Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Presentasi sedang didownload. Silahkan tunggu

Modul 3: Tanggapan Cepat Keuangan Mikro dan Manajemen Bencana.

Presentasi serupa


Presentasi berjudul: "Modul 3: Tanggapan Cepat Keuangan Mikro dan Manajemen Bencana."— Transcript presentasi:

1 Modul 3: Tanggapan Cepat Keuangan Mikro dan Manajemen Bencana

2 SLIDE 2 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Tujuan Untuk memahami: berbagai fase dari tanggapan cepat untuk LKM, dan berbagai kegiatan berkatian dengan masing-masing fase bagaimana melakukan penilaian paska bencana untuk LKM, para pelanggannya, dan lingkungan ‘tanggap bencana’ pilihan untuk memodifikasi berbagai produk saat ini dan/atau menawarkan produk-produk baru peran LKM dalam penyelamatan bencana

3 SLIDE 3 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Topik yang dibahas 1.Tanggapan Cepat – Pandangan Umum 2.Tanggapan Cepat – Fase 1 3.Tanggapan Cepat – Fase 2 4.Tanggapan Cepat – Fase 3 5.LKM dan Penyelamatan Bencana 6.Rangkuman

4 SLIDE 4 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT 1. Tanggapan Cepat – Pandangan Umum Fase 1 Minggu 1: Konfirmasi dan periksa lingkup bencana, bentuk satuan tugas krisis, kaji kembali rencana kesiapan menghadapi bencana, lakukan penilaian dampak bencana Fase 2 Minggu 2-4: Pantau dan tindak lanjuti dengan para pelanggan, rancang modifikasi produk dan produk baru Fase 3 Minggu 5 dan selanjutnya: Manajemen likuiditas, manajemen portofolio, pengkajian kembali penawaran produk

5 SLIDE 5 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT 2. Tanggapan Cepat - Fase 1 1.Konfirmasi dan periksa lingkup bencana 2.Bentuk Satuan Tugas Krisis 3.Lakukan inventarisasi awal dari aset - aset kunci 4.Pastikan keamanan dari aset - aset kunci 5.Tentukan tindakan yang perlu dilakukan dengan cepat 6.Kaji kembali dan perbaiki kebijakan bencana 7.Informasikan pada karyawan mengenai kebijakan dan prosedur 8.Aplikasikan rencana komunikasi 9.Prakarsai penilaian dampak/kebutuhan secara rinci

6 SLIDE 6 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Bentuk Satuan Tugas Krisis Tujuan : Untuk memastikan bahwa seluruh departemen kunci dari LKM memahami sifat dan dimensi krisis. Dipimpin seorang ‘manajer krisis’ dengan ketrampilan berorganisasi dan manajemen yang kuat, dan akan bertanggung jawab langsung kepada pemimpin LKM. Termasuk di dalam tim adalah wakil dari masing-masing departemen – termasuk kredit, sistem informasi, akuntansi, operasional, dll. Rapat harian selama periode awal krisis, dan selanjutnya sesering mungkin sesuai kebutuhan. Berfungsi sebagai badan ad hoc, menyelenggarakan rapat bila diperlukan untuk mengkaji kembali situasi dan merencanakan strategi.

7 SLIDE 7 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Mengkaji Kembali dan Memperbaiki Kebijakan Bencana Jika LKM memiliki ‘Rencana Kesiapan Menghadapi Bencana’ kajilah kembali, dan jika bisa diterapkan segera terhadap bencana, ikutilah kebijakan yang telah ditentukan (contingency policy). Perhatikan perubahan/tambahan apa saja yang perlu dilakukan terhadap ‘Rencana Kesiapan Menghadapi Bencana’ sewaktu anda mengkajinya kembali sehubungan dengan bencana sekarang.

