Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Pengantar Sistem Telekomunikasi Kuliah-5 LAN,MAN,WAN, FR, ISDN, ATM.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Pengantar Sistem Telekomunikasi Kuliah-5 LAN,MAN,WAN, FR, ISDN, ATM."— Transcript presentasi:

1 Pengantar Sistem Telekomunikasi Kuliah-5 LAN,MAN,WAN, FR, ISDN, ATM

2 2 Jaringan Komputer ( Computer Network ) Local Area Network (LAN) Metropolitan Area Network (MAN) Wide Area Network (WAN) Internet

3 3 Mengapa LAN? ResourceSharing Sumber Daya Bersama Large Data Transfers Kirim data (besar) NetworkBackupCadangan Groupware Software Grup DistributedDatabases Basis Data Terdistribusi NetworkSecurity Keamanan Jaringan NetworkManagement Manajemen Jaringan Jika ada LAN maka …

4 4 Data dan Jaringan multi Service lower Layers MESH STAR RING BUS Topologi Jaringan

5 5 Local Area Network (LAN)  Local Area Network (LAN) adalah sistem komunikasi yang menghubungkan banyak komputer/workstation  Secara teknis LAN merupakan medium yang dapat digunakan bersama oleh oleh workstation yang tersambung untuk berkomunikasi satu sama lain  Jaringan LAN meliputi area yang kecil, misalnya pada satu bangunan atau satu departemen/bagian dari kantor, kampus dll  Kecepatannya berkisar antara  4 Mbps sampai >100 Mbps  Dimiliki dan dikelola sendiri  Dalam bisnis dewasa ini merupakan suatu keharusan /kebutuhan

6 6 Aplikasi teknologi Switching Circuit SwitchingPacket Switching Public Telephone Network Memberikan fasilitas hubungan telepon dua arah. Lokal, interlokal, internasional. Private Branch Exhanges (PBX) Memberikan layanan komunikasi data dan suara, Hubungan dengan jaringan lain/interkoneksi danbisa digunakan unruk Private dan Public Private Wide Area Network Memberikan layanan antar kota bagi pelanggan dalam satu group yang sama dengan menggunakan PBX Data Switch Memberikan layan interkoneksi antar kompute dalam satu area lokal. Public Data Network (PDN)/ Value Added Network (VAN) Memberikan layanan komunikasi data dalam area yang luas (komputer dan terminalnya). Bisa digunakan secara sharing, layanan utility bagi bagi pengguna ydengan jumlah yang besar dalam satu komuniti. Private Packet-switched Network Memberikan layanan bagi komunikasi terminal dan komputer dalam orgamisasi, dengan mengingat jumlah trafik dan data yang harus didistribusikan dalam organisasi.

7 7 Komponen Hardware LAN Media Transmisi – Kabel tembaga (Copper wire), kabel koaksial (coax cable), fiber-optic Servers - komputer penyedia layanan (file, database, printer, terminal, modem dan atau fax) Workstation – Personal computer TS atu CS Storage & Back-up - magnetic tape drives,floppy disk drives, hard disk drives, optical disks Network Interface Card (NIC) adalah ‘adaptor’ menghubungkan workstation dengan media transmisi

8 8 Metropolitan Area Network (MAN)  MAN adalah jaringan yang menghubungkan LAN-LAN yang berada dalam satu kota  Kriteria utama: hubungan antar LAN menggunakan jaringan telepon lokal  Protokol yang digunakan: X.25, Frame Relay, Asynchronous Transfer Mode (ATM), ISDN (Integrated Services Digital Network), Dedicated T­ 1/Fractional T­1, ADSL (Asymmetrical Digital Subscriber Line), XDSL  Hubungan antar lokal area network di suatu kota atau melalui suatu kampus.  MAN Bisa disebut juga sebagai extention dari LANs  Bersifat individual user  Umumnya digunakan untuk mengirim trafic pembicaraan dan data  Terdapat dua standard Yaitu FDDI II ( Fibre Distribution Data Interface) dan IEEE ( Institution of Electrical and Electronic Engineers, USA)  Kecepatan bisa 100 MBps dan 150 MBps.

