Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Yasri / 0852 2413 Ka’bah Arah Shalat Muslim seluruh Dunia.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Yasri / 0852 2413 Ka’bah Arah Shalat Muslim seluruh Dunia."— Transcript presentasi:

1 yasri / Ka’bah Arah Shalat Muslim seluruh Dunia

2 yasri / Materi Pengantar dan Definisi Ka’bah Sejarah Kewajiban Menghadap Kiblat / Ka’bah Cara Menentukan Arah Kiblat Isu-isu seputar Ka’bah Video Pendukung

3 yasri / Tujuan Materi Mengingatkan salah satu syarat sah Shalat, yaitu menghadap Kiblat. Menyenangi apa yang disenangi Rasulullah SAW. Melakukan Apa yang dilakukan Rasulullah SAW. Menghargai permintaan Rasulullah SAW pada Allah SWT. Tidak bertujuan membongkar Masjid yang sudah ada. Mengubah arah Kiblat di rumah dan ditempat yang masih memungkinkan untuk berubah. Menentukan arah Kiblat yang lebih tepat untuk masjid baru atau shalat-shalat tidak rutin, misalnya Shalat 2 Hari Raya.

4 yasri / Kecintaan Umar Pada Rasul Diberitakan oleh Bukhari dan Muslim, bahwa Abas bin Rabiah melihat Umar bin Khattab mencium Hajar Aswad dan berkata "Aku tahu engkau hanyalah batu yang tak berbahaya dan tak bermanfaat, tapi jika aku tak melihat Rasul menciummu, aku tak akan menciumnya". Disini Umar tahu bahwa Hajar Aswad hanyalah batu biasa yang menciumnya karena melihat Rasul mencium Walaupun kita tidak tahu alasannya, kalau Rasulullah SAW melakukan, maka kita juga HARUS melakukan.

5 yasri /

6 yasri / Kecintaan seorang Uwais

7 yasri / Pengantar Shalat adalah kewajiban bagi setiap Muslim yang telah memenuhi syarat. Shalat adalah sarana permohonan pada ALLAH SWT dengan waktu, tempat dan tata cara yang sudah ditentukan. Shalat harus menghadap Kiblat, yaitu Ka'bah yang terletak di Masjidil Haram di kota Mekah, Arab Saudi Menghadap Ka’bah adalah syarat sah Shalat.

8 yasri / Indahnya Lingkaran yang Terbentuk

9 yasri / Definisi Kiblat Kata Kiblat dalam al-Qur’an disebut dengan al-Qiblah yang terulang sebanyak 6 kali dalam 4 ayat. Yaitu Al Baqarah (2) : Secara Etimologi, kata Kiblat berasal dari bahasa arab قبلة yaitu salah satu bentuk masdar dari kata kerja قبل يقبل, yang berarti menghadap. Secara Terminologi kata Kiblat memiliki beberapa definisi, salah satunya dari Abdul Aziz Dahlan yang mendefinisikan Kiblat sebagai bangunan Ka'bah atau arah yang dituju kaum muslimin dalam melaksanakan sebagian ibadah. Sedangkan kata Kiblat dalam bahasa Indonesia terdapat dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia diartikan sebagai arah ke Ka'bah di Makkah (khususnya pada waktu shalat).

10 yasri / Definisi Ka'bah Sebelum manusia diciptakan di bumi, Allah SWT telah mengutus para malaikat turun ke bumi dan membangun rumah pertama tempat ibadah manusia. Seperti Firman Allah SWT yang artinya: Sesungguhnya rumah yang mula-mula dibangun untuk manusia, ialah Baitullah yang di Bakkah (Mekkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi semua manusia. (QS. Ali Imran : 96). Ka'bah adalah bait Al-Haram di Mekkah, Al-Ghurfatu (kamar), kullu baitin murabba’in (setiap bangunan yang berbentuk persegi empat). Ka'bah disebut juga dengan Baitullah, Baitul Haram, Baitul Atiq atau rumah tua yang di bangun kembali oleh Nabi Ibrahim dan puteranya Ismail atas perintah Allah SWT.

