Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

3 Pengelolaan Sistem Bisnis secara Elektronik JOSEPHINE PURBA, S.KOM.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "3 Pengelolaan Sistem Bisnis secara Elektronik JOSEPHINE PURBA, S.KOM."— Transcript presentasi:

1 3 Pengelolaan Sistem Bisnis secara Elektronik JOSEPHINE PURBA, S.KOM

2 Arsitektur Aplikasi e-Business

3 Gambar ini memberikan suatu ikhtisar yang baik tentang saling berhubungan, saling ketergantungan, dan pengintegrasian aplikasi e- business yang merupakan komponen penting dalam keberhasilan operasi dan manajemen dari suatu perusahaan e-business. Gambar ini menampilkan suatu arsitektur aplikasi e-business, yang menggambarkan komponen aplikasi, hubungan timbal balik, dan hubungan dengan pelanggan, karyawan, mitra bisnis, dan stakeholders lain dari suatu perusahaan e-business.

4 Arsitektur Aplikasi e-Business Tercatat ada berapa aplikasi e-business terintegrasi kedalam kelompok aplikasi Lintas Fungsi(cross-functional) dalam perusahaan seperti: 1.Perencanaan Sumber Daya Perusahaan 2.Manajemen Hubungan Pelanggan 3.Keputusan mendukung. 4.Manajemen Rantai Penyalur. 5.Manajemen Rantai Penjualan.

5 Perencanaan Sumber daya Perusahaan Distribusi Penjualan dan Manajemen Pesanan Akuntansi dan Keuangan Perencanaan Produksi Sumber daya Manusia Logistik Terintegrasi Pelanggan/ Karyawan

6 Perencanaan Sumber daya Perusahaan Perencanaan sumber daya Perusahaan ( ERP) adalah suatu sistem perusahaan yang bersifat lintas fungsional dan bertindak mengintegrasikan dan mengotomatiskan berbagai proses bisnis yang harus terpenuhi di dalam suatu perusahaan seperti kegiatan pabrikasi, logistik, distribusi, akuntansi, keuangan, dan fungsi sumber daya manusia. Perangkat lunak ERP adalah suatu kelompok modul perangkat lunak yang mendukung aktivitas bisnis yang terlibat dalam proses/kegiatan perkantoran (back-office) yang penting. ERP dikenal sebagai suatu hal yang diperlukan untuk efisiensi, ketangkasan/kematangan, dan kemampuan bereaksi secara cepat kepada pelanggan dan penyalur, yang pada umumnya dibutuhkan oleh suatu perusahaan e-business agar berhasil dalam dunia e-commerce yang dinamis.

7 Perencanaan Sumber daya Perusahaan Perusahaan menemukan bahwa manfaat/nilai bisnis utama dari menerapkan perangkat lunak ERP adalah : ERP menciptakan suatu kerangka untuk mengintegrasikan dan meningkatkan sistem perkantoran (back-office )mereka yang mengakibatkan peningkatan yang berarti dalam layanan pelanggan, produksi, dan efisiensi distribusi. ERP menyediakan proses bisnis lintas fungsi dan arus informasi yang penting tentang penyalur dan pelanggan yang didukung oleh sistem ERP.

8 Kenapa Harus ERP? Data online/relatime untuk seluruh fungsi dalam perusahaan Standarisasi dan akurasi data Mempermudah tugas2 manajemen sehari2 Meningkatkan efesiensi dan efektivitas organisasi lokasi sumber daya perusahaan secara optimal Menghasilkan analisa dan laporan untuk perencanaan jangka panjang

9 Manfaat ERP Kualitas dan efesiensi. ERP menciptakan kerangka untuk mengintegrasikan dan meningkatkan proses bisnis internal perusahaan yang menghasilkan peningkatan signifikan dalam kualitas serta efesiensi layanan pelanggan,produksi,dan distribusi Penurunan biaya. Banyak perusahaan melaporkan penurunan signifikan dalam biaya pemrosesan transaksi dan hardware,software serta karyawan pendukung TI, jika dibandingkan dengan sistem warisan yang tidak terintegrasi yang digantikan oleh sistem ERP baru mereka. Pendukung keputusan. ERP menyediakan informasi mengenai kinerja bisnis lintas fungsi yang sangat penting secara cepat untuk para manajer agar dapat secara signifikan meningkatkan kemampuan mereka dalam mengambil keputusan secara tepat waktu dilintas keseleruhan perusahaan. Kelincahan Perusahaan. Mengimplementasikan sistem ERP meruntuhkan banyak dinding departemen dan fungsi berbagai proses bisnis, sistem informasi, dan sumber daya informasi. Hal ini menghasilkan struktur organisasi, tanggung jawab manajerial,dan peran kerja yang lebih fleksibel,dan karenanya menghasilkan organisasi serta tenaga kerja yang lebih lincah dan adaptif yang dapat dengan lebih mudah memanfaatkan berbagai peluang baru bisnis