9 9 Metropolitan Area Network (MAN)

10 10 Wide Area Network (WAN)  WAN adalah jaringan yang menghubungkan LAN-LAN yang berada dalam kota yang berbeda  Perbedaan dengan MAN hanya dalam penggunaan jaringan untuk menghubungkan LAN, yaitu dengan jaringan telepon jarak jauh  Protokol yang digunakan sama dengan yang digunakan pada MAN  WAN dikenal sebagai hubungan antar Komputer /Terminal yang bersifat intercity, intercountry dan intercontinental.  Atas dasar infra struktur komunikasi dapat dibagi dalam Terrestrial Data Networks (TDNs) dan Satellite Based Data Networks (SBDNs)

11 11 Wide Area Network (WAN)

12 12 Medium Access Control (MAC) Medium Access Control (MAC) protocol – adalah metoda yang digunakan perangkat pada jaringan LAN agar mendapat akses dan mentransmisikan data ke media transmisi Metoda Akses CONTENTION TOKEN PASSING (IBM) IEEE IEEE IEEE 802.5

13 13 Contention - CSMA/CD IEEE  Setiap node/terminal (komputer) memiliki akses yang sama ke media transmisi Setiap node/terminal mengamati media transmisi untuk melihat apakah sedang ada data (message) yang ditransmisikan Jika tidak ada, komputer dapat memulai transmisi data  Pekerjaan ‘mendengar’ media transmisi disebut sebagai Carrier Sensing  Kemampuan beberapa perangkat bersama-sama mengakses media transmisi disebut Multiple Access  Jika ada dua atau lebih perangkat bersama-sama memulai transmisi, terjadi Collision Detection  Jika Collision Detection terjadi, setiap perangkat memutuskan hubungan  Setiap perangkat menunggu secara acak sebelum berusaha untuk mengirim kembali  Protokol ini disebut sebagai Carrier-Sense Multiple Access / Collision Detection (CSMA/CD)  Metoda akses paling umum untuk topologi bus

14 IEEE (Ethernet) Menggunakan Protokol CSMA/CD Menggunakan Kabel tembaga (dibungkus dan tidak), Coax, Fiber Kapasitas 30 to 100 perangkat (‘nodes’) Kecepatannya10 Mbps (Ethernet) sampai 100 Mbps (Fast Ethernet). Atau saat ini 1000 Mbps (Gigabit Ethernet)

15 15 Token Passing IEEE  Server membuat token (tongkat estafet !)  Setiap workstation menunggu transmisi token  Jika suatu wokstation menerima token – dan tak ada data untuk dikirim - kirim token ke komputer berikut  Jika token diterima – dan ada data untuk dikirim: transmisikan data tunggu tanda terima setelah diterima, kirim token ke komputer berikut  Token dibuat dengan tanda khusus (misal )

16 16 IstilahDefinisi HUBPusat perkabelan yang canggih, dimana semua peralatan seperti printer, scanner,PC, dan lain-lain dihubungkan dalam satu jaringan LAN dengan Twisted pair kabel. BRIDGEMenghubungkan banyak LAN bersama dan agak terbatas. ROUTERMenghubungkan banyak LAN namun lebih kompleks dan dapat menangani sejumlah protokol, dapat mencari jalur yang terbaik SERVERSebuah komputer terpusat dengan berkas-berkas umum, server dihubungkan pada HUB. Berkas al. data organisasi, daftar penjualan, data mahasiswa, rekaman data medis dll.

17 17 Hub  Hub merupakan sentral dari suatu LAN atau enterprise network  Beberapa jenis hub antara lain : Repeater hub  Memiliki beberapa connection port utk dihubungkan ke workstation  Apabila ada station yg mengirim data, repeater meng-copy data tsb ke semua port Wiring concentrator  Merupakan token-ring network concentrator  Sering disebut multistation access unit (MAU)  Pada prinsipnya merupakan ring dalam kotak Switching hub  Disebut juga frame switch atau LAN switch  Memiliki multiport devices yang masing-masing beroperasi seperti LAN terpisah dengan broadcast domain sendiri Workgroup hub  Memiliki port-port yang dihubungkan ke hub yang lain  Bisa merupakan repeater hub, concentrator atau switching hub Enterprise hub  Merupakan sentral dimana semua workgroup hub di perusahan/organisasi terhubung

18 18 repeater/concentrator /switching hub workgroup hub WAN and remote link enterprise hub Hub

