Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

BAB 9 S e a r c h i n g. Searching Searching dibutuhkan untuk mencari kembali informasi dari data yang sudah ada. Searching dibutuhkan untuk mencari kembali.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "BAB 9 S e a r c h i n g. Searching Searching dibutuhkan untuk mencari kembali informasi dari data yang sudah ada. Searching dibutuhkan untuk mencari kembali."— Transcript presentasi:

1 BAB 9 S e a r c h i n g

2 Searching Searching dibutuhkan untuk mencari kembali informasi dari data yang sudah ada. Searching dibutuhkan untuk mencari kembali informasi dari data yang sudah ada. Searching adalah pencarian data dengan cara menelusuri data-data tersebut. Searching adalah pencarian data dengan cara menelusuri data-data tersebut. Data yang dicari dapat berupa array, string atau informasi yang disimpan pada external storage. Data yang dicari dapat berupa array, string atau informasi yang disimpan pada external storage.

3 Sequencial Search Adalah teknik pencarian data dalam array satu dimensi dengan menelusuri semua elemen-elemen array dari awal sampai akhir. Data array tidak diurutkan terlebih dahulu. Adalah teknik pencarian data dalam array satu dimensi dengan menelusuri semua elemen-elemen array dari awal sampai akhir. Data array tidak diurutkan terlebih dahulu. Waktu tercepat pencarian apabila elemen yang dicari berada pada indeks pertama. Waktu tercepat pencarian apabila elemen yang dicari berada pada indeks pertama. Waktu terlama pencarian apabila elemen berada di akhir rangkaian indeks. Waktu terlama pencarian apabila elemen berada di akhir rangkaian indeks.

4 Sequencial Search... Misalnya terdapat array satu dimensi sebagai berikut: Misalnya terdapat array satu dimensi sebagai berikut: Kemudian program akan meminta data yang akan dicari, misalnya 6. Kemudian program akan meminta data yang akan dicari, misalnya 6. Jika ada maka akan ditampilkan tulisan “ADA”, sedangkan jika tidak ada maka akan ditampilkan tulisan “TIDAK ADA”. Jika ada maka akan ditampilkan tulisan “ADA”, sedangkan jika tidak ada maka akan ditampilkan tulisan “TIDAK ADA” ffea ffeb ffec ffed ffef fffa fffb fffc indeks value alamat

5 Sequencial Search... (Pascal) program cari_data_array; var cari, i, jlh, ada:byte; var arr:array[1..8] of byte; begin uses crt; uses crt; clrscr; clrscr; arr[1]:=8; arr[2]:=10; arr[1]:=8; arr[2]:=10; arr[3]:=6; arr[4]:=-2; arr[3]:=6; arr[4]:=-2; arr[5]:=11; arr[6]:=7; arr[5]:=11; arr[6]:=7; arr[7]:=1; arr[8]:=100; arr[7]:=1; arr[8]:=100; jlh:=8; ada:=0; jlh:=8; ada:=0; write(‘Cari = ‘); write(‘Cari = ‘); readln(cari); readln(cari); for i:=1 to jlh do for i:=1 to jlh do begin begin if arr[i] = cari then if arr[i] = cari then ada := 1; ada := 1; break; break; end; end; if ada = 1 then if ada = 1 then write(‘Ada’) write(‘Ada’) else else write(‘Tidak ada’); write(‘Tidak ada’);end.

6 Sequencial Search with Sentinel Perhatikan array data berikut ini: Perhatikan array data berikut ini: Terdapat 6 buah data dalam array (dari indeks 1 s/d 6) dan terdapat 1 indeks array tambahan (indeks ke 7) yang belum berisi data (disebut sentinel) Terdapat 6 buah data dalam array (dari indeks 1 s/d 6) dan terdapat 1 indeks array tambahan (indeks ke 7) yang belum berisi data (disebut sentinel) Array pada indeks ke 7 berguna untuk menjaga agar indeks data berada pada indeks 1 s/d 6 saja. Bila pencarian data sudah mencapai array indeks yang ke-7 maka berarti data TIDAK ADA, sedangkan jika pencarian tidak mencapai indeks ke-7, maka data ADA. Array pada indeks ke 7 berguna untuk menjaga agar indeks data berada pada indeks 1 s/d 6 saja. Bila pencarian data sudah mencapai array indeks yang ke-7 maka berarti data TIDAK ADA, sedangkan jika pencarian tidak mencapai indeks ke-7, maka data ADA ffea ffeb ffec ffed ffef fffa fffb indeks value alamat