11 yasri / Sejarah Di masa Nabi Muhammad SAW, awalnya perintah shalat itu ke baitul Maqdis di Palestina. Hal ini dilakukan berhubungan kedudukan baitul maqdis saat itu masih dianggap yang paling istimewa dan Baitullah masih dikotori oleh beratus-ratus berhala yang mengelilinginya. Agama yahudi dan nasrani juga berkiblat ke Yerusalem. Namun menurut sebuah riwayat, sekalipun Rasulullah shalat menghadap Baitul Maqdis, jika berada di Makkah Rasulullah SAW berusaha untuk tetap shalat menghadap ke Ka'bah. Caranya adalah dengan mengambil posisi di sebelah selatan Ka'bah. Dengan menghadap ke utara, maka selain menghadap Baitul Maqdis, beliau juga tetap menghadap Ka'bah.

12 yasri /

13 yasri / Ka’bah ke Baitul Maqdis Kiblat\aqsa.bmp

14 yasri /

15 yasri / Al Aqsa (Baitul Maqdis)

16 yasri / Sejarah Namun ketika beliau dan para sahabat hijrah ke Madinah, maka menghadap ke dua tempat yang berlawanan arah menjadi mustahil. Maka Rasulullah SAW sering menengadahkan wajahnya ke langit berharap turunnya wahyu untuk shalat menghadap ke Ka'bah. Dari Barrak bin ‘Azib r.a., katanya: “Rasulullah SAW shalat menghadap ke Baitil Maqdis, enam atau tujuh belas bulan lamanya. Sedang beliau ingin shalat menghadap ke Ka'bah. Maka turun ayat: “Sesungguhnya Kami tahu engkau menghadapkan mukamu ke langit berulang-ulang, maka setelah itu Rasulullah SAW shalat menghadap ke Ka'bah.

17 yasri /

18 yasri /

19 yasri /

20 yasri / Kewajiban Menghadap Kiblat Dan demikian (pula) Kami telah menjadikan kamu (ummat Islam), ummat yang adil dan pilihan agar kamu menjadi saksi atas (perbuatan) manusia dan agar Rasul (Muhammad) menjadi saksi atas (perbuatan) kamu. Dan Kami tidak menjadikan Kiblat yang menjadi Kiblatmu (sekarang) melainkan agar Kami mengetahui (supaya nyata) siapa yang mengikuti Rasul dan siapa yang membelot. Dan sungguh (pemindahan Kiblat) itu terasa amat berat, kecuali bagi beberapa orang yang telah diberi petunjuk oleh Allah, dan Allah tidak akan menyia- nyiakan imanmu. Sesungguhnya Allah Maha Pengasih lagi Maha Penyayang kepada manusia. (QS. 2:143)

21 yasri / Kewajiban Menghadap Kiblat Dalam Alquran Surah Al-Baqarah ayat 144, Allah SWT berfirman, ''Sungguh Kami (sering) melihat mukamu menengadah ke langit, maka sungguh Kami akan memalingkan kamu ke Kiblat yang kamu sukai. Palingkanlah mukamu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu berada, palingkanlah mukamu ke arahnya. Dan sesungguhnya orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al Kitab (Taurat dan Injil) memang mengetahui, bahwa berpaling ke Masjidil Haram itu adalah benar dari Tuhannya; dan Allah sekali- kali tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.''

22 yasri / Kewajiban Menghadap Kiblat Selain itu, dalam Alquran Surah Al-Baqarah ayat , Allah SWT juga memerintahkan hal yang sama, ''Dan dari mana saja kamu keluar, maka palingkanlah wajahmu ke arah Masjidil Haram. Dan di mana saja kamu (sekalian) berada, maka palingkanlah wajahmu ke arahnya, agar tidak ada hujjah bagi manusia atas kamu, kecuali orang- orang yang zalim di antara mereka. Maka janganlah kamu takut kepada mereka dan takutlah kepada-Ku. Dan agar Kusempurnakan nikmat-Ku atasmu, dan supaya kamu mendapat petunjuk."