8 SLIDE 8 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Prakarsai Penilaian Dampak/Kebutuhan secara rinci Penilaian lengkap terhadap konteks dibutuhkan sebelum merancang produk baru dan/atau memodifikasi produk. LKM perlu memahami kekuatan dan kelemahannya sendiri, untuk menentukan apa yang dapat dilakukannya dan apa yang tidak. Sewaktu melakukan penilaian, penting untuk mempertimbangkan:  para pelanggan  LKM  lingkungan

9 SLIDE 9 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Kegiatan kelompok: Bersama-sama, susunlah suatu skenario bencana. Bagilah dalam 3 kelompok – masing-masing sebagai ‘pelanggan’. ‘LKM’ dan ‘lingkungan’. Setiap kelompok membuat daftar stakeholder dan topik, serta menyiapkan presentasi singkat dari hasil penilaiannya. Penilaian: Para Pelanggan, LKM, Lingkungan

10 SLIDE 10 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Penilaian: Tingkat pelanggan Apakah para pelanggan masih hidup? Apakah keluarga dekat para pelanggan masih hidup? Berapa banyak pelanggan yang mengalami kerusakan? Bagaimana sifat kerusakannya? Jika ada pelanggan yang meninggal dunia, apakah yang bersangkutan merupakan peminjam perorangan atau peminjam kelompok? Apakah ada sumber pendapatan lain dalam rumahtangga yang bersangkutan? Apa saja mekanisme penanganan keuangan oleh pelanggan? Apakah pelanggan masih tergabung dalam suatu jaring pengaman sosial – kelompok penabung (arisan), kelompok pemakaman? Apa saja sikap pelanggan dalam membayar pinjaman, dan bagaimana kemampuan mereka untuk terus melakukannya?

11 SLIDE 11 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Penilaian: Tingkat LKM Sumber Daya Manusia: Apakah para karyawan/manajemen masih hidup, terluka, trauma? Portofolio: Apa saja dampak terhadap usaha di mana para pelanggan memiliki pinjaman, dan berapakah sisa dari portofolio? Sistem: Apakah data portofolio hilang? Apakah data tersebut disimpan juga (back up) di tempat lain? Informasi akurat dan terkini apa saja yang masih tersedia? Aset lainnya: Apa saja yang tersisa dari kendaraan, kantor, komputer, di kantor cabang/lapangan dan dikantor pusat? Berapa nilainya? Keamanan: Apakah ada perampasan? Apakah kantor perlu ditutup untuk seterusnya dan jika demikian, mulai kapan dan oleh siapa?

12 SLIDE 12 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Penilaian: Tingkat lingkungan Uraikan penurunan kondisi hidup. Apakah ada mobilitas penduduk dari satu tempat ketempat lain? Bagaimana situasi keamanannya? Apakah terdapat kerusakan di pasar berada? Apa saja sumber utama usaha dan perdagangan serta bagaimana kondisinya? Sampai seberapa gangguan terhadap alat produksi? Apakah ada inflasi dan/atau devaluasi? Siapa saja para pelaku kunci lain terkait dalam kegiatan paska bencana dan apa saja yang mereka lakukan? Dengan siapa saja organisasi anda dapat membentuk kemitraan?

13 SLIDE 13 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT 3. Tanggapan Cepat - Fase 2 Satuan tugas krisis:  Mengadakan pertemuan setiap hari  Mengenali permasalahan, mengambil tindakan  Mengkaji kembali indikator kunci kinerja dan menentukan implikasi dari kecenderungan yang ada secara harian Merancang modifikasi produk Merancang produk-produk baru

14 SLIDE 14 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Merancang Modifikasi Produk ProdukPenyesuaian Pinjaman  Penjadwalan ulang  Pembiayaan ulang  Pemutihan pinjaman  Fleksibilitas dalam metodologi pemberian pinjaman Tabungan  Akses mudah dan segera atas simpanan  Menghubungkan antara produk tabungan dengan program kerja-untuk-uang (cash-for-work) Berbagai modifikasi produk ini dibahas dengan lebih rinci dalam Modul 4 – Peran Keuangan Mikro dalam Pemulihan Penghidupan

15 SLIDE 15 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Merancang Produk Baru (1) Diskusi: ‘Produk keuangan baru’ apa saja yang Anda pikir relevan dalam konteks paska bencana?

16 SLIDE 16 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Produk keuangan baru dalam konteks paska bencana dapat termasuk: Pinjaman darurat (atau pinjaman pengganti aset) Pinjaman rekonstruksi rumah atau bangunan Leasing Hibah Berbagai produk baru ini dibahas dengan lebih rinci dalam Modul 4 – Peran Keuangan Mikro dalam Pemulihan Mata Pencaharian Merancang Produk Baru (2)

17 SLIDE 17 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT 4. Tanggapan Cepat - Fase 3 1.Negosiasikan likuiditas cadangan jika dibutuhkan. 2.Dapatkan jaminan atau sisihkan cadangan, untuk memenuhi persyaratan yang ditetapkan. 3.Bantu pelanggan mengakses sumber bantuan lain untuk memenuhi kebutuhan non-keuangan seeprti membangun kembali tempat berlindung, memperoleh sumbangan pakaian dan makanan dll. 4.Pertimbangkan mengenai pengenalan produk-produk baru untuk memenuhi perubahan kebutuhan dari pelanggan.