19 19  Router merupakan packet switches yang menghubungkan dua network  IP adrress paket yang diterima dichek dalam routing table Jika ada dalam tabel  paket diteruskan ke network yang bersangkutan Jika tidak ada dalam tabel  paket diteruskan ke router pada network yang hirarkinya lebih tinggi  Hal yang sama dilakukan oleh router pada hirarki network yang lebih tinggi  Pencarian IP address terakhir dilakukan oleh router pada NSP backbone Router

20 20 Akses ke INTERNET INTERNET Router LAN Ini Kita modem Internet Service Provider ISP SLIP/ PPP Or TCP/IP “terminal Emulation” TCP/IP (Mis. Perpustakaan) Online Service Provider TCP/IP ISP

21 21 Internet Infrastructure

22 22 Internet Routing Hierarchy Router

23 Frame Relay

24 What is Frame Relay (FR)? Frame Relay merupakan suatu layanan data paket yang memungkinkan beberapa pengguna menggunakan satu jalur transmisi pada waktu yang bersamaan Suatu teknologi komunikasi kecepatan tinggi Dilengkapi dengan deteksi kesalahan, ada pula konfirmasi dari si penerima dalam bentuk kode yang dikirim kembali ke pengirim, apakah paket dapat diterima secara utuh. Menghubungkan jaringan lain seperti LAN, Internet, dan bahkan aplikasi suara Data dikirim dalam bentuk frame atau paket Setiap frame memiliki alamat untuk dapat sampai ke tujuan Frame dikirim melalui beberapa FR switch di dalam jaringan FR

25 X.25 vs Frame Relay 1.X.25 is a packet switching protocol, provide with error correction by a switching requesting the retransmission of errored packet until it’s received correctly. So this ensuring that data received without error. X.25 : A standard protocol for packet switched networks 2Frame relay similar with X25 but not provided by error correction if the frame contains error the whole frame is discarded. Frame relay also described as an ISDN frame mode service based upon fast packet switching. In simplistic term, frame relay can be thought of as “relaying” variable length units of data, called frame, through the network. Frame relay ini merupakan bearer service bagi N-ISDN dan merupakan connetion oriented point to point service. Metode akses jarnganini, umumnya ditawarkan dalam bentuk Layanan PVC (Permanent Virtual Channel)

26 Keuntungan Frame Relay Higher performance, due to simple error correction than X.25 (hanya diujung user) Mempunyai sfotware yang simpel, resiko dan biaya rendah. Dapat mendukung berbagai aplikasiseperti : blok interactive data applications (graphic,videotext,CAD/CAM) file transfer, multiplexed low bit rate dan character interactive traffic (text editing) Didukung banyak vendor. Kerugian : Bila terjadi error, makan waktu untuk perbaikan. Delay lama bagi switching. Lebih sulit memanage networknya, kalau network berkembang cepat.

27 FR: Suatu Kombinasi Teknologi TDM Circuit Switching X.25 Packet Switching Frame Relay Time-Slot Multiplexing yesno Statistical (Virtual circuit) multiplexing noyesYes Port SharingnoyesYes High Speedyesnoyes DelayVery lowhighlow FR mengkombinasikan: –X.25: statistical mux & fitur port sharing –TDM: high speed & low delay FR hanya memproses hingga layer 2 di dalam core network  lebih efisien, lebih cepat

28 Komponen jaringan FR End points (PC, server, host computer) FR access equipment (bridge, router, FR access devices) FR network devices (switches, network router, E1 mux)

29 Virtual circuit dalam FR FR menggunakan konsep virtual circuit (VC), dua arah, dan berperilaku seperti private line di antara 2 port Terdiri atas PVC (permanent VC) dan SVC (Switched VC) PVC –Seperti sirkit sewa antara 2 end points –Set-up dilakukan oleh operator jaringan –Umumnya akan melalui path yang sama dalam setiap pengiriman data SVC –Tersedia berdasarkan call-by-call basis –Menggunakan protokol signaling Q.933 –User menentukan alamat tujuan –Implementasinya lebih kompleks