23 yasri / Hadis tentang perubahan Kiblat Riwayat Imam Muslim dari sahabat Tsabit bin Anas beliau berkata, “ bahwa sesungguhnya Rasulullah SAW (pada suatu hari) sedang shalat dengan menghadap Baitul Maqdis, kemudian turunlah ayat “Sesungguhnya Aku melihat mukamu sering menengadah ke langit, maka sungguh kami palingkan mukamu ke Kiblat yang kamu kehendaki. Palingkanlah mukamu kearah Masjidil Haram”. Riwayat Imam Bukhari dari sahabat Abu Hurairah ra, Rasulullah SAW bersabda yang artinya: “Menghadaplah ke Kiblat lalu takbirlah”(HR. Bukhari)

24 yasri / Hadis Perintah Menghadap Kiblat Riwayat Imam Baihaqi, Rasulullah SAW bersabda : diantara timur dan barat terdapat Kiblat, jika seseorang menghadapnya kearah Baitullah. (HR. Baihaqi) Hadis lain yang artinya: Baitullah Kiblat bagi penghuni Masjidil Haram, Masjidil Haram Kiblat bagi penghuni tanah Haram, Tanah Haram Kiblat bagi penduduk bumi di penjuru timur dan barat dari umatku. ( HR. Baihaqi) Dari Anas bin Malik, katanya” Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa shalat seperti kita, menghadap ke Kiblat seperti kita, dan memakan binatang sembelihan seperti kita, maka dialah orang muslim yang berada di bawah perlindungan Allah dan RasulNya, Karena itu janganlah anda menghianati Allah perihal perlindunganNya itu.” (Bukhari).

25 yasri / Perintah pindah Kiblat saat Shalat Seorang laki-laki shalat bersama Nabi SAW waktu terjadinya perubahan Kiblat itu. Setelah shalat dia pergi. Dia melewati sekelompok orang Anshar sedang shalat “Ashar, masih menghadap ke Baitil Maqdis. Lalu dikatakannya, bahwa tadi dia shalat bersama Nabi SAW menghadap ke Ka'bah. Karena itu mereka merubah arah Kiblat mereka dan menghadap ke Ka'bah. (Bukhari). Dari Abdullah bin Umar r.a., katanya:”Ketika orang-orang di Quba sedang shalat subuh, tiba-tiba datang seorang mengatakan: “Sesungguhnya tadi malam Al Qur’an turun kepada Rasululah SAW. Beliau diperintahkan shalat menghadap ke Ka'bah, Maka menghadap pulalah anda semua ke Ka'bah. Lalu mereka yang ketika itu sedang shalat dengan menghadap ke Syam, merubah arah mereka dengan menghadap ke Ka'bah.

26 yasri / Fatwa tentang Kiblat Meskipun para Ulama telah sepakat tentang Ka'bah sebagai Kiblat seluruh umat Islam dalam melakukan kewajiban ibadah shalat, akan tetapi terdapat perbedaan pendapat, terutama pada daerah yang jauh dari Ka'bah. Pendapat pertama menyatakan bahwa di manapun umat Islam berada, baik yang dekat maupun jauh dari Ka'bah, mereka wajib menghadap bentuk fisik Ka'bah (ain Ka'bah). Pendapat ini didukung oleh Imam Syafi’I dan Imam Ahmad ibn Hambal. Pendapat kedua merekomendasikan bahwa umat Islam cukup menghadap kearah Ka'bah saja (jihah al-Ka'bah). Pendapat kedua ini di dukung oleh Imam Abu Hanifah dan Malik Ibn Anas. Pendapat lain menyatakan jika pada daerah yang mampu melihat fisik Ka'bah maka cara menghadapnya adalah menghadap bentuk fisik (ain Ka'bah), sedangkan bagi yang jauh dan tidak dapat melihat bentuk fisik Ka'bah maka diperkenankan untuk tidak persis menghadap ain al-Ka'bah secara yaqinan (yakin) tetapi paling tidak secara dhannan (dugaan kuat)

27 yasri / Pemahaman yang kurang Tepat Dan kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat, maka ke manapun kamu menghadap disitulah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Maha Luas (Rahmat-Nya) lagi Maha Mengetahui. (QS. 2:115) Dari Muslim, Tirmizi, dan Nasai dari Ibnu Umar, katanya, "Nabi saw. biasa salat sunah di atas kendaraannya ke mana saja ia menghadap, sewaktu beliau kembali dari Mekah ke Madinah. Kemudian Ibnu Umar membaca, 'Dan milik Allah lah timur dan barat,' seraya berkata, 'Mengenai hal itulah ayat ini diturunkan.'"

28 yasri / Pemahaman yang kurang Tepat Anda dapat melakukan salat sunat di atas kendaraan Anda ke mana saja ia menghadap. Ia berkata, "Hadis ini sah menurut syarat Muslim.“ Inilah yang paling sah isnadnya mengenai ayat tersebut, bahkan dijadikan pegangan oleh beberapa golongan.

