Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Dasar Pemrograman MODUL 06 PERCABANGAN. DIDALAM PEMROGRAMAN KONDISI DIKENAL DALAM BENTUK IF, CASE ATAUPUN YANG SETARA PERNYATAAN IF KONDIS I PERNYATAAN.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Dasar Pemrograman MODUL 06 PERCABANGAN. DIDALAM PEMROGRAMAN KONDISI DIKENAL DALAM BENTUK IF, CASE ATAUPUN YANG SETARA PERNYATAAN IF KONDIS I PERNYATAAN."— Transcript presentasi:

1 Dasar Pemrograman MODUL 06 PERCABANGAN

2 DIDALAM PEMROGRAMAN KONDISI DIKENAL DALAM BENTUK IF, CASE ATAUPUN YANG SETARA PERNYATAAN IF KONDIS I PERNYATAAN True (benar)False (Salah) PADA BENTUK IF, PERNYATAAN HANYA AKAN DIJALANKAN KALAU KONDISI BERNILAI BENAR. YANG TERPENTING DARI BAGAN ALUR DIATAS ADALAH KONDISINYA. KODISILAH YANG MENENTUKAN APAKAH SEBUAH PERNYATAAN PROGRAM AKAN DIEKSEKUSI ATAU TIDAK CONTOH PSEUDOCODE DARI BENTUK PERNYATAAN IF ADALAH : VARIABEL : SUHU : BILANGAN NYATA MULAI MASUKKAN SUHU TUBUH PADA VARIABLE SUHU JIKA SUHU > 37 MAKA NYATAKAN PANAS SELESAI

3 C++PASCAL INCLUDE VOID MAIN (VOID) { FLOAT SUHU; COUT << “MASUKKAN SUHU : ”; CIN >> SUHU; IF (SUHU > 37) { COUT << “PANAS”}; COUT << “SELESAI” } VAR SUHU : REAL; BEGIN WRITE (‘MASUKKAN SUHU : ’); READLN(SUHU); IF SUHU > 37 THEN WRITELN(‘PANAS’); WRITELN(‘SELESAI’) END. PADA PERNYATAAN DIATAS “PANAS” TIDAK SELALU DITAMPILKAN TERGANTUNG KEPADA NILAI YANG DIMASUKKAN OLEH USER. TETAPI PERNYATAAN ‘SELESAI’ AKAN SELALU DITAMPILKAN KARENA TIDAK TERGANTUNG KEPADA KONDISI IF

4 PERNYATAAN IF....ELSE IF KONDISI(-KONDISI) YANG HARUS DIPENUHI PERNYATAAN …… ELSE PERNYATAAN …… KONDISI SENDIRI MERUPAKAN SUATU EKSPRESI BERTIPE BOOLEAN, ARTINYA HANYA DAPAT BERNILAI BENAR (TRUE) ATAU SALAH (FALSE) KONDISI PERNYATAAN TRUE (BENAR) FALSE (SALAH) PADA BENTUK INI :  PERNYATAAN SESUDAH IF AKAN DIEKSEKUSI KALAU KONDISI BERNILAI BENAR  PERNYATAAN SESUDAH ELSE AKAN DIEKSEKUSI KALAU KONDISI BERNILAI SALAH

5 C++Pascal Include void main (void) { float suhu; cout << “Masukkan Suhu : ”; cin >> suhu; if (suhu > 37) { cout << “Panas”;} else { cout << “Tidak Panas”;} cout << “Selesai” } Var Suhu : Real; Begin Write (‘Masukkan Suhu : ’); Readln(Suhu); If Suhu > 37 then writeln(‘Panas’) Else WriteLn(‘Tidak Panas’) Writeln(‘Selesai’) End.

