungannya dengan dampaknya terhadap inovasi, produktifitas, dan struktur pasar. Blind (2004) menyimpulkan berdasarkan time series econometric bahwa standar bukanlah hambatan serius bagi inovasi, hubungannya cenderung positif meskipun tidak dapat dibuktikan bahwa standar memiliki pengaruh positif yang kuat terhadap aktifitas dan kesuksesan inovasi. Swann (2000) menyebutkan benar bahwa standar membatasi jumlah keanekaragaman tetapi adanya suatu sistem standar membantu konsumen mengetahui apa yang dia dapatkan, dan mendorong masuknya kompetitor yang dapat mengasimilasi pentingnya pengetahuan teknologi dari standar yang telah disusun. Swann (2005) menemukan bahwa standar berlaku sebagai sumber informasi bagi inovasi dan berguna merangsang inovasi tetapi seringkali beberapa pihak yang sama menyebutkan bahwa standar dan regulasi (yang keduanya digunakan bersamaan) dapat membatasi inovasi. Katz & Safranski (2003) menyatakan bahwa kunci untuk kelangsungan inovasi suatu perusahaan adalah dengan mengkonversi inovasi menjadi suatu standar, atau mengadopsi standar seketika setelah standar tersebut ditetapkan.

19 National Standardization Strategic Framework (http://www.bsigroup.com, 2009)http://www.bsigroup.com Standar merupakan suatu bagian utama dari infrastruktur yang mendukung inovasi yang efisien. Standar memberi fokus pada dampak kritis dalam pasar produk dan jasa. Standar dapat berdampak pada inovasi melalui berbagai mekanisme. Standar membentuk suatu bagian penting dari kondisi kerangka kerja bagi bisnis dan mempengaruhi kemungkinan rute dalam mencapai pasar atau validitas kelegalan dari yang ditawarkan pasar. Sebagai informasi yang tersusun, standar menyebarkan pengetahuan yang diperlukan untuk aseptabilitas pasar dan mengandung informasi tehnikal, mengurangi ketidakyakinan baik bagi produsen maupun konsumen. Standar mempromosikan dan memungkinkan difusi teknologi ke dalam suatu bentuk yang dengan mudah diasimilasi oleh perusahaan dengan kemampuan saling melengkapi untuk membentuk dan menggunakan metode baru.

20  Standards positive impacts :  Economies of scale (mass production)  Shorter time to market and reduced R&D cost  Network effects  Indirect network effects (complementary products)  Fast technology adoption (reduce uncertainty)  Learning effects (learn only one technology)  Focusing on other competency  Minimum quality and safety  Increased variety (allow for modular innovation)  Lowering the entry barriers (more new players)

21  Standards negative impacts : Narrowing the technological choices (mass production reduce variety) Diminishing innovativeness (dominant design) Compromise with low quality (because of high standard) Decrease in profits from innovation (many players) Restricted diffusion of technology (proprietary standards) Monopoly effects (kartel) Consumer’s wait-and-see stance (ie. UNIX) Switching cost (firm wait & see)

22 Even if a standard-setting body agrees on a standard, not all standards become winners in the market. Early and sizeable investment is necessary to try and get a standard to be accepted in the market. But, there is no guarantee the innovative product success in market However, whenever a new generation of standards is defined, a new market is created; thus giving an opportunity for new players

23  A standard can be the baseline for any innovation.  The early standardization of products may encourage innovation in complementary technology and may promote subsequent incremental innovation designed to perfect the original technology  Innovation is dynamic; standards control the dynamics of the innovation.  Dynamic standardization is an important enabler of innovation Standards as “state of the art”  give innovation a level playing field Development of new standards  emerging new market and new systems (internet) Use of standards  diffusing knowledge and application for technology  Schilling (1999) : By providing information-hiding capacity, a standard interface allows a firm to make its technology compatible with that of other producers while still concealing the mechanics of the core functionality  According to Allen (2000) standard required to : 1. Ensure the performance new products 2.Conformity new products 3. Safety new products  According Kano (2000), classification of innovation as follows : 1. Systemic Innovation Example : mobile communication system 1G, 2G, 3G. 2. Standalone Innovation Example : cost and size reduction of mobile phones + improvement of design, performance, and function, battery life time

24  Reason why government intervenes the standard setting process are : 1. Standard as public goods 2. Systemic failure 3. Market failure 4. Economic benefits 5. Induce competition between rivals in the private sectors  Governmental standard setting may induce competition between rivals in the private sector, and can fast track technology innovation.  Ie. Government role in regulate mobile phone  Government affect standard process are :  by procuring the products  by conducting or investing in research  by seeding the development of resources or services  by mediating in private sector competition through regulation  By consolidating various interests and facilitating cooperation

25 TERIMA KASIH


Download ppt "Kelompok I Adi Irianto, Nelly, Monika, Widya MANAJEMEN TEKNOLOGI Dosen : Prof. Ir. Syamsir Abduh, PhD."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google