Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

PENENTUAN HASIL KALI KELARUTAN Ca(OH) 2 Kelompok 7 A. Rini Endah MumpuniK3312001 Dewi AriyantiK3312017 Ita Dwi PurnamasariK3312041 Kurnia Nur RochmanK3312043.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "PENENTUAN HASIL KALI KELARUTAN Ca(OH) 2 Kelompok 7 A. Rini Endah MumpuniK3312001 Dewi AriyantiK3312017 Ita Dwi PurnamasariK3312041 Kurnia Nur RochmanK3312043."— Transcript presentasi:

1 PENENTUAN HASIL KALI KELARUTAN Ca(OH) 2 Kelompok 7 A. Rini Endah MumpuniK Dewi AriyantiK Ita Dwi PurnamasariK Kurnia Nur RochmanK Riana Lilis WidyawatiK

2 TUJUAN Menentukan Tetapan Hasil Kali Kelarutan Kalsium Hidroksida

3 DATA PENGAMATAN Larutan Ca(OH) 2 dalam Jumlah tetes larutan HCL 0,1 M III Rata- rata Aquades Larutan NaOH 0,025 M Larutan NaOH 0,050 M Larutan NaOH 0,075 M ,5

4 PERHITUNGAN A. Menghitung Ksp Ca(OH) 2

5

6 Larutan Ca(OH) 2 dalam Volume HCL 0,1 M V1V1 V2V2 Rata- rata Aquades 0,60,50,55 Larutan NaOH 0,025 M 0,80,60,7 Larutan NaOH 0,050 M 0,750,650,7 Larutan NaOH 0,075 M 1,21,251,225 TABULASI DATA

7

8

9 B. Pengaruh Ion Senama terhadap Kelarutan Ca(OH) 2

10

11

12

13

14

15 PEMBAHASAN Ca(OH) 2 merupakan basa sukar larut dalam air. Apabila Ca(OH) 2 dilarutkan dalam air maka akan terjadi kesetimbangan kelarutan dengan reaksi Ca(OH) 2 (s) Ca 2+ (aq) + 2 OH - (aq) Apabila larutan telah jenuh, penambahan Ca(OH) 2 ke dalam larutan tidak akan merubah konsentrasi Ca(OH) 2 (s),Ca 2+, dan OH -. Pada keadaan ini, konsentrasi semua komponennya tetap, larutan telah mencapai kesetimbangan dan [Ca 2+ ]x[OH - ] 2 = tetap = Ksp = tetapan hasil kali kelarutan Prinsip Dasar

16 Berdasarkan Asas Le Chatelier, apabila ke dalam kesetimbangan larutan tersebut ditambahkan ion Ca 2+ atau ion OH -, kesetimbangan akan bergeser ke untuk mencapai kesetimbangan kembali sehingga [Ca 2+ ]x[OH - ] 2 = Ksp Ca(OH) 2 Kelarutan atau Solubility adalah jumlah maksimum zat terlarut yang larut dalam suatu pelarut tertentu pada kesetimbangan. Hasil kali kelarutan adalah hasil kali konsentrasi ion-ion dalam suatu larutan jenuh yang dipangkatkan koefisiennya masing- masing.

17

18

19

20 Mengambil empat buah erlenmeyer dan menandai dengan angka 1,2,3,4. Kemudian, memasukkan ke dalam masing-masing erlenmeyer Ca(OH) 2. Lalu, menambahkan aquades yang telah didihkan ke erlenmeyer 1, larutan NaOH 0,025 M ke erlenmeyer 2, larutan NaOH 0,050 M ke erlenmeyer 3, dan larutan NaOH 0,075 M ke erlenmeyer 4. Lalu, menutup erlenmeyer dengan sumbat karet dan mengocoknya agar Ca(OH) 2 larut, serta menyimpan selama 24 jam. Menyaring keempat larutan dan menampung tapisan dalam erlenmeyer. Menentukan konsentrasi OH - dalam tapisan denga titrasi. Memasukkan tapisan dalam tabung reaksi lalu menambah dengan indikator PP. Menitrasi larutan tersebut dengan HCl 0,1 M menggunakan pipet tetes. Titrasi dihentikan setelah warna merah tepat hilang. Mencatat jumlah tetes larutan HCl yang diperlukan dan mengulangi dua langkah sebelumnya sebanyak 2 kali. Mengulangi tiga langkah sebelum ini untuk tapisan yang lain. Prinsip Kerja

21 Berdasarkan hasil percobaan, diperoleh nilai Ksp sebesar 8,31 x sedangakan berdasarkan teori Ksp Ca(OH) 2 adalah 5 x Terjadi ketidaksesuaian percobaan dengan teori. Dari data diketahui bahwa, semakin besar konsentrasi NaOH maka volume HCL semakin besar pula. Hal ini terjadi sebab semakin besar konsentrasi OH - maka H + yang diperlukan juga semakin besar. Ada penyimpangan pada data kedua dan ketiga, seharusnya volume HCL pada larutan Ca(OH) 2 dalam NaOH 0,05M lebih besar daripada dalam NaOH 0,025 M Larutan Ca(OH) 2 dalamVolume HCL 0,1 M V1V1 V2V2 Rata-rata Aquades0,60,50,55 Larutan NaOH 0,025 M0,80,60,7 Larutan NaOH 0,050 M0,750,650,7 Larutan NaOH 0,075 M 1,21,251,225

22 Dalam penambahan ion sejenis, penambahan ion senama akan mengurangi kelarutan. Secara teori, semakin besar konsentrasi NaOH yang ditambahkan, maka kelarutannya semakin kecil. Keberadaan ion tidak mempengaruhi nilai Ksp. Pada percobaan terdapat penyimpangan pada tapisan ketiga, yaitu penurunan kelarutan sangat drastis. Larutan Ca(OH) 2 dalamKelarutan Aquades0,0275 Larutan NaOH 0,025 M0,0225 Larutan NaOH 0,050 M0,01 Larutan NaOH 0,075 M0,02375

23

24 Faktor yang membuat percobaan tidak sesuai dengan teori Kesalahan praktikan dalam menitrasi larutan. Kurang rapatnya praktikan dalam menutup tabung erlenmeyer dengan sumbat plastik. Kurang telitinya praktikan dalam menghitung jumlah tetes HCl yang dibutuhkan dalam titrasi. Kurang telitinya praktikan dalam perhitungan Proses pencucian alat praktikum yang kurang bersih.

25 KESIMPULAN

26


Download ppt "PENENTUAN HASIL KALI KELARUTAN Ca(OH) 2 Kelompok 7 A. Rini Endah MumpuniK3312001 Dewi AriyantiK3312017 Ita Dwi PurnamasariK3312041 Kurnia Nur RochmanK3312043."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google