10 Manajemen Hubungan Pelanggan Penjualan. -Penjualan silang -Peningkatan Penawaran utk penjualan Store Front and Field Service Pemasaran dan Pemenuhan psn Layanan dan Dukungan utk Pelanggan Program Retensi utk pelanggan Pelanggan Contact Management

11 Manajemen Hubungan Pelanggan Manajemen Hubungan Pelanggan(CRM) adalah Suatu aplikasi e-business lintas fungsi yang mengintegrasikan dan mengotomatisasikan berbagai proses pelayanan terhadap pelanggan dalam kegiatan penjualan, pemasaran langsung, memproses order/pesanan dan pembukaan rekening/account, dan dukungan layanan pelanggan. Sistem CRM juga menciptakan suatu kerangka IT yang mengin- tegrasikan semua proses ini dengan kegiatan operasi bisnis lainnya dalam suatu perusahaan. Sistem CRM terdiri dari suatu modul perangkat lunak untuk men- dukung pelaksanaan aktivitas bisnis yang ada dalam proses layanan perkantoran (front-office). Perangkat Lunak CRM menyediakan peralatan yang memungkin- kan suatu perusahaan dan karyawannya untuk memberikan layan-an yang cepat, menyenangkan, ketergantungan, dan konsisten ke pelanggannya.

12 Manajemen Hubungan Pelanggan Keuntungan Bisnis CRM banyak sekali. misalnya : 1. Mengizinkan suatu bisnis untuk mengidentifikasi dan mentargetkan pelanggan terbaiknya; yaitu mereka yang paling menguntungkan kepada bisnis, sehingga mereka dapat dipertahankan sebagai pelanggan dalam jangka panjang untuk jasa yang lebih besar dan menguntungkan. 2. Memungkinkan Kustomisasi dan personalisasi produk dan jasa secara real-time berdasarkan pada kebutuhan, keinginan pelanggan, kebiasaan membeli, dan gaya hidupnya. 3. Juga dapat digunakan untuk menelusuri kapan pelanggan menghubungi perusahaan, dengan mengabaikan titik-kontak tersebut. 4. Memungkinkan perusahaan untuk menyediakan pelayanan kepada pelanggan secara konsisten dan jasa atau layanan yang superior dan memberikan dukungan kepada pelanggan untuk dapat memilih titik-kontak yang diinginkannya.

13 Sistem Terintegrasi Lintas Fungsi Front Office Applications CRM Application Customer Service Field Service Sales Order Product Config Back Office Applications ERP Application Distribution Manufacturing Scheduling Finance Enterprise Application Integration Enterprise Application Cluster Enterprise Application Cluster Customers Suppliers Business Partners

14 Sistem Terintegrasi Lintas Fungsi Perangkat lunak Pengintegrasian Aplikasi Perusahaan ( EAI) menyediakan aplikasi e-bisnis yang saling behubungan. EAI adalah suatu aplikasi e-bisnis lintas fungsi yang mengintegrasikan aplikasi front-office seperti manajemen hubungan pelanggan dengan aplikasi back-office seperti manajemen sumber daya perusahaan. EAI memungkinkan para pemakai untuk membuat model proses bisnis serta hubungan dan interaksi yang terjadi antar aplikasi bisnis.EAI juga menyediakan perantara “middleware” yang melaksanakan konversi data dan koordinasi, komunikasi antar aplikasi dan jasa penyampaian pesan (messaging), serta kemampuan akses kepada alat penghubung aplikasi yang terlibat. Perangkat lunak EAI dapat mengintegrasikan berbagai kumpulan aplikasi perusahaan dengan membiarkan mereka saling menukar data menurut ketentuan yang diperoleh dari model proses bisnis yang dikembangkan oleh para pemakai.