7 Sequencial Search with Sentinel... (Pascal) program cari_data_array; var cari, i, jlh:byte; var arr:array[1..7] of byte; begin uses crt; uses crt; clrscr; clrscr; arr[1]:=3; arr[2]:=12; arr[1]:=3; arr[2]:=12; arr[3]:=9; arr[4]:=4; arr[3]:=9; arr[4]:=4; arr[5]:=21; arr[6]:=6; arr[5]:=21; arr[6]:=6; jlh:=7; i:=1; jlh:=7; i:=1; write(‘Cari =‘); write(‘Cari =‘); readln(cari); readln(cari); while arr[i] <> cari while arr[i] <> cari i := i+1; i := i+1; if i = cari then if i = cari then write(‘Ada’) write(‘Ada’) else else write(‘Tidak ada’); write(‘Tidak ada’);end.

8 Binary Search Data yang ada harus diurutkan terlebih dahulu berdasarkan suatu urutan tertentu yang dijadikan kunci pencarian. Data yang ada harus diurutkan terlebih dahulu berdasarkan suatu urutan tertentu yang dijadikan kunci pencarian. Adalah teknik pencarian data dengan cara membagi data menjadi dua bagian setiap kali terjadi proses pengurutan. Adalah teknik pencarian data dengan cara membagi data menjadi dua bagian setiap kali terjadi proses pengurutan. Prinsip pencarian biner adalah: Prinsip pencarian biner adalah: Data diambil dari posisi 1 sampai posisi akhir N Data diambil dari posisi 1 sampai posisi akhir N Kemudian cari posisi data tengah dengan rumus (posisi awal + posisi akhir) / 2 Kemudian cari posisi data tengah dengan rumus (posisi awal + posisi akhir) / 2 Kemudian data yang dicari dibandingkan dengan data yang di tengah, apakah sama atau lebih kecil, atau lebih besar. Kemudian data yang dicari dibandingkan dengan data yang di tengah, apakah sama atau lebih kecil, atau lebih besar. Jika lebih besar, maka proses pencarian dicari dengan posisi awal dengan posisi tengah + 1 Jika lebih besar, maka proses pencarian dicari dengan posisi awal dengan posisi tengah + 1 Jika lebih kecil, maka proses pencarian dicari dengan posisi akhir dengan posisi tengah – 1 Jika lebih kecil, maka proses pencarian dicari dengan posisi akhir dengan posisi tengah – 1 Jika data sama, berarti ketemu. Jika data sama, berarti ketemu.

9 Binary Search... Contoh: Misalnya data yang dicari LMR Karena 17 > 15 (data tengah), maka: awal = tengah LM R Karena 17 < 23 (data tengah), maka: akhir = tengah – L=M=R L=M=R Karena 17 = 17 (data tengah), maka KETEMU!

10 Binary Search... (Pascal) program cari_data_array; var cari,l,r,m,n,ketemu:byte; var arr:array[1..9] of byte; begin uses crt; uses crt; clrscr; clrscr; arr[1]:=3; arr[2]:=9; arr[1]:=3; arr[2]:=9; arr[3]:=11; arr[4]:=12; arr[3]:=11; arr[4]:=12; arr[5]:=15; arr[6]:=17; arr[5]:=15; arr[6]:=17; arr[7]:=23; arr[8]:=31; arr[7]:=23; arr[8]:=31; arr[9]:=35; arr[9]:=35; n:=9; l:=0, r:=9; ketemu:=0; n:=9; l:=0, r:=9; ketemu:=0; write(‘Cari =‘); write(‘Cari =‘); readln(cari); readln(cari); while ( l<=r and ketemu=0 ) while ( l<=r and ketemu=0 ) begin begin m := int((l+r)/2) m := int((l+r)/2) if arr[m] = cari then if arr[m] = cari then ketemu := 1 ketemu := 1 else else if (cari < arr[m]) then if (cari < arr[m]) then r := m-1 r := m-1 else else l := m+1; l := m+1; end; end; if ketemu = 1 if ketemu = 1 write(“Ada”) write(“Ada”) else else write(“Tidak ada”); write(“Tidak ada”);end.