29 yasri / Jawaban atas sindiran Pindah Kiblat Orang-orang yang kurang akalnya di antara manusia akan berkata :”Apakah yang memalingkan mereka (ummat Islam) dari Kiblatnya (Baitul Maqdis) yang dahulu mereka telah berKiblat kepadanya?”. Katakanlah :”Kepunyaan Allah-lah Timur dan Barat; Dia memberi petunjuk kepada siapa yang dikehendaki-Nya ke jalan yang lurus”. (QS. 2:142). Ini adalah jawaban terhadap para pencela, bukan boleh berKiblat kemana saja.

30 yasri / Kiblat ISLAM beda dengan kiblat kepercayaan lain Dan sesungguhnya jika kamu mendatangkan kepada orang-orang (Yahudi dan Nasrani) yang diberi Al-Kitab (Taurat dan Injil), semua ayat (keterangan), mereka tidak akan mengikuti Kiblatmu, dan kamu pun tidak akan mengikuti Kiblat mereka, dan sebagian dari mereka pun tidak mengikuti Kiblat sebagian yang lain. Dan sesungguhnya jika kamu mengikuti keinginan mereka setelah datang ilmu kepadamu, sesungguhnya kamu kalau begitu termasuk golongan orang-orang yang zalim. (QS. 2:145)

31 yasri / Analisa ayat Al Baqarah 145 Muslim punya Kiblat Yahudi dan Nasranipun punya Kiblat. Memiliki Kiblat berarti mereka juga Shalat atau Sembahyang atau sujud. Cara Sembahyang Yahudi –http://www.youtube.com/watch?v=FrWyhVwpURQ –http://www.youtube.com/watch?v=0aHWASyMjwg Cara Sembahyang Nasrani –http://www.youtube.com/watch?v=TRLFeldPG3Y

32 yasri / Yahudi juga Sembahyang

33 yasri / Orthodox Christian Prayer

34 yasri / Bukti dalam Al Kitab II Raja Raja 4:37 Masuklah perempuan itu, lalu tersungkur di depan kaki Elisa dan sujud menyembah dengan mukanya sampai ke tanah. Kemudian diangkatnyalah anaknya, lalu keluar. Kisah Para Rasul 10:25 Ketika Petrus masuk, datanglah Kornelius menyambutnya, dan sambil tersungkur di depan kakinya, ia menyembah Petrus. Wahyu 4:10 maka tersungkurlah kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Dia yang duduk di atas takhta itu, dan mereka menyembah Dia yang hidup sampai selama-lamanya. Dan mereka melemparkan mahkotanya di hadapan takhta itu, sambil berkata: Wahyu 5:14 Dan keempat makhluk itu berkata: "Amin". Dan tua-tua itu jatuh tersungkur dan menyembah.

35 yasri / Bukti dalam Al Kitab Wahyu 7:11 Dan semua malaikat berdiri mengelilingi takhta dan tua- tua dan keempat makhluk itu; mereka tersungkur di hadapan takhta itu dan menyembah Allah, Wahyu 11:16 Dan kedua puluh empat tua-tua, yang duduk di hadapan Allah di atas takhta mereka, tersungkur dan menyembah Allah, Wahyu 19:4 Dan kedua puluh empat tua-tua dan keempat makhluk itu tersungkur dan menyembah Allah yang duduk di atas takhta itu, dan mereka berkata: "Amin, Haleluya." Wahyu 19:10 Maka tersungkurlah aku di depan kakinya untuk menyembah dia, tetapi ia berkata kepadaku: "Janganlah berbuat demikian! Aku adalah hamba, sama dengan engkau dan saudara- saudaramu, yang memiliki kesaksian Yesus. Sembahlah Allah! Karena kesaksian Yesus adalah roh nubuat." Wahyu 22:8 Dan aku, Yohanes, akulah yang telah mendengar dan melihat semuanya itu. Dan setelah aku mendengar dan melihatnya, aku tersungkur di depan kaki malaikat, yang telah menunjukkan semuanya itu kepadaku, untuk menyembahnya.

36 yasri / Bukti dalam Al Kitab II Tawarikh 29:30 Lalu raja Hizkia dan para pemimpin memerintahkan orang-orang Lewi menyanyikan puji-pujian untuk TUHAN dengan kata-kata Daud dan Asaf, pelihat itu. Maka mereka menyanyikan puji-pujian dengan sukaria, lalu berlutut dan sujud menyembah. Kisah Para Rasul 3:1. Pada suatu hari menjelang waktu sembahyang, yaitu pukul tiga petang, naiklah Petrus dan Yohanes ke Bait Allah.