15 Manajemen Rantai Penyalur/persediaan Schedule Mak e Deliver Transportation Planning Demand Planning Demand Planning Order Commitment Order Commitment Advance Scheduling Advance Scheduling Manufacturing Planning Manufacturing Planning Distribution Planning Distribution Planning Internetworked Supply Chain Management Supply Chain Life Cycle SCM Functional Processes SCM Integrated Solution Commit

16 Manajemen Rantai Penyalur/persediaan Manajemen Rantai Penyalur: Pengintegrasian Praktek Manajemen dan Teknologi Informasi untuk mengopti- malkan informasi dan aliran produk antara proses dan mitra bisnis di dalam suatu rantai persediaan. SCM adalah suatu puncak sasaran strategis untuk kebanyakan perusahaan. Itu adalah suatu kebutuhan mutlak jika mereka ingin memenuhi kebutuhan dari pelanggan e-commerce mereka : apa yang dinginkan pelanggan ingin, Kapan dan dimana keinginan itu, dengan biaya serendah mungkin. Diperlukan hubungan timbal balik dengan bisnis lain untuk membuat dan menjual suatu produk dalam suatu jaringan hubungan bisnis yang disebut rantai penyalur/persediaan.

17 Manajemen Rantai Penyalur/persediaan Sistem e-bisnis lintas fungsi seperti rekayasa ulang manajemen rantai penyalur/persediaan dan mengefektifkan proses rantai persediaan tradisional. Permintaan akan e-commerce mendorong pabrikan untuk menggunakan intranets, extranets, dan pintu gerbang (portal) Web mereka untuk membantu rekayasa kembali hubungan mereka dengan para penyalur, distributor, dan pengecer. Sasarannya adalah untuk dengan mantap mengurangi biaya-biaya, meningkatkan efisiensi, dan meningkatkan siklus waktu rantai persediaan. Perangkat lunak SCM dapat juga membantu meningkatkan koordinasi antar perusahaan yang menjadi pelaku rantai persediaan. Hasilnya pendistribusian dan jaringan distribusi antar mitra bisnis jauh lebih efektif. Semua sasaran manajemen rantai penyalur/persediaan diarahkan pencapaian keberhasilan dan kemampuan bereaksi untuk menemui permintaan suatu perusahaan pelanggan dan kebutuhan dari mitra bisnis mereka.

18 Sistem Pengolahan Transaksi Database Maintenance Transaction Processing Batch Online/Realtime Transaction Processing Batch Online/Realtime Data Entry Document and Report Generation Inquiry Processing

19 Sistem Pengolahan Transaksi Sistem Pemroses Transaksi (TPS) adalah Sistim Informasi yang meng-olah data dari peristiwa transaksi dalam bisnis. Transaksi adalah peristiwa yang terjadi sebagai bagian dari kegiatan bisnis, mencakup antara lain penjualan, pembelian, deposito, penarikan uang, pendanaan kembali, dan pembayaran. Langkah- Langkah penting dalam siklus proses transaksi meliputi: Pemasukan Data. Dalam pemasukan data, data ditangkap atau dikumpulkan dengan aktivitas perekaman, pengkodean, dan mengedit. Sebagian dari metoda ini biasanya tidak siap untuk diproses dengan komputer, pemasukan data selalu melambatkan efektivitas sistim informasi. Kecenderungan saat ini adalah kearah pemasukan data secara lebih otomatis yang data awalnya sudah dalam format yang bisa dibaca Komputer. Proses Transaksi. Beralih dari pemasukan data secara manual, beberapa format otomasi sumber data akan mempercepat pemasukan data :

20 Sistem Pengolahan Transaksi Pertukaran Data secara Elektronik. Hal ini melibatkan pengiriman data transaksi bisnis secara elektronik melalui hubungan telekomunikasi antar komputer bermitra dagang. Pemindahan Dana secara Elektronik. Sistem EFT menggunakan teknologi otomasi sumber data untuk menangkap dan memproses nilai uang dan transfer rekening kredit antara Bank dan Pelaku Bisnis dan pelanggan mereka.  Proses secara Batch. Hal ini melibatkan pengumpulan data transaksi dalam jangka waktu tertentu dan pengolahan pada waktu tertentu.  Proses secara Real Time. Hal ini melibatkan proses data transaksi secara seketika melalui sistem pada saat peristiwa itu terjadi.