30 Penggunaan frame relay (1/4) 1.Interkoneksi LAN 2.Host-to-host connection 3.Voice over FR 4.FR – ATM internetworking

31 ATM Asynchronous Transfer Mode

32 What is ATM? ATM : suatu teknologi packet switching berkecepatan tinggi. –Menggunakan paket yg pendek berukuran tetap (53 byte) yg disebut ATM cell Mendukung berbagai jenis trafik –Data, suara, gambar, video, teks –Mode real-time dan non real-time Transmisi secara connection oriented Memiliki kemampuan QoS (Quality of Service) Bandwidth on demand –High speed network: 25 MBps – 2,5 GBps –Switching via hardware Memiliki skalabilitas implementasi –LAN, MAN, hingga WAN

33 Cells

34 Komparasi ATM, PSTN, dan LAN Traffic Type Transmission Unit Switching Connection Type Delivery Access Rate & Media Data Variable Packet Connectionless Best Effort Shared Protocol Dependent Voice Fixed Frame Circuit Connection-oriented Guaranteed Dedicated Channel Dependent Data, Voice, Video Fixed Cell Connection-oriented Defined Classes Dedicated Application Dependent ATM Conventional LAN Conventional Telecom

35 Fitur ATM Cell Cell FeaturesBenefit SmallLow latency to support real-time services like audio and video Fixed LengthFast hardware switching StandardizedUsable in all networks (LAN and WAN) Transmission Cable 48 Bytes 5 Bytes Data PayloadHeader

36 Jaringan ATM Dalam ATM didefinisikan 2 jenis devices: –End points –Switching nodes Jenis interface di dalam ATM –User Network Interfaces (UNI) –Network Node Interfaces (NNI) ATM Switch ATM Switch ATM Switch UNI NNI UNI NNI End point End points Switching nodes

37 Mekanisme pengiriman data Data (jenis apa pun) dipotong-potong menjadi sejumlah ATM cell Sebuah virtual channel connection (VCC) dibangun secara end-to-end dengan suatu ATM address –ATM address digunakan untuk pembangunan koneksi di dalam proses pensinyalan, tetapi tidak dipakai setelah koneksi terbentuk Ketika koneksi telah dibangun, sebuah route akan terdapat di dalam jaringan. Route tersebut tetap selama koneksi berlangsung Route tersebut dapat melalui beberapa switching nodes UNI: user network interface NNI: network network interface ATM Switch ATM Switch ATM Switch UNI NNI UNI NNI

38 ATM connections & paths ATM cell ditransmisikan melalui suatu virtual link yang diidentifikasikan sebagai: –Virtual Channel Identifier (VCI) –Virtual Path Identifier (VPI) (a VP is a logical group of VC’s) Identifier bersifat unik dan hanya berlaku secara lokal Jika suatu cell tiba pada node berikutnya, VCI dan VPI digunakan untuk menentukan outgoing port dan VCI/VPI yang baru pada routing table Virtual Channels Virtual Paths Physical Line

39 SVC dan PVC SVC dan PVC merupakan dua jenis koneksi dalam ATM PVC : Permanent Virtual Connection –Penggunaan virtual connection untuk jangka waktu yang lama –Di set secara manual oleh operator jaringan Seperti sirkit sewa pada PSTN SVC : Switched Virtual Connection –Penggunaan virtual connection dalam waktu yang singkat dan variabel –Proses set-up ditangani oleh ATM signaling –set-up dan release diinisiasi oleh end points Seperti panggilan telepon dalam PSTN

40 Virtual Paths (VP) & Virtual Channels (VC) Setiap end points dapat membangun dan menggunakan beberapa VC secara simultan VP adalah suatu logical group dari beberapa VC yang memiliki tujuan sama Nilai VPI/VCI ditranslasikan kepada suatu nilai VPI/VCI yang baru pada setiap ATM switching node ATM Switch ATM Switch ATM Switch

41 Jenis-jenis layanan ATM ATM Traffic Type ATM Adaptation Layer Service Voice Legacy Video Private Line Video Playback Compressed Voice SMDS AAL1AAL2AAL 3/4 AAL5 CBR N/A UBR/ABR CBR/VBR/UBR /ABR Frame RelayCell Relay Class AClass BClass CClass DClass X Desktop & MPEG Video Real-time vs non real-time services

42 ISDN (Integrated Switched Digital Network)

43 PSTN PSPDN OTHER PSTN JARINGAN TUNGGAL PSPDN OTHER Jaringan Eksklusif Integrasi Tahap Awal (ISDN) Konvergensi Jaringan Integrasi Jaringan ISDN NT Evolusi Jaringan