6 PERNYATAAN IF..ELSE IF Jumlah Buku >= 50 Diskon 20% Diskon 15 % Diskon 10 % Tdk Ada Diskon Jumlah Buku >= 35 Jumlah Buku >= 20 Harga Buku = 2500

7 Bahasa C++]Bahasa Pascal #include void main(void) { int Jumlah_Buku; float harga; cout << “Jumlah Buku: “<< endl ; cin >> Jumlah_Buku; if (Jumlah_Buku >= 50) { harga= Jumlah_Buku * 0.8 * 2500; cout<< “Total harga: ”<< harga; } else { if (Jumlah_Buku >= 35) { harga= Jumlah_Buku * 0.85 * 2500; cout<< “Total harga: ”<< harga; } else { if (Jumlah_Buku >= 20 { harga= Jumlah_Buku * 0.9 * 2500; cout << “Total harga: ”<< harga; } else { harga= Jumlah_Buku * 2500; cout<< ”Total Harga: ”<< harga; } Var Jumlah_Buku : integer; Harga_Buku : real; Begin Write (‘Jumlah Buku = ‘); ReadLn(Jumlah_Buku); IF Jumlah_Buku >= 50 then Begin Harga:= Jumlah_Buku * 0.8 * 2500; WriteLn(‘Total Harga= ‘, Harga); End Else IF Jumlah_Buku >= 35 then Begin Harga:= Jumlah_Buku * 0.85 * 2500; WriteLn(‘Total Harga= ‘, Harga); End Else IF Jumlah_Buku >= 20 Begin Harga:= Jumlah_Buku * 0.9 * 2500; WriteLn(‘Total Harga= ‘, Harga); End Else Begin Harga:= Jumlah_Buku * 2500; WriteLn(‘Total Harga= ‘, Harga); End; End.

8 PERNYATAAN CASE PERNYATAAN CASE DIGUNAKAN UNTUK MENYEDERHANAKAN KONSTRUKSI IF..ELSE IF YANG TERLALU BANYAK. SEBAGAI CONTOH, PROGRAM BERIKUT: If ( x = 0) then Writeln(‘X bernilai 0’) Else if (x = 1) then Writeln(‘X bernilai 1’) Else if (x = 2) then Writeln(‘X bernilai 2’) Else if (x = 3) then Writeln(‘X bernilai 3’) Else Writeln(‘X tidak bernilai 0, 1, 2, ataupun 3’); DAPAT DIGANTI MENJADI LEBIH RINGKAS DAN MUDAH DIBACA DENGAN PROGRAM BERIKUT: Case x of 0 : Writeln(‘X bernilai 0’); 1 : Writeln(‘X bernilai 1’); 2 : Writeln(‘X bernilai 2’); 3 : Writeln(‘X bernilai 3’); else Writeln(‘X tidak bernilai 0, 1, 2, ataupun 3’);; End;

9 Pernyataan Case Lihat contoh penggunaan case dibawah ini

10 CONTOH SOAL 1. TULISLAH ALGORITMA DAN PROGRAM YANG MENAMPILKAN ’GENAP’ JIKA SUATU BILANGAN ADALAH BILANGAN GENAP ATAU ’GANJIL’ JIKA BILANGAN TERSEBUT ADALAH BILANGAN GANJIL. NILAI MASUKAN ADALAH BILANGAN BULAT, YAITU X, DIMANA 0 ≤ X ≤ KELUARAN DARI PROGRAM INI ADALAH ’BILANGAN GENAP’ ATAU ’BILANGAN GANJIL’. 2. TULISLAH ALGORITMA DAN PROGRAM YANG MEMINTA MASUKAN BILANGAN BULAT DARI PENGGUNA. JIKA PENGGUNA MEMASUKKAN 0, PROGRAM MENAMPILKAN ’MINGGU’; JIKA PENGGUNA MEMASUKKAN 1, PROGRAM MENAMPILKAN ’SENIN’, DAN SETERUSNYA SAMPAI DENGAN ’SABTU’. JIKA PENGGUNA MEMASUKKAN NILAI DI LUAR JANGKAUAN 0 SAMPAI DENGAN 6, PROGRAM MENULISKAN ’HARI TIDAK VALID’


Download ppt "Dasar Pemrograman MODUL 06 PERCABANGAN. DIDALAM PEMROGRAMAN KONDISI DIKENAL DALAM BENTUK IF, CASE ATAUPUN YANG SETARA PERNYATAAN IF KONDIS I PERNYATAAN."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google