21 Sistem Pengolahan Transaksi Pemeliharaan Database. Spesialis Sistem Informasi harus menyimpan arsip dan file secara akurat dan terbaru. Transaksi yang terjadi setiap hari harus dimasukkan dan di-backup. Generator Dokumen dan Laporan. Sistem harus mampu mengahsilkan produk dalam bentuk informasi yang dibutuhkan oleh para Manajer seperti dokumen tindakan, dokumen informasi, dan dokumen yang dikirim kembali (turnaround). Proses Permintaan Langsung.Ini adalah interaksi yang real-time terhadap database dan file secara online oleh pemakai.

22 Peralatan Kerjasama Perusahaan Enterprise Collaboration System Electronic Communications Tools Electronic Communications Tools Electronic Conferencing Tools Electronic Conferencing Tools Collaborative Work Management Tools Collaborative Work Management Tools Voice Mail, I Phone Web Publishing Faxing Data Conferencing Voice Conferencing Videoconferencing Discussion Forums Electronic Meetings Calendaring Task and Project Mgt Workflow Systems Knowledge Mgt Document Sharing

23 Peralatan Kerjasama Perusahaan Sistem Kerja sama/kolaborasi Perusahaan ( ECS): Penggunaan peralatan kelompok, Internet, intranets, extranets, dan jaringan komputer lainnya untuk mendukung dan meningkatkan komunikasi, koordinasi, kerja sama/kolaborasi, dan berbagi sumber daya antar regu dan kelom-pok kerja dalam suatu jaringan kerja perusahaan. Peralatan Komunikasi elektronik: Perangkat lunak yang membantu berkomunikasi dan bekerja sama dengan orang lain secara elektronis mengirim pesan, dokumen, dan file dalam bentuk data, teks, suara, atau multimedia melalui Internet, intranets, extranets, dan jaringan komputer. Peralatan Konperensi Elektronik : Perangkat lunak yang membantu pemakai jaringan kerja komputer berbagi informasi dan bekerja bersama, dimanapun mereka berada. Perangkat lunak Kolaboratif membantu masyarakat memenuhi atau mengatur aktivitas kerja bersama.

24 Sistem Informasi Bisnis Fungsional Production Operations Production Operations Marketing Human Resource Management Human Resource Management Finance Accounting Functional Business Systems

25 Sistem Informasi Bisnis Fungsional Sistem Bisnis Fungsional: Sistim informasi didalam suatu organisasi bisnis yang mendukung salah satu dari fungsi bisnis yang tradisional seperti pemasaran, keuangan, atau produksi. Sistem Bisnis fungsional bisa berupa sistem informasi manajemen maupun operasi. Pemasaran: Akuntansi: - Manajemen Hubungan Pelanggan -Proses Pesanan/Order - Pemasaran interaktip- Pengendalian persediaan - Otomasi Tenaga penjualan -Piutang dagang Manajemen Sumber Daya Manusia : -Hutang dagang - Analisa Kompensasi-Daftar gaji - Inventarisasi Ketrampilan Karyawan- -Buku besar - Ramalan Kebutuhan Personil Keuangan: Produsi/Operasi: - Manajemen Uang perencanaan sumber daya Produksi -Manajemen Kredit - Sistem Pelaksanaan Produksi-Manajemen Investasi - Pengawasan Proses Produksi -Anggaran Belanja Modal -Ramalan Keuangan

26 Sistem Informasi Pemasaran Marketing Information Systems Marketing Information Systems Interactive Marketing Sales Force Automation Sales Force Automation Customer Relationship Management Customer Relationship Management Sales Management Sales Management Market Research and Forecasting Market Research and Forecasting Advertising and Promotions Advertising and Promotions Product Management Product Management

27 Sistem Informasi Pemasaran Pemasaran mempunyai kaitan dengan perencanaan, promosi, dan penjualan produk yang ada didalam pasar yang ada dan pengembangan produk baru serta pengembangan pasar baru untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi pelanggan yang ada dan (calon) pelanggan potensial. Sistim informasi Pemasaran membantu pemasar dalam memenuhi kebutuhan informasi pada area berikut ini : Manajemen Penjualan. Disini Sistem Informasi membantu perencanaan, monitor, dan mendukung kinerja tenaga penjual dan penjualan produk / jasa. Otomasi Tenaga Penjualan. Disini Sistem Informasi mengotomatiskan perekaman dan pelaporan aktivitas penjualan tenaga penjualan dan komunikasi serta dukungan penjualan oleh manajer penjualan. Manajemen Produk. Di sini Sistem Informasi membantu perencanaan, monitor, dan mendukung kinerja produk, lini produk, dan merek.