18 SLIDE 18 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT 5. LKM dan Pertolongan Bencana Tahap keadaan darurat dan penyelamatan yang mengikuti terjadinya bencana alam memerlukan berbagai pihak untuk menyediakan atau mengkoordinasikan logistik serta sumber daya untuk memberi dukungan kepada mereka yang terkena dampak. Ketika terdapat sebuah LKM yang beroperasi di daerah yang terkena bencana, kecenderungannya LKM tersebut akan dihubungi pertama kali sebagai pemberi pertolongan pertama sampai instansi penolong dan organisasi pemerintah tiba di tempat bencana. Upaya pertolongan untuk LKM semestinya tidak termasuk membagikan selimut, obat dan makanan selama keadaan darurat, atau mengoperasikan tempat penampungan bagi para pengungsi. Sesuai dengan bentuknya, LKM tidak dispesialisasikan untuk menyediakan jenis pertolongan seperti itu.

19 SLIDE 19 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Mengapa LKM perlu Dilibatkan dalam Pertolongan Bencana? Membina hubungan kembali dengan pelanggan mereka. Membantu orang yang terkena bencana dengan penarikan tabungan dan memfasilitasi transfer uang Membantu organisasi penyelamatan dengan logistik dan informasi. Memudahkan peralihan yang lancar dari penyelamatan ke pemulihan. Menghindari distorsi pasar. Membantu menelusuri arus masuk dan menilai kebutuhan atas jasa keuangan. Menampung tabungan dari transfer uang. Mengembangkan usaha keuangan mikro.

20 SLIDE 20 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Apa saja yang dapat Dilakukan oleh LKM dalam Pertolongan Bencana? (1) Diskusi: Menurut pendapat anda, dengan cara apa saja LKM dapat membantu dalam upaya penyelamatan bencana?

21 SLIDE 21 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT Apa saja yang dapat Dilakukan oleh LKM dalam Pertolongan Bencana? (2) LKM dapat memberikan bantuan paling besar selama tahap penyelamatan dalam bidang sebagai berikut: menemukan anggota masyarakat yang terkena bencana dan menghubungkan mereka dengan upaya pertolongan; mengatur transportasi ke daerah yang lebih aman; menggunakan jaringan komunikasi LKM untuk memberitahu kantor pusat mengenai situasi di daerah bencana; mengirimkan pesan kesehatan kepada masyarakat; mengkoordinasi dengan organisasi penyelamatan dan menyediakan informasi mengenai daerah bencana; mengorganisasi anggota LKM untuk memberikan upaya penyelamatan kepada masyarakat, misalnya membersihkan reruntuhan; membantu untuk penilaian kerusakan dan membuat rencana pertolongan serta rekonstruksi.

22 SLIDE 22 OF 22 – MODUL 3: TANGGAPAN CEPAT 6. Rangkuman Membangun struktur kelembagaan tangguh dengan pengelolaan yang kuat dan sumber daya manusia yang trampil. Menciptakan MIS yang bagus bagi pemberian tanggapan cepat, dan menjaga portofolio pinjaman dan para pelanggan. Kontrol internal yang kuat untuk menghindari kemungkinan penipuan pada waktu krisis. Menyesuaikan tanggapan dengan kerentanan dan kapasitas yang dimiliki pelanggan, serta menawarkan fleksibilitas dan pilihan produk. Memiliki kebijakan sumber daya yang jelas tetapi fleksibel yang disesuaikan dengan trauma serta kebutuhan karyawan dan manajemen. Koordinasi efektif dari para stakeholder selama waktu normal dan memiliki pilihan produk dan strategi yang relevan untuk meringankan dan menangani bencana.


Download ppt "Modul 3: Tanggapan Cepat Keuangan Mikro dan Manajemen Bencana."

Presentasi serupa


Iklan oleh Google