37 yasri / Bukti tentang Kiblat Mazmur 5:7. (5-8) Tetapi aku, berkat kasih setia-Mu yang besar, aku akan masuk ke dalam rumah-Mu, sujud menyembah ke arah bait-Mu yang kudus dengan takut akan Engkau. Yehezkiel 44:4. Lalu dibawanya aku melalui pintu gerbang utara ke depan Bait Suci; aku melihat, sungguh, rumah TUHAN penuh kemuliaan TUHAN, maka aku sujud menyembah. Daniel 6:10 (6-11) Demi didengar Daniel, bahwa surat perintah itu telah dibuat, pergilah ia ke rumahnya. Dalam kamar atasnya ada tingkap- tingkap yang terbuka ke arah Yerusalem; tiga kali sehari ia berlutut, berdoa serta memuji Allahnya, seperti yang biasa dilakukannya.

38 yasri / Makna menghadap Kiblat Menghadap Ka'bah bukan berarti kita menyembah Ka'bah, tetapi merupakan simbol yang ditetapkan Allah bagi Kiblat orang-orang Islam. Hal ini untuk membedakan Kiblat umat Muhammad SAW dengan Kiblat umat lain. Menghadap ke Ka'bah adalah simbol persatuan, dan untuk memudahkan kalau kita shalat khususnya shalat berjamaah.

39 yasri / Usaha menghadap Kiblat Perintah Sang Khalik itu diperkuat dengan hadis. Nabi Muhammad SAW bersabda, "Bila kamu hendak mengerjakan shalat, hendaklah menyempurnakan wudlu kemudian menghadap Kiblat lalu takbir " (HR Bukhari dan Muslim). Atas dasar ayat Alquran dan hadis itulah para ulama, menurut Asy-Syaukani, bersepakat bahwa menghadap ke Baitullah hukumnya wajib bagi orang yang melakukan shalat. Lalu timbul persoalan, apakah harus persis ke Baitullah atau boleh hanya ke perkiraan arahnya saja? Dalam konteks ini perlu dipahami bahwa agama Islam bukanlah agama yang sulit dan memberatkan. Namun demikian, perlu berusaha memadukan antara teks dan konteks agar pemahaman tentang arah Kiblat mendekati kebenaran.

40 yasri / Alasan (Uzur) tidak ke Kabah Tuna Netra Dalam kegelapan Shalat Sunat diatas kendaraan Dalam Peperangan

41 yasri / Alasan Yang Mungkin oleh Nabi Nabi Muhammad SAW pernah mengunjungi Sidratul Muntaha saat Mikraj Di Sidratul Muntaha ada Baitul Makmur Malaikat tiap hari Tawaf di Baitul Makmur. Baitul Makmur setentang dengan Ka’bah. (Jika Baitul Makmur runtuh, maka akan menimpa Ka’bah.

42 yasri / Harap Diperhatikan Jadi berjihadlah untuk Shalat menghadap Ka’bah dengan alasan: Memenuhi Syarat Syah Shalat. Mencintai apa yang dicintai Nabi Muhammad SAW. Melakukan apa yang dilakukan Beliau. Membuktikan bahwa kita satu Kiblat dengan Nabi, bukan orang yang acuh terhadap perintah Nabi Muhammad SAW.

43 yasri / Menentukan Arah Kiblat Nilai Lintang dan Bujur Ka’bah dan sebuah lokasi kurang akurat. Perhitungan disederhanakan sehingga mengurangi ketelitian. Derajat yang didapatkan kurang akurat. Menentukan arah utara mutlak kurang presisi. Menentukan sudut dari arah utara mutlak dan arah sebuah lokasi kurang akurat.