28 Sistem Informasi Pemasaran Iklan dan Promosi. Disini Sistim Informasi membantu dalam pemilih- an media dan metoda promosi serta mengendalikan dan mengevaluasi hasil kegiatan iklan dan promosi. Peramalan Penjualan. Suatu Sistem Informasi dapat dengan cepat menghasilkan ramalan penjualan jangka pendek dan jangka panjang. Riset Pemasaran. Peralatan dari suatu Sistem Informasi dapat mem- bantu peneliti dalam mengumpulkan dan meneliti data internal dan eksternal atas variabel pasar, kecenderungan dan pengembangannya. Manajemen Pemasaran. Sistim informasi dapat membantu Manager Pemasaran mengembangkan rencana dan strategi pemasaran berdasarkan pada sasaran perusahaan dan riset pemasaran serta data aktivitas penjualan, serta memonitor dan mendukung keseluruhan aktivitas pemasaran.

29 Sasaran Pemasaran Online Behavior Community Context Demographic/ Psychographic Content

30 Sasaran Pemasaran Pasar sasaran: Menjadi suatu peralatan yang penting dalam mengem- bangkan strategi promosi dan periklanan pada ‘websites’ suatu perusahaan perdagangan secara elektronik. Pasar sasaran adalah suatu konsep manajemen promosi dan periklanan meliputi lima komponen sasaran. 1.Kelompok Masyarakat : Perusahaan dapat membentuk suatu Web tersendiri sebagai suatu sarana promosi dan penyampaian iklan untuk sekelompok orang dalam masyarakat tertentu. 2.Isi. Iklan seperti billboards elektronik atau spanduk dapat ditempatkan pada berbagai halaman ‘website’, sebagai tambahan terhadap suatu ‘homepage’ perusahaan. 3.Konteks. Iklan nampak hanya dalam Halaman web yang berkait dengan isi dari suatu produk atau jasa. 4.Demographic/Psychographic. Usaha Pemasaran diarahkan hanya pada kelas atau jenis tertentu saja. 5.Perilaku Online. Usaha Promosi dan periklanan dapat dikhususkan untuk masing-masing kunjungan pada suatu lokasi oleh perorangan.

31 Sistem Informasi Produksi Engineering Systems CAD CAE Computer- Aided Process Planning Manufacturing Execution Systems Shop Floor Scheduling Machine Control Process Control Robotic Control Computer Integrated Manufacturing Manufacturing Resource Planning Production Forecasting Production Scheduling Quality Control Remote Worker Supplier Extranet Intranet

32 Sistem Informasi Produksi Sistem Informasi Produksi mendukung fungsi produksi/operasi, meliputi semua aktivitas yang terkait dengan perencanaan dan pengendalian proses dalam menghasilkan barang dan jasa. Sistem operasional ini dapat dibagi menjadi kategori berikut: Pabrikasi yang Terintegrasi dengan Komputer. CIM menekankan pemakaian Komputer untu otomasi pabrik agar : Menyederhanakan ( rekayasa ulang) proses produksi, disain produk, dan organisasi pabrik sebagai pondasi penting bagi otomasi dan pengintegrasian. Mengotomatiskan proses produksi dan fungsi bisnis yang didukung dengan penggunakan komputer dan robot. Mengintegrasikan semua proses produksi dan proses pendukungnya dengan menggunakan Komputer dan Jaringan Telekomunikasi.