11 Interpolasi Search Teknik ini dilakukan pada data yang sudah terurut berdasarkan kunci tertentu Teknik ini dilakukan pada data yang sudah terurut berdasarkan kunci tertentu Teknik searching ini dilakukan dengan perkiraan letak data. Teknik searching ini dilakukan dengan perkiraan letak data. Contoh ilustrasi: jika kita hendak mencari suatu nama di dalam buku telepon, misal yang berawalan dengan huruf T, maka kita tidak akan mencarinya dari awal buku, tapi kita langsung membukanya pada 2/3 atau 3/4 dari tebal buku. Contoh ilustrasi: jika kita hendak mencari suatu nama di dalam buku telepon, misal yang berawalan dengan huruf T, maka kita tidak akan mencarinya dari awal buku, tapi kita langsung membukanya pada 2/3 atau 3/4 dari tebal buku. Jadi kita mencari data secara relatif terhadap jumlah data. Jadi kita mencari data secara relatif terhadap jumlah data. Rumus posisi relatif kunci pencarian dihitung dengan rumus: Rumus posisi relatif kunci pencarian dihitung dengan rumus:

12 Interpolasi Search… Kasus: misalkan terdapat data sbb: KodeJudulPengarang 025 The C++ Programming James Wood 034 Mastering Delphi 6 Marcopolo 041 Professional C# Simon Webe 056 Pure JavaScript v2 Michael Bolton 063 Advanced JSP & Servlet David Dunn 072 Calculus Make it Easy Gunner Christian 088 Visual Basic 2005 Express Antonie 096 Artificial Life : Volume 1 Gloria Virginia

13 Interpolasi Search… (Pascal) program cari_data_buku; var cari,l,h,pos:integer; begin uses crt; uses crt; clrscr; clrscr; l:=0, h:=8; cari:=088; l:=0, h:=8; cari:=088; pos:=int((088 – 025)/(096 – 025)*(8-0)+0); pos:=int((088 – 025)/(096 – 025)*(8-0)+0); while kode[pos] < cari while kode[pos] < cari begin begin if kode[pos] = cari then if kode[pos] = cari then write(judul[pos]) write(judul[pos]) else else l := pos + 1; l := pos + 1; end; end;end.

14 Interpolasi Search… (Penjelasan Pascal) Kasus #1: Kunci Pencarian? 088 Kunci Pencarian? 088 Low? 0 Low? 0 High? 8 High? 8 Posisi = int(( ) / ( ) * (8 - 0) + 0) = [7] Posisi = int(( ) / ( ) * (8 - 0) + 0) = [7] Kode[7] = kunci pencarian, data ditemukan: Visual Basic 2005 Express Kode[7] = kunci pencarian, data ditemukan: Visual Basic 2005 Express Kasus #2: Kunci Pencarian? 060 Kunci Pencarian? 060 Low? 0 Low? 0 High? 8 High? 8 Posisi = int((060 – 025) / (096 – 025) * (8 – 0) + 0) = [3] Posisi = int((060 – 025) / (096 – 025) * (8 – 0) + 0) = [3] Kunci[3] < kunci pencarian, maka teruskan Kunci[3] < kunci pencarian, maka teruskan Low = = 4 Low = = 4 High = 8 High = 8 Posisi = int((060 – 025) / (096 – 025) * (8 – 4) + 4) = [5] Posisi = int((060 – 025) / (096 – 025) * (8 – 4) + 4) = [5] Ternyata Kunci[5] adalah 063 yang lebih besar daripada 060. Ternyata Kunci[5] adalah 063 yang lebih besar daripada 060. Berarti tidak ada kode 060. Berarti tidak ada kode 060.


Download ppt "BAB 9 S e a r c h i n g. Searching Searching dibutuhkan untuk mencari kembali informasi dari data yang sudah ada. Searching dibutuhkan untuk mencari kembali."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google