44 yasri / Kesalahan Yang Bisa Terjadi Utara Ka’bah Lokasi

45 yasri / Peta Satelit Saat ini berkembang beberapa peta satelit misalnya: google, yahoo, bing dll. Peta satelit membantu melihat posisi Ka'bah secara visual. Google menyediakan program membuat garis lurus dari satu titik ke titik lain. Membantu mengetahui arah Kiblat

46 yasri / Prosedur penentuan arah Kiblat Titik Bujur dan Lintang dari pusat Ka'bah Titik Bujur dan Lintang sebuah lokasi Tarik garis lurus (jarak terpendek sebuah lokasi ke Ka'bah) Tidak menggunakan sudut derajat karena akan timbul kesalahan menentukan titik utara absolut. Gunakan

47 yasri / Perkakas Lain Komputer: Android / Smartphone Qibla Locator

48 yasri / Arah Kiblat sebuah Masjid

49 yasri / Perbandingan dengan aplikasi lain

50 yasri / Arah Kiblat di Perumahan

51 yasri / Menggunakan Aplikasi Lain

52 yasri / Kesalahan Paralaks Karena Photo diambil dari ketinggian, maka ada daerah tertentu yang terekam tidak tegak lurus. Ini bisa diatasi dengan menentukan titik serendah mungkin ke dasar bangunan. Dan atau melakukan analisa matematis.

53 yasri / Solusi Kesalahan Paralaks

54 yasri / Cara Manual JAKARTA (Pos Kota) – Pada hari ini, Selasa (28/5/2013), peristiwa matahari tepat di atas Ka`bah, Mekkah, Arab Saudi, pada pukul 12:27 Waktu Saudi atau pukul 16:18 Wib. Peristiwa serupa juga akan terjadi lagi pada 16 Juli 2013 mendatang. Dengan demikian, peristiwa ini akan terjadi dua kali dalam setahun. Sekretaris Dewan Pertimbangan Aljam`iyatul Washliyah (Al Washliyah), Drs.H.Hamim Azizy MA, mengimbau seluruh umat Islam dunia, termasuk di Indonesia, agar menyesuaikan arah kiblat dengan terjadinya peristiwa matahari tepat di atas Ka`bah pada hari ini. “Saya mengimbau seluruh umat Islam untuk menyesuaikan arah kiblat sesuai arah matahari, yang tepat berada di atas ka`bah,” pinta Hamim Azizy, yang juga anggota Badan Hisab dan Rukyat PB Al Washliyah, ketika dihubungi melalui telepon genggamnya, Selasa (28/5) siang.

55 yasri / Cara Manual Pada bagian lain, terdapat tips menentukan arah kiblat yang benar pada saat matahari di atas Ka`bah pada 28 Mei maupun pada 16 Juli, sebagai berikut: 1. Tentukan lokasi masjid yang akan diukur arah kiblatnya. 2. Ambil posisi yang bisa menerima sinar matahari dan datar. 3. Siapkan jam yang sudah dicocokkan/kalibrasi hingga tepat menit dan detiknya. 4. Sediakan tongkat lurus sepanjang 1 meter. Pasang tongkat tersebut secara vertikal. Akan lebih baik jika menggunakan benang atau tali yang diberi bandul sehingga benar-benar vertikal. 5. Tepat pada pukul 16:18 WIB tanggal 28 Mei atau pukul 16:27 WIB pada tanggal 16 Juli (usahakan tepat, jika terpaksa selisih tidak boleh lebih dari 2 menit), tandailah bayangan benang berbandul tersebut dengan spidol. Maka, itulah arah kiblat.

56 yasri / Cara Manual

57 yasri / Cara Manual

58 yasri / Isu isu Seputar Ka’bah GoldenRatio Point bernilai 1,618 Radiasi yang dipancarkan dari Ka’bah yang terlihat dari Ruang Angkasa Ka’bah sebagai Pusat Bumi Ka’bah daerah Magnetic Equilibrium Zone (Zero magnetism Zone) Less affected by Earth’s Gravity

59 yasri /

60 yasri / Video Neil amstrong Cara Sembahyang Yahudi Cara Sembahyang Nasrani

61 yasri / Terima Kasih

62 yasri / Ketika Muhammad telah siap pindah dari Mekah ke Medinah, ia pergi ke puncak gunung yang dapat melihat Mekah dari atasnya, dan berkata, “Oh Mekah, aku bersumpah, kamu adalah kota yang paling dekat dengan hatiku, dan kalau bukan karena pendudukmu yang mengusir aku, aku tidak akan meninggalkanmu.” Ibn Kathir, The Beginning and the End, vol. 2, bagian 3, hal 215.


Download ppt "Yasri / 0852 2413 Ka’bah Arah Shalat Muslim seluruh Dunia."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google