33 Sistem Informasi Produksi Pengawasan Proses. Pengawasan proses adalah penggunaan komputer untuk mengendalikan suatu proses pisik sistem yang berjalan. Perangkat lunak Pengawasan proses menggunakan model matematika untuk meneliti hasil dari proses sistem yang berjalan dan membandingkannya de-ngan standard atau perkiraan hasil yang diinginkan. Pengendalian Mesin. Disebut juga sebagai pengendalian angka, menggunakan program komputer untuk peralatan/mesin dan mengkonversi-kan data geometris dari gambar rancang-bangun dan instruksi kerja mesin dari rencana proses ke dalam perintah kerja pengendalian mesin. Robotics. Robotics adalah penggunaan teknologi dalam membangun dan menggunakan mesin/robot yang dilengkapi dengan komputer yang memiliki kecerdasan/inteligensi dan kemampuan mengendalikan seperti manusia. Rancang-Bangun berbantuan Komputer. Insinyur Pabrik menggunakan komputer yang dilengkapi dengan kemampuan grafik dan kemam-puan perhitungan untuk melakukan simulasi, analisa, dan mengevaluasi model dari rancangan produk dengan lebih sedikit waktu dan biaya dibandingkan dengan membangun prototipe secara phisik.

34 Manajemen SDM Manpower Planning Labor Force Tracking Labor Cost Analysis Turnover Analysis Recruitment Workforce Planning Skill assessment Performance evaluation Payroll control Benefits Administration Compensation effectiveness Benefits Analysis Contract costing Salary forecast Succession planning Performance appraisal plans Training effectiveness Career matching Staffing Training & Development Compensation Administration Strategic Systems Tactical Systems Operational Systems

35 Manajemen SDM Fungsi Manajemen Sumber Daya manusia ( HRM) mencakup Perekrutan, Penempatan, Evaluasi, Kompensasi/Penggajian, dan Pengembangan Karyawan. Sasaran dari HRM adalah penggunaan sumber daya manusia yang efisien dan yang efektif dalam suatu perusahaan. Sistim Informasi Sumber Daya Manusia dirancang untuk mendukung: 1.Perencanaan untuk memenuhi kebutuhan personil dalam bisnis 2.Pengembangan karyawan mencapai potensi maksimal mereka 3.Mengendalikan semua kebijakan dan program kepegawaian.

36 Manajemen SDM Pada awalnya, Sistim Informasi berbasis-komputer digunakan untuk : ( 1) Membuat cek gaji dan laporan, ( 2) memelihara arsip personil dan ( 3) meneliti penggunaan personil dalam operasi bisnis. Banyak perusahaan mengembangkan HRIS untuk mendukung: 1. Perekrutan, Pemilihan, dan Penggunaan. 2. Penempatan Pegawai 3. Penilaian Prestasi 4. Analisa Kesejahteraan karyawan 5. Pelatihan Dan Pengembangan 6. Kesehatan, Keselamatan, dan Keamanan..

37 Sistem Informasi Akuntansi

38 Sistem Informasi Akuntansi adalah sistim informasi yang paling tua dan paling banyak digunakan dalam bisnis. Sistem ini merekam dan melaporkan transaksi bisnis dan kejadian ekonomis lainnya. Sistem akuntansi operasional menekankan pada keabsahan dan pencatatan data secara historis serta pembuatan laporan keuangan. Sistem Akuntansi Manajemen memusatkan pada perencanaan dan pengendalian operasi bisnis. Enam tujuan sistem akuntansi yang umum meliputi: 1. Pengolahan Order/pesanan. Pengolahan pesanan adalah suatu sistem pengolahan transaksi yang penting yang melakukan perekaman dan memproses pesanan pelanggan dan dihasilkan faktur untuk pelanggan dan data yang diperlukan untuk pengendalian persediaan dan analisa barang yang akan dijual.

39 Sistem Informasi Akuntansi 2. Pengendalian Persediaan. Sistem ini menelusuri dan memonitor tingkat dan perubahan persediaan. Sistem ini mungkin diprogramkan untuk memberitahu para manajer jika ambang pintu beberapa tingkat persediaan telah tercapai, untuk itu diperlukan suatu keputusan manajemen. Sistem ini juga diperlengkapi untuk menangani informasi rutin untuk melakukan pemesanan kembali (re-order). 3. Piutang Dagang. Sistem Piutang dagang menyimpan dan memelihara arsip sejumlah pelanggan yang berhutang, dari data yang dihasilkan oleh pembelian dan pembayaran yang dilakukan pelanggan.

40 Sistem Informasi Akuntansi 4. Hutang Dagang. Sistem Hutang dagang menelusuri data mengenai pembelian dan pembayaran kepada para penyalur. 5. Penggajian. Sistem Penggaji menerima dan memelihara data dari kartu catatan waktu karyawan dan pekerjaan lainnya untuk menghasilkan cek gaji dan dokumen lainnya seperti slip gaji, laporan daftar gaji pegawai, dan laporan analisa tenaga kerja. 6. Buku Besar. Sistem Buku besar mengkonsolidasikan data yang diterima dari piutang dagang, hutang dagang, penggajian, dan sistem infor-masi akuntansi lainnya.

