Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Disusun oleh : Arif Nur Hidayat (04) Desfi Ida Muryani (08) Normawati (17)

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Disusun oleh : Arif Nur Hidayat (04) Desfi Ida Muryani (08) Normawati (17)"— Transcript presentasi:

1 Disusun oleh : Arif Nur Hidayat (04) Desfi Ida Muryani (08) Normawati (17)

2 PENGERTIAN BANJIR PENYEBAB TERJADINYA BANJIR CARA MENCEGAH BANJIR PERSIAPAN MENGHADAPI BANJIR JENIS BANJIR CIRI BANJIRAKIBAT BANJIR GAMBARKESIMPULAN TERIMA KASIH

3 Banjir adalah salah satu proses alam yang tidak asing lagi bagi kita. Sebagai proses alam, banjir terjadi karena debit air sungai yang sangat tinggi hingga melampaui daya tampung saluran sungai lalu meluap ke daerah sekitarnya. Debit air sungai yang tinggi terjadi karena curah hujan yang tinggi. Sementara itu, banjir juga dapat terjadi karena kesalahan manusia. Sebagai proses alam, banjir adalah hal yang biasa terjadi dan merupakan bagian dari siklus hidrologi. Banjir dapat berarti peremajaan kembali daerah-daerah persawahan. Daerah itu mendapat kembali suplai zat hara yang baru dari pegunungan atau perbukitan. Dengan kata lain, melalui mekanisme banjir ini, daerah persawahan mengalami penyuburan kembali secara alamiah. BACK

4 Peristiwa alam seperti Curah hujan dalam jangka waktu yang lama. Terjadinya erosi tanah hingga hanya menyisakan batuan, dan tidak ada resapan air. Buruknya penanganan sampah, hingga kemudian sumber saluran air tersumbat. Bendungan dan saluran air rusak. Seperti yang terjadi pada bencana di situ gintung Penebangan hutan secara liar dan tidak terkendali. Di daerah bebatuan daya serap air sangat kurang. Sehingga memudahkan terjadi bencana banjir Keadaan tanah tertutup semen, paving atau aspal, hingga tidak menyerap air. Pembangunan tempat permukiman dimana tanah kosong diubah menjadi jalan gedung, tempat parkir, hingga daya serap air hujan tidak ada. BACK

5 Melakukan reboisasi (penanaman kembali hutan yang gundul). Melakukan reboisasi (penanaman kembali hutan yang gundul). Membuat terasering (sengkedan). Membuat terasering (sengkedan). Tidak membuang sampah sembarangan. Tidak membuang sampah sembarangan. Melakukan tebang pilih tanaman. Melakukan tebang pilih tanaman. BACK

6 1. Kenali wilayah tempat tinggal, sebab banjir biasanya terjadi di daerah yang sebelumnya sudah mengalami bencana tersebut. 2. Buat Perencanaan dan tindakan antisipasi, seperti langkah- langkah evakuasi dan menetapkan lokasi yang aman untuk mengungsi. 3. Dengarkan radio untuk memantau perkembangan informasi dan beritahu kepada para tetangga. 4. Pindahkan sampah dan bahan-bahan kimia berbahaya agar tidak terbawa arus banjir. 5. Pindahkan Furniture dan tempat tidur ke tempat yang dianggap aman. BACK

7 Banjir Sungai Terjadi karena air sungai meluap. Banjir Danau Terjadi karena air danau meluap atau bendungannya jebol. Banjir Laut pasang Terjadi antara lain akibat adanya badai dan gempa bumi. BACK

8 Bencana banjir memiliki ciri-ciri dan akibat sebagai berikut Banjir biasanya terjadi saat hujan deras yang turun terus menerus sepanjang hari. Air menggenangi tempat-tempat tertentu dengan ketinggian tertentu. Banjir dapat mengakibatkan hanyutnya rumah-rumah, tanaman, hewan, dan manusia. Banjir mengikis permukaan tanah sehingga terjadi endapan tanah di tempat-tempat yang rendah. Banjir dapat mendangkalkan sungai, kolam, atau danau. Sesudah banjir, lingkungan menjadi kotor oleh endapan tanah dan sampah. Banjir dapat menyebabkan korban jiwa, luka berat, luka ringan, atau hilangnya orang. Banjir dapat menyebabkan kerugian yg besar baik secara moril maupun materiil. BACK

9

10 Para penduduk kehilangan harta benda. Kehilangan tempat tinggal. Para penduduk terkena wabah penyakit. Kekurangan bahan pangan dan air bersih. BACK

11 Banjir adalah bencana alam yang terjadi karena faktor alam dapat juga terjadi karena faktor manusia. Karena banjir menimbulkan dampak negatif bagi makhluk hidup, oleh sebab itu kita dapat mengambil kesimpulan bahwa kita harus menjaga lingkungan dengan cara : Melakukan reboisasi (penanaman kembali hutan yang gundul). Membuat terasering (sengkedan). Tidak membuang sampah sembarangan. Melakukan tebang pilih tanaman. BACK

12


Download ppt "Disusun oleh : Arif Nur Hidayat (04) Desfi Ida Muryani (08) Normawati (17)"

Presentasi serupa


Iklan oleh Google