44 is a NETWORK, …. in general evolving from a TELEPHONY IDN that provides END-TO-END CONNECTIVITY to support a WIDE RANGE OF SERVICES including voice and non-voice services (data and video), to which the user have access by a limited set of standard multi purpose USER NETWORK INTERFACE Kata Kunci : 1. End-to-end digital connectivity 2. Wide range of services (voice, data,video) 3. Single multipurpose interface Definisi ISDN

45 PSTNX-25 PABX ISDN PRABRA TA NT-1 ISDN PHONE NON ISDN PHONE FAX G4 PC ISDN FAX G4 ISDN PHONE ISDN Konsep Dasar

46 Keuntungan ISDN High Speed & Quality – > 10 kali lebih cepat dari PSTN ( > 9,6 Kbps ) Efficiency – Satu saluran untuk berbagai jenis layanan (voice, data dan video) Flexibility – Single interface untuk terminal bervariatif Cost Effective – Teminal tunggal untuk audio dan video

47 User Network Interface (1/3) CPE ISDN NTTE1 TE2TA ISDN Terminal Non ISDN Terminal S/TU R 4W 2W Customer Premises Network

48 Network Termination (NT). Merupakan perangkat terminating dari network, menangani fungsi-fungsi Layer 1 dan Layer 2 OSI. NT bisa berupa Modem atau perangkat PBX. Terminal Equipment 1 (TE1). Perangkat terminal ISDN yang tersambung ke network ISDN melalui interface S/T. Contoh : Telepon digital, Fax G4, Videophone dll. Terminal Equipment 2 (TE2). Perangkat terminal non-ISDN yang tersambung ke network ISDN melalui Terminal Adaptor. Contoh : PC, FAX analog (G3), Telepon analog dll. User Network Interface (2/3)

49 Terminal Adapter (TA). Perangkat interface terminal non-ISDN, agar TE2 bisa mengakses ke ISDN. U-Interface. 2-W subscriber line S/T-Interface. 4-wire physical interface, untuk koneksi antara NT dengan TE1 atau NT dengan TA. R-Interface. Physical interface antara TA dengan TE2 User Network Interface (3/3)

50 Basic Rate Access (BRA) TELKOM ISDN SWITCH NT Primary Rate Access (PRA) ISDN router Service provider Service provider Private network Private network Public network Public network Struktur Akses

51 Struktur Interface (1/2) B1 B2 D BRA PRA B1 B2 D B30

52 BRA Logical struktur : 2B + D Channel Speed : Kanal B = 64 Kbps Kanal D = 16 Kbps PRA Logical struktur : 30B + D Channel Speed : Kanal B = 64 Kbps Kanal D = 64 Kbps Struktur Interface (2/2) Kanal B digunakan sebagai kanal informasi untuk switched call atau paket call. Kanal D digunakan sebagai kanal signaling untuk switch call, paket call dan paket data.

53 Dua Kanal Komunikasi ISDN Bandung Jakarta Amsterdam B1 B2

54 ISDN Link CCS-7 CPE PSTN Public data network Link voice/data Link X.75 leased line LAN PAD existing data packet network (X.25 network) Interworking N-ISDN

55 Inter LAN Connection ISDN Token Ring Server Router with iMux. Server ETHERNET PRA ETHERNET Server Token Ring Server Router with iMux. PRA transfer data sesuai dengan waktu respon yang diinginkan Aplikasi ISDN (1/4)

56 ISDN NT TERMINAL ADAPTER DATA CONFERENCE BRIDGE analog phone analog phone analog phone PC PC PCPC 2BRI BRI BRI BRI Multimedia PC Work group * Teleconference dengan PC * transfer text/grafik ke semua user * view & edit file secara bersamaan Aplikasi ISDN (2/4) BRI

57 - File transfer - Web searching - PC based Video conference, file sharing, dll - transfer file cepat & akurat (1 disket +/- 5 mnt) - contoh : file transfer. ISDN user NT PC Host NT Internet Aplikasi ISDN (3/4)

58 Video conferencing system TV monitor ISDN Switch Codec kamera Video conference sistem NT 3 BRA Video conference sistem Aplikasi ISDN (4/4)


Download ppt "Pengantar Sistem Telekomunikasi Kuliah-5 LAN,MAN,WAN, FR, ISDN, ATM."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google