41 Sistem Informasi Keuangan Financial Information Systems Financial Information Systems Financial Planning Financial Planning Cash Management Investment Management Investment Management Capital Budgeting

42 Sistem Informasi Keuangan mendukung para manajer keuangan dalam pembuatan keputusan mengenai pembiayaan bisnis dan alokasi serta pengendalian sumber daya keuangan. Area utama Sistem Informasi Keuangan meliputi: Manajemen Uang Tunai dan Surat berharga. Sistim informasi ini mengumpulkan informasi tentang semua penerimaan kas dan pemakaiannya dalam suatu perusahaan secara berkala atau realtime. Lebih lanjut, banyak bisnis menginvestasikan kelebihan uang tunai mereka dalam ben- tuk surat berharga jangka pendek dan pengelolaan portofolio ini dapat diatur oleh perangkat lunak sistem. Anggaran Belanja Modal. Sistem Informasi membantu proses peng-anggaran belanja modal dengan membantu untuk mengevaluasi tingkat keuntungan atau profitabilitas dan dampak keuangan dari pengeluaran modal yang diusulkan. Sistem Informasi Keuangan

43 Peramalan Keuangan. Paket Sistem Informasi keuangan da-lam suatu organisasi berupa berbagai paket statistik untuk membantu analisa teknik untuk melakukan peramalan secara nasional mengenai keuangan dan kondisi-kondisi ekonomi lokal, tingkat upah, tingkat harga, dan tingkat bunga. Perencanaan Keuangan. Sistem Perencanaan keuangan menggunakan model perencanaan keuangan untuk mengeva-luasi kinerja saat ini dan proyeksinya bagi bisnis organisasi secara umum maupun masing- masing divisi atau cabang nya. Sistem ini juga membantu menentukan kebutuhan keuangan suatu bisnis dan meneliti metoda alternatif untuk pembiayaan. Sistem Informasi Keuangan

44 Arsitektur Aplikasi e-Bisnis mencerminkan aplikasi e-bisnis kunci dan hubungannya secara timbal balik. Aplikasi Perusahaan Lintas Fungsi, menyeberang / me-lintasi batasan-batasan dari fungsi bisnis secara tradisional. Sistem ini memusatkan dukungan kegiatan pada sekelom- pok proses bisnis secara terintegrasi. Manajemen Rantai Penyalur/Persediaan bersandar pada teknologi informasi dan manajemen praktis untuk mengo-ptimalkan informasi dan aliran produk diantara proses pro- duksi dan mitra bisnis di dalam suatu rantai persediaan. Ringkasan

45 Suatu sistem proses transaksi adalah suatu sistem in-formasi yang memproses data sebagai hasil transaksi bisnis. Sistem Bisnis fungsional (tradisional), hanya mendu-kung suatu fungsi bisnis tertentu mencakup pemasar-an, akuntansi, keuangan, produksi/operasi, dan mana-jemen sumber daya manusia. Sistim informasi Pemasaran mendukung proses pen-jualan secara tradisional dan secara elektronik atau (e-commerce) serta manajemen fungsi pemasaran.

46 Ringkasan Sistem Pabrikasi/Produksi berbasis-komputer mem- bantu suatu perusahaan menyederhanakan, mengotomatiskan, dan mengintegrasikan sebagian besar dari aktivitas yang diper-lukan untuk dengan cepat meng-hasilkan produk berkualitas tinggi untuk memenuhi permintaan pelanggan. Sistim informasi Sumber daya manusia mendukung mana-jemen sumber daya manusia di dalam suatu organisasi Beberapa jenis sistem pembayaran elektronik digunakan untuk mendukung transaksi perdagangan secara elektronik (e-commerce). Karena Internet bukanlah suatu jaringan yang aman suatu standar keamanan khusus harus dilakukan untuk melindungi informasi pelanggan yang sensitip, serta transaksi perdagang-an secara elektronik(e-commerce).

47


Download ppt "3 Pengelolaan Sistem Bisnis secara Elektronik JOSEPHINE PURBA, S.KOM."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google